Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, September 19, 2018

Syukur Adalah Rahasia Kebahagiaan

Syukur adalah Rahasia kebahagiaan
Sobat. Jika tidak bisa mensyukuri nikmat yang sedikit, kita tidak akan bisa mensyukuri nikmat yang banyak. Sesedikit atau sebanyak apa pun nikmat yang telah kita dapatkan, selayaknyalah untuk menerimanya dengan segala kesyukuran hati agar nikmat tersebut di tambah.

Sobat. Memang hidup tidak akan pernah cukup, tetapi hal itu sangat bergantung bagaimana kita memaknai hidup itu sendiri. Rasa syukurlah yang akan menjadikan hidup kita menjadi cukup. Bukan banyaknya uang dan materi yang menjadikan kita cukup, tetapi pikiran dan perasaan kitalah yang mengendalikan perasaan cukup tersebut.

Sobat. Pekerjaan kita, karenanya adalah kesyukuran kita. Kalau merasa dalam pekerjaan kita banyak kekurangan, tidak lantas menjadikan kita mudah mengeluh, mengumpat, atau marah-marah. Kita harus bersyukur mendapatkan pekerjaan yang lebih layak karena banyak sekali orang di luar sana yang bekerja dengan fasilitas, gaji, dan suasana yang lebih buruk dibanding dengan kita.

Sobat. Kalau memang merasa kurang dengan kondisi tempat kerja kita sekarang, itu bukan alasan untuk tidak bekerja dengan baik. Justru bagaimana bekerja semakin giat sehingga semakin banyak perusahaan tertarik dengan kemampuan dan ketrampilan yang kita miliki. Jika itu yang kita lakukan, di mana pun kita bekerja, kita akan semakin produktif. Hidup ini begitu indah, sayang kalau dilewatkan dengan terus- menerus mengeluh.

Sobat. Rezeki itu bertebaran di muka bumi. Satu hal yang paling prinsip yang mesti kita lakukan adalah mensyukuri nikmat rezeki itu dengan qana’ah, menerima dengan penuh kesyukuran. Bukan berarti pasrah dengan keadaan, tetapi apa pun yang kita dapatkan mesti disyukuri dengan baik. Karena kalau terus menuruti kepuasan dan keinginan tidak akan pernah selesai.

Berapa pun materi yang kita miliki, selalu saja kurang. Tetapi saat kita mensyukurinya, akan menjadi keberkahan dan kedamaian hati. Kalimat bijak dari pepatah arab,” Sesungguhnya orang yang qana’ah itu kaya walaupun kekurangan. Sedangkan orang yang tidak qana’ah itu fakir walaupun berkelebihan.
Kesehatan kita adalah kesyukuran kita. Salah satu nikmat Allah yang sering kita lupakan adalah kesehatan. Banyak orang merasa bahwa nikmat dan rezeki yang diberikan Allah lebih banyak berbentuk materi, tapi lupa bahwa nikmat sehat adalah salah satu nikmat terbesar dalam kehidupan manusia.

Melihat orang-orang yang sakit di sekitar kita, menjadikan kita perlu bersyukur, betapa Allah sangat sayang kepada kita dengan memberi nikmat sehat hingga sekarang. Saatnya mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga kesehatan dan olah raga secara teratur akan memberikan energi dan kesegaran yang terus terjaga. Tidak perlu mengeluh apa pun dengan kekurangan yang ada pada tubuh kita. Di luar sana, banyak orang yang tidak diberi kesempatan menikmati indahnya hidup karena sakit yang dideritanya. Hidup akan menjadi lebih indah dan bermakna saat kita sehat. Mari sama-sama kita jaga karena kesehatan adalah nikmat yang utama.

Sobat. Jika kita masih mengontrak atau menyewa rumah, tetap penuhi diri kita dengan kesyukuran bahwa kita masih bisa diberi kenikmatan untuk tidur dan hidup di tempat yang bersih. Kesyukuran itulah yang akan membawa kita pada upaya untuk terus bekerja keras. Kesyukuran itu yang menumbuhkan harapan bahwa rezeki kita kan ditambah.

Bagi yang sudah punya rumah, sekecil apa pun rumah tersebut, sejelek apa pun kondisinya, tetaplah harus disyukuri. Kesyukuran kitalah yang rasanya akan memberikan gairah hidup dan kebahagiaan yang besar, yang pada akhirnya menyiapkan diri untuk memperoleh nikmat yang lebih banyak.
Semakin dalam kita bersyukur, semakin siap pula kita mendapatkan nikmat yang lebih besar. Karena Allah selalu menguji kita dengan apa yang kita punya sekarang, apakah bertambah kedekatan dan kepasrahan diri kita kepada Allah atau malah justru menjauhkan diri kita dari-Nya

Allah SWT berfirman dalam QS Ibrahim ayat 7 :
“ dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". ( QS. 14 : 7 )

Janji Allah sudah jelas, barangsiapa bersyukur, akan ditambah nikmatnya. Berbagi rezeki dan kepedulian kepada sesama tidak akan membuat harta atau ilmu kita berkurang, justru akan semakin ditambah oleh Allah dengan tambahan berlipat-lipat. Marilah kita mensyukuri nikmat Allah agar nikmat hidup kita selalu ditambahkan. Sekali kita mengkufuri nikmat, akan sulit nikmat itu kembali.

Di antara semua karunia Allah yang dilimpahkan kepada manusia, salah satu yang paling penting adalah IMAN. Dengan Iman, manusia menemukan jalan hidup dan manusia percaya bahwa apa yang ada di dunia ini mempunyai tujuan sehingga hidupnya tidak sia-sia. Dengan Iman, hidup menjadi lebih terarah dan mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Kehati-hatian kita dengan menyandarkan pada keimanan yang kita miliki, akan menjadikan hidup kita berjalan di jalan yang benar menuju kebahagiaan di dunia dan di akherat.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis buku Gizi Spiritual dan The power of Spirituality-Meraih Sukses tanpa batas. www.faqihsyarif.net . Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk. Sekretaris Komnas Pendidikan Jatim )

Thursday, September 13, 2018

Jadilah Diri Anda Sendiri !


Jadilah diri Anda sendiri !
Anda adalah sesuatu yang indah. Anda itu unik. Hidup menjadi lebih mudah karena anda tidak sedang berpura-pura menjadi seseorang yang bukan anda.

Sobat. Kita semua memiliki sisi gelap kita. Tapi, siapa yang menilai sisi gelap? Mungkin saja di sana kita bisa menemukan cahaya hidup kita. Mungkin juga di sana tersimpan kreativitas kita, kesembuhan atau cara kita untuk bertahan hidup.

Dalam perjalanan hidup, Anda juga membawa beban. Cintailah beban Anda itu. Cintailah diri Anda untuk jalan yang berliku-liku. Karena itu adalah diri Anda. Diri Anda seutuhnya. Itu yang membuat diri Anda menjadi seseorang yang luar biasa. Jika Anda sempurna, tentunya Anda sudah lama tidak berada di sini lagi. Tapi jujur saja, siapa yang merasa tertarik dengan seseorang yang sempurna? Manusia yang sempurna menyebabkan kita menjadi merasa rendah diri.

Semakin Anda mengakui sisi gelap Anda, semakin cepat anda menerimanya dan menjadikannya sesuatu yang bisa menerangi hiduo Anda, maka akan semakin cepat dan semakin sempurna jugalah perasaan bahagia yang akan Anda alami.
Jika Anda bisa jujur terhadap diri Anda sendiri, seperti apa adanya Anda, maka Anda telah tiba pada diri Anda sendiri.
Jika kita tidak perlu lagi menipu diri kita sendiri atau merasa harus membuktikan sesuatu, maka semua pertentangan atau konflik batin itu telah berakhir. Kita bisa membiarkan setiap manusia seperti apa adanya. Jadillah diri Anda sendiri. Tidak ada hadiah yang lebih berarti dari diri Anda. Akuilah diri Anda apa adanya.

Helen Keller pernah mengatakan, “ Kebahagiaan sejati terjadi bukan karena kesibukan dengan hal itu sendiri, melainkan lewat pengabdian terhadap tujuan hidup yang wajar.”
Sobat. Siapa seseorang adalah ESENSI mereka. Apanya adalah peran, pencapaian, dan yang mereka miliki. Berfokuslah pada "SIAPA" dan yang "APA" akan mengikuti. Anda pada dasarnya adalah nilai-nilai Anda. Berorientasi pada nilai-nilai Anda, dengan begitu, menawarkan jalan yang sempurna menuju kesatuan, keutuhan, keterpusatan.

Berikut ini cara-cara untuk mengorientasikan diri di seputar nilai-nilai Anda :

1. Nilai-nilai adalah ketertarikan atau kualitas yang menarik Anda. Sebuah nilai adalah sesuatu yang secara alamiah terasa penting bagia Anda – entah itu keindahan, kreativitas, keluarga, kejujuran, persahabatan, atau apa pun hal bernilai lainnya. Anda akan menyadari arti pentingnya melalui kekuatan dan kedalaman perasaan yang dibangkitkannya di dalam diri Anda.
2. Ada perbedaan besar antara kebutuhan, keinginan dan nilai. Nilai adalah sesuatu yang secara alamiah menarik Anda, mendorong dari dalam dan bukan melalui kebutuhan atau keinginan. Jika ada rasa mendesak, itu barangkali sebuah kebutuhan. Jika ada rasa mendamba atau hasrat, itu barangkali sebuah keinginan. Jika itu dorongan alamiah dan tidak rumit, itu barangkali sebuah nilai.
3. Sulit untuk menemukan dan mengorientasikan diri di seputar nilai-nilai Anda jika kebutuhan Anda tidak terpenuhi.
4. Mengorientasikan hidup anda secara penuh di seputar nilai-nilai Anda mungkin dilakukan melalui penjalinan dan pengekspresian.
5. Nilai-nilai membantu Anda menetapkan sasaran yang lebih baik. Setiap kali Anda sedang mempertimbangkan sebuah sasaran tertentu, cocokkan sasaran itu dengan daftar lima nilai inti Anda. Apakah sesuai atau mengungkapkan salah satu di antaranya? Jika ya, ada kemungkinan itu pantas untuk dicoba. Dan cara itu menghindari Anda dari banyak kerumitan.
6. Nilai-nilai itu sangat penting karena, jika dihormati, ia akan menggiring ke arah banyak peluang.
7. Nilai-nilai sangat penting karena dapat membantu Anda menyaring dan menapis secara alamiah.
8. Nilai-nilai memberi Anda sesuatu untuk dihormati. Jika Anda kecewa atau bingung dan tidak bisa sama sekali menghargai diri anda pada saat-saat tertentu, hormati sajalah nilai-nilai anda.
9. Gunakan nilai sebagai katalis dan motivator untuk mendapatkan pemenuhan kebutuhan anda.

Sobat. Sebagai penutup artikel singkat ini, ubahlah pandangan Anda mengenai diri Anda sendiri. Karena suatu hal yang sama pula, maka medan resonansi yang memiliki getaran yang sama akan saling melengkapi. Dan tiba-tiba, Anda akan mendapatkan kekuatan dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain. Semakin banyak kita memberi, maka akan semakin banyak kita menerima.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H, M.Si. Penulis buku Gizi Spiritual dan The Power of Spirituaity- Meraih Sukses Tanpa Batas. Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk Jawa Timur. Sekretaris Komnas Pendidikan Jatim )

Biasakanlah Berbuat Baik !

Biasakanlah berbuat Baik !
Kau harus berjuang dan bersabar mendisiplinkan jiwamu sehingga semakin lama, kau menjadi semakin terbiasa dengan kebaikan. Rasul bersabda,” Al-khoiru ‘Aadatun – Kebaikan adalah hasil kebiasaan.”

Sobat. "Hiduplah Dengan Memberi Sebanyak-banyaknya, Bukan Menerima Sebanyak-banyaknya" karena memberi akan membuat kita menjadi manusia kaya yang sesungguhnya, lalu langkah apa agar kita bisa menjadi manusia bermental kaya?

1. Latih Jiwamu Dengan Memberi, Latih Hatimu dengan Menjadi Ikhlas.
Sobat. Tidak perlu menunggu kaya, atau punya banyak harta benda jika ingin berbagi, memberi sebagian yang kita punya dengan tulus ikhlas tanpa pamrih adalah lebih baik daripada memberi dengan kuantitas banyak namun hanya untuk pamer maupun pencitraan, karena memberi itu dari hati, dimana kita dengan senang hati berbagi kepada orang lain, yang penting kita memang berniat untuk berbagi, bukan untuk pamrih, karena sekecil apapun yang kita beri, jika kita ikhlas, Tuhan akan mengapresiasi, tentunya kitapun bahagia mendengar ucapan terimakasih dari orang lain atas bantuan kita, yang penting ikhlas.

2. Senyum yang Tulus Adalah Materi yang Tak Terhitung untuk Dibagi.
Sobat. Tersenyum dan menyapa siapapun dengan ramah dan tulus tanpa memandang siapa orang tersebut, entah memiliki pangkat yang tinggi atau tidak, entah orang tersebut menyukai kita atau tidak, bahkan tidak ada salahnya menyapa orang yang telah menyakiti kita atau pernah meremehkan kita, karena senyuman itu menular, dan tidak ada orang di dunia ini yang bersedih karena melihat orang lain tersenyum pada mereka, maka terseyumlah dan sapalah siapapun menjadi ramah, adalah pertanda kita memiliki mental yang kaya

3. Menjadi Pendengar yang Baik Juga Merupakan Bentuk Memberi
Sobat. Banyak permasalahan yang terjadi dalam hidup hanya karena kurangnya komunikasi yang baik, komunikasi yang baik tercipta ketika dua orang atau lebih mampu menempatkan dirinya sebagai pendengar ketika mereka harus mendengar, dan menempatkan dirinya sebagai pembicara ketika mereka harus berbicara, kebanyakan dari kita hanya mampu berbicara, tanpa mau mendengar.
Sobat. Tuhan menciptakan 1 mulut dan 2 telinga itu artinya Tuhan meminta kita untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara, tidak apa-apa jika kita berbicara tentang hal-hal yang baik dan bermanfaat, namun terkadang kita seenaknya menggunakan mulut kita untuk memarahi, menggunjing bahkan menfitnah orang lain.

Sobat. Daripada kita banyak bicara yang tidak bermanfaat, maka kita bisa memberi orang lain perhatian dengan lebih banyak mendengar, seperti ketika kita melihat orang berbuat salah, tak lantas kita menjadi halal untuk menilai mereka sebagai orang yang tidak baik, tanpa mendengarkan alasan mereka terlebih dulu, karena tidak seharusnya kita menghakimi orang lain sebelum tahu apa yang sedang mereka perjuangkan.

4. Bicara Hal yang Bermanfaat Dengan Tutur Kata yang Halus adalah Pertanda Kita Kaya .
Ya, berbagi bukan semata soal materi, ketika kita bercerita tentang pengalaman hidup kita, atau hal apapun yang kita tahu dan bermanfaat serta mampu memotivasi orang lain menjadi lebih baik, adalah pertanda kita kaya, menyampaikan sesuatu dengan lembut adalah wujud berbagi, seperti saat kita tidak menyukai sikap sesorang, mengkritik mereka secara halus adalah menandakan kita telah berbagi perhatian dengan mereka

5. Bagilah Ilmu yang Kita Punya.
Sobat. Berbagi Ilmu tidak harus dengan menjadi guru, karena dimanapun bisa menjadi sekolah dan siapapun bisa menjadi seorang guru, berbagi ilmu tidak menjadikan ilmu kita berkurang namun justru bertambah, berbagi ilmu berbeda dengan menggurui, karena orang yang berilmu tidak akan memandang rendah orang yang kita beri ilmu.
Kita bisa memulai dengan mengajari adik kita berhitung dengan cara yang menyenangkan, apresiasi hal kecil yang mereka bisa dari semua hal yang kita ajarkan, puji mereka, atau kita juga bisa berbagi kemampuan memasak kita dengan tetangga, tanpa harus mencela jika masakan mereka masih kurang berhasil, intinya bagilah ilmu yang kamu tahu tanpa menjadikanmu sok pintar, karena pada intinya semakin cerdas seseorang akan menjadikan dia semakin rendah hati dan senang berbagi.

Sobat. Dibutuhkan konsistensi untuk melakukan kebaikan dan ibadah dan melawan syahwat keadaan batin kita semakin bersih dan siap menerima limpahan rahmat Allah. Sebagaimana Allah berfirman dalam QS Yusuf ayat 90 :
                          
90. mereka berkata: "Apakah kamu ini benar-benar Yusuf?". Yusuf menjawab: "Akulah Yusuf dan ini saudaraku. Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami". Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat
baik"
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !
( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H,M.Si. Penulis buku Gizi Spiritual dan The Power of Spirituality. Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk. Sekretaris Komnas pendidikan Jatim )

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co