Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, July 11, 2017

Jagalah Allah, maka Allah menjagamu !

Jagalah Allah, maka Allah menjagamu.
“Berkah adalah manfaat dunia dan akherat. Maka seorang yang diberkahi lagi penuh berkah, ke mana pun dia pergi dan di mana pun dia bertempat, pasti akan mendatangkan manfaat dunia dan akherat bagi arah yang dituju, daerah yang didiami, dan orang-orang yang mengitari.” Ibnu Qayyim Al-Jauziah

Sobat, Rasulullah pernah bersabda, “ Jagalah Allah, niscaya Dia menjagamu.” Berarti mulailah dengan menjaga perintah, larangan, batasan dan hak-hak-Nya, sehingga Dia pasti menjagamu dari kepentingan dunia yang melelahkan jiwamu sampai kamu menyia-nyiakan kepentingan akhirat.

Jagalah hak Allah itu artinya pertama, engkau melaksanakan perintah-perintah-Nya dengan santun serta tunduk. “Kami mendengar dan kami taat” itulah ciri orang mukmin terhadap perintah Tuhan-Nya. Kedua, menjauhi larangan-larangan-Nya ; Allah melarangmu berbuat ini dan itu, maka janganlah kau kerjakan dan janganlah kau masuk ke dalamnya serta janganlah bertindak durhaka kepada-Nya dan jangan sampai Allah melihatmu melakukan larangan-Nya. Ketiga, engkau membuat pembatas dan dinding yang tidak mudah dilewati antara dirimu dan apa yang diharamkan Allah. Batas-batas Allah adalah apa yang diizinkan Allah, maka janganlah engkau melewatinya. Batas juga berarti hal-hal yang diharamka. Makna yang terpenting adalah bahwa kita harus berhenti pada batas-batas Allah dengan tidak melanggar batas yang diizinkan menuju apa yang di larang.

Sobat, orang-orang yang menjaga batas-batas Allah itu mendapat pujian Allah dalam kitab-Nya :
    •   •              
32. Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada Setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya)
33. (yaitu) orang yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan Dia datang dengan hati yang bertaubat,
34. masukilah syurga itu dengan aman, Itulah hari kekekalan. ( QS. Qaf (50) : 32-34 )

Sobat, mereka adalah orang-orang menjaga perintah-perintah Allah dan orang-orang yang menjaga diri terhadap dosa-dosanya dengan selalu bertobat.
Salah satu sebab Allah menjaga hamba-Nya ialah sang hamba menjaga kepala dan perutnya. Menjaga kepala mencakup juga menjaga pendengaran, penglihatan, dan lidah dari hal-hal yang haram. Menjaga perut dan isinya mencakup menjaga hati dari keinginan melakukan hal haram, seperti dengki, tipu daya, panjang angan-angan terhadap dunia, melampaui batas, munafik, dan penyakit-penyakit lain, seperti ujub, mengikuti nafsu dan berbuat jahat kepada makhluk. Penyakit hati sangatlah banyak, melebihi penyakit tubuh sobat!

Sobat, barangsiapa yang menjaga anggota tubuhnya dari maksiat kepada Allah, niscaya Allah menjaganya. Diantara sebab penjagaan Allah adalah Iman kepada-Nya, agama-Nya, dan taat kepada-Nya.
Rasulullah Saw bersabda, " Barangsiapa menjaganya-yakni sholat lima waktu , sholat-sholat itu menjadi cahaya, penolong dan penyelamat baginya pada Hari Kiamat ". ( HR. Ahmad )
•    • •   
128. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. An-Nahl (16) : 128 )

Qatadah menafsirkan, “ Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah bersamanya, dia telah ditemani oleh kekuatan yang tidak terkalahkan, penjaga yang tidak pernah tidur dan pemberi petunjuk yang tidak pernah tersesat.”

Sobat, termasuk jagalah hak Allah adalah kita mencintai dan bergaul serta berguru kepada orang-orang yang dicintai oleh Allah mereka itulah orang-orang sholeh. “Ya Allah, kami memohon cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, serta cinta kepada apa jua yang mendekatkan kami pada-Mu.”

Sobat, orang-orang sholeh yang kita bersamai, menjaga kita dalam kebaikan dengan teladannya, pengetahuannya, nasihat-nasihat, dan doa-doanya. Merekalah manusia yang kesibukannya asyik memperbaiki diri. Hatinya terjaga dalam dzikir, diamnya muhasabah, bicaranya dakwah, duduknya majelis ilmu, berjalannya jihad fi sabilillah. Lisannya terbiasa berbincang mesra dengan Allah; maka ia terjaga dari melaknat dan mengumpat, menggunjing dan mencela, serta meleceh dan berlucah. Maka terhadap orang sholeh ini; ambillah ilmunya, simaklah nasihatnya, dan mintalah doanya.

Semoga kita terus istiqomah memantaskan diri menjadi hamba-hamba-Nya yang sholeh dan layak mendapatkan syafaat dari baginda Rasulullah Muhammad SAW.

Salam Dahsyat dan luar biasa ! Allahu Akbar !
( Spirutual motivator – DR. N. Faqih Syarif H, Penulis buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses tanpa batas. www.faqihsyarif.net )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co