Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, September 14, 2016

Membangun Mindset Pertumbuhan dan Budaya Unggul.



Membangun Mindset pertumbuhan dan budaya unggul.
Sobat, apa pun  kondisi yang anda alami, maka jauhkanlah komplain, mengeluh,  dan putus asa, karena ia bukan bagian dari akhlak mulia dan sikap  hidup seorang  juara. Syukur atas  segala  kejadian  adalah  lebih utama. Lebih baik anda pikirkan sisi positif  dan mengambil hikmah  dari setiap  kejadian  yang  menimpa  anda. ( Never Give up, Faqih Syarif, 2016)

Sobat, jika  anda  terus-menerus  melakukan komplain,  mencari-cari  alasan  dan kesalahan  pada pihak lain, maka Anda  tidak  akan  mencapai tangga-tangga menuju keberhasilan. Jika  anda  ingin  menggapai  setiap  cita-cita  anda, maka mulailah  membiasakan diri  untuk  mengakui  kebenaran  sebuah prinsip  yang  menyatakan  bahwa  andalah  orang yang paling  bertanggung jawab  terhadap  hidup  dan kehidupan anda. Anda  sendirilah  yang telah  memutuskan  untuk  melakukan semuanya  dalam hidup  anda.... Orang lain  memang memiliki  pengaruh,  tetapi  total keputusan  ada  di tangan  anda. Jadi  andalah  orangnya  yang paling  bertanggung  jawab  terhadap  hidup  dan kehidupan  anda.
Sobat, Rasulullah SAW pernah bersabda, “ Mengagumkan  sekali urusan  orang mukmin, semua urusanya  positif. Dan itu semua hanya bisa dilakukan  oleh seorang yang  mukmin. Apabila  ia  mendapatkan kebahagiaan, maka ia  bersyukur. Dan itu  merupakan kebaikan baginya. Kemudian apabila  ia  ditimpa  kemalangan, maka ia  bersabar. Dan  itupun  merupakan  kebaikan  baginya. Dan Dan hal ini tidak akan bisa dilakukan kecuali oleh orang-orang yang beriman.” ( HR. Muslim ).
Sobat,  kekuatan yang berasal  dari dalam itu ibarat  api  yang tak  mudah padam  bila  seorang dibentuk  dalam lingkungan  yang memungkinkan ia  belajar  dari tantangan-tantangan.  Sudah semestinya para orang tua, para senior, para guru, pejabat-pejabat tinggi dan tokoh-tokoh masyarakat  menyadari   akan  pentingnya Growth Mindset pada generasi muda  dengan menghentikan cara-cara atau kebiasaan-kebiasaan lama seperti cara-cara jalan pintas, naik pangkat   sesuai  urut kacang  berdasarkan senioritas, cara-cara dengan mengambil hak orang lain bahkan menghalalkan segala cara.
Sebaliknya, tanamkan  agar  mereka  mencintai  hidup  yang penuh  perjuangan, kesulitan,  keterbatasan.  Demikian  juga jauhi cara-cara  yang terlalu membanggakan anak pintar, penerima beasiswa,  juara dan seterusnya. Cara-cara  seperti ini  akan membuat anak-anak  menjadi  rapuh  dan  menurunkan motivasi  mereka  untuk “bertarung”  dalam kehidupan.
Sobat, berikut ini cara berlatih agar terbiasa dengan  pertumbuhan mindset dan budaya unggul :
1.      Ekspose  diri pada tantangan-tantangan  baru. Sebagai  orang muda, datanglah pada atasan dan mintalah  bimbingan agar anda ditempatkan di bidang-bidang usaha baru, terimalah tantangan-tantangan baru. Jangan hanya  memilih kota atau  negara yang enak-enak  saja, atau  hanya  mau  mengerjakan  hal-hal  rutin  yang sudah anda  kuasai saja.
2.      Mintalah  kritik  dan  masukan  dari  orang-orang kritis. Dengarkan serangan-serangan  mereka  dan jangan  anggap  itu  sebagai serangan terhadap pribadi anda.
3.      Biasakanlah  menghadapi hal-hal  sulit  yang mungkin  tidak  mau dikerjakan  orang lain. Mintalah  agar  diberikan target  yang tinggi. Naikkan  batas  target itu  dan biarkan  anda  belajar  menghadapi segala  kesulitan  dan  rasa  frustasi. Jangan  biasakan  protes untuk  mendapatkan  kenyamanan  atau rutinitas.
4.      Datangilah orang-orang  yang sukses  dan bergurulah  pada  mereka. Taklukkan ego anda. Jangan  tiru mentah-mentah, tetapi  belajarlah  dengan modifikasi. Jadilah diri anda sendiri  dan ciptakan  keunikan  dari  pengalaman  dan pergulatan anda.
5.      Sempatkan  diri  untuk  selalu  membaca  buku-buku , atau  menonton  video,atau mendengar  kaset  yang  berisi  inspirasi  dan  motivasi  bagi  anda  untuk menuju hidup yang  lebih positif  dan bertanggung jawab.
6.      Sempatkanlah  diri  untuk  mengikuti  seminar  atau  training / Pelatihan yang dapat  mengarahkan  anda untuk selalu  dapat  hidup dengan  cara yang lebih positif, produktif dan  kontributif.
7.      Bertahan  dalam  menghadapi  rintangan  dan ujian.Jangan biarkan  uijian-ujian kecil  menciutkan hati. Citra  diri anda  tidak ditentukan  oleh keberhasilan  atau  kejatuhan, tetapi oleh kehormatan. Kegagalan adalah kesempatan  untuk belajar, demikian juga  dengan kemenangan.

Sobat, di penghujung artkel ini saya tetap mengingatkan bahwa Di abad yang  serba teknologi ini,  usaha  dan kerja keras  bukanlah hal  yang harus ditinggalkan atau diganti  oleh kerja cerdas. Tidak ada kerja cerdas  tanpa kerja keras. Kerja keras  adalah mutlak  untuk menggembleng  ketrampilan  dan keunggulan. Jangan lupa pula kerja Ikhlas  yaitu melibatkan Allah dalam setiap aktivitas kita dan Kerja Tuntas. Jadi kerja dengan 4-AS : Kerja Keras, Kerja Cerdas, kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !  ( Spiritual Motivator – DR.N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co