Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, September 7, 2016

Membangun Disiplin Diri - Self Discipline



Membangun Disiplin Diri – Self Discipline
Tidak ada yang  mampu mengalahkan  manusia-manusia  yang disiplin. Bahkan senjata  yang lebih modern  dan pasukan yang lebih banyak  sekalipun  tak akan bisa  mengalahkan samurai. Samurai : ksatria asli  Jepang  yang  dikenal  memiliki disiplin tinggi  dan sangat  menjaga  kehormatan diri.
( Nathan , era restorasi Meiji )

Sobat, Modal  seorang  leader : Disiplin tinggi  dan kehormatan diri. Meski disiplin  dilatih dengan  melakukan  sesuatu yang penting  secara rutin  untuk  membentuk  kebiasaan, disiplin  bukanlah  sekedar  sesuatu  yang  rutin. Disiplin  adalah  sebuah  komitmen. Meski sesuatu berubah, kalau  kita  berkomitmen, maka kita  selalu  siap  menghadapi  dan memenuhi.
Sobat,  manusia  yang  berdisiplin diri  akan  mendapatkan  alat kontrol  yaitu self control. Dalam hal ini  kita bisa  membedakan  dua titik ekstrem, yaitu manusia yang hanya  hidup untuk dirinya sendiri (selfish)  dan  manusia  untuk  orang lain ( altruistic).
Manusia  yang  hanya  hidup untuk dirinya sendiri  cenderung  lemah dalam  mengendalikan tuntutan-tuntutan  kesenangan yang datang dari  dalam  maupun  dari luar dirinya. Ingatlah hal ini sobat, dalam  setiap kepala manusia  selalu terdapat sesekor “kuda liar”  dan “ seorang penunggangnya”.  Manusia  disiplin  adalah   manusia  yang berusaha  keras  dan akhirnya  berhasil  mengendalikan  kuda  liar  itu  menjadi  kuda  yang jinak  dan mudah dikendalikan.
Sobat, self discipline  akan  menghasilkan  sebuah kekuatan yang  tak pernah kita duga. Dalam diri  setiap manusia  selalu  terdapat  “energi reservoir” yang amat besar. Reservoir itu  terkunci dalam diri  setiap manusia. Dan membutuhkan diri anda sendiri  untuk  membukanya. Sekali anda  berhasil  menemukan pintunya  dan membuka  kuncinya, maka Anda  akan  mendapatkan  apa  yang disebut  sebagai  tenaga dalam (inner strength). Tenaga  dalam itu  akan  mengalahkan  kemalasan, penunda-nundaan, godaan-godaan, dan kebiasaan-kebiasaan  buruk. Anda  akan  mendapatkan kemampuan  untuk tetap menjalankan  misi anda tanpa tergantung  medan  yang anda hadapi.
Beberapa ahli  menyebut  kekuatan  itu sebagai “ will power” yaitu  tenaga  dalam  untuk memudahkan anda  mengambil  keputusan  dan tindakan  sampai selesai. Anda tak  berhenti di tengah jalan.
Sobat, sekarang bagaimana kita membangun disiplin diri – self discipline? Berikut ini Tipsnya :
1.      Mulailah sedini mungkin. Bila itu menyangkut kedatangan  dalam  mendapatkan sesuatu, maka datanglah lebih awal, jauh sebelum orang lain datang dan mengambilnya. Untuk itu  anda perlu bangun lebih dini, mandi lebih cepat, dan berangkat lebih awal sebelum orang lain mendahului.
2.      Mulailah saat ini juga. Jangan sekali-kali  anda  menggunakan kata ‘ besok’ ,’nanti’, ‘kalau sudah selesai’, ‘bila sudah pensiun’ dan  seterusnya.  Gunakanlah  the power  of now yaitu anda  langsung bertindak, bukan menunda.
3.      Mulailah  dari hal-hal kecil dan teruslah merajut impian dan pantaskan diri.
4.      Mulailah  dengan mengawali  dengan energi  yang besar, dengan mimpi-mimpi besar yang diurai  dalam langkah-langkah  kecil  yang terkendali.
Maka mulailah sedini mungkin, sekarang juga, dari diri sendiri, dengan impian besar, namun  dari hal-hal kecil yang bisa  anda lakukan. Maka anda akan mendapatkan disiplin, dan tubuh anda  akan terbiasa  merespons, mata anda  terbiasa  membaca sesuatu  yang tidak di lihat orang lain. Anda  cepat membaca peluang, risiko, dan segala masalah.
5.      Orang-orang   yang berdisiplin diri biasanya memiliki kecenderungan  gembira  dalam menjalankan kegiatan, fokus dan konsentrasi, tidak putus asa, memilih aktivitas-aktivitas  produktif daripada destruktif, mengabaikan tekanan-tekanan dari orang-orang lain  yang menghambat, mampu mengendalikan amarah.
6.      Memelihara ketertarikan. Manusia dengan  ketertarikan pada bidang tertentu biasanya manusia-manusia seperti ini  bergerak ke depan dan optimistik. Sedangkan mereka yang tak memiliki ketertarikan tidak memiliki disiplin diri akan bergerak mundur dan cepat menyerah.
7.      Berlatihlah  untuk mendapatkan disiplin diri : tetapkan sasaran, pelajari aturan-aturannya, buang perlaku buruk, jadilah manusia yang bertanggung jawab, manajemen  deadline, Jadikanlah disiplin sebagai gaya hidup.
Sobat,  Berubah berarti memperbaiki diri , memperbaiki kehidupan. Prinsip seorang driver - leader adalah inisiatif, melayani, navigasi dan tanggung jawab.
1. Inisiatif : Bekerja tanpa ada yang menyuruh. Berani mengambil langkah berisiko, responsif dan cepat membaca gejala.
2. Melayani : Orang yang berpikir tentang orang lain, mampu mendengar, mau memahami, peduli ,berempati
3. Navigasi : Memiliki keterampilan membawa gerbong ke tujuan, tahu arah, mampu mengarahkan, memberikan semangat, dan menyatukan tindakan. Memelihara "kendaraan" untuk mencapai tujuan.
4. Tanggung jawab. Tidak menyalahkan orang lain, tidak berbelit-belit atau menutupi kesalahan diri sendiri.
Salam dahsyat dan luar biasa ! ( Spiritual Motivator – DR.N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis Buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co