Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, August 31, 2016

Belajar di Sekolah Kehidupan.



Belajar di sekolah Kehidupan.
Sobat,  dunia itu hanya  tempat bermain-main  buat  mereka  yang  tak  melahirkan karya. Sebuah karya  adalah  bukti nyata  bahwa  kita pernah ada. Pernah ada, pernah berkarya, pernah menikmati hidup  dengan kualitas  yang diberikan  oleh Allah SWT. Lalu kita memanfaatkan kualitas  itu dengan sebaik-baiknya. Sehingga apa yang kita ‘karya’-kan itu bermanfaat bagi orang banyak. Bukankah Rasulullah telah bersabda, “ Orang  yangpaling baik diantara kamu adalah orang  yang bermanfaat bagi orang lain. Nah, kenapa kita mesti ragu  untuk berkarya?

Sobat, kalau sebuah studi  menemukan bahwa  tempat belajar  utama  telah berubah, siapkah anda berubah? Dulu  80%  pusat  belajar  adalah  lembaga, sekolah, kampus dan kursus. Sekarang 80%  pusat  belajar  itu  justru  ada  di masyarakat, di mana kita tentunya banyak  menghabiskan waktu terbanyak.
Sobat, memang  dunia informal  pada dasarnya  sangat kaya  dengan pengetahuan  dan ketrampilan. Tapi dunia  informal tidak  memberi  gengsi  dan  pengerahuan sebelum anda berhasil. Beda  benar bila kuliah di fakultas kedokteran  Universitas negeri. Biar pun tidak lulus, atau jadi  dokter biasa-biasa saja, sejak kuliah anda sudah  bisa pamer jaket, kirim foto dengan identitas  kampus. Dunia informal sebaliknya. 

Sobat, tahukah  anda  bahwa ilmu yang  kita pelajari di kampus cepat tertinggal? Ilmu Pengetahuan berkembang sangat cepat  dan adu kejar antara  dosen  dan  para  penjelajah pengetahuan terus terjadi. Sebagian besar ilmu itu  ada di  dunia  maya, sebagian lagi ada di  tangan  orang-orang hebat. Saya pikir sobat inilah saatnya bagi  para social entrepreneur  untuk  membangun  komunitas-komunitas  pembelajaran  yang  bergengsi  tinggi dan  memberi impak  besar. Brand-nya  harus  kuat agar para  remaja tidak  patah semangat, namun ilmunya harus lebih kuat lagi.

Sobat, Anda pernah tahu almarhum Pepeng si jare-jare. Beliau adalah sesosok pribadi  tangguh dan ulet. Beliau  sangat  menikmati  hidupnya di atas  tempat tidur  yang selalu putih itu. Melawan sakit  yang kian  menghantuinya. Ketika saya  melihat Pepeng diundang di acara Talkshow di salah satu TV swasta, tertegun  perasaanku, terinspirasi, melihat seorang manusia  yang sudah tua umurnya, tetapi tetap berkarya. Berada di atas  dunia tempat tidur, tetapi otaknya terus  menguras kata demi kata  yang indah. Otaknya, imajinasinya, pemikirannya, karyanya,dedikasinya, pengalamannya, hidup indahnya, menyelesaikan S-2 dan mengajar para mahasiswanya di atas tempat tidur, dan lain sebagainya . Tak terpikirkan  sebelumnya di benakku.

Sobat, bagiku Pepeng  adalah sosok muda  dan terus muda ambisinya. Berkarya dan terus berkarya  melahirkan buah karya  yang bermanfaat  dari atas ranjang  hidupnya. Subhaanallah!
Sobat, Kita dapat mengetahui potensi, bakat atau talenta kita dengan melakukan Tiga M : Mencoba berbagai hal, Mempelajari banyak hal, Mencari pengalaman sebanyak mungkin. Dengan melakukan hal itu, kita akan mengetahui passion, atau gairah kerja kita ada di mana, Mengetahui “tempat” kita atau panggilan jiwa kita, tujuan hidup kita, Mengetahui calling dan Passion serta melakukannya akan menjadikan hidup lebih berarti, bergairah atas apa yang kita lakukan, mengisi kekosongan hati, dan jiwa pun merasa puas.

Sobat, saya menghimbau agar orang-orang  hebat harus turun  membantu  generasi muda kita meminjamkan strong brand  yang  mereka punya  untuk menggantikan  gelar ijazah dari PTN kepada para remaja yang kehilangan  pijakan. Latihlah anak-anak muda  agar  mereka bisa  menjadi sama hebatnya dengan Anda.

Sobat, hanya saja di sekolah kehidupan atau dunia infomal tingkat  keberhasilan seseorang  sangat ditentukan  oleh karakter  informalitas yang  mengacu pada  kekuatan individu. Sebab di dunia informat tidak ada absensi, petugas kebersihan, ruang kelas  dengan jam yang tertata,  pengajar  yang terstruktur, dan sterusnya. Dan juga tidak ada ijazah. Jadi semua tergantung anda. Tergantung chemistry  dengan tokoh, disiplin diri, daya juang, kejujuran, integritas, dan tentu saja  impian anda.

Sobat, Melatih manusia berpikir adalah masalah mendasar yang perlu dipecahkan dalam sistem pendidikan nasional. Berpikir yang baik akan menghasilkan karya-karya besar. Hanya orang-orang berpikirlah yang tidak mudah tertipu, yang tidak menjadi manusia sempit dan picik, yang tidak memikirkan diri atau kelompoknya sendiri, dan tentu saja orang yang berpikir akan menjadi manusia kreatif.Generasi muda kita harus dilatih dan ditanamkan sampai menjadi kebiasaan bahkan karakter hal-hal berikut ini ; Self dicipline, Inisiatif dan daya tahan, kemampuan beradaptasi, kemampuan melihat dan mendengar, menentukan sasaran dan mengambil keputusan dan seni berpikir.

Sobat, Fisik anak-anak muda juga harus di sekolahkan. Dan sekolahnya bukan di atas bangku, tetapi ada di alam semesta, berteman debu dan lumpur , berhujan dan berpanas-panas, jatuh dan Bangun.

Sobat, sebagai penghujung dari artkel ini. Bila Ikhlas, pikiran jadi ringan dan hati jadi lapang. Ikhlas membuat masalah jadi tantangan yang harus dihadapi dengan cara sebaik mungkin, berpegang keyakinan penuh pada skenario Allah. Ikhlas melahirkan sabar yang tak berbatas. Kematian itu sejatinya mutlak dan sangat dekat. Waktunya hanya Allah yang tahu. Terkait waktu dan ajal , dalam ilmu ikhlas keberadaan waktu wajib disyukuri, tetapi jangan dihitung-hitung. Isi saja sebaik mungkin dengan melakukan segala sesuatu sebagai ibadah selagi masih ada kesempatan.

Salam dahsyat dan luar biasa! ( Spiritual Motivator – DR. N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis Buku The Power Of Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co