Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Monday, May 9, 2016

Bagaimana Menulis Cerpen yang bagus ?



Bagaimana  Menulis Cerpen yang bagus?
Sobat, Menulislah apa saja  yang  membuat hatimu lega dan happy. Menulis dapat  mengurangi  bahkan  menghilangkan trauma. Menulis tentang pikiran  dan  perasaan terdalam tentang trauma yang mereka alami  menghasilkan suasana  hati yang lebih baik, pandangan yang  lebih positif, dan kesehatan fisik yang  lebih baik.
Sobat, Hasil penelitian Dr. Pennebaker  menyatakan bahwa dengan menulis; Menulis  menjernihkan pikiran, menulis  mengatasi trauma, menulis  membantu mendapatkan dan mengingat  informasi  baru, menulis  membantu  memecahkan masalah, dan  menulis  membantu kita ketika kita terpaksa  harus  menulis.
Sobat, dalam dunia jurnalistik kita bisa menulis dalam bentuk berita, feature, opini, resensi buku, cerpen. Selain menulis resensi buku dan opini, menulis cerpen adalah  peluang lain yang bisa ditekuni  bagi penulis pemula  untuk mendulang rezeki dari lembaran koran atau majalah.  Kali ini penulis akan  membahas bagaimana Tips Menulis cerpen yang bagus itu.
Berikut ini sobat, tips menulis cerpen :
1.      Menggali ide. Ide atau gagasan itu sebenarnya sering muncul mendadak,dengan waktu yang singkat dan di mana-mana, maka kalau tidak segera kita tangkap dengan menuliskannya akan hilang begitu cepatnya. Ada banyak tumpukan ide yang dapat di gali  dan dikembangkan  menjadi cerpen. Ide itu bisa digali dari  pengalaman pribadi, berita baik di koran atau TV, mimpi, buku bacaan yang kita baca, film, dan tentunya masih banyak  lagi bisa datang dari mana saja, dan dari segala penjuru.
2.      Mematangkan ide. Ide itu kerapkali datang atau di dapat oleh  pengarang secara tidak utuh, setengah cerita atau masih mentah, sehingga harus dimatangkan atau ditanak  dulu menjadi cerita yang utuh dan bisa dihidangkan oleh pengarang  menjadi sebuah cerita yang menarik.
3.      Melakukan riset. Riset dibutuhkan karena cerpen  yang ditulis harus kuat dan memperkaya cerita. Apalagi jika cerpen  yang ditulis berkaitan  dengan sejarah, ilmu pengtahuan, sains  dan bidang-bidang lain  yang tidak dikuasai oleh pengarang. Sebab cerita pendek butuh penopang agar pembaca tidak saja  mendapatkan apa yang disampaikan pengarang melainkan bisa tercerahkan.
4.      Outline cerpen. Outline ini penting untuk membantu penulis pemula agar cerita  yang ditulis nanti tak berhenti di tengah jalan. Selain itu agar penulis  tetap fokus pada tema  dan jalan cerita. Dengan adanya kerangka berpikir yang jelas membuat mudah menuliskannya.
5.      Judul cerpen. Judul itu adalah cermin atau dapat diibaratkan  wajah  sebuah tulisan. Judul harus  menggambarkan isi cerita  secara  menyeluruh, maka judul cerpen harus dibuat menarik, mewakili jalan cerita  yang ditulis, dan  meninggalkan kesan yang kuat dan mendalam. Judul bisa  dirancang sejak  awal, tetapi  jika kemudian dirasa  belum pas  atau  mantap, bisa diubah. Atau bahkan  judul bisa  ditemukan nanti  setelah cerita pendek usai ditulis.
6.      Paragraf awal.  Paragraf awal  atau  pembuka  adalah bagian penting  dalam sebuah cerpen. Sehingga dituntut untuk  membuat paragraf  awal ini dengan bagus, unik bahkan  menarik. Sebab paragraf awal adalah pembuka dan menjadi pintu masuk  bagi pembaca  untuk membaca lebih lanjut atau berhenti. Banyak pilihan bagaimana membuat paragraf awal bagi pemula bisa dipilih  dengan  memberi gambaran sekilas tentang  isi cerita, bisa juga dengan menyodorkan masalah  atau  konflik yang ada dalam cerita  pendek. Atau membukanya dengan dialog. Atau bisa juga dengan menampilkan aksi tokoh cerita.
7.      Tokoh cerita. Dalam penulisan cerpen bisa juga menggunakan 5W dan 1 H. Maka who ini adalah tokoh  cerita. Berapa tokoh cerita yang terlibat dalam cerpen anda sekaligus karakternya masing-masing  yang begitu kuat. Karena itu anda dituntut  menceritakan beberapa hal  yang melekat  pada tokoh ceroita; masa lalu, kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan, gestur tubuh dan lain-lain.
8.      Setting atau latar. Ini menjelaskan kapan atau when peristiwa  itu terjadi dan di mana –where. Dalam penulisan cerpen , kapan kejadian dan di mana kejadian ini terkadang tak perlu dijelaskan  dengan gamblang. Tapi ini dibutuhkan  untuk  memberikan suasana cerita  hidup  dan  bergerak.
9.      Alur / Plot. Cerita pendek itu butuh alur cerita yang  menghubungkan  antara peristiwa awal  dengan  peristiwa akhir. Alur atau rentetan cerita  bisa dibuat secara kronologis (maju), atau  mundur atau bahkan campuran keduanya boleh-boleh saja. Unsur why dalam cerpen juga penting untuk  menjawab mengapa peristiwa itu terjadi. Plot adalah hubungan  sebab-akibat dari peristiwa yang terjadi sebelumnya atau setelahnya. Sedangkan alur adalah  jalan cerita yang dikisahkan pengarang dari awal hingga akhir.
10.  Konflik. Konflik adalah  bagian  penting  yang tidak bisa  diabaikan oleh pengarang  yang  membuat cerita pendek itu menjadi  menarik dan membuat ketegangan  dalam cerita. Kian  berliku dan berbelita  konflik yang disampaikan pengarang akan membuat semakin  menegangkan dan membuat pembaca tersita  untuk terus membacanya.
11.  Sudut pandang.  Anda bisa memilih  sudut pandang  orang pertama ( Aku, saya, kami) atau orang kedua ( kau, kamu dan kalian ), atau  orang ketiga ( dia, atau mereka ).
12.  Dialog.  Dalam  cerita  pendek, dialog dibutuhkan  untuk  membuat  cerita  bergerak dan  kuat, sekaligus  memberi kesan dinamis agar cerita hidup. Dialog dalam cerpen tidak lain  untuk  mengupas  psikologis  karakter tokoh cerita  dan menggerakkan cerita.
13.  Ending cerita.  Ini adalah  senjata  dan  kunci terakhir  yang akan dimainkan oleh seorang  pengarang. Sebagai penutup tentunya ending cerita harus mampu memberi kesan yang kuat di benak pembaca. Anda bisa  memilih sesuai selera ada ending tertutup, ending terbuka, bahkan ada ending  yang  memberi  kejutan atau tidak mudah ditebak.
Demikian tips singkat  bagaimana  menulis cerpen yang bagus .  Semoga bermanfaat bagi para mahasiswa yang mengikuti mata kuliah jurnalistik wabil khusus dan bagi pecinta dunia tulis-menulis Indonesia. Ayo menulislah untuk menginspirasi Indonesia menjadi lebih baik dan bermartabat. ( Kampus Untag Surabaya, 2016)
Salam Dahsyat dan Luar biasa !
( Spiritual Motivator – Dr. N. Faqih Syarif H. M.Si. Penulis Buku The Power of  Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co