Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, March 1, 2016

Belajar dari Ziarah Makam Pahlawan



Belajar  dari  Ziarah Makam Pahlawan
“Berkah  adalah  manfaat  dunia  dan akherat. Maka  seorang  yang  diberkahi lagi  penuh berkah, ke mana pun  dia pergi dan di mana  pun  dia  bertempat, pasti  akan  mendatangkan manfaat  dunia  dan akherat bagi  arah yang  yang dituju, daerah yang didiami, dan  orang-orang  yang mengitari.”
( Ibn  Qayyim Al-Jauziyah, Ath-Thibbun Nabawi)
Sobat,  selama bulan pebruari kemarin tiap pekan kami  memberikan training Character Building di Dhlundhung Trawas seluruh karyawan KWSG  Gresik, mereka kami jemput dengan truk tentara yang dikawal langsung oleh temen-temen dari KODIM, sebelum menuju trawas kita berhenti dulu di Makam Pahlawan. Upacara militer dipimpin Pak Sahmin dari Kodim kemudian dilanjutkan ziarah ke makam pahlawan. Di mana setiap peserta 250 orang tiap orang 1 makam duduk mendoakan para Pahlawan. Kami mengajak para peserta  untuk berkontemplasi dan  mengenang jasa  pahlawan. Ada tiga  pertanyaan  dasar  yang  mesti kita jawab : DARI MANA  KITA  BERASAL ?  UNTUK APA  KITA  HIDUP ?  DAN  KEMANA KITA SETELAH  HIDUP DI DUNIA ?

Sobat,  saat  kita  berziarah  ke makam pahlawan. Mengingatkan kita bahwa kita semua akan mati dan kembali menghadap  keharibaan-Nya. Saat kita kembali, kita ingin  dikenang sebagai apa  oleh keluarga, anak dan cucu kita, tetangga, karib kerabat, teman-teman bahkan masyarakat. Apa  yang  sudah  kita  persiapkan  bekal kehidupan setelah mati?
Sobat, mereka para pahlawan  adalah orang yang shalih dan banyak berjasa bagi bangsa ini.  Seisi  bumi ini adalah  ladang bagi keberkahan. Dan tanda  kesuburannya  yang  paling besar adalah bertebarannya sosok-sosok  kekasih Allah di segala  penjurunya. Merekalah makhluk-makhluk  shalih, yang  membawakan sholah, kebaikan bagi para  hamba di sekitarnya.
Imam Ibn Al Jauzi dalam  kitabnya Zadul Masir  memberikan penjelasan Shalihun yakni orang-orang  shalih adalah nama  yang disandang  bagi tiap  insan  yang  baik dalam  batin  maupun  lahirnya. Imam Al Alusi dalam tafsir Ruhul Ma’ani menyatakan, “ mereka  adalah orang-orang   yang  mengarahkan  seluruh usia  mereka  menuju ketaatan  pada Allah  dan  membelanjakan rizki yang  dikaruniakan pada  mereka pada  apa pun yang diridhoi oleh Allah SWT.”

Sobat, merekalah  orang-orang yang beriman  dan bertakwa. Mereka  mencintai Allah  dan Allah  pun  mencintainya. Mereka  mencintai  apa-apa  yang  dicintai Allah  dan   membenci  apa-apa  yang  dibenci-Nya. Mereka  rela  terhadap apa pun yang  diridhoi-Nya  dan  marah  terhadap apa pun  yang  mengundang  murka-Nya. Mereka  memerintahkan apa pun  yang  diperintahkan Allah  dan melarang  apa pun yang dilarang-Nya. Mereka  menghalalkan apa pun  yang dihalalkan Allah  dan  mengharamkan apa  pun yang  diharamkan-Nya.
Sobat,  puncak  dari kesemua  orang shalih  adalah  para nabi dan rasul  Allah. Dan  pucuk tertinggi  dari semua keberkahan  dari semua puncak  itu adalah  baginda Rasulullah Muhammad SAW.
Maka  sungguh sobat,  tentang diri Rasulullah SAW  adalah  sebaik-baik kisah,  seindah-indah  cermin, semulia-mulia  jalan, dan semurni-murni  teladan. Maka sungguh, pada diri Rasulullah  ada  sebening-bening hati, sejernih-jernih jiwa,  sedalam-dalam ilmu dan setepat-tepat fahaman.
Maka  sungguh, dalam tindak  Rasulullah  ada  seikhlas-ikhlas niat, seihsan-ihsan amal,  seteguh-teguh  prinsip, dan sejelas-jelas ikutan. Maka sungguh, di tiap langkah  Rasulullah  ada seagung-agung  akhlaq, seluhur-luhur  budi,  segenap-genap  syukur, dan  seutuh-utuh sabar.

Maka sungguh,  pada  senarai  helai nafas  Rasulullah  ada sederu-deru  dzikir, sesyahdu-syahdu  khusyu’, dan setunduk-tunduk tawadhu’. Maka  sungguh, pada  rangkaian detak jantung  Rasulullah  ada segigih-gigih upaya, sesuci-suci doa, sepasrah-pasrah  tawakkal, sebenar-benar  Taqwa.
Maka sungguh sobat,  ucapan Rasulullah  adalah sefasih-fasih kata, sedalam-dalam  makna, sekokoh-kokoh hujjah, setampak-tampak pembuktian. Maka  sungguh, pribadi Rasulullah  adalah  semesra-mesra  suami, segagah-gagah ayah, semantap-mantap  kakek, seakrab-akrab  sahabat. Maka sungguh, sosok Rasulullah  adalah  setaat-taat  hamba, serajin-rajin  guru, seberani-berani panglima, sepuncak-puncak  pemimpin.

Sobat, di akhir artikel singkat ini, kami tutup dengan doa :  “ Ya  Allah  kami  memohon cinta-Mu,  dan cinta orang-orang  yang  mencintai-Mu, serta cinta  kepada  apa jua yang  mendekatkan kami pada-Mu.”
Allahumma shalli 'ala muhammad . Maka sungguh, tapak hayat Rasulullah adalah sejelita-jelita hidup, selurus-lurus titian, seberat-berat liku, sewujud-wujud cinta. Maka sungguh , dalam sekarat Rasulullah menyebut ummatnya, menegaskan kekhawatirannya. Semoga kita termasuk yang berhak disambut di telaganya, diberi minum olehnya dari al-kautsar yang mengusir sejuta dahaga, bernaung di bawah panji-panjinya, dan dibahagiakan dengan syafa'atnya.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !
( Spiritual Motivator – DR. N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis  Buku The Power of Spirituality – Meraih  Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co