Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, February 16, 2016

Menggerakkan Tangan Ghaib !



Menggerakkan  Tangan Ghaib.
Miliki impian-impian yang istemewa dalam hidup. Terus berjuang mewujudkan impian-impian tersebut. Iringi perjuangan dengan doa dan ketawakalan hanya kepada-Nya. Ikhlaskan hasil akhirnya pada Allah. Insya Allah. Ketika impian itu terwujud, dorongan kuat untuk bersyukur akan muncul dengan sendirinya.
( Faqih Syarif , 2016)

Sobat,  ada  pertanyaan yang cukup bagus yang pernah dilontarkan oleh Aa’ Gym, “ Kita  mendatangi  rezeki  atau  rezeki mendatangi  kita?”  sesungguhnya rezeki lah yang  mendatangi kita  melalui “ Tangan Allah”  coba mari kita lihat ke piring saat kita makan,  semuanya  mendatangi kita,ada beras dari cianjur,garam dari madura, bawang dari brebes, ikan  dari laut, dan sebagainya. Coba kalau kita  mengambilnya langsung  dari tempatnya. Butuh  berapa  lama? Bisa kita nggak makan-makan? Itulah kekuasaan Allah SWT. Alhamdulillah Ya Allah atas nikmat dan rezeki yang Engkau anugerahkan pada kami semua.
Sobat, ketahuilah ada dua tangan yang membantu kita membuka pintu surga dunia dan membuka pintu surga akherat dan menggenggam investasi langit.
1. Tangan nyata, terlihat adalah tangan milik manusia, atau kita sebut dengan ikhtiar.
2. Tangan Ghaib, tak terlihat adalah ibadah yang diajarkan oleh Allah melalui Rasulullah bagi kita untuk menjemput rezeki, yang apabila kita gerakkan, dampaknya akan terasa dunia dan akherat!
Sebelum anda menggerakkan tangan ghaib, lunasi dulu atau laksanakan yang wajib atau fardhu.

Sobat , Berikut ini  kita  akan bahas secara  detail  apa  saja “Tangan Ghaib”  itu ada di 5 jari :
1. Ibu jari : Sedekah. Sebenarnya  seberapa pun  yang anda  sedekahkan, pasti  dibalas  dan dilipatgandakan  oleh-Nya. Tidak jadi soal, apakah  anda  beriman atau tidak. Buktinya  banyak  orang  yang kaya dermawan semakin kaya, padahal mereka tidak beriman. Bagi yang beriman dapat dobel yaitu dunia dan pahala akherat. Konsep yang harus kita lakukan give  and  given – Memberi  baru  kita  diberi.  Anda penuhi  kewajiban, baru diberi hak. Anda  berikan ilmu  kepada  orang lain. Ilmu anda tidak akan  berkurang  malah  bertambah. Kalau  dalam agama islam pemberian kepada  yang berhak  sebesar 2,5 % dari harta  kita  disebut  sebagai kewajiban zakat maka sisanya disebut dengan  sedekah boleh lebih dari 10 persen bahkan 100 persen seperti yang dilakukan oleh Abu bakar ra. Diantara keutamaan sedekah yang dijanjikan oleh Allah minimal 4 hal : Mendatangkan rezeki, menolak bala’, Menyembuhkan penyakit,  dan  memperpanjang  umur. Nabi bersabda, “ Tidaklah  berkurang  harta  dikarenakan  sedekah!”  bahkan Khalifah Abu Bakar  pernah  bersedekah 100% dari hartanya. Khalifah Ali bin Abi Thalib  menyatakan bahwa, “ Pancinglah  rezeki  dengan  sedekah.”
2. Jari telunjuk : Sholat tahajjud. Sejarah  mencatat bahwa  kebangkitan  umat islam  tidak saja diperjuangkan  dengan  keringat dan darah, tetapi juga  dengan  linangan  air mata  saat-saat mereka sholat  tahajjud. Mereka  punya  semboyan yang luar  biasa. “ Ruhbaa nun  billaili  wa  fursaa  nun  binnahaari – Menjadi  ahli  ibadah  di malam hari, giat  berjuang  di siang hari.”  Ada satu sunnah  yang  tak pernah ditinggalkan oleh generasi  terdahulu dalam  kondisi apa pun  yaitu Sholat malam atau sholat tahajjud.  Satu-satunya  sholat  sunnah   yang  perintahnya  terdapat  langsung dalam Al-Qur’an adalah  Tahajjud. Rasul berpesan, “ Raihlah  kemuliaan  dengan  bangun  sholat  malam  saat manusia terlelap tidur.” Beberapa keutamaan  sholat tahjjud  adalah ; terkabulnya doa, mencegah  kemaksiatan, keberkahan rezeki, menolak  penyakit bahkan  meningkatkan kecerdasan.
3. Jari tengah : Silaturrahmi. “ Siapa  yang  ingin diluaskan  rezekinya  dan dipanjangkan  umurnya, maka  sambunglah  tali silaturahmi, “ Itulah  pesan Nabi, yang  berarti dijanjikan  minimal  dua  hal  dari silaturahmi. Diluaskan rezeki dan dipanjangkan umurnya.  Silaturahmi  diartikan secara umum  adalah berbuat baik kepada kerabat, orang lain  dan membantu  mereka  dari  kesusahan  dengan  kemampuan  yang  kita miliki. Ragam bentuknya bermacam-macam; saling  mengunjungi saat sehat, saling menjenguk ketika sakit,  salim membantu  dan berbagi,  saling  mendoakan, saling  berbagi  ilmu, saling nasehat-menasehati, saling  mencintai dan memuliakan, silaturahmi  yang paling bagus  adalah  silaturahmi  dalam rangka menjalin hubungan  yang telah terputus.
4. Jari manis : Sholat Dhuha. Para ulama  berpendapat  waktu dhuha  dan waktu malam  adalah waktu yang utama setiap harinya. Karena  itulah kita disunnahkan  untuk  melaksanakan  sholat Dhuha  dan  tahajjud. Beberapa keutamaan sholat dhuha; merupakan  sholat rezeki dan anti miskin sesuai dengan pesan Nabi, “  Barangsiapa Sholat Dhuha  dua belas rokaat, maka Allah  akan  membangun istana dari emas di surga.”  “ Sholat Dhuha itu  mendatangkan rezeki  dan menolak  kemiskinan, dan tidak ada  yang  memelihara sholat kecuali orang-orang yang bertobat.”  
5.  Jari kelingking : Dzikir.  Masih ingat kisah Nabi Yunus AS  beliau diselamatkan dan diberi kedudukan serta keberlimpahan oleh Allah. Saat di telan ikan besar dia berzikir kepada Allah dengan berdoa,  Allah mengabarkan dalam Al-Qur’an, “ Maka  sekiranya  dia  tidak  termasuk  orang  yang  banyak  berdzikir (bertasbih)  kepada Allah, niscaya dia  akan tetap  tinggal di perut (ikan itu)sampai hari kiamat.” ( QS. (37) 143-144). Dzikir  itu adalah  pelengkap dan  pembersih meliputi bertasbih, bertahmid, bertakbir, bertahlil, istighfar,  membaca Al-Qur’an, dan  mengucapkan  sholawat ke Rasulullah SAW. Dzikir pembersih jiwa dan mendatngkan rezeki. Sebagaimana pesan Rasulullah SAW ; “ Siapa  yang  membiasakan beristighfar ( Memohon  ampun  kepada Allah), maka  Allah  akan  memudahkan  baginya; jalan keluar dari setiap  kesempitan, kemudahan di dalam setiap  kepanikan,  dan rezeki  dari Allah  lewat jalan yang tidak pernah  terduga.”
Saya tutup dengan sebuah kalimat yang menjadi lead artikel ini :
Miliki impian-impian yang istemewa dalam hidup. Terus berjuang mewujudkan impian-impian tersebut. Iringi perjuangan dengan doa dan ketawakalan hanya kepada-Nya. Ikhlaskan hasil akhirnya pada Allah. Insya Allah. Ketika impian itu terwujud, dorongan kuat untuk bersyukur akan muncul dengan sendirinya.
Sebaik-baik impian adalah impian yang diiringi dengan action/tindakan. Sebaik-baik ilmu adalah ilmu yang diamalkan. Sebaik-baik harta adalah harta yang di sedekahkan. Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat.
Salam dahsyat dan luar biasa !  ( Spiritual  Motivator – DR. N. Faqih Syarif H, M.Si.  Penulis Buku The Power  of Spiritualiy – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Wednesday, February 3, 2016

Wariskan Peradaban dengan Menulis



Wariskan Peradaban  dengan Menulis.
Apa saja  manfaatnya  menulis  buku bagi seorang  dosen ?
Pertanyaan ini  sering ditanyakan  oleh  para  dosen. Semoga jawaban singkat ini bisa  menjadi  motivasi bagi teman –teman  dosen  untuk  menulis buku dan berbagi Ilmu dengan  tulisan :
1.      Membagikan  dan  menyebarkan  ilmu pengetahuan  kepada  orang  lain akan  mendapatkan pahala  yang  tiada  tara.
2.      Dengan rajin menulis  dan   menerbitkan buku, anda  akan  terpacu  untuk  lebih kreatif, semakin  dalam tingkat  kepakarannya, lebih  giat  bekerja, memiliki  kebanggaan diri, dan lebih menikmati pekerjaan.
3.      Membantu  mempromosikan  nama  jurusan, fakultas, dan  Universitas  tempatnya  bekerja karena  memiliki penulis  dan pengajar handal.
4.      Menunjukkan  pada  dunia  bahwa  anda  memang mahir  di  bidangnya.
5.      Sebagai alat  membangun jaringan, media promosi diri  dan  meningkatkan value diri.
6.      Mendapatkan pemasukan tambahan dengan  memperoleh passive  income.
7.      Sebagai  media  untuk  kenaikan pangkat/jabatan  dan mendapat  angka  kredit  poin.
8.      Menghindari  kepikunan  dan   meningkatkan   kualitas  diri.
9.      Mewariskan   ilmu  bagi  peradaban  mendatang.
Sobat, Ilmu  pengetahuan  dan keahlian  yang anda  miliki sekarang, tidak  akan   memberikan   manfaat  jangka  panjang  jika tidak  diabadikan  dengan tulisan. Ilmu  anda  juga tidak  akan  bermanfaat  secara  maksimal  kepada  lebih  banyak  orang  tanpa  tulisan. Kehebatan  anda  tidak  akan berarti  apa-apa  karena  orang  akan  lupa.  Namun , kalau  ada  tulisan  yang  anda  wariskan  maka  anda  akan tetap  ada di dunia ini, walaupun  anda  telah  dipanggil  oleh-Nya.
( Spiritual   Motivator – DR. N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis  buku  The Power  of Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Tuesday, February 2, 2016

Tingkatkan Valensi Diri !



Tingkatkan Valensi diri!
Bagaimana caranya meningkatkan valensi diri atau kompetensi ya Pak?
Jawaban saya secara singkat :
1. Tingkatkan standar kerja. Pastikan anda bekerja dan beribadah secara efektif dan efisien. Manfaatkan waktu anda semaksimal mungkin.
2. Hidupkan daya cipta dalam keseharian. Dalam setiap aktivitas sehari-hari tanyakan pada diri sendiri : " Bagaimana saya bisa melakukannya dengan lebih cepat/ lebih baik/ lebih mudah?
3. Teruslah belajar dan  ajarkan pada orang lain. Kuasai ilmu dan ketrampilan yang dapat meningkatkan kualitas kerja. Belajarlah dari pengalaman, rekan kerja, atasan dan para mentor. Begitu anda kuasai suatu ilmu atau ketrampilan, segera ajarkan kepada orang lain. Makin sering anda mengajarkannya, semakin anda banyak ilmu.
4. Masuk pada orbit yang lebih tinggi. Tetapkan standar valensi lebih tinggi dari tingkatan valensi anda saat ini. Lakukan setiap aktivitas yang dituntut oleh stabdar valensi yang lebih tinggi tersebut.
5. Ambil Resiko. Tingkat resiko yang anda ambil berpengaruh langsung terhadap tingkat usaha yang anda upayakan. Makin tinggi resikonya, makin besar upaya anda untuk sukses dan makin cepat perkembangan valensi anda.
6. Raih Sumber valensi. Bergaullah dengan orang yang memiliki valensi tinggi. Berpetulanglah dalam lingkungan yang belum anda kenal sebelumnya. Nikmati dan kuasai semua unsur pembentuk valensi anda yang baru. Biasanya butuh internalisasi minimum 3 bulan.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !
(Spiritual Motivator - N.Faqih Syarif H, Penulis buku "The Power of Spirituality - Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Lima Jurus Jitu Melapanglan Rezeki



Lima Jurus jitu  melapangkan rezeki
Dengan rasa cinta  dan kedekatan, Allah  akan rela memberikan kenikmatan-Nya kepada kita. Kita akan diberi rezeki  yang  lebih dari yang kita inginkan. Karena itu ingatlah bahwa  keimanan dan amal  shalih adalah kekayaan  yang paling utama  bagi Allah SWT. ( The Power of Spiritual, 2016 )

Sobat, Rezeki itu semata-mata datang dari Allah SWT.  Dan setiap makhluk  telah dijamin  rezekinya oleh Allah. Allah tidak  akan  menciptakan  makhluk  tanpa  disertai  rezeki  sebagai  bekal utama  makhluk  tersebut  mempertahankan  eksistensinya di dunia ini. Hal itu ditegaskan oleh Allah dalam firman-Nya :  
“dan tidak ada suatu binatang melata[1] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[2]. semuanya tertulis dalam kitab yang nyata.” (Lauh Mahfuzh).
Jadi  semua  rezeki manusia ada dalam kekuasaan Allah. Sebabnya rezeki semata-mata datang  dari Allah SWT. Al-hal ( Keadaan ) Bagaimana kita menjemput rezeki adalah bermacam-macam dan itu pilihan kita dan berlaku hisab Allah. Bagaimana kita menjemputnya dan bagaimana  mendistribusikannya  terkait dengan harta akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.
Karena rezeki itu semata-mata dari Allah, maka dekati Allah,taati aturan-Nya pasti Allah akan bukakan pintu rezekinya kepada kita. Sobat, berikut ini resep para ulama mengenai amalan-amalan kebajikan ( Ibadah) pelancar rezeki berdasarkan keterangan Al-Qur'an dan hadits Nabi saw :

  1. Jurus Pertama dan utama : Iman dan Taqwa. Allah berjanji kepada hamba-Nya barangsiapa  beriman  dan bertaqwa  Dia akan melapangkan rezeki  kepadanya. Bahkan jika  suatu penduduk  beriman dan bertaqwa, Allah  akan  menurunkan berkah dan rezeki  dari langit  dan bumi  sehingga dapat  memakmurkan  penduduk tersebut.  Jaminan itu diberikan oleh Allah ketika syaratnya memang benar-benar kita penuhi. Sebagaimana  Allah berfirman :R$Ÿ2 tbqç7Å¡õ3tƒ ÇÒÏÈ  

“Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al-A’raf : 96)

Mari kita lihat dalam sejarah Islam kondisi penduduk Yastrib (madinah)? Sebelumnya  kehidupan mereka  biasa-biasa saja, tidak ada  yang  menonjol. Kemudian  masuklah kaum muslimin yang dipimpin oleh Rasulullah Muhammad SAW.
Karena mereka beriman  dan bertaqwa  kepada Allah  dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan-Nya maka Allah  beri mereka kehidupan  yang  sejahtera. Mereka hidup dalam kegotong-royongan, saling  berbagi  kasih dan saling  menyanyangi. Sebagaimana janji Allah dalam QS Ath-Thalaq ayat 2 -3.
Iman  dan Taqwa  akan  membawa   keberuntungan. Keberuntungan yang  tidak bisa  diprediksi  sebelumnya, tidak bisa disangka-sangka. Hal ini sangat mudah bagi Allah  untuk mewujudkannya jika Ia menghendaki-Nya.

2.    Jurus kedua : Berjalan di jalan Allah. Itua rtinya  apa  yang kita perbuat  harus sesuai  dengan  ketentuan  Allah yang termaktub  dalam kitabullah dan sunnah rasul. Berjalan di jalan Allah  berarti  menata kehidupan  sesuai dengan kehendak Allah, yaitu  mewujudkan  kesejahteraan, keadilan, ketenteraman, dan kedamaian. Hidup dan mati kita abdikan  kepada Allah SWT. Allah – lah muara pengabdian. Hidup di jalan Allah  adalah  kehidupan  yang  selalu  memperjuangkan nilai –nilai  kemanusiaan. Menata kehidupan  sesuai dengan kehendak Allah. Peradaban dan budi luhur  menjadi target  sehingga tercipta  kehidupan yang toleran dan damai.
Betapa  banyak  contoh  baik dari bangsa  terdahulu  maupun  masyarakat  di sekitar  kita  yang  mendapat  laknat  Allah  karena  mereka tidak berjalan  di jalan Allah. Sebaliknya  banyak  pula  umat  yang  mendapatkan kenikmatan  yang  luar biasa, mendapatkan kelapangan rezeki karena  mereka  berjalan di jalan-Nya.  Allah berfirman  :
“dan bahwasanya: Jikalau mereka tetap berjalan Lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).”
(QS Al-Jin :16)

3.      Jurus ketiga : Bersyukur. Kalau kita  bersyukur  kepada Allah  setiap  kita  mendapatkan kenikmatan, Allah  akan  melipatgandakan  pemberian  rezeki berikutnya. Sungguh Allah  akan  menambah  kenikmatan-Nya kepada kita jika kita  mensyukuri setiap pemberian-Nya. Sekecil apa pun  kenikmatan  yang diberikan  kepada  kita  hendaknya kita  selalu  mensyukurinya. Sesuai janji-Nya, Allah pasti  akan  menambah kenikmatan itu kepada  kita.
Allah  berfirman :

“dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". ( QS. Ibrahim : 7 )

Kenikmatan rezeki  yang kita  terima  banyak  ragam  bentuknya. Rezeki  itu tidak selalu  berbentuk  uang. Rezeki tidak selalu  berbentuk  barang. Kita  diberi nikmat sehat itu pun rezeki. Sehingga , dengan kondisi  sehat kita bisa  beraktivitas.
Keinginan  boleh-boleh saja, yang tidak  boleh adalah  tidak mensyukuri  pemberian Allah dan  Tamak selalu merasa kurang. Banyak kisah orang terdahulu yang diadzab  Allah karena  ingkar nikmat Allah. Contoh yang paling populer adalah Qarun.


4.      Jurus keempat : Amal shalih. Orang yang beramal shalih  akan  selalu menjaga  perkataan  dan perbuatannya. Ia  selalu  berusaha terbaik untuk diri  dan keluarganya. Ia tidak berani dan  menjaga  diri dari perbuatan yang tercela  yang  melanggar  aturan  agama  maupun  hukum  positif.
Dalam  memperoleh rezeki  ia  selalu  berusaha  mendapatkannya  dengan  cara  yang  halal. Ia tidak melanggar ketetapan  dan tidak  mengambil  hak orang  lain  kehalalan  menjadi  prioritas. Ia tidak mau  memberi  makan  api  kepada  anggota  keluarganya. Orang yang  beramal shalih  akan berusaha  menjaga  diri dan keluarganya dari api neraka.  Ia  akan  selalu   menjaga  harta yang  dimiliki  dari noda   dan kotoran  akibat perbuatannya, Ia  tidak mau curang, tidak  mau  ngentit,  dan yang lagi marak, ia tidak mau  korupsi. Mereka yakin betul akan janji Allah sebagaiman dalam firmannya :

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An-Nahl : 97)

Banyak contoh  orang  menjadi buron  karena  tidak  beramal shalih, alias korupsi. Uangnya  miliaran. Rumahnya  berceceran, ada  di mana-mana. Namun, karena  cara  memperoleh  rezekinya  tidak halal, korupsi, mereka harus rela tinggal di hotel prodeo berterali  besi. Bahan ada yang terpaksa  meninggalkan negaranya. Mereka harus petak umpet dengan petugas atau aparat penegah hukum karena tidak mau diadili. Bahagiakah mereka? Sekalipun punya harta melimpah, rumah bak istana, kendaraan super lux, tidak nikmat . kebahagiaan yang dirasakan adalah semu. Semua itu adalah milik Allah. Kalau Allah sang pemilik  mengambil kembali sangatlah mudah bagi Allah, kita akan gigit jari.


5.      Jurus kelima : rajin sedekah.  Sedekah  membawa  berkah sobat. Rezeki yang  kita   sedekahkan  pada  hakikatnya  itulah  simpanan  kita  dan   itulah  milik  kita  yang  sesungguhnya. Antara sedekah dan berkah  tidak bisa  dihitung secara  matematika.
Yakinlah sobat,  bahwa sedekah  akan  menambah  dan  memberi  barokah  terhadap rezeki yang  kita sedekahkan. Keberkahan rezeki  tidak bisa  dihitung  secara  matematis  dan ilmu pasti.  Keberkahan dihitung  dengan  keyakinan  dan  amalan.
Allah  menjamin  bahwa orang  yang gemar  bersedekah  akan dilapangkan rezekinya. Dalam kenyataan  hidup sehari-hari, orang yang  gemar sedekah  hartanya semakin bertambah dan barokah. Ia selalu didoakan oleh malaikat  dan orang  yang diberi  sedekah.

Dengan rasa cinta  dan kedekatan, Allah  akan rela memberikan kenikmatan-Nya kepada kita. Kita akan diberi rezeki  yang  lebih dari yang kita inginkan. Karena itu ingatlah bahwa  keimanan dan amal  shalih adalah kekayaan  yang paling utama  bagi Allah SWT.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa ! ( Spiritual Motivator – DR.N. Faqih Syarif H, M.Si.  Penulis Buku The Power  of  Spirituality – Meraih Sukses tanpa batas. www.faqihsyarif.com )


[1]  Yang dimaksud binatang melata di sini ialah segenap makhluk Allah yang bernyawa.

[2] Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan tempat berdiam di sini ialah dunia dan tempat penyimpanan ialah akhirat. dan menurut sebagian ahli tafsir yang lain maksud tempat berdiam ialah tulang sulbi dan tempat penyimpanan ialah rahim.

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co