Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Monday, December 28, 2015

Ingatlah Allah , niscaya Allah selalu menolong- Mu !



Ingatlah Allah, niscaya Allah selalu menolong-Mu.
Sobat, orang  yang selalu  mengingat Allah, seolah-olah ia telah  berkata, “ Ya  Allah, tolonglah hamba-Mu yang  lemah ini. Sesungguhnya  Engkaulah  Yang Maha Menolong  setiap  hamba  yang  membutuhkan.”

Sobat, mari coba kita perhatikan sehari-hari kita berbicara ribuan  bahkan jutaan  kata-kata. Coba kita  hitung, berapa  banyak  kata  yang  kita gunakan  untuk  selalu  menyebut, mengagungkan,  memuji  asma  Allah? Jika dihitung, mungkin sangat tidak seimbang. Bisa jadi kita  lebih  banyak  berbicara masalah  dunia dan topik yang  kurang bermanfaat lainnya  daripada   menyebut  dan  mengingat-Nya. Kita  mampu berjam-jam  dengan  orang lain  untuk  membocarakan  berbagai  topik, tapi  mengapa  lidah ini  tidak dibiasakan  mengucapkan sesuatu  yang  mengandung pahala dan manfaat dunia akherat, dengan  membaca tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil misalnya.

Sobat, baginda Rasul saw adalah  sosok yang  paling  banyak  mengingat  dan  menyebut  nama Allah. Tidak hanya  kala  duduk  dan berbaring  bahkan dalam  tidurnya pun -  yang  jiwa  beliau tidak pernah tidur -  beliau  selalu ingat Allah.  Menurut Aisyah ra., Rasululllah saw  adalah  manusia  paling  banyak  mengingat  Allah  di segenap keadaan.  Ketika  Muadz ra  bertanya  kepada  Rasulullah, amalan  apa  yang  paling  disukai  Allah. Beliau  menjawab, “ Hendaklah engkau   mati  dalam keadaan  lidahmu  basah dengan  dzikrullah.”

Sobat, pada era zaman yang semakin canggih saat ini  banyak kita  temukan  orang  yang  mengalami  pergolakan jiwa , labil,  dan terombang-ambing  oleh belitan  berbagai  masalah. Dampaknya  beragam. Ada yang stres ringan, ada pula  yang  stres  berat  hingga nyaris  menghilangkan  nyawa  sendiri. Jiwa  mereka kering  dari  cahaya  Ilahi sehingga  mencari solusi  masalah  dengan beragam  cara  yang  keliru  dan salah kaprah.

Sobat, Rasulullah saw  mengajarkan  kita  cara  sederhana  untuk  merelaksasi  segala  problem  kehidupan,  yaitu  dengan  menyebut  dan  memuji  nama Allah (Dzikrullah).  Orang  yang  selalu  mengingat Allah, secara  tidak  langsung  ia  memohon  dan  menggantungkan  harapannya  kepada Dzat  Yang Maha Segalanya. Seolah-olah ia telah  berkata, “ Ya  Allah, tolonglah hamba-Mu yang  lemah ini. Sesungguhnya  Engkaulah  Yang Maha Menolong  setiap  hamba  yang  membutuhkan.”  Jika  Rasulullah saw  memberi  teladan  kepada  umatnya  agar  selalu  mengingat    Allah, tentu  bukan sekadar  anjuran  biasa, tapi  karena  manfaatnya   yang  begitu luar biasa. Sebagaimana  yang  disebutkan   dalam  Al-Qur’an :
tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä ûÈõuKôÜs?ur Oßgç/qè=è% ̍ø.ÉÎ/ «!$# 3 Ÿwr& ̍ò2ÉÎ/ «!$# ûÈõyJôÜs? Ü>qè=à)ø9$# ÇËÑÈ  
” (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” ( TQS. Ar-Ra’d :28)

Sobat, hati  yang  tenteram  karena   mengingat  Allah  akan   mengingat   Allah  akan   membuat  akal  kita  jernih  dalam  mengambil  keputusan,  sehingga  aktivitas  yang  kita  lakukan  akan  semakin  cermat  dan  terkontrol.  Saat  kita  menyadari  bahwa  hidup  ini   milik Allah  dan   kembali  hanya  kepada-Nya, kita  akan  mudah  menjalani  roda  kehidupan  dengan  kepasrahan  yang  tinggi  kepada Sang Pencipta.

Sobat, mengingat Allah yaitu  dengan  Al-Quran   sebagai  pedoman hidup yang  menjelaskan  bergam  aturan, dari  hal yang  terkecil  hingga  terbesar, agar  manusia  dapat   meniti  jalan  hidupnya  dengan  kemuliaan  dan  kebahagiaan. Ingatlah selalu  bahwa  Al-Quran  adalah  sumber hukum, sumber  ilmu, sumber inspirasi,  dan  motivasi  yang  akan menuntun  setiap  kita  meraih kemuliaan  dan kebahagiaan  dunia  akherat.  Bukankah ini  adalah tujuan hidup  tertinggi  dalam  setiap  pribadi muslim?
Begitu  besarnya  mukjizat  Al-Quran,  jika  diturunkan  di atas  gunung-gunung  niscaya  akan hancur  karena takut  kepada Allah SWT.
öqs9 $uZø9tRr& #x»yd tb#uäöà)ø9$# 4n?tã 9@t6y_ ¼çmtF÷ƒr&t©9 $Yèϱ»yz %YæÏd|ÁtFB ô`ÏiB ÏpuŠô±yz «!$# 4 šù=Ï?ur ã@»sVøBF{$# $pkæ5ÎŽôØtR Ĩ$¨Z=Ï9 óOßg¯=yès9 šcr㍩3xÿtGtƒ ÇËÊÈ  
21. kalau Sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir. ( TQS. Al- Hasyr :21 )

Rasulullah saw menjamin bahwa ketakutan seorang hamba kepada Allah akan menyelamatkannya dari siksa neraka. " Tidak akan masuk ke dalam neraka, seseorang yang pernah menangis karena takut kepada Allah, sehingga air susu kembali ke putingnya. dan tidak akan dapat bersatu debu saat berjihad fisabilillah dengan asap neraka jahannam." ( HR. Tirmidzi).

Dengan  cara  banyak  mengingat Allah swt  dan  menjadikan Al-Quran  sebagai  pedoman hidup serta Rasulullah saw  sebagai  suri tauladan,  langkah  untuk  menyelesaikan  setiap  masalah  dan  keinginan  meraih  kesuksesan  hidup  akan  semakin  mudah. Andai  diberi  nikmat, kita  akan selalu  bersyukur  dan  tidak  berlagak  sombong.  Andai  Allah  memberi  musibah, kita  akan  diberi  kekuatan  dan  kesabaran  menghadapinya.

Salam  Dahsyat  dan  Luar  Biasa !   (  Spiritual  Motivator - DR.N.Faqih Syarif  H, M.Si.  di tulis saat  di tengah hutan kelapa sawit - Manis mata - Kalbar. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co