Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Monday, December 28, 2015

Bikin Hidup Lebih Hidup Bro !



Bikin  Hidup  lebih Hidup !
“Pergunakanlah  hidupmu  sebelum datang kematian. Hidup di dunia hanyalah sebentar janganlah di sia-siakan tanpa punya makna yang berarti. Kalau kita dikasih hidup sampai usia 70 tahun. Padahal 1 hari di akherat  adalah 50.000 tahun. Maka hidup di dunia  hanya 2 menit 1 detik menurut waktu akherat.”

Sobat,  mari  kita renungkan. Sudah berapa lama  kita  mendiami  bumi ini, 20, 30, 40, 50, 60, 70  tahun atau  lebih?   Lalu  apa yang  kita  lakukan  dalam  waktu selama  itu?  Apakah  kebaikan  yang  kita  lakukan ‘nilainya’  lebih  banyak  daripada  keburukan?  Setiap  detik dalam hidup ini  amatlah  berharga.  Orang  barat sering   menggambarkan sebagai uang. Time is  money. Padahal  uang  bisa  disimpan  apakah  waktu bisa disimpan. Bukankah sehari semalam setiap kita dikasih kesempatan yang sama  oleh Allah yaitu 24 jam. Bisakah kita  menyimpan waktu, dengan mengatakan, “ alhamdulillah  hari ini saya punya simpanan waktu 4 jam.” Tidak bisa kawan, kalau udah lewat ya lewat tidak bisa waktu itu diulang kembali.  Saydina Ali ra  mengatakan bahwa  waktu  laksana  pedang. Jika  kita  tidak bisa  memanfaatkannya, maka  waktu  tersebut  akan  menebas  ( umur ) kita. Waktu  terus berjalan  dan usia  pun tidak semakin  bertambah  tapi  berkurang. Lamban  tapi  pasti  kita akan  menuju  masa  tua.

Sobat, imam  al-Ghazali pernah  memberi  pertanyaan  kepada  muridnya, “ Apa  yang paling  jauh dari  diri  kita di dunia ini?”   para  muridnya  menjawab, “ Negeri cina, bulan, matahari,  dan bintang-gemintang.”  Imam  Ghazali  menjelaskan  bahwa  semua  jawaban  itu benar. Tapi yang  paling benar  adalah  masa  lalu.  Dengan cara  apa  pun  kita  tidak pernah  akan  dapat  kembali  ke  masa  lalu. Sebab itu  jagalah  hari  ini dan hari-hari  yang  akan  datang  agar  menjadi  lebih  baik dari  hari  sebelumnya.

Sobat, bukankah  Allah  sendiri  telah  bersumpah  bahwa  merugilah  manusia  yang  tidak  memberdayakan  waktunya  saat  hidup  di  dunia. Silahkan baca  dan renungkan dalam-dalam QS Al-Ashr.

" Demi masa.Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”

Dalam  hidup,  Allah  telah  memberi  nikmat  yang begitu  banyak  dan luar biasa. Mulai dari  bangun  tidur  hingga  tidur lagi. Jika  di hitung, tidak  akan mampu  kita  tulis  secara  manual karena  terlalu banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita. Orang  yang sakit dan masuk ICU  biaya per jamnya  mencapai  ratusan ribu. Satu misal saya tunjukkan berapa  subsidi yang  diberikan oleh Allah  saat  kita bernafas menghirup oksigen, kita  bisa  menghitunya dengan analogi  orang yang sakit asma, 1 botol oxycan  obat asma harganya 21.500  cara pemakaiannya  sekali hirup 2 detik. 75 kali pemakaian habis jadi butuh 2,5 menit untuk menghabiskannya. Itu artinya setiap 2,5 menit kita di subsidi oleh Allah 21.500. kalau 1 jam maka biaya yang dikeluarkan 516.000 lha kalau sehari  menjadi 12.384.000,-  bagaimana  kalau 1 tahun katakan  di buat lebih bulat 360 hari kali 12.384.000,-  maka  total  subsidi oksigen yang  Allah berikan kepada kita 4.484.240.000,- ( Milyar rupiah).  Kemudian  silahkan dikalikan  dengan berapa usia kita selama di dunia?  Misalnya  50 tahun  maka menjadi 224.221.000.000,- ( Sekitar 224 Milyar) ini baru nikmat Allah berupa bernafas. Subhaanallah!
Maka  sudah sepantasnya  kita  bersyukur  dan berusaha sekuat tenaga  memberikan prestasi yang terbaik yang  menjadikan Allah Ridho dan Bangga  serta layak mencintai dan menolong kita, bahkan kedua orang tua kita bangga  punya  anak seperti kita. Selagi  muda, gunakan  untuk  mengukir  prestasi. Selagi  memiliki harta, berdayakan  untuk  mengembangkan ekonomi, diri, keluarga,  dan masyarakat. Selagi masih sehat  eksplorasikan diri  untuk kegiatan sosial. Selagi nyawa  masih dikandung badan tingkatkan Iman dan perbanyak kebajikan untuk bekal hidup setelah mati, menghadap  ke haribaan Allah SWT  dalam keadaan khusnul khatimah.

Sobat, Rasulullah saw mengajarkan kepada umatnya agar selalu memanfaatkan waktu secara optimal. Dalam petikan shahih Bukhari dikatakan, ....." Pergunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu." seolah-olah dikatakan, jadikanlah waktu hidup dalam setiap detiknya memiliki nilai, terlebih jika kita masih memiliki kekuatan fisik, ekonomi, dan kesempatan untuk berkarya. Agar semua aktivitas kita bernilai akherat, semuanya niatkan sebagai ibadah. Kalau kita bekerja, niatkan sebagai ibadah, mencari ilmu niatkan sebagai ibadah, jika makan dan tidur pun niatkan sebagai ibadah, bahkan saat berjimak dengan isteri (suami) niatkan untuk ibadah. Dengan demikian tiap detik dalam hidup ini memiliki ' nilai' kebaikan di sisi Allah.
Itulah yang membuat hidup kita semakin hidup.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa ! ( Vila de Palma - Manis mata kalbar, Penghujung tahun 2015, DR. Faqih Syarif M.Si,Spiritual Motivator – Penulis buku-buku motivasi spiritual dan Pengembangan diri. www.faqihsyarif.com)

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co