Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, April 29, 2015

Temukan Misi Hidup Anda !


Temukan misi Hidup Anda!
 Sobat, kita harus menyadari mengapa kita diutus Tuhan ke dunia ini? Walaupun Tuhan “mengutus” kita ke dunia ini, Tuhan tidak menyampaikan pesan-Nya secara resmi. Alih-alih, Tuhan menyampaikannya secara halus dan implicit, melalui apa yang kita sukai, apa yang kita inginkan dan impikan, dan apa yang membuat kita senang melakukannya.

Sobat, ada satu pesan penting yang saya sampaikan pada saat saya memberikan Spiritual-Outbound 28-29 April  di Bromo kemarin, saat para peserta saya minta melakukan kontemplasi di lautan pasir berbisik dengan berjalan dan mencari tempat terpisah dihadapan hamparan pasir dan pegunungan yang mengitarinya tuk melihat kebesaran Allah SWT mereka saya minta merenung dan menemukan misi hidupnya di dunia ini.  Misi hidup ini penting karena inilah yang akan menentukan kesuksesan sekaligus kebahagiaan kita.

Apakah orang bisa sukses tanpa misi hidup? Ya bisa aja, dan banyak orang yang telah membuktikannya. Kesuksesan bisa kita dapatkan jika kita bekerja keras dan melakukan tindakan-tindakan yang dibutuhkan secara konsisten. Namun tanpa misi hidup yang jelas, kita tak mungkin akan merasa bahagia. Kalaupun kita merasa bahagia, sesungguhnya itu hanyalah kebahagiaan yang bersifat sementara, bahkan bersifat dangkal dan tidak mendalam.

Sobat, Kebahagiaan hanya akan bersifat mendalam jika kita menemukan bahwa apa yang kita lakukan bermakna dan membuat hidup kita benar-benar berarti. Ini hanya bisa kita dapatkan jika kita menyadari bahwa sesungguhnya kita benar-benar diutus oleh Tuhan ke muka bumi ini untuk menjalankan pekerjaan tersebut.
Mungkin diantara anda yang bertanya, “Sebegitu jauhkah penemuan yang harus kita lakukan?” Dan saya akan menjawabnya dengan penuh keyakinan dan powerfull “ YES”
Allah SWT adalah Sang Maha Perencana, dan pasti Allah tidak pernah menjadikan segala sesuatu sia-sia. Oleh karena itu, pasti ada maksud besar Allah ketika ia “mengutus” kita ke dunia ini.

Sobat, Allah mengutus banyak orang ke dunia untuk saling memberikan manfaat kepada sesama manusia. Ada orang yang berperan dan diutus ke dunia ini untuk menjadi dokter, insinyur, bidan, guru, wartawan, seniman, politisi, organisator, motivator, sopir, bahkan petugas kebersihan, penjaga keamanan. Dan lain-lain. Semua tugas tersebut sama pentingnya dan sama mulianya. Semua tugas yang dilakukan untuk melayani sesama manusia adalah mulia.

Sobat, Allah memang menjadikan kita berbeda-beda dalam hal kepandaian, minat, bakat, pengetahuan, dan keterampilan. Perbedaan itu diperlukan agar kita dapat saling membantu dan menciptakan dunia yang lebih baik. Yang terpenting dan tantangan terbesar kita sesungguhnya adalah mengenali siapa diri kita dan untuk apa kita diutus dan hidup di dunia, dan kemana kita akan kembali setelah hidup di dunia?

Sobat, ketika Allah “mengutus” kita ke dunia ini, sesungguhnya Dia menitipkan satu misi khusus kepada kita. Misi ini sangat penting agar kehadiran kita di dunia ini benar-benar bermanfaat bagi sesame. Namun, Allah tidak terang-terangan menjelaskan misi apa yang kita emban tersebut. Justru kitalah yang harus menemukannya sendiri. Cara menemukan maksud Allah tersebut adalah dengan bekerja.

Dengan bekerja, sesungguhnya kita sedang  sedikit demi sedikit menggali potensi yang dititipkan Allah kepada kita. Ketika menghadapi masalah dan kita mengerahkan segala daya dan upaya yang kita miliki, maka potensi kita akan teraktualisasi menjadi kinerja, dan menjadi kekuatan kita. Oleh karena itu, semakin banyak kita menemukan masalah, semakin meningkat pula kualitas diri kita.
Namun masih banyak orang yang melihat pekerjaan hanya sebagai sarana mencari uang. Orang-orang seperti ini gagal menemukan indahnya sebuah  pekerjaan. Alih-alih mencari masalah, mereka lebih sering menghindari masalah dan puas menjadi orang yang biasa-biasa saja lah. Jadilah Be The Best not be asa!

Padahal sobat, kita harus menemukan apa sesungguhnya yang membedakan kita dengan orang lain: Potensi dan keunikan kita. Dan begitu menemukannya, pekerjaan bukan lagi menjadi beban, melainkan sarana untuk mencapai tingkat kemanusiaan yang tertinggi. Kita akan menyadari bahwa inilah alasan kita diutus oleh Tuhan ke dunia ini. Inilah misi hidup kita yang sesungguhnya.

Sobat, ketioka kita menemukan misi hidup kita yang unik dan berbeda dengan misi hidup orang lain, kita akan menemukan indahnya sebuah pekerjaan. Kita akan sadar bahwa kita benar-benar diutus Tuhan karena kita memiliki talenta yang luar biasa dalam bidang-bidang tertentu.

Sesungguhnya, tiap-tiap potensi kita adalah menjadi orang yang hebat dan terkemuka di bidang kita masing-masing. Nah, apabila saat ini karier anda biasa-biasa saja. Dan anda hanya menjadi orang kebanyakan yang bernasib biasa-biasa saja, sesungguhnya ada suatu potensi yang belum anda kembangkan atau bahkan belum anda temukan dalam diri anda.

Percayalah sobat, Allah tak  pernah menciptakan kita dengan biasa-biasa saja. Tuhan menciptakan kita untuk menjadi “somebody” , menjadi orang yang hebat di bidang-bidang kita masing-masing. Alkhirnya, saya ingin bertanya kepada Anda semua, apakah anda sudah menemukan apa misi Allah yang dititipkan-Nya kepada anda? Apabila belum, saya mengajak anda meluangkan waktu untuk menemukannya. Percayalah, ini akan menjadi penemuan terpenting dan terbesar dalam hidup anda.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa!  ( Spiritual motivator – N. Faqih Syarif H Penulis buku-buku motivasi spiritual dan pengembangan diri , penulis buku Komunikasi Bisnis Islam Kontemporer, Buku Terbaru Kiat Menjadi Dai Sukses. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co