Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Friday, August 15, 2014

MENULISLAH !!!!!



Menulislah !
“ Jika Ingin namamu abadi tulislah sesuatu yang bernilai, atau lakukan sesuatu yang bernilai sehingga layak ditulis.” ( Benyamin Franklin).
Sobat, syarat mutlak untuk bisa menjadi penulis apalagi menjadi seorang writerpreneur ialah harus rajin membaca. Dengan rajin membaca, wawasan kita akan bertambah. Sulit rasanya sobat, membayangkan bagaimana seseorang menjadi writerpreneur kalau wawasannya sangat sempit. Bukankah ide-ide akan mengalir deras karena luasnya wawasan. Kita bisa berbagi ilmu dengan orang lain ( pembaca) kalau kita sendiri memiliki cukup ilmu untuk dibagi.

Sobat, menulis mendorong kita untuk terus-menerus menambah ilmu, kemudian membagi ilmu itu kepada orang lain melalui karya-karya kita. Di dunia pesantren salaf ada ungkapan , “ Mengajarlah maka engkau akan pandai,” bahkan  rasul pernah bersabda, “ Man ‘Allama ‘ilman ‘allamahullahu ma lam ya’lam – Barangsiapa mengajarkan ilmu maka Allah akan mengajarkan kepadanya hal-hal yang belum ia ketahui.” Jadi dengan menjadi writerpreneur kita bukan hanya akan kaya harta tapi juga kaya ilmu.

Sobat, keuntungan lain kalau kita menjadi writerpreneur ialah orang lain mengambil manfaat dari karya-karya kita. Setiap buku memiliki riwayatnya sendiri, kita tidak tahu siapa yang membaca buku kita, dan bagaimana buku itu memberi pengaruh kepadanya – tentunya di sini pengaruh yang baik. Bahwa kita akan memperoleh penghasilan material itu sudah jelas, tapi dampak yang tak terukur dari karya kita adalah inspirasi yang ditimbulkan.

Sobat, semua itu akan menjadi pahala yang terus mengalir. Karena buku itu menembus ruang dan waktu. Coba bayangkan orang-orang seperti plato, Socrates, aristoteles, Ibnu Khaldun, Ibnu Rusdy, Imam Syafi’I, Imam Ghazali, dan lain-lain yang buku-buku mereka masih dibaca hingga sekarang padahal sudah ribuan tahun lamanya karya-karya itu dibuat. Tidakkah itu akan menjadi pahala bagi mereka, para penulisnya? Selain itu, nama mereka juga tetap harum dan di kenang sepanjang masa.

Sobat, berikut ini apa manfaatnya bagiku Membaca, maka secara otomatis akan menjadikan membaca sebagai kebiasaan bagi kita. Diantaranya AMBAK membaca:
·         Menjadi sangat lancar dalam berbicara.
·         Mudah jika ingin menjelaskan sesuatu lewat lisan.
·         Dapat mengatasi kegagapan.
·         Omongan jadi cukup berisi.
·         Mudah mengeksplorasi dan mengembangkan materi yang ingin dibicarakan.
·         Bisa memperpanjang dan memperlebar pembicaraan.
·         Lebih mudah merumuskan ide-ide.
·         Bahasa yang dimiliki semakin berkualitas
·         Mudah menggali dan mengeluarkan pikiran dan gagasan berkualitas.
Sedangkan  AMBAK Menulis :
·         Mengikat : merekam. Menyimpan dan mendokumentasikan.
·         Mengonstruksi : mengait-ngaitkan serta menyusun dan membangun
·         Menata : menyeleksi dan menentukan mana yang harus diperhatikan dan diabaikan
·         Memproduksi : menghasilkan sesuatu yang bermanfaat
·         Menampakkan : merumuskan yang ingin dikomunikasikan
·         Menggali : Memunculkan sesuatu yang tersembunyi atau terselubung;orisinilitas, keunikan,jati diri.
·         Membuang : membersihkan kotoran yang mengganggu ; kekecewaan, sakit hati, frustasi
·         Menjabarkan : Merumuskan dan menguraikan hal-hal yang tidak dipahami.
·         Mengeluarkan : membersihkan sumbatan yang menghalangi
·         Membagikan : Menyebarkan manfaat

Sobat, Mas Hernowo pernah memberikan tips agar potensi Menulis kita mencuat : Menulis untuk menyingkap diri,Menulis untuk menjelajah diri dan  Menulis untuk mengungkapkan diri.
Kalau itu sudah bisa dan biasa kita lakukan. Maka Insya Allah akan mudah sukses menulis untuk Orang lain. Syaratnya :
1. Memadukan kegiatan membaca dan menulis. Menulis memerlukan membaca  dan Membaca itu juga memerlukan menulis.
2. Menemukan model atau teladan dalam menulis.Anda bisa cari model atau teladan dari penulis terkenal lakukan ATM ( Amati , Tiru dan Modifikasi)
3. Memiliki sikap dalam menulis. sikap yang perlu dibangun dalam menulis adalah terbuka, jujur dan bertujuan; senantiasa diarahkan untuk mendapatkan manfaat dan melakukan pencerahan kepada sesama.

Ayo menulislah untuk membangun kembali peradaban Islam guna menyelamatkan dunia dari kehilangan peradaban yang Agung. Allahu Akbar!
Salam Dahsyat dan Luar biasa!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, S.Sos.I, M.Si, Penulis Buku Al Quwwah Ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas dan Buku Menjadi Dai Yang Dicinta. www.faqihsyarif.com email mumtaz.oke@gmail.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co