Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Saturday, July 26, 2014

Catatan di malam Akhir Ramadhan



Catatan di malam Akhir Ramadhan
Ayo bersihkan hati, raih kemenangan sejati dengan taat kepada syariat-Nya dan istiqomah memperjuangkannya. Mengingat Allah di kala sedih adalah untuk membangkitkan perasaan kita bahwa Dia Selalu ada bersama kita. Mengingat Allah di kala bahagia adalah untuk menyadarkan kita betapa Dia bisa kapan saja mengambil kembali kebahagiaan yang kita rasakan. Percayalah,dalam kesulitan yang menimpa kita,terdapat rahmat Allah yang begitu besar. Allah yang Maha mengetahui ingin menguji, sejauh mana kita yakin dan percaya akan kuasa-Nya untuk menolong hamba-hamba-Nya yang mau berserah diri kepada-Nya.

Begitu pula dalam kenikmatan yang kita terima, percayalah, di balik itu terdapat rahasia Allah yang perlu kita tangkap. Allah Yang Maha Mengawasi ingin menguji, sejauh mana kita mau bersyukur atas limpahan nikmat-Nya yang kita terima selama ini, meski hanya kedipan mata dan nafas yang tak pernah putus. Subhaanallah !

Sobat, Hidup ini punya dua wajah, kadang wajah senang, kadang wajah susah, kadang bahagia, kadang sengsara. Tidak ada manusia yang senang terus, bahagia terus. Begitu pula tidak ada orang yang susah melulu, sengsara melulu. Susah dan sengsara harus ada di tengah senang dan bahagia, sebab jika tidak ada, hidup menjadi tidak seimbang. Percayalah Allah menyapa kita dengan kesusahan, kesulitan dan kesedihan yang kita alami tiada lain agar kita bisa meningkatkan derajat penghambaan kita kepada-Nya. Waspadalah, Hati itu kadang hidup dan kadang mati. Dia akan senantiasa hidup dengan ibadah-ibadah yang wajib dan sunnah, tetapi ia bisa mati dengan berbagai dosa dan kemasiatan.

Semoga, Allah Swt menyegerakan pertolongan-Nya dengan kembalinya Khilafah ‘alâ minhâj al-nubuwwah; dan kita termasuk di antara orang-orang ikut andil di dalamnya.kami ingin mengingatkan kembali bahwa Khilafah adalah kewajiban syar’i dan sumber kemuliaan kita: al-khilâfatu fardhu Rabbina wa mashdaru ‘izzinâ, Khilafah adalah kewajiban Tuhan kita dan sumber kemuliaan kita.
Khilafah sebagai kewajiban telah diterangkan oleh para ulama mu’tabar. Tidak ada perselisihan di antara mereka. Kemuliaan juga hanya kita dapatkan tatkala kita menerapkan syariah. Sedangkan syariah secara kaffah hanya bisa diterapkan dalam daulah Khilafah.

Maka, wahai kaum Muslimin. Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, marilah kita sempurnakan ibadah kita dengan turut berjuang menegakkan Khilafah. Segeralah melangkah dalam barisan para pejuang syariah dan Khilafah. Semoga, Allah Swt menyegerakan pertolongan-Nya dengan kembalinya Khilafah ‘alâ minhâj al-nubuwwah; dan kita termasuk di antara orang-orang ikut andil di dalamnya.
"Duhai Allah! Tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi apa saja yang Engkau berikan kepadaku. Dan Tidak ada seorang pun bisa memberi apa saja yang ingin Engkau  cegah kepadaku. Sungguh, tak ada gunanya kemuliaan manusia di hadapan kemuliaan-Mu yang begitu agung."
Aamiin.
mohon ma'af lahir dan batin.
“Taqabbalallahu minna wa minkum.” (HR. Ad-Daruquthni dalam Mu’jam Al-Kabir)

Salam Dahsyat dan Luar Biasa ! ( Malam 29 Ramadhan 1435 H, N.Faqih Syarif H. www.faqihsyarif.com)

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co