Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, February 18, 2014

Enam Prinsip Komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an


Enam Prinsip Komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an

Bila rasa takut pada Allah telah tertanam dalam kalbu, maka akan tegaklah kepercayaan diri pada diri komunikator. Sikap percaya diri seorang komunikator tentu saja sangat dibutuhkan, karena untuk dapat meyakinkan umat atau khalayak harus didahului adanya keyakinan pada diri sendiri. ( Faqih Syarif, 2014)

Sobat, saya teringat apa yang dikatakan Prof. Hamka, Retorika yang sejati itu bukan indahnya dan pilihan kata yang memukau namun apa yang kita sampaikan muncul dari kejernihan hati dan kebenaran Islam yang ditopang dengan keikhlasan hati. Rasul pun pernah bersabda, “Barangsiapa meninggalkan perkara haram serta memakan hanya yang halal, maka akal pikirannya menjadi jernih.” Dalam riwayat yang lain beliau pernah mengatakan,” Ada empat permata pada diri anak adam yang dapat dihilangkan dengan empat perkara lainnya. Ke-empat permata tersebut adalah :
1.      Akal dapat hilang oleh kemarahan.
2.      Agama dapat hilang karena hasud/iri dengki.
3.      Haya’ atau Rasa malu dapat hilang oleh ketamakan dan
4.      Amal sholeh dapat hilang karena ghibah.

Sobat, Pesan Rasul itu layak kita renungkan dan  amalkan untuk menunjang  keberhasilan dakwah dan keberkahan hidup. Dalam tulisan ini penulis  akan mengemukakan beberapa prinsip komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an. Apa saja itu? Sabar ya…… Semoga tulisan ini bisa membantu aktivitas dakwah kita di tengah-tengah masyarakat.
·         Prinsip Pertama, Qawlan sadidan. Artinya pembicaraan yang benar, jujur, lurus , to the point dan tidak bohong serta tidak berbelit-belit. Allah menyuruh manusia menyampaikan qawlan sadidan dalam urusan anak yatim dan keturunan :
9. dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar.(QS An-Nisa’ :9)

Allah memerintahkan qawlan sadidan sesudah takwa.
  
70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah Perkataan yang benar,
(QS Al ahzaab :70)
·         Prinsip kedua, Qawlan Balighan dalam bahasa arab artinya sampai, mengenai sasaran, mencapai tujuan atau efektif. Sehingga bisa diterjemahkan prinsip kedua ini adalah komunikasi efektif.
    
63. mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan Katakanlah kepada mereka Perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. (QS An-Nisa’ :63)

·         Prinsip ketiga, Qawlan Maysuran, artinya melakukan ucapan atau kata-kata yang pantas atau sopan dan sangat ditegaskan dalam Al-Qur’an Al-Isra’ ayat 28 :
28. dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, Maka Katakanlah kepada mereka Ucapan yang pantas.[1]

·         Prinsip keempat. Qawlan layinan. Berbicara dengan lemah lembut. Seorang komunikator yang sukses adalah yang memiliki kemampuan untuk mengungkapkan kebenaran dan mengarahkan orang lain dengan arahan yang baik dan lemah lembut. Sebagaimana firman Allah SWT :
Ÿ 
44. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut". (QS Thaahaa:44)
·         Prinsip kelima. Qawlan Kariman. Berkata mulia adalah salah satu jalan untuk memuliakan Allah juga dan pastilah hidup dia juga akan dimuliakan oleh Allah SWT. Sebagaimana firman Allah :

23. dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia[2]. (QS Al-Isra’ : 23)
·         Prinsip keenam, Qawlan Ma’rufan, komunikasi yang baik. Komunikasi yang bagus dan membuat kagum belum tentu komunikasi yang baik. Sebab komunikasi yang baik di mata manusia pun belum tentu baik menurut Allah.Maka komunikasi yang sejatinya baik adalah yang sejalan dengan kaidah-kaidah Ilahi.Sebagaimana firman Allah :
 
104. dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar[3]; merekalah orang-orang yang beruntung.

Inilah sobat, 6 Prinsip Komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an semoga bisa menjadi bekal kita dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat demi kelangsungan hidup Islam.
Sobat, di akhir tulisan ini saya sampaikan  pesan Rasulullah SAW yaitu: Takutlah kepada Allah, baik sewaktu berada di tempat sepi maupun ramai, Jaga lisanmu; jangan sampai engkau berkata sembarangan kepada orang lain, kecuali hal-hal yang baik (ma’ruf).Perhatikan makananmu;Jangan sampai kamu memakannya, kecuali dari hasil yang halal.
Salam Dahsyat dan Luar biasa!  Allahu Akbar !!!
(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku TAKE ACTION! www.faqihsyarif.com )






[1] Maksudnya: apabila kamu tidak dapat melaksanakan perintah Allah seperti yang tersebut dalam ayat 26, Maka Katakanlah kepada mereka Perkataan yang baik agar mereka tidak kecewa lantaran mereka belum mendapat bantuan dari kamu. dalam pada itu kamu berusaha untuk mendapat rezki (rahmat) dari Tuhanmu, sehingga kamu dapat memberikan kepada mereka hak-hak mereka.


[2] Mengucapkan kata Ah kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

[3] Ma'ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.


Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co