Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Thursday, October 31, 2013

Mastering Public Speaking


APAKAH ANDA:
- Tidak percaya diri tampil di depan Publik?
- Merasa sulit berbicara di depan orang banyak?
- Takut terima tawaran-tawaran mengisi forum-forum public speaking?
- Ingin mendapatkan tips dan trik Berbicara Memukau di depan Publik?
- Juga ingin mengasah kemampuan menggores pena?

Hadir kembali di Malang #MasteringPublicSpeaking, menjadi Singa Panggung sebenarnya
Untuk UMUM, bagi Anda para Pengusaha, Karyawan, Mahasiswa maupun Pelajar sekalipun | Cocok untuk Anda yang ingin menjadi seorang Public Speaker yang Handal
Tak hanya Public Speaking, kami juga berikan fasilitas lebih, yakni menjadi Penulis

Penasaran, tunggu info lebih lanjutnya di fan page kami Mentor FM Malang

Coming soon on December 2013

presented by Mentor FM Malang

Monday, October 28, 2013

JAngan Bandingkan Si Anak dengan Teman bermainnya !



Jangan Bandingkan si Anak dengan teman bermainnya !
Sobat,diantara penyebab orang tua sering melakukan hal tersebut adalah: Untuk mengetahui daya saing sang anak dengan teman-teman sebayanya, khawatir anaknya menjadi anak yang tertinggal dibandingkan dengan anak-anak seusianya, Tuntutan keluarga untuk memiliki anak yang paling hebat di segala bidang, khawatir mendapat celaan sosial dari orang lain yang membanding-bandingkan anaknya dengan anak yang lain.
Sobat,Jangan sering membandingkan si Anak dengan teman bermainnya. Dampaknya sobat di antaranya adalah :
1. Anak kecewa pada orang tua. Ungkapan orang tua bahwa dia lebih jelek dibandingkan orang lain akan menjadikan anak kecewa pada orang tua. Si anak bisa mengira orang tuanya akan lebih menyayangi orang lain disbanding dirinya.
2. Anak kecewa pada diri sendiri. Karena dia tidak bisa membanggakan orang tuanya dan rasa kecewa pada diri sendiri ini bisa mengurangi kepercayaan dirinya.
3. Anak tumbuh selalu meragukan dirinya. Akibat lainnya adalah anak tumbuh menjadi pribadi yang selalu meragukan dirinya. Anak akan meragukan potensinya sendiri karena secara traumatik dia menyadari bahwa ada kemampuan teman-temannya yang lebih orang tuanya banggakan.
4. Menjadikan orang lain sebagai paramater keberhasilan hidupnya. Menjadikan anak akan membandingkan-bandingkan dirinya dengan orang lain. Jika anak melihat si A disukai oleh orang tuanya, maka dia akan menjadikan Si A sebagai model sukses baginya. Padahal, setiap orang memiliki potensi masing-masing.
5. Anak akan cemburu dan lambat laun bisa membenci temannya sendiri. Kemungkinan lain yang bisa timbul apabila orang tua sering membanding-bandingkan anak secara tetap dengan satu orang temannya yang dianggap bagus dalam segala hal adalah anak merasa cemburu. Hal ini akan menyebabkan anak mulai membenci temannya,ketika dia tidak bisa menyamai teman yang selalu disbanding-bandingkan dengannya.
6. Jika orang selalu mengungkapkan perbandingan bahwa anaknya lebih dari si A, lebih dari Si B secara tidak sadar orang tua sedang menanamkan sombong dalam benak si anak.
Sekarang sobat, bagaimana tips menahan diri untuk tidak membandingkan si Anak dengan teman mainnya.
1. Sadari bahwa setiap orang itu istimewa dan spesial. Allah itu Maha Adil, itulah yang harus diyakini setiap orang tua bahwa manusia diciptakan dengan membawa potensinya masing-masing, lengkap dengan kelebihan sekaligus kekurangannya. Tugas orang tua adalah melejitkan potensi anaknya. Dan kelebihan setiap anak berbeda sebagaimana skill dalam kehidupan nyata pun berbeda-beda.
2. Kenali Potensi Anak. Selalu gali potensi anak dan jangan menyibukkan diri melihat potensi anak orang lain untuk dijadikan perbandingan. Mengenali potensi anak akan membuat orang tua bahagia dan merasa bersyukur.

3.Fokus pada target pribadi sesuai kemampuan Anak.Akan didukung menjadi apa anak kita, apa saja yang diperlukannya untuk melejitkan potensi anak kita. Dengan fokus, kita bisa merancang program pendidikan yang lebih efektif dan efisien.
4. Selalu tanamkan rasa bangga dan syukur ketika anak melakukan kebaikan sekecil apa pun. Karena bisa jadi hal itu terlihat kecil di mata orang tua, tetapi sangat besar dan berkesan di mata anak.
5. Memuji dengan bijaksana. Bijaksanalah dalam memberikan pujian. Pujian diberikan bukan untuk menjadikan mereka bangga hati, tetapi mengajaknya bersyukur atas karunia Allah SWT.

Sobat, Orang tua wajib merasa bangga pada anaknya, namun tetap harus realistis sehingga tetap dapat melihat hal yang perlu dikhawatirkan dan bertindak tepat serta segera mengatasi masalah yang dialami oleh anak. Bangga bukan berarti menutup mata dengan kesulitan yang di alami oleh anak. Bangga dengan kelebihan yang dimiliki anak kemudian mengembangkan kelebihan tersebut, serta melihat juga keterbatasan anak sebagai hal yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Segala sesuatu harus dikembangkan secara proporsional atau seimbang.
Salam dahsyat dan Luar biasa !!!
(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Thanks GOD dan Never Give Up! Pengasuh acara Live talk motivation Thanks GOD Tommorow is Friday tiap Kamis jam 17.00 – 18.00 di Radio SMART 88.9 FM Surabaya. www.faqihsyarif.com  )

Wednesday, October 23, 2013

Skill with People



Skill with People
Beberapa orang menunda-nunda untuk menghindari perubahan. Namun kita semua tahu bahwa perubahan adalah bagian yang tidak terelakkan dalam kehidupan. Semua makhluk hidup mengalami perubahan. Kita bukan orang yang sama seperti minggu lalu. Dan kunci untuk mengurus perubahan secara efektif bukanlah menyukainya tetapi memahaminya. Menurut saya ada tiga ketentuan yang palin penting dalam kehidupan adalah Bergerak maju, dan terus bergerak maju, serta membantu orang lain bergerak maju. ( Faqih Syarif, 2013)

Sobat, dalam kondisi zaman yang 5 C : Critical, Competition, Challenge , Change , Complicated. Maka dibutuhkan sebuah komitmen untuk melakukan perubahan dengan terus meningkatkan kompetensi. Kompetensi itu meliputi; Skills, knowledge, dan personality. Ternyata hasil riset SDM di beberapa perusahaan besar di dunia yang menentukan keberhasilan seseorang dalam dunia bisnis 10% ditentukan oleh Skills, 10% oleh Knowledge, justru 80 % ditentukan oleh personality (Sikap-Karakter).

Dalam artikel yang singkat ini saya akan bahas salah satu penunjang personality-Sikap-Karakter adalah bagaimana kita berhubungan dengan orang lain secara lebih efektif dan menjalin hubungan antar manusia yang lebih bahagia.

Menurut berbagai survei, sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan.
Bila anda mencoba untuk terhubung dengan lingkaran orang-orang yang lebih besar, anda perlu menanyakan 5 pertanyaan ini pada diri anda sendiri :
- Apakah anda menemukan kesamaan antara anda berdua?
- Apakah anda membuat mereka merasa nyaman?
- Apakah anda membuat mereka merasa dimengerti?
- Apakah hubungan anda dengan jelas didefinisikan?
- Apakah mereka merasakan emosi yang positif akibat berinteraksi dengan Anda?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, anda harus mempertimbangkan penjelasan dibawah ini ……
14 Kemampuan Komunikasi Yang Efektif

1. Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.
2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.
3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.
4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.
5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.
6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.
7. Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalahdengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.
8. Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.
9. Berikan mereka senyuman terbaik anda – Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua.
10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.
11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.
12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.
13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal Ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan.
14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.

Ok. Sampai di sini dulu sobat, bahasan tentang komunikasi yang efektif. Semoga kita terus meningkatkan kompetensi kita. Salam Dahsyat dan Luar biasa!

(Spiritual motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Never Give Up ! dan Thanks GOD. www.faqihsyarif.com )







Wednesday, October 16, 2013

Tips Agar Orang tua tidak memaksakan Anak Berprestasi


Tips Agar Orang tua tidak memaksakan Anak Berprestasi
Sobat, tanpa disadari sikap memaksa ini akan menghambat prestasi anak yang sesungguhnya. Faktor utama dalam belajar adalah minat dan ketekunan yang berasal dari diri sendiri. Jika orang tua bersikap memaksa, tanpa sadar orang tua sedang mematikan minat anak. (Faqih Syarif, 2013)

Sobat, beberapa bentuk sikap memaksa anak berprestasi diantaranya : Memarahi anak ketika nilainya jelek. “ Kamu anaknya siapa sih, Masak matematikamu dapat 2,3,4.” Menyuruh anak belajar dengan tekun seharian tanpa boleh bermain sedikit pun, mengancam anak jika tidak mendapat nilai yang baik, Memadatkan waktu anak untuk les dan sejenisnya tanpa mempertimbangkan waktu untuk bermain sebagai anak, memaksa anak untuk membaca buku-buku tertentu tanpa berdiskusi terlebih dahulu, mengejek dan membandingkan dengan anak lain yang berprestasi tinggi dengan diakhiri paksaan bahwa dia pun harus bisa.

Sobat, kondisi yang muncul ketika anak merasa terpaksa adalah stress pada anak sehingga merasa tertekan, tidak ceria, gugup, dan sebagainya. Dan sikap memaksa juga dapat menimbulkan hubungan yang tidak harmonis antara orang tua dan anak, karena orang tua akan merasa kecewa pada anak dan anak pun bisa jadi kecewa pada orang tuanya.

Sobat, justru yang lebih bahaya demi memenuhi keinginan orang tua atau menghindari marah orang tuanya, anak bisa menghalalkan segala cara dalam meraih prestasi tertinggi, contohnya adalah menyontek. Bahkan demi menyenangkan orang tua, akhirnya anak berani berbohong.  Dia bisa saja menceritakan keberhasilan rekan-rekannya supaya orang tua bangga padanya.
Pertanyaannya sekarang untuk setiap orang tua, maukan Anda, jika Anak anda tumbuh seperti  itu dan setiap kali membohongi Anda?

Sobat, berikut ini Tips  agar orang tua  tidak memaksakan anak untuk berprestasi :
  1. Komunikasikan  secara baik dengan anak. Komunikasi selalu menjadi solusi yang terbaik untuk mendiskusikan apa yang diinginkan orang tua dengan alasannya dan apa yang diinginkan anak dengan alasannya pula, sehingga menimbulkan saling pengertian. Jadi komunikasi yang diambil adalah komunikasi dua arah, di mana orang tua mau mendengarkan keinginan anak dengan sungguh-sungguh kemudian disepakati langkah-langkah apa saja yang terbaik guna mencapai prestasi tertentu. Misalnya di ajak membuat proposal hidup masing-masing kemudian di satukan menjadi Spiritual  komitmen bersama satu keluarga untuk ditanda tangani bersama. Masukan Pigora letakkan di tempat yang paling sering dilihat bersama keluarga.
  2. Kebiasaan memberi  Penghargaan atas prestasi. Menuju Prestasi puncak akan melalui liku=liku prestasi tentunya harus  kita perhatikan sebagai orang tua. “Wah hebat ya si cantik bisa nyapu dan membersihkan kamar.” Ibu akan kasih hadiah mainan masakan-masakan.” Kata bunda. Sekecil apa pun prestasi atau kepintaran yang ditunjukkan kasih pujian dan apresiasi dan hadiah yang sederhana  dan bersifat edukasi.
  3. Membangun motivasi di setiap kesempatan.  Membangun motivasi membutuhkan waktu yang lama dan intensif serta memerlukan keutuhan niat yang tulus untuk anak, sehingga apa yang disampaikan dengan hati tertanam kuat menjadi motivasi abadi. Saya teringat almarhum ibu setiap anaknya mau tidur dia datangi satu-per satu dicium keningnya dibisyikan doa dan di dongengi kisah-kisah orang hebat seperti para Nabi akan kesabaran dan perjuangannya. Membangun motivasi bisa dengan cara sebagai berikut: Bercerita  biografi orang-orang sukses dan terbaik dalam bidangnya. Rutin melakukan kegiatan wisata alam nyata atau outbound, Komunikasi dari hati ke hati pada situasi yang paling berkesan misalnya melalui family outbound. Doakan segala kebaikan dan secara khusus tentang prestasi yang diinginkan anak.
  4. Mengikuti tes Bakat. Test bakat akan sangat membantu untuk mengetahui jalan apa yang akan ditempuh anak dan bidang mana yang  palin cocok untuk anak, sehingga anak menikmati setiap proses dalam meraih prestasi di bidangnya tersebut.
  5. Memberikan teladan. Memberikan teladan bagi anak sangat berpengaruh dalam pola pikirnya sebab dalam proses pertumbuhannya, anak belajar melalui contoh dan pengalaman. Memberi teladan tekun dalam mencapai prestasi, tidak takut gagal, serta berani mencoba merupakan hal penting. Misalnya; Kalau kita ingin anak kita menjadikan senang membaca buku menjadi kebiasaan maka kita harus  memberi  contoh selalu membaca ketika ada kesempatan luang. Setiap mau tidur saya selalu membaca buku dan saya sediakan 1 -3  buku di kamar untuk di baca ternyata si kecil ziyadah  setiap mau tidur minta dibacakan buku cerita 40 Kisah Islami pengantar  anak Tidur terkadang membuat ibunya kelabakan juga. Bahkan seringkali wisatanya minta “ Yah, Ayo ke tempat Buku Toga Mas !”, bilang Ziyadah Anak bungsu saya.Membuat saya tertegun karena mungkin sering saya ajak ke toko buku kali.
 Sobat, anak-anak kita adalah titipan dan amanah Allah SWT yang harus kita jaga dan didik sesuai dengan aturan-Nya. Tidak ada kebahagiaan yang begitu luar biasa bila kita bisa mengantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah dengan cara kita pun harus menjadi anak yang sholeh sebagai teladannya.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Never Give Up! Dan Thanks GOD , Pengasuh Acara Live Interaktiv Motivation di Radio SMART 88.9 FM Sby tiap Kamis sore jam 17.00 sd 18.00. www.faqihsyarif.com  )

Sunday, October 13, 2013

Terima Kasih Ya Allah Hari ini Usiaku 40 Tahun

TERIMAKASIH ALLAH..HARI INI USIAKU 40 TAHUN

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Shalawat dan salam atas hamba dan utusan-Nya, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam , keluarga dan para sahabatnya.

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." (QS. Al-Ahqaf: 15)

Keistimewaan Umur 40 Tahun

Sebagian orang menyebut, umur empat puluh tahun penuh teka-teki dan penuh misteri. Sehingga terbit sebuah buku berjudul, "Misteri Umur 40 tahun" yang diterbitkan pustaka al-tibyan – Solo, diterjemahkan dari buku berbahasa Arab, Ya Ibna al-Arba'in, oleh Ali bin Sa'id bin Da'jam.

Seseorang yang sudah mencapai umur 40 tahun berarti akalnya sudah sampai pada tingkat kematangan berfikir serta sudah mencapai kesempurnaan kedewasaan dan budi pekerti. Sehingga secara umum, tidak akan berubah kondisi seseorang yang sudah mencapai umur 40 tahun.

Al-Tsa'labi rahimahullah berkata, "Sesungguhnya Allah menyebutkan umur 40 tahun karena ini sebagai batasan bagi manusia dalam keberhasilan maupun keselamatannya."

Ibrahim al-Nakhai rahimahullah berkata, "Mereka berkata bahwa jika seseorang sudah mencapai umur 40 tahun dan berada pada suatu perangai tertentu, maka ia tidak akan pernah berubah hingga datang kematiannya." (Lihat: al-Thabaqat al-Kubra: 6/277)

Allah Ta'ala telah mengangkat para nabi dan Rasul-Nya, kebanyakan, pada usia 40 tahun, seperti kenabian dan kerasulan Muhammad, Nabi Musa, dan lainnya 'alaihim al-Shalatu wa al-Sallam. Meskipun ada pengecualian sebagian dari mereka.

Imam al-Syaukani rahimahullah berkata, "Para ahli tafsir berkata bahwa Allah Ta'ala tidak mengutus seorang Nabi kecuali jika telah mencapai umur 40 tahun." (Tafsir Fathul Qadir: 5/18)

Dengan demikian, usia 40 tahun memiliki kekhususan tersendiri. Pada umumnya, usia 40 tahun adalah usia yang tidak dianggap biasa, tetapi memiliki nilai lebih dan khusus.

Dihikayatkan, al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi adalah seorang laki-laki yang shalih, cerdas, sabar, murah hati, berwibawa dan terhormat. Ia berkata, "manusia yang paling sempurna akal dan pikirannya adalah apabila telah mencapai usia 40 tahun. Itu adalah usia, di mana pada usia tersebut Allah Ta'ala mengutus Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, dan pikiran manusia akan sangat jernih pada waktu sahur." (Lihat: al-Wafyat A'yan, Ibnu Khalkan: 2/245)

Al-Qur'an Menyebut Umur 40 Tahun
Cukuplah Al-Qur'an yang telah menyebutkan umur 40 tahun dengan tegas itu menjadi perhatian. Sehingga kita lihat, saat memasuki usia ini para ulama mencapai kebaikan amal mereka dan menjadikannya sebagai hari-hari terbaik dalam hidupnya.

Allah Ta'ala berfirman,

حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"." (QS. Al-Ahqaf: 15)

Umur 40 Tahun dan Syukur
Ayat di atas mengisyaratkan, saat sudah menginjak usia 40 tahun hendaknya seseorang mulai meningkatkan rasa syukurnya kepada Allah juga kepada orang tuanya. Ia memohon kepada-Nya, agar diberi hidayah, taufik, dibantu, dan dikuatkan agar bisa menegakkan kesyukuran ini. Karena segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini adalah dengan kehendak dan izin-Nya, sehingga ia meminta hal itu kepada-Nya. Ini sebagaimana doa yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada Mu'adz bin Jabal Radhiyallahu 'Anhu, "Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu'adz, Janganlah engkau tinggalkan untuk membaca sesudah shalat:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِك ، وَشُكْرِك وَحُسْنِ عِبَادَتِك

"Ya Allah, bantulah aku untuk berdzikir, beryukur, dan memperbaiki ibadah kepada-Mu." (HR. Ahmad, Abu Dawud, al-Nasai dengan sanad yang kuat)

Karena sesungguhnya seorang hamba pasti sangat butuh kepada pertolongan Tuhannya dalam menjalankan perintah, menjauhi larangan, dan sabar atas ketetapan-ketetapan takdir-Nya. (Dinukil dari Subulus Salam, Imam al-Shan'ani)

Sebenarnya bersyukur itu sepanjang umur. Dan dikhususkan pada umur 40 tahun ini karena pada saat usia ini seseorang benar-benar harus sudah mengetahui segala nikmat Allah yang ada padanya dan pada orang tuanya, lalu ia mensyukurinya.

Imam al-Qurthubi rahimahullah dalam tafsirnya berkata, "Allah Ta'ala menyebutkan orang yang sudah mencapai umur 40 tahun, maka sesungguhnya telah tiba baginya untuk mengetahui nikmat Allah Ta'ala yang ada padanya dan kepada kedua orang tuanya, kemudian mensyukurinya."

Sesungguhnya hakikat syukur itu mencakup tiga komponen; hati, lisan, dan anggota badan. Hati dengan mengakui bahwa semua nikmat itu berasal dari pemberian Allah. Lisan dengan menyebut-nyebut dan menyandarkan nikmat itu kepada-Nya serta memuji-Nya. Sementara anggota badan adalah dengan menggunakan nikmat itu untuk taat kepada-Nya, yakni untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Oleh karenanya, disebutkan dalam ayat, "Dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai."

Ditekankan Bersyukur Kepada Orang Tua

Saat seseorang berumur 40 tahun, maka ia memiliki tanggungjawab di tengah keluarga dan masyarakat yang lebih besar. Anak-anak memerlukan biaya yang lebih untuk pendidikan dan lainnya. Sementara orang tuanya, pastinya sudah renta dan sangat memerlukan bantuan dari anak-anaknya. Di sinilah sering seseorang melupakan orang tuanya karena konsentrasinya yang lebih terhadap keluarga dan anak-anaknya. Padahal seharusnya dengan bertambahnya umur semakin membuat ia sadar akan jasa-jasa orang tuanya kepada dirinya. Sehingga disebutkan dalam hadits, "Merugilah seseorang, merugilah seseorang, merugilah seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya, salah seorang atau kedua-duanya, tapi tidak bisa masuk surga (dengan itu)." Dalam riwayat lain, "Tapi keduanya tidak bisa memasukkannya ke dalam surga." (HR. Ahmad dan lainnya)

Ayat tentang kewajiban berbuat ihsan kepada orang tua di atas diawali dengan perintah untuk mentahidkan Allah, ikhlas ibadah kepada-Nya, dan istiqamah di atasnya. Seolah menunjukkan, saat Allah perintahkan untuk mentauhidkan-Nya ada di antara hamba yang menyambut dan ada pula yang menentang. Sama juga dengan perintah berbakti kepada orang tua, ada manusia yang berbakti kepada orang tuanya dan ada pula yang malah durhaka.

Juga mengisyaratkan, agar tidak membedakan dan membentukan berbuat ihsan kepada orang tua dengan mentauhidkan Allah. Sesungguhnya berbuat ihsan kepada kedua orang tua itu bagian dari ibadah kepada Allah. Sehingga tidak boleh dalam berbuat ihsan tersebut melanggar nilai-nilai ketauhidan. Walau besar hak orang tua atas anak, tidak boleh mentaati keduanya dalam maksiat kepada Allah. Karena tetaplah nikmat yang orang tua dapatkan itu berasal dari Allah juga.

Bentuk berbuat ihsan kepada orang tua yang diperintahkan dalam ayat tersebut mencakup segala bentuk berbuat baik seperti memenuhi nafkah orang tua, memnuhi kebutuhannya, mentaati perintahnya yang ma'ruf, menghidarkan dari bahaya, mengobatkannya jika sakit, menghiburnya jika sedih, dan memohonkan ampun dan doa untuk kedunya, serta yang lainnya.

Mempersiapkan keturunan yang kuat , baik dalam Iman maupun pengetahuan dunia

Sesudah seorang muslim diperintah berbuat baik kepada orang yang di atasnya dan mengerjakan amal shalih untuk dirinya, janganlah ia lupa terhadap anak keturunanya. Ia juga wajib memperhatikan pendidikan dan pengarahan mereka, agar menjadi orang yang taat kepada Allah Ta'ala. Karena mereka adalah amanat yang harus diarahkan untuk taat kepada Tuhan-Nya.

Dan sesungguhnya di antara balasan baik dari amal shalih mereka adalah diperbaiki keturunan mereka. Baiknya orang tua akan berefek kepada perbaikan anak. Ini juga menjadi pelajaran, dalam melakukan pendidikan kepada anak haruslah orang tua memulai dari menshalihkan diri mereka dengan ilmu dan amal. Di samping supaya bisa menjadi teladan, baiknya anak keturunan juga menjadi balasan bagi dirinya.

Syaikh al-Sa'di berkata dalam menafsirkan ayat di atas, "Sesungguhnya baiknya orang tua dengan ilmu dan amal termasuk sebab yang besar untuk baiknya anak-anak mereka."

Selain itu, berdoa sebagai bagian dari tawakkal kepada Allah dalam usaha tidak boleh dianggap ringan. Karena hati manusia itu berada di antara dua jari dari jemari Allah Ta'ala yang diarahkan kepada Dia kehendaki. Oleh sebab itu, kita dapatkan doa dari para Nabi dan orang-orang shalih untuk keshalihan anak-anak mereka.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim, ada seorang lelaki yang mengadikan tentang anaknya kepada Thalhah bin Musharrif Radhiyallahu 'Anhu, maka Thalhah berkata kepadanya, "Minta tolonglah dalam masalah anakmu dengan ayat,

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." (QS. Al-Ahqaf: 15)

Memperbaharui Taubat
Usia 40 tahun haruslah menjadi titik tolak dan perbaharuan taubat penyesalan seseorang atas dosa-dosa dan kufur nikmat selama hidupnya. Karena pada usia ini benar-benar telah merasakan banyaknya nikmat dan tidak sebandingnya rasa syukur terhadapnya. Maka pengakuan dosa pasti akan mengalir dari orang yang mau merenungkan masa lampaunya, sehingga dari itu lahir penyesalan, tumbuh istighfar dan taubat kepada Allah.

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co