Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, April 24, 2013

Ada dua jenis manusia Tamak

Tamak

Imam Ali ra. pernah berkata, “Ada dua jenis manusia tamak yang tidak akan pernah merasa puas: pemburu ilmu dan pemburu harta.”
Karena ketamakannya, kedua jenis manusia ini selalu ingin dan selalu berusaha untuk terus menambah apa yang telah mereka raih.
Tentu terpuji seorang Muslim yang tamak terhadap ilmu. Muslim seperti ini senantiasa menginginkan derajat yang tinggi di sisi Allah melalui pencariannya terhadap ilmu. Ia sangat sadar akan firman Allah Swt. (yang artinya): Allah mengangkat orang-orang yang beriman dan berilmu di antara kalian beberapa derajat (QS al-Mujadilah [58]: 11).

Itulah yang selalu dilakukan oleh para ulama Islam pada masa lalu, khususnya pada masa kegemilangan Islam di era Kekhilafahan Islam, selama berabad-abad. Begitu tamaknya terhadap ilmu, tanpa mengenal lelah, para ulama dulu tidak jarang menyusuri berbagai negeri, meski mereka sering harus berjalan kaki bermil-mil jaraknya. Wajar jika pada masa itu, ulama yang mumpuni dengan keilmuannya luar biasa banyaknya. 

Sebagian mereka banyak yang menjadi mujtahid dan menguasai banyak cabang ilmu.
Para ulama itu pun selalu memanfaatkan segala kesempatan dan waktu luang untuk mengkaji Islam guna ikut memecahkan problem kehidupan umat manusia. Imam Syafii hanyalah salah satu contohnya.
Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa Imam Syafii pernah bermalam di rumah Imam Malik, gurunya. Saat itu nama Imam Syafii sudah dikenal luas keulamaan dan kesalihannya hingga mengalahkan ketenaran Imam Malik. Penasaran dengan itu, putra Imam Malik mencoba mencari tahu mengapa pamor Imam Syafii nyaris mengalahkan ayahnya, Imam Malik.
Kesempatan pun datang. Saat Imam Syafii bermalam di rumah ayahnya, dan sudah masuk ke peraduannya, diam-diam putra Imam Malik ‘mengintip’ bilik kamar Imam Syafii. Berjam-jam ia mengamati Imam Syafii. Namun, yang ia saksikan hanyalah pemandangan biasa. Imam Syafii hanya tiduran di atas dipannya. Kedua telapak tangannya ia taruh di bawah kepalanya. Lalu pandangan matanya tertuju ke langit-langit kamarnya. Hanya itu yang dilakukan Imam Syafii hingga waktu subuh tiba. Tidak ada yang istimewa. Tidak ada aktivitas membaca/mengkaji kitab atau menulis. Bahkan malam itu tidak ada salat malam yang dilakukan Imam Syafii, sebagaimana yang setiap malam dilakukan oleh Imam Malik, ayahnya. Demikian pikir putra Imam Malik.
Setelah salat subuh, putra Imam Malik menemui ayahnya, dan berkata, “Ayah, saya heran dengan Imam Syafii. Semua orang sepertinya mengagumi keulamaan dan kesalihannya. Ketenaran beliau bahkan sepertinya mengalahkan pamor ayah. Padahal semalaman saya mengamati beliau di kamarnya, tak ada sesuatu yang luar biasa yang beliau lakukan. Bahkan tidak ada salat tahajud seperti yang ayah lakukan setiap malam.”
Mendengar itu, sambil tersenyum Imam Malik menggandeng putranya untuk menemui Imam Syafii. Beliau kemudian bertanya kepada Imam Syafii tentang apa yang dilakukannya semalaman. Imam Syafii menjawab, “Alhamdulillah, semalam, baru saja saya berhasil memecahkan sekaligus meng-istinbâth hukum dalam 15 macam persoalan yang dibutuhkan umat.”
Demikianlah Imam Syafii. Kegiatan keilmuan sepertinya tidak pernah lepas dari setiap napas kehidupan beliau, sekalipun sering menyita waktu tidur dan istirahatnya.
*****
Jika tamak terhadap ilmu sangat terpuji, bagaimana dengan tamak terhadap harta? Tentu tercela. Ketamakan terhadap harta hanya akan menghasilkan sifat buas, laksana serigala yang terus mengejar dan memangsa buruannya, walaupun harta itu bukan haknya. Secara fitrah, manusia memang sangat mencintai harta-kekayaan dan berhasrat keras mendapatkannya sebanyak mungkin dengan segala cara. Allah Swt. berfirman (yang artinya): Katakanlah (Muhammad), “Seandainya kalian menguasai semua perbendaharaan rahmat Tuhan, niscaya perbendaharaan (kekayaan) itu kalian tahan (simpan) karena takut menginfakkannya (mengeluarkannya). Manusia itu memang sangat kikir.” (QS al-Isra’ [17]: 100).
Demikian Allah menggambarkan ketamakan para pencari harta. Kisah tentang Qarun, yang diabadikan dalam al-Quran, hanyalah salah satu contohnya. Bagaimana ketamakan Qarun terhadap harta telah menjadikannya lupa bersyukur kepada Allah, bahkan kufur terhadap-Nya. Akibatnya, Allah membenamkan Qarun bersama seluruh harta yang ia bangga-banggakan ke dalam bumi (QS al-Qashash [28]: 76-81).
Anehnya, ‘Qarun-Qarun’ lain terus bermunculan hingga hari ini. Pada sebagian orang (pada sebagian pejabat dan wakil rakyat, sekadar contoh), sifat ‘qarun’ demikian menonjol. Walau rata-rata mereka sudah kaya-raya, gaji mereka pun sebagai pejabat/wakil rakyat sudah sangat tinggi, korupsi tetap mereka jalani; suap tetap mereka terima; dan cara-cara haram untuk mengeruk kekayaan tetap mereka upayakan. Bahkan keinginan untuk tetap berkuasa—melalui Pemilu atau Pilkada—terus mereka perjuangkan meski harus mengeluarkan dana miliaran rupiah sebagai ‘modal’. Dengan itu, mereka berharap, saat mereka menjadi pejabat atau wakil rakyat, mereka tetap bisa terus menumpuk-numpuk harta-kekayaan; tak peduli halal-haram.
Padahal, sekalipun seseorang kaya-raya, tetap hanya beberapa suap saja makanan yang bisa masuk ke dalam perutnya. Selebihnya, sebesar dan sebanyak apapun hartanya, ia tak akan pernah bisa membawanya saat ia mati dan dimasukkan ke liang lahat.
Karena itu, ada baiknya kita merenungkan kembali petuah Rasulullah saw. Sebagaimana dituturkan Mutharif, ayahnya pernah menemui Rasulullah saw. Saat itu Beliau sedang membaca surah “Alhâkumut-takâtsur”. Beliau kemudian bersabda, “Anak Adam selalu saja berseru, ‘Hartaku! Hartaku!’ Apakah kamu tidak sadar, bahwa hanya tiga hal saja yang menjadi milikmu: (1) apa yang kamu makan sampai habis; (2) apa yang kamu pakai hingga rusak; (3) apa yang kamu sedekahkan dan tetap kekal (dengan mendapat pahala di sisi Allah).” (HR Muslim).

Monday, April 22, 2013

Ayo Move-ON kan diri kita!

Ayo Move –ON kan diri kita!

Move-ON itu artinya bergerak, berpindah dari sebuah situasi ke situasi lainnya.Perpindahan ke arah yang lebih tinggi, berkelas, bermartabat, alias lebih baik.

Minggu kemarin penulis kembali belajar sama Sang Guru Inspirator SuksesMulia Mas Jamil Azzaini selama hampir 6 jam di Surabaya. Melalui tulisan ini kami ingin bagikan apa yang penulis dapatkan dari 6 jam coach  bersama Mas Jamil kepada Anda mengenai  hal-hal penting yang akan membawa  kejaiban dalam kehidupan Anda dan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Are you ready? Sabar tunggu dulu ya…..

Sobat, ingatlah! semua yang ada dalam diri kita dan di sekitar kita berubahnya begitu dinamis dan sangat cepat. Bukankah dalam hidup ini yang pasti adalah ketidakpastian. Dan perubahan itu sebuah keniscayaan.Sekarang ini kondisinya 4C: Critis, Competition, Chalenge, Change. Kalau kita tidak Move ON, kita akan tertinggal, bahkan mungkin dilindas oleh perubahan itu sendiri. Maka dibutuhkan speed and innovation. Tidak ada kemajuan yang bisa anda raih tanpa melakukan perubahan. Move ON diperlukan oleh siapa pun; Anda, saya, dan siapa pun yang ingin keberadaannya di dunia tidak sia-sia.

Sobat, ciri hidup itu adalah berubah dan bertumbuh. Jadi bila kita hanya diam dan tak mau berubah, sesungguhnya kita telah mati. Mungkin secara biologis  kita masih hidup, namun sesungguhnya kehidupan kita telah mati sebelum jasad kita terbujur kaku di dalam bumi. Jangan sampai jadi orang yang telah mati pada usia 30 tahun tetapi jasadnya dikubur pada usia 60 Tahun. Wah itu berarti jadi  mayat hidup broo… Hii ngeriii deh.

Lha tulisan singkat ini akan mengajak kita bagaimana agar kita bisa berhasil mengatasi perubahan dan menjadi jauh lebih baik lagi kehidupan kita, yang tidak hanya bahagia di dunia tetapi juga di akherat.Mas Jamil Azzaini mengemasnya dengan istilah 4-ON.

Apa itu 4-ON ?
  1. Visi-ON : Visi itu sobat, bukan tentang materi tetapi sesuatu yang jangka panjang untuk kehidupan kita setelah dunia(akherat) dan tentunya juga tidak melupakan kehidupan di dunia. Visi hidup kita yang sesungguhnya adalah bahagia di kehidupan abadi, berkumpul dengan para Nabi,para syuhada, para sholihin, para shiddiqin dan orang-orang yang mendapat cinta-Nya. Di dunia ini tugas utama kita adalah mengumpulkan bekal. Dan di dunia ini paling lama mungkin 100 tahun. Namun waktu yang singkat ini sangat menentukan kehidupan kita nanti, bahagia atau sengsara sepanjang masa. Tanpa keraguan sedikit pun, kita harus berusaha memastikan semua yang kita lakukan menjadi bekal untuk kembali ke rumah nenek moyang kita yang sesungguhnya (Nabi Adam dan bunda Hawa) yaitu Surga. Kita bisa lihat dahsyatnya dan pentingnya vision dengan menyimak dan baca kisah M.Al-Fatih Sang Penakluk Konstantinopel di buku ON nya Mas Jamil atau lebih lengkap lagi di bukunya Felix  Y. Siauw , Muhammad Al-Fatih 1453. Tulislah Visi Akherat dan Visi dunia!
  2.  Acti-ON : Vision memberikan arah dan jalan. Action membuktikan bawa kita memang sedang bergerak. Sesuatu yang bergerak akan lebih sehat, segar, dan bermanfaat. Gerak dengan arah yang jelas menjadikan setiap langkah punya makna. Ada dua hal yang harus kita lakukan kaitannya dengan action:
a.       Memahami betul skala prioritas : Sibukkan diri dengan yang sunnah apalagi yang wajib.Sekali-kali mubah cari yg palin bermanfaat,hindari yang makhruh tinggalkan dan campakkan yang haram.
b.      Melakukan Aksi Strategis dengan Tiga Kerja ; Kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Silahkan perdalam dan baca di buku Kubik Leadership tulisan Mas Jamil,Indra dan Mas Farid Poniman. Kerja keras mendatangkan rezeki, kerja cerdas melipatgandakan rezeki, dan kerja ikhlas dimana senantiasa melibatkan Allah SWT akan membuat rezeki jadi berkah.
   3.       Passi-ON : Passion itu bangun cinta apa yang kita lakukan benar-benar asyik atau enjoy dan bertumbuh serta bisa menghasilkan dan dihargai. Dengan passion membuat kita berpeluang besar di kenal ahli di bidang yang kita tekuni. Temukan karpet merah anda segera! Kemudian optimalisasi mesin kecerdasan Anda. Gimana caranya Anda bisa melakukan Tes STIFIn hub kami di 081330447814. Agar kerja kita bernilai ibadah maka pertama harus kita niatkan bekerja sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah. Kedua cara yang dilakukan harus benar tidak melanggar aturan Allah dan Rasul-Nya. Dan ketiga harus enjoy, tulus dan senang. Ingatlah tiga hal itu niat,cara dan passion agar kerja kita bernilai ibadah,penghasilan berlimpah, pahala terus bertambah, dan hidup semakin sukses mulia dan berkah. Subhaanallah!!
      4.       Collaborati-ON : Dibanding sendirian, kolaborasi bisa membuat tenaga kita yang dikeluarkan menjadi berkurang, hasil usaha menjadi berlipat dan berkah melimpah. Ada tiga prinsip dalam collaboration yang pertama dan utama prioritaskan Allah SWT. Pilih partner yang tepat positif,produktif dan kontributif, serta ketiga saling menguntungkan.

Sobat, kalau Anda ingin mengetahui lebih jelas dan perubahan diri Anda menjadi nyata jauh-jauh lebih baik, lebih bermanfaat, lebih bahagia dan lebih berkah. Maka segera ikuti Training ON dan baca bukunya Mas Jamil Azzaini yang terbaru  ON. Segera kontak kami di 081330447814.

Salam Dahsyat dan luar biasa!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah, Thanks God pemegang license Training ON Inspirator SuksesMulia Jamil Azzzaini. www.faqihsyarif.com )

Tuesday, April 16, 2013

Take Action



Take Action !!!!
Kita tidak bisa menuntut orang lain untuk melakukan sesuatu, tetapi kitalah yang memulai sukses dari diri kita. Kalau Anda sudah yakin, jangan ragu bergeraklah, jangan ditunda-tunda sebab penundaan hanya akan menumpuk masalah, menghilangkan gairah, melemaskan tubuh kita dan akhirnya nervous, jiwa kalah tanpa hasil apa-apa. Capek deh !!!!!( Faqih Syarif,Rumah Inspirasi 2013)

Sobat, ingatlah selalu bahwa syetan senantiasa membuat kita ragu-ragu/was-was dan membuat kita takut melakukan apa yang sudah kita putuskan dalam proposal hidup kita, demi masa depan kita yang cerah. “Bisa apa nggak ya!”, aduh takut gagal aku” ihhh Ngerii…!” Begitulah bayangan sebelum Anda melakukan apa yang Anda takutkan. Namun yakinlah, bismillah begitu kaki mulai dilangkahkan hilang sudah keraguan, lenyap sudah kebimbangan, musnah sudah kabut dari pandangan. Barat kapal perangmu, itulah yang dilakukan Jenderal Thoriq bin Ziyad ketika selesai menyeberangi selat Gibraltar. Bakarlah masa lalumu, kalau Anda ingin maju. Eksekusi dirimu jangan menggantungkan langkahmu. Meratapi masa lalu tidak akan mengubah hidup kita. Yakinlah Allah bersama kita.

Allah SWT berfirman dalam QS  Al Hujurat ayat 15 :   
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.(TQS. Al-HUjuraat:15).

Sobat, dalam setiap pertemuan dengan para santri, para mahasiswa, peserta mentor, saya sering mengingatkan dengan mengangkat tiga jari kemudian jari telunjuk artinya mereka sudah paham setiap 3 bulan usahakan ada 1 prestasi yang menjadi komitmen mereka syaratnya juga tiga: Allah Ridho,Kedua orang tua bangga punya anak seperti mereka, dan bermanfaat bagi sesama.Insya Allah dengan kebiasaan menciptakan prestasi semacam itu kita akan mengalami perubahan yang luar biasa.

Sobat, jika Anda sudah yakin, jangan ragu-ragu untuk bergerak, jangan ditunda-tunda sebab penundaan hanya akan menumpuk masalah, menghilangkan gairah, melemaskan tubuh kita dan akhirnya nervous, jiwa kalah tanpa hasil apa-apa. Capek deh !!!!!

Sobat, berani mengeksekusi diri adalah tanda kekuatan iman, cermin kesadaran akan masa depan, bukti keperwiraan dan ekspresi kepahlawanan.Bukankah para ksatria,para hero adalah orang yang ambil peran ketika orang lain masih kebingungan.

Sahabat nabi Thalhah bin Ubaidillah. Saat memperoleh harta berlimpah hingga tujuh ratus ribu dirham, ia gelisah tak karuan dan tidak bisa tidur semalaman padahal berasal dari sesuatu yang diperoleh dengan cara halal sementara para koruptor di negeri ini malah bisa tidur pulas dan berwisata dan main golf dengan penguasa. Isterinya , ummi kultsum binti Abu Bakar pun menenagkan suaminya untuk menyelamatkan hartanya dengan berderma/bersedekah. “Jangan sedih wahai suamiku Abu Muhammad. Bangunlah dan bagi-bagikan uang itu ke rumah-rumah orang muhajirin dan orang-orang Anshar yang membutuhkan pertolongan.” Begitu besar dukungan isteri yang shalihah. Maka ketika hari masih cukup pagi, Thalhah bin Ubaidillah telah membagikan semua uang yang di dapatnya itu, tidak ada satu dirham pun yang tersisa. Subhaanallah!!!

Maka kalau Anda bingung dengan banyaknya harta, segera rencanakan untuk dibelanjakan di jalan Allah agar tidak keburu habis.Investasikan harta di dunia untuk meningkatkan kekayaan dan investasikan harta untuk akherat agar jiwa lega karena ada harapan dan kerinduan.

Sobat kemudahan itu rumusnya adalah Taqwa + sedekah + Baik sangka pada Allah SWT.
Silahkan Simak dan baca QS Al-lail ayat 5-10. Jika kita punya kesulitan, Siapa org yg mau memberi /sedekah dan menjaga dirinya dengan(bertaqwa)....dan kemudian dia membenarkan janji Allah! maka Allah akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.Sebaliknya orang-orang yg pelit dan merasa cukup, merasa enggak penting sama janji Allah, enggak penting sama pertolongan Allah, lalu ....Lalu ia mendustakan ayat-ayat Allah SWT justru Allah akan menggiringnya dalam kesulitan. Semoga Kita bisa ambil hikmah dan pelajaran dari QS Al-lail 5-10.Salam dahsyat dan luar biasa!
        
        Sobat, persoalan besar yang sering menghantui bukan bagaimana memutuskan tetapi adalah kapan dan bagaimana untuk mengeksekusi, melaksanakan keputusan itu. Takut khan? Betul takut? Dan rasa takut itu timbul karena ketidaktahuan, kurangnya persiapan, tiadanya harapan, dan tipisnya keyakinan. Kaidah-kaidah berikut ini merupakan senjata yang cukup ampuh agar kita lebih percaya diri sehingga berani melakukan eksekusi diri dengan sepenuh hati. Kaidah ini merupakan tuntutan aplikatif sehingga kita lebih aktif dan produktif.1.        
        
        Senjata pertama, dahulukan kepentingan yang sudah pasti atas kepentingan yang masih diragukan.
2.       Senjata kedua, dahulukan kepentingan yang besar atas kepentinga yang kecil.
3.       Senjata ketiga, dahulukan kepentingan sosial atas kepentingan individual.
4.       Senjata keempat, dahulukan kepentingan yang banyak atas kepentingan yang sedikit.
5.       Senjata kelima, dahulukan kepentingan yang berkesinambungan atas kepentingan yang sesaat dan sementara, serta dahulukan kepentingan jangka panjang yang kuat atas kepentingan kekinian yang lemah.
6.       Senjata keenam, dahulukan kepentingan yang inti dan fundamental atas kepentingan yang formalitas dan tidak penting.

Bismillah, dengan berbekal senjata ampuh ini sebenarnya tidak ada dalih lagi untuk menunda-nunda eksekusi diri. Kita tidak bisa menuntut orang lain untuk melakukan sesuatu, tetapi kitalah yang memulai sukses dari diri kita. Ayo bergeraklah! Take Action!!!!

Salam Dahsyat dan Luar biasa!

(Spiritual motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al-Quwwah ar ruhiyah dan Thanks God  www.faqihsyarif.com )

Saturday, April 13, 2013

Jadikan Aku Sebagai Pembawa Berkah dimanapun Aku berada

Jadikan Aku Sebagai Pembawa Berkah Dimanapun Aku Berada

Telah bercerita kepada kami Abu Khaitsamah, ia berkata: Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Yazid bin Hunais, ia berkata: Aku mendengar Wahib bin al-Ward bin Abu al-Ward, mantan budak (maula) Bani Makhzum berkata:

“Seorang ulama bertemu dengan seorang ulama yang lebih tinggi ilmunya. Lalu, ia berkata: ‘Yarhamukallah, semoga Allah merahmatimu. Mana di antara amalku yang perlu aku sembunyikan?’ Ulama—yang lebih tinggi ilmunya—itu menjawab: ‘Amal sehingga orang mengira kamu bahwa kamu tidak melakukan kebaikan apapun selain melaksanakan perkara-perkara wajib.’ Ia berkata lagi: ‘Yarhamukallah, semoga Allah merahmatimu. Mana di antara amalku yang perlu aku tampakkan?’ Ulama—yang lebih tinggi ilmunya—itu menjawab: ‘Aktivitas amar makruf nahyi munkar, mengajak orang berbuat baik dan mencegah orang berbuat munkar. Sebab, itu—merupakan tujuan—agama Allah, yang karenanya Allah mengutus para Nabi untuk menyampaikan hal itu kepada para hamba-Nya. Sungguh para fuqaha (para ahli fiqih) telah bersepakat atas sabda Rasulullah SAW: ‘Jadikan aku sebagai pembawa berkah dimanapun aku berada.’ Ia berkata: ‘Apa berkah yang dimaksudkannya itu?’ Ulama—yang lebih tinggi ilmunya—itu menjawab: ‘Aktivitas amar makruf nahyi munkar, mengajak orang berbuat baik dan mencegah orang berbuat munkar, dimanapun berada’.”

Saturday, April 6, 2013

Catatan Perjalanan dakwah di hongkong (3)


Catatan perjalanan dakwah di hongkong (3)

Prestasi tertinggibukanlah di mata manusia, melainkan di mata Allah SWT. Ketika seseorang bekerjaberorientasi prestasi di mata Allah SWT, niscaya apa yang dilakukannya akanmendapatkan keuntungan dunia dan akherat.(Faqih Syarif, 2013)

Tanggal31 maret 2013 Malam setelah sholat Isya’kami di ajak makan malam oleh panitiadi Warung Malang Dragon Rise BuildingHongkong yang ramai sekali pengunjungnya dan rata-rata orang Indonesiakebanyakan yang makan di sana, karena terjamin kehalalannya, sebuah restoranyang pemiliknya ternyata orang Indonesia asli jombang dan telah menjadi warga Negarahongkong dan tinggal di sana sejak tahun 1965. Melihat kami dari Indonesiapemiliknya ngajak ngomong-ngomong dan dan sharing saking asyiknya ngobrol tanpaterasa sampai warung sudah tutup. Sambil menikmati sate ayam dan sate kambingyayang enak dan empuk. Aba.H.M.Nur Ali bercerita tentang pengalaman dan bagaimanamengawali bisnisnya di hongkong. Sungguh sebuah pelajaran dan hikmah yangberharga yang saya dapatkan dari pertemuan kami dengan beliau HM Nur Alipemilik Warung Malang di Dragon Rise Building Hongkong.

Sobat, Salah satu kunci sukseskeberhasilan bisnis Abah HM Nur ALI Hongkong adalah kerja keras dan keuletandan punya kebiasaan berbagi/ bersedekah kepada sesama. Beliau bekerja tidakhanya berorientasi untuk kehidupan dunia namun juga kehidupan akherat.Kadangkala, kita sering terjebak dengan ambisi untuk meraih prestasi, jabatan,kekayaan duniawi, sampai melupakan nilai-nilai spiritualitas dan keimanan kitadan tujuan jangka panjang kehidupan. Kita lupa akan adanya derajat prestasisesungguhnya, yaitu di mata Allah SWT. Padahal prestasi di mata Allah adalahprestasi tertinggi yang melebihi segala-galanya.  Apalah artinya sebuah prestasi di matamanusia, yang hanya akan menapatkan keuntungan di dunia semata yang waktunyahanya sesaat. Padahal prestasi tertinggi bukanlah di mata manusia, melainkan dimata Allah SWT. Ketika seseorang bekerja berorientasi prestasi di mata AllahSWT, niscaya apa yang dilakukannya akan mendapatkan keuntungan dunia danakherat.

Sobat, bertindak dan berikhtiarlahir saja belumlah cukup. Justru tidak kalah pentingnya adalah melakukanikhtiar bathin agar mendapatkan persetujuan Allah SWT. Kalau kita ingindiberikan keberhasilan dalam mencapai tujuan masa depan yang sudah kitatetapkan, hendaknya memantaskan diri kita mendapatkan persetujuan-Nya denganmemenuhi syariat-Nya. Karena semua keberhasilan itu hanya akan terjadi atas persetujuan-Nya.Bukankah agamamengajarkan bahwa supaya rezeki bertambah: berbanyaklah sedekah, sholat dhuha,sholat tahajut, perbanyak istighfar dan dzikrullah. Jangan lupa syukuri apaadanya yang Allah berikan dan lakukan semuanya itu dengan kesabaran itulahpesan Aba HM Nur Ali. Terimakasih juga atas sate ayam dan sate kambingya yang enak dan empuk buatanAba.H.M.Nur Ali Semoga lain kali bisa kembali road dakwah di hongkong.

Thankskepada Bu Murtiah dan temen-temen Kediri peduli Hongkong, Ust. FatihuddinPimred Majalah Peduli Umat yang membantu pelaksanaan road dakwah di Hongkong, denganpenuh semangat pantang menyerah menyiapkan semuanya lebih-lebih yg di Tsim ShaShui yg dihadiri sekitar 700 org BMI  dari pagi hingga sore karena duasessi.Jazakumullah Khairan Katsiiraa.Tetaplah Istiqomah berdakwah dan berjuangdi jalan-Nya ! Allahu Akbar!

Sobat, tempatkan tujuan masa depanuntuk menggapai rahmat Allah, kemudian lakukan segala sesuatunya ikhlas karenaAllah. Karena semua keinginan atau cita-cita selain kepada Allah itu akansia-sia dan rugi. Bagaimanapun juga kita akan kembali kepada-Nya, mari menyongsongmasa depan yang lebih cerah yang dinaungi dengan rahmat Allah SWT.

Salam dahsyat dan luar biasa!
(Spiritual Motivator - N. Faqih Syarif H Penulis Buku Al Quwwah Ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas, Thanks God Menebar rahmat meraih nikmat. www.faqihsyarif.com )

Wednesday, April 3, 2013

Catatan Perjalanan Dakwah di Hongkong(2)


Catatan perjalanan Dakwah di Hongkong (2)
“Dirimu hari ini adalah buah pikiranmu kemarin, dan pikiranmu hari ini akan membawamu ke masa depan. Seberat apa pun tekanan yang Anda alami, jangan lepaskan antusiasme.” (Faqih Syarif,Hongkong 2013)

Sobat, Antusiasme dan mental positiflah yang membuat teman-teman panitia Pengajian Peduli Kediri Hongkong karena hanya dengan sekitar 5 orang aja mereka bekerja keras mengkoordinir pelaksanaan Pengajian di Victory Park dan Masjid Tsim Sha Tsui saat mereka hanya punya waktu libur sabtu atau minggu aja, karena waktu liburnya panitia tidak sama mereka harus berbagi waktu, bahkan acara ini sempat digagalkan karena persoalan teknis tempat yaitu masjid yang akan dipakai kegiatan dicancel oleh salah satu ORMAS yang merasa paling berhak memakainya padahal sudah dibooking duluan oleh panitia inilah juga menjadi potret umat Islam yang fanatisme golongan dan arogansi mayoritas padahal BMI-BMI kita telah banyak diserang oleh gerakan kristenisasi mereka justru tidak mengayomi dan memberi tempat para BMI untuk melakukan Kajian Keislaman.Semangat Panitia tidak pupus bahkan pantang menyerah mereka telah membuktikan bahwa segala sesuatu adalah mungkin bagi mereka yang percaya.Bahkan kami pun juga ikut membantu mempersiapkan dan beli sound System untuk kegiatan besoknya, Alhamdulillah kegiatan akhirnya terlaksana dengan baik sekalipun tempatnya bergeser ke taman sebelah masjid dan terbuka di alam bebas dihadiri sekitar 700 BMI atau TKI di hongkong. Subhaanallah!

Sobat, pelajaran yang bisa kita ambil dari mereka adalah Antusiasme dan mental positif. Yakinlah dengan keyakinanmu dan ragukan keraguanmu. Antusiasme berhubungan dengan ABC: Attitude, Believe,Conviction ( Sikap, Keyakinan, Pendirian).
Attitude (Sikap). Inilah yang membuat antusiasme kita tidak pernah luntur, meskipun menghadapi banyak tantangan dan ujian. Sikap positif akan menentukan hidup yang positif, demikian pula sebaliknya. Hati-hati dengan sikap Anda. Ia menyimpan energy  besar yang akan menentukan hidup Anda. Jika ingin Anda selalu antusias dalam hidup, jangan pernah bersikap buruk atau negatif.
Believe (keyakinan). Keyakinan kita terhadap pekerjaan kita menunjukkan antusias kita. Jika Anda bekerja namun Anda sendiri tidak yakin maka tinggal menunggu waktu saja Anda berhenti. Keyakinan Anda menentukan masa depan Anda. Antusiasme Anda juga harus didukung oleh keyakinan yang besar. Orang-orang yang memiliki antusias tinggi adalah yang memiliki keyakinan di atas rata-rata.
Conviction (Pendirian). Anda tergantung pendirian Anda. Ada banyak orang yang mudah goyah saat menghadapi masalah. Disinilah pentingnya memiliki pendirian yang kuat dalam hidup ini selama itu sesuai dengan aturan Allah dan Rasul-Nya.

Ahad, pagi 31 Maret 2013  kami meluncur dari apartemen menuju tempat acara di daerah Tsim shat sui dengan Taxi melewati lorong  jalan yang berada di bawah permukaan laut setengah jam kemudian nyampek di tempat karena masih pagi, kami langsung mempersiapkan tempat acara karena nantinya ada dua sessi yaitu jam 10.00 untuk sessi 1 kemudian jam 14.00 untuk sessi 2. Karena panitia hanya 5 Orang kemudian kami menunjuk salah satu peserta sebagai MC, dan Membaca Al-Qur-an. Dan Alhamdulillah akhirnya acara bisa berjalan lancar dan sukses sekitar 700 orang yang hadir dengan penuh antusias sekalipun duduk beralaskan plastik. Subhaanallah!

Pelajaran yang bisa kita ambil adalah,kami mengajarkan kepada mereka(panitia)  untuk tingkatkan terus kemampuan kita dalam membangun hubungan antar pribadi (Social skill). Kemampuan membangun jaringan(networking), bermitra, rekan kerja, dan menciptakan kenyamanan ketika bersama orang lain. Kepandaian kita dalam membangun hubungan antarpribadi akan meningkatkan kecerdasan emosi.
Sobat, berikut ini Tips membangun social skill guna mencapai keberhasilan mengembangkan kecerdasan emosi:

  1.  Kembangkan sikap kerja sama yang baik dengan orang lain.
  2. Membangun hubungan yang luas dengan banyak orang.
  3. Senang berbagi informasi, ilmu pengetahuan, kebaikan, maupun bantuan lainnya.
  4. Selalu mengembangkan sikap positif dengan membantu rekan di sekitar Anda untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
  5. Berempati dan memahami perasaan,pikiran, dan kepentingan orang lain.
  6. Bersimpati dan memiliki kepedulian membantu kesulitan orang lain.
  7. Memberi jalan dan membantu orang lain mencapai tujuannya.
  8. Ungkapkan apresiasi atau penghargaan Anda pada keberhasilan orang lain.

Sobat, kepemimpinan yang sukses selalu butuh social skill yang efektif untuk melakukan perubahan, mempersuasi anak buah, dan mengetahui cara yang tepat dan efektif dalam berinteraksi dengan orang lain.
Teruslah belajar mengembangkan diri dalam kecerdasan emosi melalui membaca buku, membaca artikel, mengikuti tulisan di blog,twitter yang produktif dan menginspirasi, menghadiri kajian,seminar dan training-training yang berhibungan dengan kecedasan emosi dan pengembangan diri. Termasuk juga dalam berorganisasi seperti komunitas TKI di hongkong mereka berlatih,berkoordinasi dan berinteraksi dengan orang lain adalah bagian dari proses pembelajaran. Jadilah Manusia Pembelajar!
Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis buku Thanks God , Tsim Shat Tsui Hongkong, 31Maret 2013)  

Tuesday, April 2, 2013

Catatan perjalanan dakwah di Hongkong.



Catatan perjalanan dakwah di Hongkong.(1)
Sobat, engkau akan dikenal dengan karyamu.Engkau dikenang dengan prestasi gemilangmu.Engkau akan memiliki amal jariyah dengan rintisan amal jariyah yang kau tunjukkan.

Tepat waktu 14.00 waktu hongkong, kami mendarat bandara di Hongkong Internasional untuk memulai lawatan dalam rangka road dakwah di negerinya jaky chan, di mana ada sekitar 200 ribu TKI kita mengadu nasib menjadi pembantu rumah tangga di negeri bekas jajahan Inggris yang sekarang dikembalikan ke China. Sampai di Bandara kami dibuat terkejut akan besarnya dan luasnya bandara hongkong perkiraan saya 10 kali dari bandara juanda dengan berjibun pesawat dari berbagai maskapai Negara-negara di dunia termasuk Garuda Indonesia. Jumlah Gatenya lebih dari 100 pintu di mana juanda hanya sekitar 10 gate, dengan fasilitas yang canggih sarat dengan IT, serta kereta api cepat yang menghubungkan dari bandara ke kota-kota  besar di hongkong. Sebuah kereta api yang bersih dan indah di mana pemerintah hongkong  memberikan pelayanan kendaraan umum yang murah bagi rakyatnya seperti kereta api cepat yang berada di terowongan yang membelah gunung dan di bawah permukaan laut. Masyarakatnya gila kerja dan memiliki disiplin diri serta benar-benar menghargai waktu. Memang bagi mereka “time is money” sehingga kalau berjalanpun mereka seperti berlari-lari kecil dengan cepat sementara di Indonesia nyantai banget. Kalau lampu merahpun mereka berhenti dan disiplin berada di jalur khusus, Kalau khusus pejalan kaki ya pejalan kaki, bagi penyandang cacat mereka juga membuatkan fasilitas yang sesuai untuk mereka ketika beraktivitas.

Sisi positif apa yang bisa kita ambil adalah disiplin diri dan benar-benar menghargai waktu. Bagi kita seorang muslim, deadline waktu kita untuk menggugah jiwa ini dengan melahirkan karya gemilang bagi sesama. Jika engkau di sore hari, jangan menunggu pagi harinya.Jika engkau berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Biasakan selalu untuk mendeadline waktu kita. Jangan sampai kita kehilangan momentum. Jangan sampai waktu berlalu tanpa prestasi yang bemutu.Tanpa amal yang di bawa. Tanpa warisan kebaikan yang ditinggalkan. Alhamdulillah deadline itulah yang memicu dan memacu diri untuk berprestasi. Jangan sampai mati tanpa meninggalkan jejak-jejak sejarah dalam hidup kita. Umar bin Khattab pernah memberikan nasehat,”Kalau aku tidur siang hari, berarti aku menyia-nyiakan hak-hak rakyatku, kalau aku tidur di malam hari, berarti aku menyia-nyiakan hak-hak Tuhanku.”

Di pintu keluar bandara telah menunggu dua Ibu yaitu BU Mur dan Mak Nem yang udah lebih sepuluh tahun di hongkong. Merekalah yang membuat salah satu komunitas TKI yang tiap minggu membuat majelis Taklim dan tiap bulan membuat Majalah setebal 22 hal Peduli Umat melalui Kediri Peduli. Melihat semangat dan wajah yang tersenyum menyambut kami seakan kepedihan dan kegalauan yang mereka alami selama ini di hongkong telah mereka lupakan. Kemudian kami menuju ke tempat Kereta Api cepat yang akan membawa kami melewati lorong di bawah gunung dan bawah permukaan laut serta melihat panorama pantai yang bersih tanpa sampah berserakan menandakan masyarakat dan pemerintah di sana sangat memperhatikan kebersihan lingkungan dan bangunan-bangunan megah di hongkong.

Sepanjang perjalanan kami bertanya bagaimana awal mula bisa sampai ke Hongkong,memang sebagian besar karena himpitan dan persoalan ekonomi di daerah mereka yang membuat nekat meninggalkan Indonesia sebagai PRT, dari cerita mereka banyak diantara TKI di hongkong yang bekerja sebagai PRT, Penjaga Anak-anak majikan mengantar sekolah, memandikan, membuat makanan mereka serta menjemput dan mengantar mereka les,renang,dsb. Bahkan ada yang sebagai Penjaga Anjing memberi makan, memandikan dan mengajak jalan-jalan Anjing majikannya. Untuk sholat pun banyak di antara mereka yang sembunyi-sembunyi sebab ada yang ketahuan dia dipecat, bahkan sampai Ada yang melaksanakan sholat di toilet. Mendengar itu semua rasa miris dan prihatin yang dalam ada banyak TKI di negerinya Jaky Chan sekitar 200 ribu mengalami semacam ini memang sih ndak semuanya, seakan bangsa ini disamakan dengan Anjing, memang mereka gajinya lebih tinggi dibandingkan dengan TKI kita yang di Timur tengah, sementara malah pemerintah di Indonesia malah bangga mengekspor rakyatnya untuk jadi jongos di Negara lain  dan mengambil serta mengeruk devisa dari rakyatnya dan sangat minim terhadap penjagaan, pengayoman dan perlindungan terhadap warga negaranya. Penulis pernah di ceritai oleh seorang driver dari ASTRA Rent A Car yang barusan mengantarkan salah satu warga Negara perancis yang bekerja sebagai tenaga ahli di Paiton dengan di damping oleh staf konjen Perancis di Surabaya. Beliau menceritakan bahwa staf konjen itu sampai harus memastikan ke kapolres dan kapolsek setempat di mana nanti warga negaranya tinggal di Probolinggo Indonesia itu aman dan jalan yang menuju tempat warganya tinggal sampai-sampai dia survey apakah rawan kecelakaan atau tidak? Bagaimana dengan penguasa negeri si komo ini apakah sangat peduli dan cinta terhadap rakyatnya? Baik yamg lagi di dalam negeri atau di luar negeri? ………..

Hikmah yang bisa kita ambil dari kedua Ibu ini adalah Semangat mereka untuk tetap berjuang dan menjaga agar terus menjaga Aqidah dengan mengajak teman-teman sesama TKI untuk melakukan Kajian Keislaman dan saling membantu sesama mereka. Sebab banyak di antara TKI kita di sana yang tersesat dengan keglamora, kemewahan gaya hidup yang bebas  bahkan melakukan pergaulan bebas dan pelaku Lesbi banyak juga yang dari Indonesia. Astaghfirullah!!! Semangat ibu-ibu komunitas muslim hongkong untuk berjuang di jalan Allah di negeri seberang itulah yang patut diacungi jempol dan jadi pelajaran yang berharga bagi kita.

Senyum mereka dan semangat mereka menyiapkan kajian dan menyebarkan majalah ke temen-temen mereka sesama TKI menandakan pesan  Hadapi hidup ini dengan senyuman. Sebab apa pun masalah yang menghampiri baik suka maupun duka di hati, itu sesuatu yang pasti. Tak da orang yang sedih terus-menerus. Dan tak ada juga orang yang gembira terus-menerus. Semua itu tentu ada batasnya. Maka kalau kita sedang bergembira, tetaplah mengingat Allah, agar Allah mengingat kita di kala berduka. Orang yang bahagia, akan selalu gembira kala menjalani hidup ini apa adanya, ridho terhadap segala ketentuan Allah. Menghadapi tantangan dengan full senyuman dan semakin dekat dengan Allah serta jauhi perbuatan maksiat.

Bergembiralah dengan nikmat hidayah yang begitu mahal harganya. Bersyukurlah kepada Allah dengan iman yang tetap menyala di dalam dada dan berbahagialah dengan anugerah istiqomah yang kita punya. Kegembiraan sesungguhnya adalah ketika jiwa selalu tersandar kepada pemilik dan pencipta alam semesta yaitu Allah SWT. Karena kegembiraan itu adalah saat yang dipinjamkan-Nya untuk kita isi dan nikmati semestinya. Itulah salah satu materi kajian keislaman yang saya sampaikan di Victory Park sebuah taman yang luas tempat berkumpulnya  orang-orang dengan berbagai aktivitas olahraga, jalan-jalan, senam bahkan kemaksiatan, tapi justru kita berani melakukan pengajian di tengah itu semua dengan duduk melingkar ada sekitar 50-an Kemudian saya tutup dengan Visualisasi dan Renungan Kekuatan Syukur banyak diantara mereka yang menangis tersedu-sedu mengingat begitu banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada kita tapi kita malah melupakan bahkan mengkufuri nikmat-Nya.

Carilah kebahagianmu dengan memperbaiki lingkunganmu dan jadikan dirimu asset kebaikkan di lingkunganmu.Engkau akan dikenal dengan karyamu.Engkau dikenang dengan prestasi gemilangmu.Engkau akan memiliki amal jariyah dengan rintisan amal jariyah yang kau tunjukkan. Komunitas Muslim TKI hongkong telah melakukan itu dengan susah payah membentuk majelis taklim di negeri orang. bagaimana dengan kita?

Ok cukup dulu ya,  sabar ya,nantikan tulisan selanjutnya, ini baru seri pertama lho ….
Salam Dahsyat dan Luar biasa! ( Victory Park Hongkong 30 maret 2013 – N.Faqih Syarif H Spiritual Motivator www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co