Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, March 13, 2013

Say NO to Penundaan !


Say NO to Penundaan!
Penundaan adalah kebiasaan yang berbahaya;penundaan akan menghambat pengembangan diri Anda.Penundaan adalah cara termudah untuk menghentikan kemajuan Anda dan akan menjauhkan diri Anda dari cita-cita dan impian Anda. Jangan biarkan diri Anda membuat alasan-alasan untuk tidak mengambil tindakan sekarang. (N.Faqih Syarif H,2013)

Sobat, ingatlah bahwa penundaan itu berujung pada kecemasan. Ini akan membuat kita berkutat pada masa lalu, padahal untuk meraih sukses, kita perlu menutup celah antara posisi kita sekarang dan masa depan kita. Membatalkan sesuatu atau terburu-buru mengejar tenggat waktu di menit-menit terakhir hanya akan meningkatkan kegelisahan dan kecemasan kita sehingga meningkatkan stress diri kita.

Sobat,ingatlah penundaan adalah salah satu perampok waktu kita, bukankah waktu memiliki Ciri-ciri ; Waktu tidak bisa disewa, dipinjam, atau dibeli, Waktu tidak berubah, Waktu tidak bisa disimpan dan dikumpulkan,Waktu tidak ada penggantinya, kalau sudah lewatlah sudah tidak bisa diputar kembali seperti dalam sinteron lorong waktu. Sehingga disinilah pentingnya kita memahami prioritas amal ;Wajib laksanakan, Sunah upayakan, Mubah - lakukan yang paling bermanfaat, Makruh hindarkan, Haram tinggalkan.

Sobat, Penyakit utama orang adalah menunda-nunda aktivitas.Kalau itu yang kita lakukan akan membuat aktivitas itu batal dilaksanakan, kalau  toh bisa dilaksanakan aktivitas itu, bisa dilakukan tetapi tidak optimal, hal lain yang sebenarnya dapat dilakukan jadi terabaikan,              ” Kenapa ya di usia kita sekarang ini kita Cuma bisa jadi seperti ini …..”, Orang yang melakukannya akan semakin merasa beban yang dipikulnya bertambah berat. Itulah sobat, beberapa kerugian jika kita melakukan penundaan.

Sobat, berikut ini tips mengatasi penundaan :

  1. Hindari “thulul amal” (= panjang angan-angan) : Jangan merasa masih akan hidup lama pada waktu mendatang, padahal realitasnya, kematian selalu siap menjemput kita. “Jika engkau berdiri dalam shalatmu, maka lakukanlah shalat sebagai shalat seseorang yang akan meninggal!” (HR. Ahmad)
  2. Hindari lebih percaya dugaan daripada realitas : Percaya Diri (PD) itu bagus, tapi jangan lantas menunda-nunda, siapa tahu kondisi eksternal berubah tiba-tiba. “Shadaqah apa yang terbesar pahalanya?” Rasul: “Shadaqah saat kau masih sehat, suka harta, takut miskin dan masih ingin kaya.  Dan jangan tunda hingga nyawa di tenggorokan, dan kau baru berkata ‘untuk si fulan sekian, dan untuk si anu sekian’ padahal harta itu sudah hak ahli warisnya”(HR. Bukhari & Muslim) 
  3. Hindari menjadikan orang lain sebagai tolok ukur negatif . “Alhamdulillah, si anu juga belum ngerjain tugas … “ Tiap-tiap manusia bertanggungjawab dengan apa yang dikerjakannya. (Qs. 52:21).  Harusnya : “Orang lain aktivis dakwah, tapi juga cum-laude, kenapa saya tidak?” Orang lain bisa “gaul” tapi juga menjauhi maksiat, kenapa saya tidak?”
  4. Hindari “Wah lagi malas nih …” Cara termudah: paksakan diri melawan malas.Banyak berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang menggoda dengan bentuk rasa malas. “Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kegelisahan dan kesusahan,dari sifat lemah dan malas, dari sifat pengecut dan bakhil,dari dari bergelimang hutang dan dikuasai orang lain”
  5. Penundaan sangat mungkin karena ketidaktahuan tentang apa yang harus dikerjakan.Jadinya …. melamun saja …. Rasulullah telah memberi contoh, agar setiap aktivitas penggunaan waktu direncanakan dengan seksama. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (Qs. 94:7).Rencanakan jauh ke depan … sampai akherat !!! 
  6. Jangan melebihi kapasitas diri sendiri . Kita sehari sama-sama dibekali 24 jam!Skala prioritas tolok ukurnya jelas: hukum syara’. Aktivitas utama adalah yang fardhu, baru yang mandub (sunnah), baru yang mubah.Pengalaman, banyak aktivitas yang la yamutu(tidak bermutu), misalnya nonton TV banyak-banyak. “Di antara baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan apapun yang tidak berguna baginya” (HR Turmudzi) 
  7. Segera buat komitmen untuk melakukan hal-hal yang telah Anda tunda. Secara realisitis, jadwalkan aktivitas yang harus Anda lakukan ke dalam buku harian atau yang lebih baik lagi, kerjakan sekarang juga satu dari daftar Anda. Visualisasikan target Anda secara utuh dan gunakan afirmasi. Lihat kembali target Anda. Ingatlah bahwa target-target tersebut harus realitis dan dapat dicapai.
  8. Hadiahi diri Anda sendiri. Gunakan cara ini untuk menjaga agar Anda tetap termotivasi dan menghindarkan diri Anda jatuh ke dalam godaan menunda-nunda.

Sobat, Pertahankan suatu sikap positif untuk mengelola perubahan. Antusiasme yang berkobar, didukung dengan pertimbangan cerdas dan ketekunan, adalah hal-hal yang akan mengantarkan pada gerbang kesuksesan. Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah Ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas, Penulis buku Thanks God Menebar Rahmat dan Meraih nikmat. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co