Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, January 15, 2013

Didiklah dan berbuatlah lebih banyak maka hidup kita pun jadi mulia!

Didiklah dan berbuatlah lebih banyak maka hidup kita pun jadi mulia! Jika kita menyibukkan diri dengan segala bentuk kekurangan, maka kita juga akan membangun medan resonansi yang penuh kekurangan. Sebaliknya, jika kita menyibukkan diri dengan keadaan yang serba kelebihan, maka kita juga akan membangun sebuah medan resonansi yang penuh dengan kelimpahan. ( Law of Resonance ) Sobat, salah satu kunci sukses di bidang apa pun disebabkan karena mereka-mereka mengajar dan mendidik lebih banyak orang. Misalnya banyak penulis buku di gramedia pustaka utama adalah trainer yang memiliki usaha pelatihan manajemen atau motivasi dan pengembangan diri. Itulah sebabnya dengan mengajar lebih banyak orang, seorang penulis akan mencapai kesuksesan. Tentu saja ini juga akan membawa dampak terhadap perusahaan di mana ia bergabung. Robert T. Kiyosaki menjadi sukses karena mengajarkan kemadirian financial kepada lebih banyak orang. Demikian juga Tung Desem Waringin. Jamil Azzaini, Mario Teguh, Gede Prama menjadi sukses karena mereka-mereka mengajarkan lebih banyak kearifan dan memotivasi lebih banyak orang di Indonesia. Dik Doang dengan Kandang Jurangnya juga memiliki misi mengajar lebih banyak anak-anak Indonesia untuk mengenal lingkungan hidup. Sobat, mengerjakan lebih banyak dan mengajarkan lebih banyak sebenarnya dituntut pada setiap insan di negeri ini, baik penjual,guru,dosen,mahasiswa,pegawai,polisi, tentara, editor,penerbit dan siapapun yang peduli dengan keadaan bangsa Indonesia. Mengerjakan lebih banyak, sebenarnya bisa dikerjakan siapa saja dan hasilnya secara kumulatif akan sangat luar biasa. Mengerjakan lebih banyak harus dimulai ketika pagi hari dan tidak boleh dilakukan menjelang jam pulang kantor sehingga kantor terpaksa membayar lembur yang tidak perlu. Sobat,bagi makhluk Allah yang menyadari bahwa hidup ini hanya sebentar dan di dunia ini adalah sawah ladangnya akherat tentu di sisa hidup ini kita berusaha memberikan prestasi yang terbaik yang menjadikan Allah Ridho dan layak menolong kita. Dalam Law of Resonance disebutkan Jika kita menyibukkan diri dengan segala bentuk kekurangan, maka kita juga akan membangun medan resonansi yang penuh kekurangan. Sebaliknya, jika kita menyibukkan diri dengan keadaan yang serba kelebihan, maka kita juga akan membangun sebuah medan resonansi yang penuh dengan kelimpahan. Prof. Zig Ziglar mengatakan, bilamana kita mengerjakan lebih daripada bayaran kita untuknya, akhirnya kita akan dibayar lebih untuk apa yang dikerjakannya. Beri orang lebih dari yang mereka harapkan inilah prinsip service. Alangkah Indahnya bila penguasa negeri ini memahami hal di atas apalagi mereka melayani rakyat dengan sepenuh hati sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ Ar –Rasyidin. Suatu ketika ada sepasang suami isteri yang isterinya lagi hamil tua berniat menuju Madinah hendak menemui Amirul mukmin khalifah Umar bin Khattab, di tengah perjalanan mereka mengalami kelelahan dan berkemah di tengah padang pasir. Di saat itu isterinya merasa sakit sekali perutnya tanda-tanda akan segera melahirkan, kebetulan ada seorang pejabat yang menyamar sebagai rakyat jelata lagi sidak di tengah-tengah masyarakat dan membantunya dengan setulus hati, dia pulang sebentar mengajak isterinya kembali ke tenda dan membawa peralatan serta makanan untuk sepasang suami isteri yang sedang menunggu kelahiran anaknya. Kemudian Sang pejabat perintahkan kepada isterinya, “ Kamu masuklah ke tenda segera kamu tolong persalinan isteri bapak ini.” Saya bersama suaminya akan masak air dan makanan untuk keperluan mereka malam ini.” Kata Sang Pejabat. Sambil berbincang-bincang dengan gayeng mereka berdua senda gurau. Si Bapak membicarakan tentang kepemimpinan Umar. Kemudian muncullah Isteri Sang Pejabat dengan menggedong jabang bayi mungil yang menangis nyaring. “ Alhamdulillah ,Wahai Amirul mukminin, bayinya telah lahir laki-laki dan sehat nan tampan” Kata isteri Sang Pejabat. Kemudian mereka berdua begitu senang gembira dan mendoakan bayi itu. Sepasang suami isteri yang barusan melahirkan putranya tertegun diam seribu bahasa dan kagum ternyata yang menolong mereka adalah seorang Khalifah (Kepala Negara) yaitu Umar Bin Khattab beserta isterinya. Subhaanallah!!!! Sobat, Khalifah Umar Bin Khattab seorang sahabat Nabi yang banyak belajar, bekerja dan mengajarkan serta mendidik jauh lebih banyak kepada kaum muslimin pada masa itu, sehingga sampai hari ini namanya harum dan mulia sebagai pemimpin yang layak diteladani bagi para pemimpin di dunia ini. Sobat, terinspirasi dari beliau kami bersama dengan teman-teman mengelola Pesantren Al-Amri Leces probolinggo, yang santrinya udah mencapai sekitar 250 orang, PP Al-Ihsan Baro Nganjuk Insya Allah tahun ini mencapai 100 Santri, Mentor FM Plus yang telah menelorkan ratusan trainer dan penulis muda, kemudian setiap kami sore ngisi live-talk Motivation di SMART 88.9 FM Surabaya. Tahun ini saya menargetkan mampu menginspirasi dan mencetak 1000 orang kader dakwah yang ideologis untuk berbuat lebih banyak untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita semua. Aamiin. Ayo sobat, berbuatlah lebih banyak dan Ajarlah serta didiklah lebih banyak orang! Sebagai bekal kita untuk menghadap keharibaan Allah SWT. Buatlah tanda di alam semesta! Allahu Akbar!!!! Salam Dahsyat Dan Luar Biasa! (Spiritual motivator – N. Faqih Syarif H, S.Sos.I,M.Si Penulis Buku Thanks God dan Never Give Up! www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co