Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, May 16, 2012

Jangan jadikan dalih Usia untuk belajar dan memulai!


Jangan jadikan dalih usia untuk belajar dan memulai!
“Tidak ada kata terlambat dalam mencari ilmu pengetahuan. Setua apapun kita, kita masih berhak untuk memulai menimba ilmu pengetahuan.”

Sobat, seseorang akan tetap  menjadi alim selama ia mau belajar, bila ia sudah tidak mau belajar dan merasa cukup dengan ilmu yang ia miliki. Maka pada hakikatnya ia adalah orang bodoh. pesan itu pernah saya dapatkan ketika mengikuti  kajian di salah satu majelis ta’lim dan layak pula kita renungkan.
Apakah kita pernah mendapati orang yang sudah paruh baya, memulai menimba ilmu pengetahuan? Lalu, ada orang lain yang kemudian mencibir dengan kata-kata, “ Lho udah tua kok baru belajar. Udah telat Pak?” atau mungkin kita sendiri yang berada dalam kondisi dan situasi tersebut. Usia kita sudah di atas 35 tahun, ketika muncul semangat yang bergelora untuk memulai belajar. Dan orang-orang di sekeliling kita mulai mencibir. Mengatakan kita sudah terlambat. Lalu apa sikap kita, apakah kita menyerah. Lalu menghentikan semuanya, atau kita akan terus melenggang, tanpa peduli omongan orang.

Saya sering menemukan situasi semacam ini. Ada orang yang mulai merasakan pentingnya mencari ilmu pengetahuan. Dan baru mulai  mencari ilmu pengetahuan. Namun tak beberapa lama, semangatnya mulai mengendor bergantikan rasa malu karena merasa sudah terlambat. Alangkah sayangnya, bila ia harus mengakhiri semuanya lantaran perasaan malu itu. Padahal bila ia mau bertahan dengan tekadnya, ia memiliki potensi yang sangat besar untuk berubah menjadi lebih pintar. Tidak ada kata terlambat dalam mencari ilmu pengetahuan. Setua apapun kita, kita masih berhak untuk memulai menimba ilmu pengetahuan.

Saya dapati di masjid nasional Al-Akbar, banyak jamaah bapak-bapak atau ibu-ibu yang sudah pensiun semangat  sekali belajar Al-Qur’an, bahasa arab dan pengetahuan agama lainnya ketika saya tanya, “berapa usia Bapak?”  71 tahun” jawabnya. Beberapa waktu yang lalu saat membaca jawa pos juga diinformasikan ada seorang yang meraih gelar magister dokternya ketika mencapai usia lansia dan berpose dengan pembimbingnya yang usianya sama dengan putri bungsunya.Salah satu dosen bahasa arab di fakultas dakwah IAIN Sunan Ampel  masih semangat kuliah S-3 nya padahal setahun lagi beliau udah pensiun.

Sobat, di dunia ini terlalu banyak contoh keberhasilan orang mencari ilmu di usia tua. Dan salah satunya adalah Rasulullah dan para sahabat. Bukankah ayat yang pertama kali turun dan diterima Rasul saat usia beliau 40 tahun. Di usia setua itu, beliau menerima pelajaran berupa Al qur’an untuk pertama kalinya dari Allah melalui malaikat jibril. Jika Rasulullah SAW saja berusia 40 tahun, maka banyak sahabat yang usianya lebih tua dari Rasulullah, ada yang mungkin berusia 43 tahun ada yang 50 tahun dan mungkin ada yang sudah 60 tahun.

Imam Hasan Al –Basri pernah ditanya tentang seseorang yang telah berusia 80 tahun, “ Apakah ia masih layak untuk menuntut ilmu.” Beliau menjawab ia layak menuntut ilmu, selagi ia masih layak hidup. Dari Imam Ahmad bin Hanbal, beliau pernah berkata, “ Aku akan senantiasa mencari ilmu hingga masuk ke liang kubur.”

Selain sikap pantang menyerah dan tidak ada alasan usia dalam belajar dan memulai suatu kebaikan salah satu kunci meraih kebahagiaan dan kejayaan adalah sikap istiqomah. Apa itu istiqomah? Istiqomah dalam pengertian Islam adalah tetap berpegang teguh kepada kebenaran Allah SWT yakni percaya dan yakin kepada Allah secara terus-menerus. Berikut hal-hal yang dapat membantu kita untuk beristiqomah. Insya Allah dengan bersikap istiqomah kita akan mendapatkan kebahagiaan dan kejayaan. Amin.
  1. Kita harus tetapkan niat yang kuat untuk berubah dari keadaan yang buruk menjadi baik dari perangai yang buruk menjadi baik. Kita harus berusaha untuk berubah hingga  benar-benar berubah menjadi lebih baik.
  2. Kita harus sadari apakah dalam usaha, pekerjaan atau bisnis kita ada “bau-bau” kemaksiatan,dosa, atau tidak. Jika ada segera kita singkirkan, segera jauhkan dan segera tinggalkan. Allah akan menjaga harta seorang muslim apabila didapat dengan cara yang halal.
  3. Kita harus selalu ingat dan sadar bahwa setan selalu menggoda kita dan menjadikan syetan musuh yang nyata bagi kita. Senantiasa sabar dan minta perlindungan kepada Allah dari segala godaan syetan yang terkutuk serta sekali lagi tetap sabar menghadapi ujian dan istiqomah dalam beribadah kepada Allah SWT.
  4. Jangan lupa mengajak, mengajarkan, dan memberi teladan pada orang-orang di sekitar kita, utamanya yang ada hubungannya dengan kehidupan kita, untuk menjaga sikap istiqomah.
Sobat, dekati Allah bersama orang-orang yang kita cintai dan jangan pernah merasa tua untuk belajar dan memulai kebaikan. Dalam kitab kesuksesan, tak mengenal kata terlambat. Yang ada hanyalah begerak, bergerak,bergerak, dan memulai, tak peduli usia berapa saat kita hendak bergerak!” niscaya kegemilangan masa depan segera kita raih.  Allah pun akan membuka pintu-pintu kebahagiaan bagi kita semua. Amin

Salam Dahsyat dan Luar biasa! 

( Spiritual motivator – N.Faqih Syarif H, penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas  dan Menjadi dai yang Dicinta, Never Give Up! www.faqihsyarif.com email mumtaz.oke@gmail.com )


















Sunday, May 13, 2012

Buku "Never Give up! " Edisi sangat terbatas!

WAJIB DI BACA BAGI YANG MAU SUKSES!!!

Terima kasih anda telah meluangkan waktu untuk membaca informasi ini.
Telah terbit buku Spiritual Motivation "Never Give Up" dengan author Sang Spiritual Motivator “N. Faqih Syarif H”.  Edisi sangat terbatas hanya tersedia 50 buku.(stok sekarang 19 buku)
Berisi artikel-artikel yang sarat dengan motivasi spiritual dan tips-tips yang membangun, menginspirasi dan menggugah untuk meraih kesuksesan dan kemuliaan hidup. Memberikan solusi dalam hidup dengan mengemukakan

1. Bagaimana agar hidup lebih produktif?
2. Bagaimana membangun percaya diri?
3. Bagaimana memaksimalkan potensi diri?
4. Bagaimana menghadapi dan menikmati musibah?
5. Bagaimana merencanakan dan berkarya dalam hidup?




Segera pesan dan dapatkan buku hanya di rumah Inspirasi hub. Aini 031.78226261.

NB: Fasilitas yang diperoleh:
Pelatihan trainer dan penulis tiap hari senin dan jum’at
Mentoring
Konsultasi seumur hidup dengan penulis
Tanda tangan penulis
The words motivation from author
Semuanya GRATISSS Tanpa syarat dan ketentuan.

Wednesday, May 9, 2012

Aktifkan fitur dan aplikasi menjemput rezeki dengan kekuatan otak kanan


Aktifkan fitur dan aplikasi menjemput rezeki dengan kekuatan otak kanan


Sobat, rezeki itu kadang datang dari arah yang tak terduga, siapkanlah wadahnya agar kita selalu siap untuk menampungnya. Allah menciptakan manusia dengan kode frekuensi yang berbeda-beda. Rezeki yang diberikan juga berbeda-beda sesuai dengan kemampuan daya tampungnya. Rezeki yang diberikan Allah tidak pernah melebihi kemampuan wadah yang menampungnya. ( Makelar rezeki, jamil Azzaini. h.106)


Sobat, ibarat sebuah computer yang super canggih, otak kita memiliki fitur  dan aplikasi khusus  untuk tujuan tertentu. Jika kita ingin mendesain atau mengedit  photo misalnya, tentu akan lebih pas pakai program adobe photoshop ketimbang menggunakan program Microsoft word. Demikian halnya untuk tujuan menjemput rezeki akan lebih berdaya guna menggunakan peran otak kanan ketimbang otak kiri. Sebenarnya fitur-fitur dan aplikasi untuk menjemput rerzeki sudah terinstall lengkap pada otak kita semenjak kita diciptakan dan dilahirkan ke dunia ini. Hanya saja sedikit orang yang mampu mengaktifkan dan menggunakannya dengan baik.
Nah, pada tulisan kali ini kita akan bahas bersama-sama bagaimana cara mengaktifkan fitur dan aplikasi untuk menjemput rezeki ?

1.      Ciptakan pembeda abadi /unique branding bagi diri Anda. Nasehat Ippho santosa agar pembeda abadi menjadi kisah nyata dan bukan sekedar dongeng, maka inilah yang harus anda lakukan segera ; carilah sesuatu yang anda minati sekaligus anda kuasai. Pastikan itu betul-betul menghasilkan dan membahagiakan. Pantaulah persepsi publik terhadap anda, lalu kendalikan. Temukan kata kuncian yang mewakili siapa anda, lalu eksposlah. Pertahankan pembeda abadi  selama-lamanya. Ajaklah orang-orang di sekitar anda untuk turut menciptakan pembeda abadi. Kemudian adakan pertemuan berkala dan mintalah salah seorang berbagi pengalaman tentang pembeda abadi. Niscaya anda dan orang-orang di sekitar anda akan saling mengingatkan.  Contoh; Jamil  Azzaini – Inspirator SuksesMulia, Ary  Ginanjar – ESQ, Ust. Yusuf Mansur – Pakar Sedekah, Ippho Santosa – Pakar otak kanan, dll

2.      Berpikir kreatif dan bersikap aktif. Dalam menjemput rezeki kita membutuhkan kreativitas. Kreativitas adalah keberanian tampil beda untuk mendobrak cara-cara lama dengan pola-pola baru. Rahasia memunculkan kreativitas diantaranya dengan cara menggunakan ATM. Amati keunggulan sebuah produk. Tiru keunggulannya.Modifikasi dengan kreasi anda, sehingga tampak unik dan berbeda. Segera Take Action! Contoh ; Pisang goring yang hanya dicampur tepung biasa, mungkin harganya hanya 2000 rupiah, akan tetapi ketika pisang goring dicampur sedikit saja keju, cokelat, cream dan beberapa potongan strawberi harganya dijual di restoran bisa sampai 20.000 hingga 50.000 rupiah per porsi. Kreativitas mendongkrak nilai dan mutu.


3.      Jangan pusing memikirkan kemungkinan. Jika anda ingin sukses berbisnis jangan memikirkan tentang kemungkinan-kemungkinan yang akan anda hadapi, akan tetapi penuhi dengan apa yang menjadi kebutuhan konsumen. Jika anda ingin berbisnis tetapi mulai dengan kata takut, anda tidak akan pernah berani memulai bisnis.

4.      Dengarkan apa yang mereka inginkan serta kebutuhan mereka. Untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan, salah satu cara yang terbaik adalah anda harus menjadi pendengar yang baik. Kemampuan mendengarkan salah satu dari kecerdasan memahami orang lain. Tidak banyak perusahaan yang peka terhadap kebuthan pelanggannya. Dengan mendengarkan apa yang dibutuhkan konsumen adalah jawaban bagi peluang produk yang bisa anda kembangkan. Unilever adalah salah conoth yang terbaik dalam kemampuan mendengar konsumen. Suara konsumen unilever sangat powerful dan mendapatkan penghargaan call center service Excellent Award 2005 untuk kategori Consumer Goods dari majalah marketing.Dengan kejernihan berpikir dan berbekal umpan balik dari suara konsumen-nya, uniliver mampu membuat differensiasi yang kokoh terhadap produk-produknya. Kemajuan produk seperti Rinso, pepsodent,dll.


5.      Penuhi apa yang mereka butuhkan. Untuk mengaktifkan fitur rezeki dalam berbisnis berikutnya, yaitu penuhi kebutuhan konsumen. Agar bisa merasakan apa yang dibutuhkan oleh konsumen, anda harus menggunakan empati yang bersumber pada otak kanan. Contoh produk sidomuncul dikembangkan dengan dengan memenuhi kebutuhan konsumen. Orang tidak suka minum jamu karena pahit rasanya,baud an tidak enak di mulut. Maka dibuat tolak angin yang semula berbentuk serbuk yang pahit dibuat tolak angin yang cair dengan rasa mint dan madu. Tolak angin anak-anak bahkan ada permen tolak angin.

6.      Cerdas membaca peluang. Kecedasan membaca peluang bisnis itu penting. Jika anda memiliki kemampuan membaca peluang , meskipun anda tidak memiliki modal sepeser pun. Anda bisa meraih keuntungan dari modal keyakinan dan kepercayaan dari orang lain. Kita bisa belajar banyak dari Pak Tirto utomo.Ia melihat bahwa air mineral yang praktis dan bisa di bawa kemana-mana memiliki nilai bisnis yang menguntungkan, ia pun mulai mengemas air putih dalam sebuah botol plastic. Dan menjual dan memasarkannya dengan merk AQUA.


7.      Saatnya kerja cerdas, kerja ikhlas, bukan hanya kerja keras.
Kerja keras memang harus untuk memulai sebuah bisnis tapi setelah itu harus dengan kerja cerdas dengan meningkatkan skill dan pengetahuan untuk membuat sistem dan pemasaran yang kreatif, Sistem yang bekerja untuk anda dan semuanya itu harus dilandasi dengan kerja ikhlas menjadikan Allah sebagai tujuan utama sehingga tidak menghalalkan segala cara. Maka Insya Allah bisnis kita akan semakin berkah. Sebagai contoh apa yang dilakukan Mas Edo pengrajin sepatu yang di tahun 1992 mengganti merk Edward Forrer. Dan memasarkan produk sepatunya di sebuah took yang diberi nama yang sama. Terlintas di benak orang ini merk asing dan memang ini yang terkesan serta ditonjolkan dengan harga miring berkisar antara Rp 100.000,- sd Rp. 500.000,- membuat para pelanggan mengira bahwa produk sepatu impor berkualitas bagus. Dan memang benar-benar dijaga kualitasnya. Perkembangannya sangat pesan bahkan pesanan dari wisatawan luar kota bandung pun terus meningkat. Di tahun 2003, usahanya telah berkembang menjadi PT dan telah memiliki 16 gerai took yang tersebar di beberapa kota.

Sebagaimana biasanya dalam menulis artikel saya akan akhiri dengan pesan bermakna kali ini sebuah nasihat yang tak lekang oleh zaman ini ternyata sudah umum, tetapi jauh dari praktek umum.
Apa itu sobat?1. Percayalah bahwa anda dapat melakukan suatu perubahan. 2. Berjanjilah untuk berbuat sesuatu. 3. Laksanakan apa yang anda janjikan.4. Bertekadlah untuk bertanggung jawab atas komitmen dan usaha anda, sekalipun anda tidak dapat mengendalikan hasilnya.

Never Give Up! Salam dahsyat dan Luar biasa!

( Spiritual  motivator – N. Faqih Syarif H  Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan Spirit tanpa batas dan buku Menjadi dai yang dicinta. www.faqihsyarif.com email mumtaz.oke@gmail.com )




























Saturday, May 5, 2012

Salah Kaprah Kesetaraan Jender


Salah Kaprah Kesetaraan Jender

Upaya menghancurkan umat Islam tidak kenal lelah dilakukan oleh musuh-musuh Islam, dengan senjata utamanya liberalisme (kebebasan), baik di bidang politik, ekonomi, pendidikan maupun sosial.
Di bidang sosial, kemunculan RUU Kesetaraaan dan Keadilan Gender (KKG) tidak bisa dilepaskan dari upaya Barat untuk menghancurkan umat ini secara total dengan senjata liberalismenya tersebut. Padahal Barat yang sudah mempraktikkan ide-ide jender ini terbukti gagal. Ide-ide jender ini alih-alih memperbaiki sistem sosial masyarakat, malah menghancurkan. Harapan memperbaiki nasib wanita pun tak kunjung terwujud. Justru wanitalah yang menjadi korban utama dari ide liberal kesetaraan jender ini.

Kesalahan utama mereka adalah dalam memandang apa yang menjadi penyebab berbagai persoalan yang menimpa wanita seperti penindasan terhadap wanita, kekerasaan di rumah tangga, upah buruh wanita yang murah, pelecehan seksual, dll. Kelompok feminis melihat semua persoalan perempuan muncul akibat dari paradigma patriarki, ketidaksetaraan jender, dan dominasi laki-laki.

Padahal apa yang terjadi bukanlah problem yang merupakan khas perempuan dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan pandangan jender. Kemiskinan bukan hanya menimpa perempuan, tetapi juga laki-laki. Kekerasan bukan hanya dialami perempuan, namun juga laki-laki. Upah buruh murah juga terjadi pada laki-laki. Persoalan ini bukanlah persoalan jenis kelamin, tetapi persoalan ‘kemanusiaan’ yang menimpa laki-laki maupun perempuan. Persoalan di atas muncul sebagai bentuk kegagalan sistem Kapitalisme menyelesaikan persoalan manusia.

Karena itu, yang kita butthkan bukanlah paradigma kesetaraan atau keadilan jender, namun sistem yang adil yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan manusia tanpa memandang apakah dia laki-laki atau perempuan. Di sinilah relevansi mengapa kita membutuhkan syariah Islam secara menyeluruh. Sebabnya, syariah Islam adalah sistem kehidupan untuk menyelesaikan persoalan manusia, laki-laki dan perempuan.
Berkaitan dengan kesejahteraan, Islam mewajibkan negara bertanggung jawab menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat, pendidikan gratis dan kesehatan gratis, baik laki-laki ataupun perempuan. Siapapun yang melakukan kejahatan (jarimah) akan ditindak tanpa memandang jenis kelaminnya, baik di ranah domestik ataupun di luar rumah.

Karena itu, dalam ideologi Islam tidak akan muncul masalah kesetaraan jender. Sebab, laki-laki dan wanita sama-sama hamba Allah. Mereka sama-sama diperintahkan hanya menyembah Allah SWT dan terikat dengan aturan-aturan Allah SWT. Saat menjalankan syariah Islam ini, apapun jenisnya, siapapun dia, baik laki-laki ataupun perempuan, akan mendapat pahala dari Allah SWT. Seruan ketaatan kepada Allah SWT berlaku sama (Lihat, antara lain: QS al-A’raf [7]: 158; (Ali ‘Imran [3]: 195).

Dalam masalah keterikatan dengan syariah Islam ini, ada yang hukumnya yang sama untuk laki-laki maupun perempuan, ada yang khusus untuk perempuan, dan ada yang khusus untuk laki-laki. Kewajiban shalat, misalnya, berlaku sama baik untuk laki-laki maupun perempuan. Kewajiban menuntut ilmu, kewajiban mengoreksi penguasa zalim, kewajiban untuk berdakwah, dll semuanya berlaku sama baik untuk laki-laki maupun perempuan. Namun, hukum yang berkaitan dengan haid, nifas, jelas khusus untuk wanita. Terdapat juga beberapa hukum yang khusus untuk laki-laki, semisal kewajiban shalat Jumat. Siapapun yang menja-lankan hukum Allah ini akan mendapat pahala.

Laki-laki memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin dalam rumah tangga (qawwam), sementara posisi wanita sebagai ummu wa rabbah al-bayt (ibu dan pengatur rumah tangga). Meskipun berbagi tugas, semuanya mendapat pahala dari Allah SWT, karena sama-sama menjalankan perintah Allah SWT. Perbedaan fungsi ini tidak menunjukkan bahwa laki-laki lebih baik dari wanita atau sebaliknya.
Kepemimpinan laki-laki dalam rumah tangga sesungguhnya adalah tanggung jawab, jadi bukan legitimasi penindasan terhadap wanita. Sebagai pemimpin. Laki-laki (suami) wajib mencari nafkah, melindungi keluarganya dan mendidik keluarganya. Sebaliknya, kalau ada pelanggaran hukum syariah oleh suami, seperti menyiksa istri, atau menelantarkan istri, misalnya, tetap merupakan kejahatan (jarimah) yang wajib dihentikan dan pelakunya wajib diberi sanksi hukum.

Pelanggaran kehormatan, kekerasan domestik dan penganiayaan terhadap istri adalah perkara-perkara yang dilarang oleh Islam. Tujuan pernikahan adalah untuk mencapai kedamaian melalui hubungan kemitraan antara suami dan istri.

Dalam hal lain, menuntut ilmu, misalnya, adalah kewajiban bagi setiap orang, lelaki maupun perempuan. Bahkan sangat penting bagi perempuan Muslimah untuk memiliki pendidikan islami setinggi mungkin, karena merekalah yang nantinya akan menjadi sumber pengetahuan pertama bagi anak-anaknya.
Negara Khilafah berkewajiban menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan terbaik bagi warganegaranya. Dengan begitu, diperlukan banyak sekali perempuan yang berprofesi sebagai dokter, perawat dan guru untuk menjalankan peran dan tugas itu.

Wanita pun berhak untuk memiliki sesuatu dan mengembangkan harta dengan cara berdagang, industri, atau pertanian. Wanita memiliki hak untuk menduduki salah satu jabatan dalam negara seperti urusan pendidikan, pengadilan, dan kedokteran. Umar bin Khatab pernah meminta Asy-Syifa binti Abdullah al-Makhzumiyah, seorang wanita dari kaumnya, sebagai seorang qadhi di sebuah pasar di Madinah. Para wanita pada masa Rasul saw. ikut berperan serta dalam banyak peperangan untuk melakukan pengobatan kepada orang-orang yang terluka dan mengatur urusan-urusan mereka (yang terluka).

Wanita juga memiliki hak untuk menjadi salah satu anggota majelis umat. Alasannya, Rasul saw. pun saat menghadapi suatu musi-bah, beliau memanggil umat Islam ke masjid baik laki-laki maupun wanita, dan beliau men-dengarkan pendapat mereka semuanya. Rasul saw. juga bermusyawarah dengan istrinya, Ummu Salamah, dalam Perjanjian Hudaibiyah.

Walhasil, tudingan tentang perlakukan buruk Islam terhadap wanita adalah keliru dan sering merupakan propaganda belaka. [Farid Wadjdi]

Wednesday, May 2, 2012

Membuka Pintu rezeki!


Membuka Pintu rezeki!
Yakinlah bahwa rezeki itu bersumber dari Allah!


Sobat, rezeki kita tidak bergantung pada gaji yang kita terima.Rezeki kita tidak bergantung pada karier dan prestasi kita.Rezeki kita tidak bergantung pada jabatan dan kedudukan kita.Rezeki kita tidak bergantung hanya menjadi pegawai negeri! Tapi rezeki kita bergantung hanya pada Allah saja. Titik dan ndak pakai koma.

Sobat, di jaman yang serba materialistik dan sekuleristik  ini banyak orang yang berkeyakinan bahwa rezeki bersumber dari pekerjaan,usaha, kerja keras, kecerdasan, relasi dan sebagainya. Itu salah besar teman sebabnya rezeki itu hanya satu yaitu Arrizku biyadillah.Rizki itu semata-mata datangnya dari Allah.Pekerjaan, usaha, kerja keras,kecerdasan, dan relasi hanyalah  alhaal – media/sarana untuk menjemput rezeki dan itulah ladang amal sholeh apakah kita pergunakan sesuai dengan aturan Allah atau tidak disitulah berlaku hisab Allah. Allah tidak bertanya banyak atau tidaknya rezeki yang kita peroleh tapi Allah akan menghisab kita bagaimana cara mengusahakan dalam menjemput rezeki itu  dan  bagaimana cara mendistribusikan rezeki yang kita peroleh itu. Bukankah rezeki itu semuanya bersumber dari Allah SWT.

Jangankan manusia yang sudah dikaruniahi dengan potensi akal, hati dan indera yang lima, semut yang berada di dalam batu pun diberi rezeki oleh Sang Maha Pemberi Rezeki.
 Allah SWT berfirman :

“ Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi  melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata.” (TQS. Hud (11) ayat 6).

Sobat, jika kita sudah yakin bahwa rezeki bersumber dari  Allah SWT,  maka : Kita tidak perlu takut sekiranya harus diberhentikan dan kehilangan pekerjaan yang selama ini menopang kehidupan kita dan keluarga. Kita tidak perlu takut muncul para pesaing yang menyaingi usaha dan karier kita. Kita tidak perlu takut ditinggalkan relasi atau konsumen kita. Kita tidak perlu takut diancam atau dimusuhi kawan atau atasan kita. Kita tidak perlu takut menjadi miskin atau kaya. Intinya, tidak ada yang perlu kita takutkan dan khawatirkan tentang rezeki kita! Yang terpenting adalah lakukan yang terbaik sesuai aturan-Nya dalam mengusahakan menjemput rezeki bagi kita dan mendistribusikannya secara halal dan sesuai syariatnya. Insya Allah akan membawa keberkahan hidup.

Rezeki kita tidak bergantung pada gaji yang kita terima.Rezeki kita tidak bergantung pada karier dan prestasi kita.Rezeki kita tidak bergantung pada jabatan dan kedudukan kita.Rezeki kita tidak bergantung hanya menjadi pegawai negeri! Tapi rezeki kita bergantung hanya pada Allah saja. Titik dan ndak pakai koma.

Berikut ini sobat, beberapa amalan yang Insya Allah bisa mempercepat dan meningkatkan rezeki kita masing-masing :
  1. Yakinkan diri sampai benar-benar masuk dalam otak bawah sadar kita bahwa Rezeki itu . bersumber dari Allah SWT. Insya Allah ada banyak limpahan rezeki yang akan kita dapatkan dan pantang menyerah untuk berusaha menjemput rezeki dari-Nya.
  2. Melanggengkan sholat dhuha tentu sobat tidak meninggalkan sholat wajib. Dalam hadits Qudsi “Allah berfirman: Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas melakukan sholat empat rokaat pada pagi hari (sholat dhuha) karena aku akan mencukupi kebutuhanmu hingga sore hari.”( HR. Abu Daud ).
  3. Membiasakan bersedekah. Tentang keajaiban sedekah banyak diungkap dan dibicarakan panjang lebar dari berbagai kitab para salafushalih atau buku-buku di era saat ini. Ada banyak ayat-ayat Al Qur’an yang menyatakan Allah telah menjamin akan melipatgandakan dan mengganti sedekah yang dikeluarkan dengan balasan rezeki yang berkali lipat. Bisa kit abaca diantaranya QS Al-hadid ayat 18, QS Al-Baqarah ayat 261. Baginda Rasulullah Saw juga bersabda, “Setiap pagi turunlah dua malaikat dari langit yang saling menyeru dan berdo’a. Salah satu malaikat berdo’a, Ya Allah berikanlah ganjaran kepada orang yang bersedekah.’ Sedangkan malaikat yang lainnya berdo’a, ‘Ya Allah berikanlah kerugian kepada orang yang kikir,”
  4. Berbakti dan berbuat baik kepada orang tua. Sahabat Anas bin Malik mengatakan, baginda Nabi Muhammad Saw, bersabda,” Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia berbakti kepada orang tuanya dan menyambung tali silaturahmi.”
  5. Istiqomah dalam membaca Al qur’an, sholawat nabi serta melakukan amar ma’ruf nahi munkar.( Dakwah di jalan Allah). Bukankah Rasul pernah menyampaikan,” Sebaik-baik diantara kalian orang yang belajar Al qur’an dan mengamalkannya.(mendakwahkannya).  Dalam riwayat lainnya : “ Sesungguhnya orang yang  berilmu ( yang mendakwahkan ilmunya) akan dimintakan ampun baginya oleh makhluk yang di langit dan makhluk yang di bumi, hingga ikan-ikan dalam lautan. ( HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah ).
  6. Terus menjalin silaturahmi. Sayyidina Ali Ra pernah mengemukakan bahwa Rasulullah Saw,bersabda, “ Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dihindarkan dari mati dalam keadaan tidak baik, hendaklah ia gemar menyambung tali silaturahmi.” ( HR. Bukhari). Ternyata ilmu marketing modern benar-benar mengakui ajaran rasul ini inilah yang mereka sebut dengan istilah the power of networking.
  7. Memperbanyak Istighfar dan do’a adalah kunci pembuka keberkahan rezeki. Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas, Rasulullah Saw bersabda, “ Barangsiapa yang senantiasa membaca istighfar, niscaya Allah akan melapangkan dari segala kesempitan, menghilangkan duka cita dan kesusahan, memberikan rezeki tanpa terduga-duga.”

Dikisahkan ada seorang Bapak yang  kehidupannya amat sederhana sebagai PNS jujur yang berputra7 dan 3 orang anak yatim piatu yang dia asuh. Aktif mendirikan masjid di kampungnya sebagai panitia,membina anak-anak kampung untuk menjadi baik, Kepingin sekali Bapak tadi menunaikan ibadah haji akan tetapi Tabungan pensiunan yang dia rencanakan ternyata tidak cukup. Tapi beliau tetap sabar dan istiqomah berjuang di jalan Allah, beliau sekalipun tidak pernah tinggal sholat tahajud dan dhuha sudah menjadi kebiasaan. Subhaanallah! Allah Yang Maha Pemberi Rezeki memberikan kejaiban dan rezeki yang tak disangka-sangka. Saat beliau silaturahmi ke sanak kerabat di luar kota, beliau bercerita tentang keinginan untuk berangkat haji setelah keluar tabungan pensiun PNS nya hanya tidak cukup utk berangkat, rupanya Allah mengetuk hati salah satu saudaranya yang pengusaha yang tidak jadi berangkat karena sesuatu hal tapi dia bernadzar akan memberangkatkan haji 1 orang tahun itu. Akhirnya singkat cerita Bapak Tadi bisa berangkat haji lantaran berkah silaturrahmi. Subhaanallah.

Di akhir artikel ini saya sampaikan do’a yang saya terima dari almarhum ibu, beliau ijazahkan kepada penulis yang tiap kali dibacakan saat sujud syukur setelah sholat. 
Allahumma ikhfini bihalalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘amman siwak.
“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan (rezeki-Mu) yang halal serta jauhkan dari yang haram. Dan berilah aku kekayaan tanpa tandingan.” Amin Ya Rabbal’alamin.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H,S.Sos.I,M.Si, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas. www.faqihsyarif.com dan emai mumtaz.oke@gmail.com )
















































Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co