Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Monday, March 19, 2012

Don't Give Up dalam Belajar!

Faqih Syarif - Sobat, dunia begitu cepat berubah, dan banyak hal diganti oleh sesuatu yang sama sekali baru. Perubahan sturktur sosial, perubahan tren, perubahan teknologi, perubahan peta persaingan, banyak juga menghilangkan bisnis tertentu. Karyawan terkena imbasnya. Ratusan ribu jenis pekerjaan lebih mengandalkan mesin, computer dan teknologi daripada keterampilan tangan manusia, sehingga semakin banyak bidang usaha yang semakin sedikit memerlukan tenaga manusia. Akibatnya banyak orang tidak bisa bekerja dan menjadi pengangguran. Di tengah arus perubahan besar itu, maka kita harus menghadapi 4 C yaitu; Critis, Competition, Challenge dan Change.

Untuk dapat bertahan hidup saja diperlukan upaya keras untuk selalu belajar dan memiliki pikiran terbuka, apalagi untuk kaya raya dan Berjaya. Oleh karena itu kita harus lebih banyak dituntut untuk terus belajar dan membuka pikiran terhadap apa yang terjadi di dunia. Kita dituntut untuk belajar dari yang terbaik di dunia. Dan ketika zaman berubah, kita harus terus belajar agar mampu berubah, mengikuti atau bahkan memimpin kemajuan zaman.

Bagaimana cara belajar yang efektif?

Pertama, belajar dari pengalaman (learning by doing) adalah proses belajar yang paling berkesan. Kita akan jauh lebih ingat kalau kita mengalami.

Kedua, belajar melalui proses menganalisis, berpikir dan menyimpulkan

Ketiga, belajar secara langsung dari mentor atau pembimbing. Ini yang menurut Mr. Tung Desem Waringin cara yang paling cepat dan mudah. Beliau menyarankan untuk:
• 80% waktu belajar kita harus kita pakai untuk belajar dari orang yang terbaik di bidang yang hendak kita pelajari, baik melalui seminar, workshop, bimbingan secara formal, atau informal, secara pertemanan.
• 20% waktu yang kita alokasikan untuk belajar kita pakai untuk belajar dari siapa pun termasuk dari orang yang gagal.
• 80% waktu yang kita alokasikan untuk belajar harus kita pakai untuk mempelajari bidang di mana kita ingin sukses. Coba Anda bayangkan, jika kita belajar setiap hari 2 jam mengenai sebuah bidang dalam waktu 2 Tahun, kita akan menjadi master dalam bidang tersebut, dan dalam 5 tahun kita akan menjadi ahli setingkat Doktor dalam bidang tersebut.
• 20% waktu yang kita alokasikan untuk belajar harus kita pakai untuk mempelajari bidang apa pun, termasuk bidang yang tidak kita sukai, untuk membuka pikiran kita.

Cara ke-empat, belajar secara tidak langsung dari buku, kaset, internet, dsb. Ini adalah cara belajar yang membuat kita mendapatkan paling banyak. Coba Anda perhatikan pengarang buku yang bermutu rata-rata sudah berumur 30-50 tahun waktu menulis bukunya. Dan Ingat ketika mereka menulis, pengalamannya yang sudah sekian puluh tahun itu ikut mewarnai tulisannya. Kalau misalnya kita anggap rata-rata orang menulis buku berumur 35 tahun. Itu berarti bahwa satu buku senilai dengan 35 tahun pengalaman orang. Ketika saya membaca 1000 buku, pembelajaran saya setara dengan nilai 35.000 tahun pengalaman orang.Subhaanallah.

Sobat, pikiran itu ibarat parasut. Dia Akan berguna bagi kita kalau terbuka. Buka pikiran Anda dengan mendengarkan pengalaman orang sukses yang bis Anda peroleh dengan cara ikut seminar, mendengarkan rekamannya, membaca buku-bukunya, dan bergaul dengan mereka. Dan apabila kita ingin belajar sampai ahli terhadap sesuatu bidang tertentu gunakan jurusnya Mr. Tung: Belajar dari yang terbaik, larut sepenuhnya dan lakukan pengulangan dengan ada jeda.

Ayo Teruslah Belajar! Berlatih berlatih dan berlatih tingkatkan terus valensi diri Anda! Anda Pasti Bisa! Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H,S.Sos.I,M.Si, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas dan Buku Menjadi Dai Yang dicinta.www.faqihsyarif.com email mumtaz.oke@gmail.com)

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co