Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, January 4, 2012

Teladan Ummu Syuhada Bagi Keluarga Muslim

Faqih Syarif - Umat Islam lega. Kemudian mereka mengumpulkan tentara Islam yang gugur. Ternyata yang mati syahid di medan Kadisia itu berjumlah lebih kurang 7.000 orang. Dari 7.000 orang syuhada itu terbujur empat orang anak Khansa. Seketika itu juga tentara Islam datang menemui Khansa memberitahukan bahwa keempat anaknya telah menemui syahid. Al-Khansa menerima berita itu dengan tenang, gembira dan hati tidak goyah. Al-Khansa terus memuji Allah dengan ucapan;
"Segala puji bagi Allah, yang telah memuliakanku dengan mensyahidkan mereka, dan aku mengharapkan dari Tuhanku, agar Dia mengumpulkan aku dengan mereka di tempat tinggal yang kekal dengan rahmat-Nya!".
Al-Khansa kembali ke Madinah bersama para prajurit yang masih hidup dengan meninggalkan mayat-mayat puteranya di medan pertempuran Kadisia. Dari peristiwa peperangan itu pula wanita penyair ini mendapat gelar kehormatan 'Ummu Syuhada’ yang artinya ibu dari orang-orang yang mati syahid.


Semoga setiap keluarga muslim dapat menjadi tim yang tangguh dan harmonis seperti halnya yang dicontohkan oleh Al-Khansa dan keluarganya, Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam dan para isterinya. Agar semangat berjuang dan berdakwah tetap terpelihara dalam suasana rumah tangga yang harmonis, diperlukan sikap dan langkah sebagai berikut:
  1. Menyatukan komitmen dalam berumahtangga di mana suami-isteri harus memiliki cita-cita untuk menerapkan ideology Islam.
  2. Mengenal secara rinci karakter pasangan, anak-anak kita dan keluarga kita. Hal ini penting untuk mengetahui cara pendekatan yang tepat untuk saling member masukan dan mengingatkan.
  3. Mengetahui kegiatan harian satu sama lain, beserta target dakwah yang ingin dicapai. Keduanya bisa saling mendorong dan member semangat untuk mencapai target dakwah masing-masing.
  4. Jalin komunikasi yang lancar, melalui telephon atau sms yang berisi ayat-ayat atau hadis yang berisi motivasi untuk tetap konsisten dan bersemangat dalam berdakwah.
  5. Sempatkan untuk berdiskusi sama-sama dalam mengikuti perkembangan berita lewat TV, Radio atau Koran. Bahas dengan sudut pandang Islam.
  6. Guna memperkuat nafsiyah islamiyah, suami-isteri dan anak dapat melaksanakan sholat berjamaah, qiyamul lail, puasa sunnah dan tadarus al-Quran bersama-sama agar suasana ruhiyah anggota keluarga tetap terpelihara di dalam rumah.
  7. Seminggu sekali melakukan kajian tentang shirah Rasul dan sahabat diantara anggota keluarga, untuk menggugah semangat juang dan kerelaan berkurban di jalan Allah dengan menjadikan rasul dan sahabat sebagai teladan.
  8. Melakukan shillah ukhuwah terhadap teman-teman seperjuangan yang memiliki semangat dan komitmen tinggi terhadap dakwah, untuk mendapatkan semangat dan energy baru.
  9. Mengajak seluruh keluarga untuk hadir dalam acara-acara dakwah tertentu seperti tablig akbar, masirah, agar tersuasana semangat juang yang tinggi dan keyakinan yang kuat akan dekatnya pertolongan Allah Subhaanahu wa ta’alaa kepada umat Islam.
  10. Membuat perencanaan dakwah bersama untuk mewarnai lingkungan sekitar rumah.
Silahkan anda Baca Buku Akhi Ishany DI JALAN DAKWAH KAMI MENIKAH : Membangun Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah Semoga kita semua dapat mewujudkan keluarga-keluarga muslim yang kuat, harmonis dan berideologi Islam..Maka Insyallah pertolongan Allah akan semakin dekat dan kemenangan tinggal menunggu waktu. Amin ya rabbal’alamin. Wallahu a’lam bi ash-shawab.

(N.Faqih Syarif H. S.Sos.I, M.Si –Spiritual motivator Penulis best seller buku Alquwwah arruhiyah)

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co