Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, December 19, 2012

Refleksi Tahun 2012

Tahun 2012 segera akan berlalu. Banyak peristiwa telah terjadi. Dalam catatan Hizbut Tahrir ada 10 peristiwa atau topik penting baik menyangkut ekonomi, politik maupun sosial budaya di sepanjang tahun 2012. Pertama, kekayaan alam dijarah asing. Kedua, korupsi yang tidak berhenti bahkan semakin meluas dan menggurita. Ketiga, persoalan buruh yang tidak kunjung selesai. Keempat, buramnya hukum di Indonesia, disamping hukum amburadul dan penegaknya juga bengkok. Kelima, proses legislasi yang sarat kepentingan kapitalisme dan merugikan kepentingan rakyat. Keenam, konflik horizontal yang semakin meluas yang mencerminkan kegagalan konsep Bhinneka Tunggal Ika. Ketujuh, meningkatnya kenakalan remaja tepatnya tindakan kriminal remaja sebagai cerminan kegagalan sistem pendidikan nasional. Kedelapan, isu terorisme dan program deradikalisasi yang menjadikan Islam dan umat Islam sebagai musuh. Kesembilan, penghinaan terhadap Nabi yang terus berulang. Kesepuluh, gejolak dunia Islam yang semakin memanas. Melihat potret buram yang terus berulang dari tahun ke tahun, bahkan semakin kelam, Hizbut Tahrir Indonesia memberikan beberapa catatan penting sebagai rekomendasi yang perlu kita pikirkan. Pertama, Setiap penerapan sistem sekuler, yakni sistem yang tidak bersumber dari Allah SWT, Sang Pencipta manusia, kehidupan dan alam semesta yang Maha Tahu, di berbagai bidang kehidupan pasti akan menimbulkan kerusakan dan kerugian bagi umat manusia. Dikuasainya sumber daya kekayaan alam negeri ini oleh kekuatan asing, kelamnya persoalan perburuhan, maraknya korupsi di seluruh sendi di seantero negeri, konflik horizontal yang tiada henti, kenakalan dan kriminalitas di kalangan remaja yang tumbuh di mana-mana adalah bukti nyata dari kerusakan dan kerugian itu. Ditambah dengan kedzaliman yang diderita umat di berbagai negara, penghinaan terhadap Nabi yang terus terjadi serta sulitnya perubahan ke arah Islam dilakukan oleh karena dihambat oleh negara Barat yang tidak kehilangan kendali kontrol atas wilayah-wilayah di Dunia Islam, semestinya menyadarkan kita semua untuk bersegera kembali kepada jalan yang benar, yakni jalan yang diridhai oleh Allah SWT, dan meninggalkan semua bentuk sistem dan ideologi kufur, terutama kapitalisme yang nyata-nyata sangat merusak dan merugikan umat manusia. Kedua, Demokrasi dalam teorinya adalah sistem yang memberikan ruang kepada kehendak rakyat. Tapi dalam kenyataannya negara-negara Barat tidak pernah membiarkan rakyat di negeri-negeri muslim membawa negaranya ke arah Islam. Mereka selalu berusaha agar sistem yang diterapkan tetaplah sistem sekuler meski dibolehkan dengan selubung Islam, serta penguasanya tetaplah mereka mau berkompromi dengan kepentingan Barat. Itulah yang terjadi saat ini di negeri ini, sebagaimana tampak dari proses legislasi di parlemen dan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah, khususnya di bidang ekonomi dan politik seperti terlihat dalam program war on terrorism yang sangat pro terhadap kepentingan Barat. Cengkeraman Barat juga tampak di negeri-negeri muslim yang tengah bergolak seperti di Suriah, begitu juga di Mesir dan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah. Bahkan Palestina yang telah diakui sebagai sebuah entitias politik, tetaplah bukan sebuah negara dalam arti yang sesungguhnya. Kenyataan ini juga semestinya memberikan peringatan umat Islam untuk tidak mudah terkooptasi oleh kepentingan negara penjajah. Juga peringatan kepada penguasa dimanapun untuk menjalankan kekuasaannya dengan benar, penuh amanah demi tegaknya kebenaran Islam, bukan demi memperturutkan nafsu serakah kekuasaan dan kesetiaan pada negara penjajah. Pembuatan peraturan perundang-undangan yang bakal membungkam aspirasi rakyat, seperti RUU Kamnas dan peraturan perundangan serupa di negeri ini, mungkin sesaat akan berjalan efektif, tapi cepat atau lambat itu semua justru akan memukul balik penguasa itu sendiri. Ketiga, oleh karena itu, bila kita ingin sungguh-sungguh lepas dari berbagai persoalan yang tengah membelit negeri ini seperti sebagiannya telah diuraikan di atas, maka kita harus memilih sistem yang baik dan pemimpin yang amanah. Sistem yang baik hanya mungkin datang dari Dzat yang Maha Baik, itulah syariah Islam dan pemimpin yang amanah adalah yang mau tunduk pada sistem yang baik itu. Disinilah esensi seruan Selamatkan Indonesia Dengan Syariah yang gencar diserukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Karena hanya dengan sistem berdasar syariah yang dipimpin oleh seorang khalifah Indonesia, dan juga dunia, benar-benar bisa menjadi baik. Dengan sistem ini pula terdapat nilai transedental (ibadah) dalam setiap aktifitas sehari-hari yang akan membentengi setiap orang agar bekerja ikhlas, tidak terkontaminasi oleh kepentingan pribadi, golongan maupun asing. Sistem syariah memiliki paradigma yang jelas bahwa memimpin adalah amanah dari Allah dan syariah adalah jalan satu-satunya untuk memberikan kebaikan dan kerahmatan Islam bagi seluruh alam semesta, sedemikian kedzaliman dan penjajahan bisa dihapuskan di muka bumi. Allahu Akbar !(Farid Wadjdi)

Wednesday, December 5, 2012

Ya Allah Berilah Aku Kebahagiaan.

Ya Allah berilah Aku Kebahagiaan.
YA Allah Tunjukilah kami ke jalan yang benar dan bimbinglah kami kepada apa yang Engkau cintai dan ridhoi, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Aamiin Sobat, artikel kali ini adalah hasil diskusi dengan para mahasiswa saya di perkuliahan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. semua orang memang menginginkan kebahagiaan tapi waspadalah seringkali kebahagiaan itu tersamar . Sobat, Tahukah Anda siapa yang sering menyamar sebagai kebahagiaan? Inilah yang disebut kesenangan. Banyak orang yang merancukan kebahagiaan dengan kesenangan. Kesenangan bersifat sementara. Kesenangan bisa dicapai dari hal-hal yang bersifat fisik. Ini menghasilkan kepuasan, tetapi kepuasan yang dihasilkan tidak akan bertahan lama. Kebahagiaan yang bergantung pada kesenangan fisik tidak mantap; suatu hari, kebahagiaan itu Anda rasakan, esoknya mungkin tidak. Ketika memilih “kesenangan” dan menganggapnya sebagai “kebahagiaan”, itu artinya kita sudah berjalan ke arah yang berbeda dengan jalan kebahagiaan. Karena itu, semakin jauh menikmati kesenangan, semakin jauh pulalah kita dari jalan kebahagiaan. Sobat, Jalan kebaikan senantiasa berakhir pada kebahagiaan, sementara jalan kesenangan sering berakhir pada kesengsaraan. Kebahagiaan itu adalah apa yang kita lakukan dan tercapainya segala sesuatu sesuai dengan keridhoan Allah SWt dan keridhoan Allah Swt akan tercapai bila kita melakukan segala sesuatu berdasarkan perintah dan larangan-Nya. Itulah yang menjadikan hati kita tenang dan kedamaian pikiran. Makin tinggi tingkat ketenangan pikiran kita, makin besar kedamaian yang kita rasakan, makin besar kemampuan kita menikmati hidup yang bahagia. Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat mengurai dan menjawab dengan benar dari mana kita berasal? ( Siapa yang menciptakan kita?) , Untuk apa kita hidup?, Dan Mau kemana kita akan kembali setelah hidup di dunia ini? . Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat berdamai dengan dirinya, dengan orang lain, dan dengan Allah SWt. Sobat, dalam artikel kali ini kita akan membahas bagaimana meraih integrated success yang akan membawa kebahagiaan hidup tidak hanya di dunia tetapi juga diakherat. Setidaknya ada empat kunci untuk meraih integrated success itu : 1. Kunci Aqidah yang menjadi dasar utama dan pembuka bagi datangnya kesuksesan. Kunci ini didasarkan pada pandangan bahwa petunjuk Allah SWT adalah hal yang paling berharga dalam hidup. Kita bisa baca dan kaji surat Al-fatihah ayat 1-7. Setidaknya sobat dalam surat alfatihah ini ada tujuh Prinsip melejitkan potensi diri untuk meraih kemuliaan hidup dan udah pernah saya bahas dalam tulisan-tulisan sebelumnya silahkan akses di www.faqihsyarif.com . Diantaranya adalah sebagai berikut kalau dibahasakan dengan bahasa self management : Prinsip awali dengan basmalah,kedua Terimalah diri apa adanya, ketiga Berikanlah yang terbaik – Be The Best, keempat Milikilah impian tidak hanya berorientasi di dunia tapi juga akherat, kelima temukan potensi diri dan peluang diri, keenam Rumuskan cara meraih impian, dan ketujuh. Belajarlah dari pengalaman orang-orang yang sukses maupun yang gagal. 2. Kunci akhlak dan keluhuran budi pekerti. Kunci ini semakin penting dirasakan dan ampuh pada era saat ini. Percayalah sobat, tanpa kekuatan akhlak dan keluhuran budi pekerti, seseorang sebagai pribadi maupun institusi, tidak akan pernah meraih kemajuan atau kesuksesan. Keberhasilan Rasulullah SAW adalah bukti nyata tentang hal itu. Dalam hadits Abu hurairah ra dterangkan bahwa Rasulullah SAW diperintah oleh Allah SWT agar melakukan tujuh perkara: Pertama,Takut kepada Allah SWt di kala sepi sendiri maupun di kala ramai di depan umum,kedua. Berkata adil di kala marah maupun senang. Ketiga, tetap hemat di kala miskin maupun kaya. Keempat, menyambung tali silaturrahim dengan orang yang memutuskannya. Kelima, memberikan bantuan kepada orang yang tidak pernah membantunya. Keenam, member maaf kepada orang yang dzalim dan aniaya kepadanya.Ketujuh, diamnya berpikir, bicaranya menjadi teguran dan peringatan atau amar ma’ruf nahi munkar. Subhaanallah pesan hadits ini sungguh luar biasa. 3. Kunci amal professional. Amal professional dalam Islam mengacu pada etos kerja islami yang didasarkan pada pandangan bahwa kerja dalam Islam dinamakan ‘amal” tidak lain adalah Ibadah. Profesional itu meliputi tiga hal yang harus ada : pertama kafaah ( Expert) ahli di bidangnya, kedua Himmah ( memiliki etos kerja yang tinggi) sedangkan yang terakhir adalah amanah( dapat dipercaya). 4. Kunci keunggulan Daya Saing. Sekarang ini di era globalisasi kita telah menghadapi 4C ( Critis,Chalenge,Competition,Change). Maka dibutuhkan speed dan innovation serta core competensi yang unggul dan mempunyai nilai tambah serta memiliki modal intelektual. Teruslah meningkatkan valensi diri kita. Ada dua hal yang sangat penting kita perhatikan : Pertama, pentingnya SDM yang unggul bukan hanya dalam jumlah (kuantitas), tetapi terutama kualitas (ilmu pengetahuan dan teknologi). Kedua, pentingnya kompetisi akan menggerakkan manusia sebagai pribadi maupun institusi untuk menjadi yang terbaik atau the winner. Demikian ringkasan dari hasil diskusi di perkuliahan dengan para mahasiswa penulis semoga bermanfaat bagi kita. sebagai penutup saya ambil pernyataan Mas Wuryanano owner dari Swastika Prima : Semua orang harus dan wajib sukses! Tanpa kecuali, siapa pun itu, ini adalah “komando” dari Tuhan yaitu Allah SWT, tidak boleh dibantah. Tuhan ingin setiap orang dari kita itu bisa hidup sukses, Tuhan tidak ingin kita hidup susah. “ Ya Allah, terangilah hatiku, lisanku,pendengaranku, penglihatanku, dan juga belakang dan depanku, atas dan bawahku. Ya Allah, karuniakanlah kepadaku cahaya penerang. Aamiin.” Salam Dahsyat dan Luar biasa! ( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas dan Buku Thank’s God Menebar Rahmat Meraih nikmat. www.faqihsyarif.com )

Wednesday, November 28, 2012

Hadapi Kesedihan-Kegagalan dengan Senyuman

Hadapi Kesedihan-kegagalan dengan Senyuman “Kesedihan ataupun kegembiraan sobat ditentukan oleh pikiran kita sendiri. Dan cara kita memahami suatu masalah akan sangat menentukan sikap kita.” Sobat, kalau kita buat daftar panjang tentang hal-hal yang bisa membuat kita sedih, tentu akan banyak sekali tetapi sebenarnya sobat kesedihan bergantung pada pikiran kita. Saat kita berpikir bahwa apa yang menimpa kita adalah kesedihan, demikian pula yang akan kita rasakan. Tetapi jika kita berpikir positif,akan lebih mudah bagi kita saat menghadapi semuanya. Jangan sampai kita kalah dengan kesedihan kita. Bukankah Allah mengingatkan pada kita , “ Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (TQS At-Taubah :40). Di sinilah sobat, kekuatan,ketegaran, dan sikap sabar menjadi sangat diperlukan. Kekuatan sikap sabar akan memberikan sandaran keyakinan bahwa pasti Allah sudah memutuskan yang terbaik bagi kita. Pasti ada hikmah di balik semua peristiwa yang ada. Memang saat ini merasa tidak adil, tetapi suatu saat nanti, kita pasti bisa mengerti makna di balik semua ini. Karena itulah sobat, dalam setiap musibah kita selalu diminta untuk berdoa dan mengucap, “ Inna lillahi wa inna ilaih raji’un,” kita semua milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Do’a ini menjadi peneguh kesabaran sekaligus penguat diri agar tegar menghadapi musibah. Rasulullah SAW juga mengajarkan, “ Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita.” Kalau tekad itu yang kita lakukan, Insya Allah kita akan bisa melewati semuanya dengan baik. Pada awalnya memang sulit,tetapi seiring dengan berjalannya waktu, semua kesedihan bisa membuat kita semakin menghargai kehidupan dan menjadi momentum untuk memperbaiki diri. Hadapi dengan senyuman. Mulailah setiap kegiatan dengan senyuman. Bangun tidur, tersenyumlah kepada orang-orang di sekitar kita agar suasana menjadi nyaman. Tersenyum teryata menyebakan otak kita mengeluarkan serotonin suatu hormon yang berfungsi untuk kekebalan tubuh kita. Riset dunia kedokteran menyatakan ketika masih anak-anak tersenyum 400 kali /hari sedangkan justru ketika dewasa hanya 15 kali/ hari kemana yang 385 kali senyuman itu? Jika ingin orang lain tersenyum kepada kita, kita sendiri yang memulai untuk tersenyum. Berikut ini diantara manfaat Tersenyum Bagi Kesehatan yang saya kutip dari sebuah artikel di internet : Tersenyum manis kesetiap orang akan membuat kita tampak ramah di mata orang selain di nilai ramah ternyata tersenyum juga membawa manfat bagi kesehatan kita nah berikut ini 6 Manfat Tersenyum Bagi Kesehatan mau tahu apa aja itu simak berikut ini. 1. Tingkatkan kekebalan tubuh Tersenyum bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih baik. Ketika seseorang tersenyum maka fungsi imun meningkat yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan terhindar dari penyakit seperti flu dan pilek. 2. Perpanjang usia Kita mungkin akan hidup lebih lama bila rajin tersenyum. Sebuah studi dari gambar yang diambil dari pemain bisbol pada 1952 menunjukkan mereka yang tersenyum hidup lebih lama rata-rata tujuh tahun daripada rekan mereka yang tidak tersenyum. 3. Redakan stres Orang yang stres bisa terlihat dari wajahnya, tapi dengan tersenyum bisa mencegah seseorang tampak letih dan lelah. Jika sedang stres, cobalah ambil waktu untuk tersenyum, karena bisa mengurangi stres sehingga lebih mampu mengambil tindakan. 4. Mengangkat suasana hati Tersenyum adalah salah satu cara untuk mengurangi penderitaan yang disebabkan oleh kondisi yang menyakitkan hati. Disebutkan, memaksa untuk tersenyum bahkan ketika kita tidak sedang tak ingin melakukannya, sudah cukup untuk mengangkat suasana hati. 5. Meningkatkan kepercayaan Dalam satu penelitian, dilaporkan sepuluh persen peserta lebih cenderung memercayai orang lain jika mereka tersenyum. 6. Membuat lebih menarik Satu studi meneliti pria yang mendekati perempuan. Ketika seorang perempuan mengadakan kontak mata dengan seorang pria, kemungkinan ia akan melakukan pendekatan hanya 20 persen. Namun, ketika perempuan yang sama tersenyum, kemungkinan meningkat menjadi 60 persen, so tersenyumlah sobat :) Sobat, di akhir tulisan yang singkat ini saya kembali berpesan, “ Pada segala peristiwa yang terlihat menyedihkan atau menyenangkan, mulailah semuanya dengan senyuman. Dengan senyum kita belajar berpikir jernih terhadap semua yang telah terjadi dan memandang persoalan secara lebih positif. Hadapi setiap persoalan dengan senyuman agar dunia juga tersenyum kepada kita.” Salam Dahsyat dan Luar biasa! ( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa batas dan Buku Thank’s God Menebar Rahmat Meraih Nikmat. www.faqihsyarif.com )

Monday, November 19, 2012

Bagaimana cara mengenal potensi diri dan melejitkannya?

Bagaimana cara mengenal potensi diri dan melejitkannya? “Dan, aku mengatakan bahwa kehidupan memang kegelapan jika tanpa keinginan, dan semua keinginan adalah buta, jika tanpa pengetahuan, dan semua pengetahuan adalah kosong jika tanpa disertai kerja, dan semua kerja adalah hampa, kecuali ada cinta.” (Imam Ali Ra.) Sobat, seringkali dalam sebuah training atau pelatihan saya mendapatkan pertanyaan yang menjadi judul artikel ini? Tulisan ini akan membahas berbagai cara mengenal potensi diri kita. Kita perlu sedikit menguras daya ingat, perasaan, dan pikiran dalam beberapa jam atau sehari atau beberapa hari atau bahkan beberapa minggu untuk menemu kenali potensi diri. Tidak mengapa karena potensi diri laksana berlian yang tak ternilai harganya sebagai anugerah Allah SWT yang mungkin sudah bertahun-tahun berlian itu hanya tersimpan di dalam diri dan tidak pernah teraktualisasi diri. Cara pertama, Aktivitas apa yang Anda Cintai? Sobat, Saydina Ali bin Abi Thalib Ra pernah berkata: “ Dan, aku mengatakan bahwa kehidupan memang kegelapan jika tanpa keinginan, dan semua keinginan adalah buta, jika tanpa pengetahuan, dan semua pengetahuan adalah kosong jika tanpa disertai kerja, dan semua kerja adalah hampa, kecuali ada cinta.” Sobat, ada hubungan antara bakat atau potensi diri dengan aktivitas yang dicintai, aktivitas yang membuat gembira, fun, nikmat atau enjoy. Atau dengan kata lain bahwa aktivitas yang dicintai itu salah satu cermin potensi diri. Gede Prama pernah menyatakan, “Lihat orang-orang yang mencintai dirinya dan pekerjaannya. Muka mereka umumnya bersinar. Percaya dirinya tidak usah diragukan. Tubuhnya seperti memantulkan cahaya produktivitas bagi orang lain. Saya punya banyak cerita yang bisa memberi bukti terhadap fundamen hidup dan kerja produktif dalam bentuk love dan fun. Keduanya menghadirkan energy untuk mencapai keberhasilan dan keberlimpahan. Sobat, segala sesuatu di dalam hidup ini sedang menyodorkan diri kepada kita supaya kita dapat memilih apa yang kita cintai dan apa yang tidak kita cintai, tetapi hanya cinta yang membawa berbagai hal yang kita inginkan kepada diri kita. Sekali lagi hanya cinta yang mendatangkan apa yang kita inginkan ke diri kita. Inilah keajaiban yang setiap kali terjadi pada mereka yang benar-benar mencintai: makin banyak yang mereka berikan, makin banyak yang mereka miliki. Sobat, Anda tahu Susi Susanti peraih emas pertama tunggal putri Indonesia dalam olimpiade Barcelona, Spanyol 1992. Dia juga menjuarai All England empat kali 1990,1991,1993 dan 1994 ternyata Susi Susanti sejak SD menyukai dan mencintai bulu tangkis dan dia berlatih 8 jam tiap harinya 4 jam di pagi hari serta 4 jam di sore hingga petang. Sobat, Bila kita mengisi hidup kita dengan cinta, kita akan menemukan bahwa rasa bersalah,kebencian, dan perasaan negative apa pun akan menjauhi kita. Dan kita akan mulai mengisahkan kisah paling hebat yang pernah diceritakan dan kekuatan cinta akan menerangi hidup kita dengan gambar-gambar dan kisah nyata tentang hidup kita yang menakjubkan. Subhaanallah! Cara kedua, Aktivitas apa yang membuat Anda begitu asyik? Sobat, kalau kita melakukan aktivitas yang kita cintai, kita bisa sangat asyik, sehingga kita bisa lupa waktu. Saya yakin anda pernah mengalami situasi seperti ini. Edison telah menemukan ribuan penemuan dan dia juga pendiri General Electric dia pernah mengatakan, “ Aku tidak pernah bekerja sehari pun dalam hidupku, semua itu adalah keasyikan belaka.” Edison bekerja keras, tetapi ia tidak merasa bekerja keras, semua hanyalah keasyikan belaka. Edison juga pernah mengatakan,”Genius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat.” Sobat, apakah Anda benar-benar telah mengenal aktivitas yang membuat anda begitu asyik tersebut sampai-sampai melupakan waktu? Kalau anda sudah merasa yakin dengan jawaban anda, Anda tidak perlu menggunakan cara ketiga dan seterusnya. Namun kalau Anda masih juga ragu, jangan berhenti membaca tulisan ini sampai selesai. Cara ketiga,Aktivitas apa yang mudah dan cemerlang Anda lakukan? Jack Canfield penulis buku The Power of Focus mengatakan, potensi diri bisa tampak pada aktivitas yang mudah dan cemerlang anda lakukan. Kegiatan-kegiatan yang anda kerjakan seolah-olah tanpa upaya, tanpa berpikir, tanpa susah payah, dan menghasilkan karya yang bagus. Bagi orang lain, aktivitas itu mungkin sulit dan hasilnyapun tidak sebaik jika anda yang melakukan. Sobat, Fokuslah pada kegiatan-kegiatan yang paling cemerlang yang anda kerjakan. Kegiatan-kegiatan cemerlang anda memberi anda energy, membuat anda tetap bersemangat dan membebaskan anda untuk mengejar peluang-peluang baru. Fokuslah kepada talenta-talenta alami anda. Ini kebenaran mendasar percayalah sobat! Cara keempat, Apa aktivitas Impianku? Masih ingat cita-cita atau impian anda sewaktu bocah dulu? Di Pesantren kami baik yang di al-amri leces atau yang di Al-ihsan Nganjuk setiap santri saya minta untuk membuat proposal hidupnya atau menulis impian atau goal mereka masing-masing. Si kecil Habibi yang masa kecilnya memiliki impian menjadi ahli pesawat terbang akhirnya dialah penemu rumus Habibi tentang keseimbangan ekor pesawat terbang. Setiap Boeng membuat pesawat terbang dengan menggunakan rumus keseimbangan ekor pesawat terbang tsb. Prof. BJ Habibi dapat royalty yang besarnya 10 kali gaji presiden di Indonesia. Wright bersaudara yang sejak bocah telah bermimpi untuk terbang melintasi dunia. Setelah dewasa, pesawat terbang pertama di dunia pun lahir dari tangan mereka. Riset saya selama 4 tahun terakhir ini mereka-mereka yang berani membuat proposal hidupnya dan dikirimkan ke email saya dan tiap 3-6 bulan memberikan report ke saya rata-rata 85% dari apa yang mereka tulis benar-benar telah diijabahi oleh Allah SWT. Impian itu adalah mutlak adanya. Maka mulai sekarang, milikilah impian. Menurut bahasanya Mas Ippho Santosa DNA ( Dream N Action). Cara kelima,Tanyakan pada orang dekat, apa bakat anda? Semakin banyak orang-orang dekat yang dengan tulus menjawab apa potensi diri Anda, semakin besar kemungkinannya bahwa memang benar itu adalah potensi diri anda. Bertanyalah pada orang tua anda, saudara-saudara anda, guru-guru atau mentor anda, dan lain-lain yang penting adalah orang yang dekat dengan anda:” Apa bakat atau potensi diri saya?” Cara keenam, Aktivitas apa Anda cepat mempelajarinya? Sobat, kekuatan selalu memiliki belajar awal yang cepat, pembelajaran yang berkelanjutan. Kalau anda cepat mengerti sesuatu, kemungkinan anda bagus dalam hal tersebut. Sekali lagi untuk mengetahui potensi diri , ajukan pertanyaan: “ Aktivitas apa saja aku cepat mempelajarinya?” Saya pikir kalau sudah menggunakan enam cara ini sobat, anda udah merasa yakin dengan apa potensi diri anda? Kalau masih ragu coba cara ketujuh Cara ketujuh, Apa mesin kecerdasan Anda? Ini bisa dilakukan dengan melakukan tes mesin kecerdasan STIFIn yang dirancang oleh Mas Farid Ponimam cukup hanya dengan menscan 10 jari anda. Ingin tahu karpet merah anda? dan lakukan Tes STIFIn hub. Kami di 081330447814. Demikian sobat, semoga membawa manfaat bagi kita semua. Salam Dahsyat dan Luar biasa! ( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah, Never Give Up, dan Thank’s God menebar rahmat meraih nikmat. www.faqihsyarif.com )

Wednesday, November 14, 2012

Refleksi Hijrah: Menyongsong Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah

[Al-Islam 631] Kita sudah memasuki tahun baru 1434 hijriyah. Tentu tidak seharusnya kesemarakan menyambut tahun baru hijriyah ini hanya sekadar perayaan seperti halnya semarak penyambutan tahun baru masehi. Keputusan Umar bin al-Khaththab yang menjadikan tahun hijrah Nabi dan para sahabat dari Makkah ke Madinah sebagai awal penanggalan tahun hijriyah dan kemudian disepakati oleh para sahabat, tentu memiliki makna besar. Pasalnya, dengan hijrah itulah berdiri Daulah Islam dan terbentuk masyarakat Islam di Madinah. Karena itu makna hijrah inilah yang harus direnungkan dan direfleksikan ke tataran riil sat ini. Jahiliyah Modern Kondisi masyarakat modern saat ini jika dibandingkan dengan kondisi masyarakat jahiliyah pra hijrah tampak banyak kemiripan, dan bahkan dalam beberapa hal justru lebih buruk. Ciri utama masyarakat jahiliyah dahulu adalah kehidupan diatur dengan aturan dan sistem jahiliyah, yaitu aturan dan sistem buatan manusia sendiri. Pada masyarakat Quraisy, aturan dan sistem kemasyarakatan dibuat oleh para pemuka kabilah. Hal itu mereka rumuskan melalui pertemuan para pembesar dan tetua kabilah di Dar an-Nadwah. Kondisi yang sama persis juga berlangsung saat ini. Kehidupan diatur dengan aturan dan sistem buatan manusia yang dibuat oleh para wakil yang berkumpul di gedung parlemen. Dalam aspek ekonomi, riba, manipulasi, kecurangan dalam timbangan dan takaran, penimbunan, eksploitasi oleh pihak ekonomi kuat terhadap ekonomi lemah, konsentrasi kekayaan pada segelintir orang, dsb, kental mewarnai kehidupan ekonomi masyarakat jahiliyah. Hal yang sama juga mewarnai kehidupan ekonomi modern saat ini. Bahkan saat ini riba justru menjadi pilar sistem ekonomi dan negara menjadi salah satu pelaku utamanya. Pada aspek sosial, masyarakat jahiliyah pra hijrah identik dengan kebobrokan moral yang luar biasa. Mabuk, pelacuran dan kekejaman menyeruak di mana-mana. Anak-anak perempuan yang baru lahir pun dibunuh. Kondisi itu juga terjadi saat ini bahkan lebih buruk. Perzinaan difasilitasi dengan lokalisasi. Jika dahulu anak perempuan yang dibunuh, sekarang banyak anak tanpa pandang laki-laki atau perempuan dibunuh bahkan sebelum lahir. Lihat saja data menunjukkan lebih dari dua juta aborsi terjadi setiap tahunnya di negeri ini. Dalam aspek politik dan konstelasi internasional, bangsa Arab jahiliyah pra hijrah bukanlah bangsa yang istimewa. Dua negara adidaya saat itu, Persia dan Byzantium, sama sekali tidak melihat Arab sebagai sebuah kekuatan politik yang patut diperhitungkan. Begitu pula saat ini. Negeri-negeri kaum Muslim, termasuk negeri ini, juga tidak pernah diperhitungkan oleh negara-negara lain; kecuali sebagai obyek penjajahan. Kekayaan alam negeri kita dijadikan jarahan oleh negara-negara penjajah dan para kapitalis. Jutaan kilometer persegi perairan dan jutaan hektar daratan negeri ini sudah dikapling-kapling untuk perusahaan-perusahaan yang kebanyakan asing. Sampai-sampai dalam eksploitasi migas, hampir sulit sekali menemukan bendera sendiri. Karena itu tepat jika kondisi kehidupan saat ini disebut jahiliyah modern. Maju secara sains dan teknologi, namun aturan dan sistemnya tetap aturan dan sistem jahiliyah, aturan dan sistem buatan manusia, yang menentukan format, corak dan kondisi kehidupan masyarakat. Sebab Utama: Kapitalisme, Demokrasi dan Pengaruh Asing Kondisi jahiliyah modern saat ini pada dasarnya kembali kepada tiga sebab utama, yaitu ideologi kapitalisme, demokrasi dan pengaruh asing. Ideologi kapitalisme berlandaskan akidah pemisahan agama dari kehidupan dan negara. Agama dibatasi tidak lebih pada batas-batas tembok masjid. Akidah ini mengharuskan penyerahan pengaturan berbagai interaksi kehidupan kepada manusia. Pelaksanaannya dilakukan melalui sistem demokrasi. Inti demokrasi adalah kedaulatan rakyat. Artinya, rakyatlah yang berhak membuat dan menetapkan aturan, hukum dan sistem. Tidak ada demokrasi tanpa kedaulatan rakyat. Karena tidak mungkin semua rakyat berkumpul setiap kali ingin membuat aturan, maka dicetuskanlah konsep perwakilan. Rakyat memilih wakil untuk mewakili mereka membuat dan menetapkan hukum. Pada akhirnya, pembuatan dan penetapan hukum sejatinya berada di tangan para wakil itu. Dengan begitu demokrasi menjadi pintu sekaligus mekanisme masuk dan lahirnya aturan dan sistem jahiliyah. Akibat aturan dan sistem jahiliyah itulah segala kebobrokan, keburukan, kerendahan dan masalah jahiliyah modern sekarang ini terjadi. Karena itu sebab utama dari semua kejahiliyah modern saat ini adaah sistem demokrasi itu sendiri. Sistem demokrasi itulah yang menjadi sebab utama segala bentuk kebobrokan, keburukan, problem dan penderitaan yang dialami dan menimpa masyarakat modern sekarang ini. Sementara pengaruh asing, negeri-negeri kaum Muslimin sejak lepas dari penjajahan fisik, pengaruh asing tetap dipertahankan dan dijadikan sandaran. Bahkan eksistensi dan keberlangsungan para penguasanya banyak bergantung kepada pengaruh asing itu. Dengan pengaruh asing itulah, aturan dan sistem penjajah dipaksakan dan dipertahankan. Hal itu membuat orang-orang kafir mempunyai jalan untuk menguasai kaum Muslimin. Orang –orang kafir barat memperalat negeri kaum Muslimin termasuk negeri ini demi kepentingan-kepentingan mereka. Mereka merampas kekayaan alam kita dengan transaksi-transaksi ilusif, dan merampok migas kita dengan perjanjian-perjanjian yang tidak fair dan manipulatif. Jadilah orang-orang kafir itu bisa meracuni akal-akal kita dengan tsaqafah dan kultur mereka, merusak kehidupan kita dengan peradaban mereka, membuat keamanan kita tergadai pada pengaruh mereka dan lebih dari itu mereka merampas kehendak kita. Melalui pengaruh itulah, asing penjajah memaksakan sistem demokrasi kepada kita. Dan melalui sistem demokrasi itu sendiri, asing penjajah terus memaksakan dan mempertahankan pengaruhnya atas kita agar makin menancap dalam. Banyaknya UU dan aturan yang dipaksakan, didektekan, dirumuskan, dan diarahkan oleh asing melalui Bank Dunia, ADB, IMF, USAID, berbaga lembaga dan oleh negara asing adalah buktinya. Perubahan Besar Sebuah Keharusan Di tengah kungkungan kehidupan jahiliyah modern inilah penting bagi kita merefleksikan makna hijrah pada tataran riil. Dalam hal itu, perjuangan merealisasi hijrah seperti yang dilakukan Nabi saw dan para sahabat untuk saat ini tentu sangat relevan, bahkan merupakan keniscayaan. Sebab, hal itu memungkinkan kaum Muslim untuk: meninggalkan kekufuran dan dominasi kaum kafir menuju iman dan kekuasaan Islam; meninggalkan darul kufur menuju Darul Islam; meninggalkan sistem jahiliah menuju ideologi dan sistem syariah; meninggalkan kekalahan menuju kemenangan dan kemuliaan Islam; dan merubah penindasan menjadi tebaran kerahmatan. Untuk itu mutlak harus dilakukan perubahan. Perubahan itu tidak akan datang begitu saja. Akan tetapi perubahan itu harus kita usahakan. Sebab Allah SWT berfirman: … إِنَّ اللَّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ … Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (TQS ar-Ra’du []: 11) Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan: “Allah dalam ayat ini memberitahukan bahwa Dia tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga terjadi perubahan dari mereka sendiri, baik dari mereka atau dari orang yang mengatur/mengurusi mereka atau dari sebagian mereka dengan sebab tertentu.” Perubahan yang harus diwujudkan itu bukan sembarang perubahan, tetapi haruslah perubahan besar. Yaitu perubahan besar untuk merubah kejahiliyahan modern ini menjadi kehidupan yang Islami dan Allah ridhai. Perubahan besar dari akidah sekulerisme menjadi akidah tauhid; dari ideologi kapitalisme menjadi ideologi Islam; dari demokrasi dengan kedaulatan rakyatnya menjadi Islam dengan kedaulatan syara’; dan perubahan besar dari aturan dan sistem jahiliyah buatan manusia menjadi aturan, hukum dan sistem Islam dengan syariahnya yang sumbernya wahyu yang diturunkan dari sisi Allah Sang Pencipta dan Maha Bijaksana. Allah SWT berfirman: أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (QS al-Maidah [5]: 50) Menyongsong Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah Perubahan besar itu hanya bisa direalisasikan dengan mencampakkan sekulerisme kapitalisme berikut sistem ekonominya dan sistem demokrasinya. Dan selanjutnya menggantinya dengan akidah Islam dengan hukum-hukum syariah yang diterapkan ecara total dan menyeluruh dalam sistem Islam yaitu al-Kilafah ar-Rasyidah. Saat ini, dunia Islam tengah dan terus memproses perubahan. Masing-masing negeri berlomba untuk merealisasi perubahan besar yang diridhai Allah SWT itu. Karena itu, kita yang ada di negeri ini tentu saja tidak boleh tertinggal dalam perlombaan merealisasi perubahan besar dari sistem jahiliyah kapitalisme demokrasi menuju penerapan syariah Islam dalam bingkai al-Khilafah ar-Rasyidah ini. Masing-masing dari kita wajib ambil bagian dalam proses dan perjuangan merealisasi perubahan besar dunia menuju Khilafah Rasyidah ini. Selain untuk merefleksikan makna hijrah pada tataran praktis, hal itu juga menjadi manifestasi dan pembuktian atas kebenaran keimanan kita. يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (TQS al-Anfal [8]:24) Wallâh a’lam bi ash-shawâb. []

Wednesday, November 7, 2012

House of Character Building

House of Character Building Karakter seseorang ditentukan oleh apa yang ia lakukan Karakter yang baik adalah pencapaian tujuan dengan cara-cara yang baik walaupun tindakan itu mengandung resiko Karakter yang baik tidak membenarkan perilaku yang buruk hanya karena perilaku itu dilakukan banyak orang Karakter seseorang memiliki makna transformatif, yang berarti bahwa seorang individu bisa “mengubah dunia” Imbalan bagi karakter yang baik akan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk dihuni. Ada Beberapa Paket Program : Paket Karakter Dasar, Paket Karakter Lanjutan,Paket Entrepreneurship, Paket Parenting, Paket Sales,Paket Leadership,Paket Guru Hebat. Hanya Rp. 600.000,- Tiap Paketnya untuk 8x pertemuan 1x seminggu, Investasi sudah termasuk Test Personality by STIFIN Pendaftaran & Penjelasan Program ke House of Character Building (HoCB)Ruko Bagian Depan Mutiara Citra Asri Sidoarjo Pukul 09.00 s/d 16.00 & 19.00 s/d 20.00 Senin s/d Jum’at Hub.Yosi Novlan di 0817894511 dan Faqih Syarif di 081330447814

Tuesday, October 30, 2012

GERAKAN 1000 SEDEKAH NASI BUNGKUS

Peserta Mentor FM Rumah Inspirasi tiap bulannya mengadakan Gerakan 1000 Sedekah Nasi bungkus hanya dgn Rp. 5.000,- per bungkusnya yang akan di bagikan di Surabaya dan sidoarjo. Anda bisa bergabung dengan GERAKAN 1000 SEDEKAH NASI BUNGKUS kirim sedekah ke Rek. BRI Syariah 1007442676 an. Nasrul Syarif. Bagi Temen2 yg Ikut berpartisipasi GERAKAN 1000 SEDEKAH NASI BUNGKUS kirim SMS ke 081330447814 ketik Misalnya : Sedekah Nasi Bungkus - Nama- 10 bungkus - 50.000,-

Sunday, October 28, 2012

Kebiasaan Manusia Sukses Tanpa Batas

Kebiasaan manusia sukses tanpa batas “Islam menggunakan kebiasaan sebagai salah satu sarana pendidikan.Islam mengubah semua kebaikan menjadi kebiasaan-kebiasaan yang dapat dilakukan oleh semua orang tanpa harus bersusah payah ataupun merasa berat. Islam juga selalu mengingatkan tujuan yang akan dicapai melalui kebiasaan-kebiasaan tersebut.” (Manhaj at –tarbiyah al-Islamiyyah h. 200) Sobat, kebiasaan adalah berpadunya ketiga unsur yaitu Pengetahuan, Keinginan, dan Keahlian pada suatu perbuatan. Sebagai contoh kebiasaan membaca, setidaknya terdiri dari tiga unsur yang saling terkait yaitu; pengetahuan yang bersifat teoritis mengenai perbuatan membaca dan meyakini urgensinya (apa yang harus anda lakukan), motivasi atau kecenderungan untuk membaca (tujuan membaca), dan kesanggupan atau kemampuan untuk membaca dengan baik ( teknis atau cara membaca). Dengan memahami apa itu kebiasaan kita dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan baru dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan lama. Dalam kehidupan manusia, kebiasaan memiliki pengaruh yang besar. Tahukah sobat bahwa setiap orang dari kita selalu digerakkan oleh kebiasaan? Di antara kebiasaan-kebiasaan itu ada yang bermanfaat dan ada pula yang tidak bermanfaat. Dalam hal ini sobat, kita dapat melestarikan kebiasaan-kebiasaan yang bermanfaat, sebagaimana kita juga dapat menjauhkan diri dari kebiasaan-kebiasaan yang membahayakan. Sobat, dalam tulisan singkat ini penulis akan paparkan riset dari Prof. Dr. Ibrahim Hamd Al-Qu’ayyid selama beberapa tahun studi dan pengalaman di lapangan mengenai kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan manusia sukses tanpa batas. Beliau mengatakan kesuksesan seorang manusia, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadinya, sangat tergantung pada tiga aspek utama yang terdapat dalam kepribadian: Aspek Pandangan hidup, aspek keahlian dan aspek hubungan dengan sesama manusia. Aspek pertama, pandangan (visi) hidup. Aspek ini sangat terkait dengan daya nalar manusia terhadap jalan hidupnya serta terkait kemampuannya untuk memindahkan daya nalar tersebut ke wilayah praktek. Dari aspek visi hidup ini melahirkan empat macam kebiasaan: Berusaha untuk mencapai keunggulan, menentukan tujuan, membuat rencana dan menyusun prioritas. Aspek kedua, Keahlian. Aspek ini berhubungan dengan kemahiran, mmekanisme, dan pengetahuan tertentu. Dan aspek ini akan melahirkan 3 macam kebiasaan yaitu: Fokus, manejemen waktu, dan berjuang melawan diri-sendiri. Aspek ketiga, hubungan dengan sesame manusia. Aspek ini berkaitan dengan sifat manusia dalam berinteraksi dengan masyarakat. Dan aspek ini akan melahirkan 3 macam kebiasaan yaitu: Kepiawaian berkomunikasi, berpikir positif dan seimbang. Sobat, sekarang bagaimana penjabaran secara singkat 10 kebiasaan manusia sukses tanpa batas itu? Ikuti paparan berikut ini : 1. Berusaha mencapai keunggulan. Usaha yang terus-menerus dan berkesinambungan untuk meraih prestasi dalam hidup pada tiga bidang utama, yakni konsisten meningkatkan kualitas iman dan hubungan kepada Allah SWT, konsisten meningkatkan kualitas profesionalisme, spesialisasi,produksi,kapabilitas dan efektivitas dalam kerja dan profesi kita. Dan konsisten dalam meningkatkan hubungan-hubungan positif kita dengan orang lain. 2. Menentukan tujuan. Menentukan tujuan-tujuan hidup kita baik tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. 3. Membuat rencana. Menetapkan tujuan-tujuan kita dalam program-program kerja dan jangka waktu tertentu yang dapat dijalankan. 4. Menyusun Prioritas. Menetukan mana yang harus dilakukan pertama, kedua, dan seterusnya, mana yang terpenting kemudian yang penting dari tujuan-tujuan,tugas-tugas, dan kewajiban-kewajiban dalam hidup ini. 5. Fokus. Memberikan perhatian terhadap tugas dan tanggung jawab atau kerja yang ada di hadapan kita dan langsung mengerjakannya tanpa menunda-nunda lagi, sebagaimana juga memfokuskan perhatian dalam spesialisasi,bidang,atau keahlian yang kita yakini bahwa kita dapat berprestasi dan kreatif dalam bidang tersebut. 6. Manajemen Waktu. Memanfaatkan waktu yang ada dan menggunakannya sebaik-baiknya untuk mengembangkan keahlian-keahlian dan potensi kita agar tercapai tujuan-tujuan penting yang kita cita-citakan. 7. Berjuang melawan diri-sendiri. Usaha yang terus-menerus untuk mengalahkan ego, menundukkan nafsu, mengarahkannya, dan membiasakannya menghadapi tanggung jawab dan resiko-rsikonya, serta sabar dan teguh dalam prinsip-prinsip, nilai-nilai, dan beberapa kewajiban agar tercapai kehidupan mulia yang kita idam-idamkan. 8. Kepiawaian Berkomunikasi. Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Bertujuan untuk memberikan pengaruh yang positif dalam hidup mereka dan supaya dapat hidup bersama mereka dalam suasana saling menghargai dan akhlak yang mulia. 9. Berpikir positif. Melihat dari sisi positif dalam semua hal, manusia dan peristiwa, juga berpikir dengan cara yang didominasi unsure positif,prasangka baik, optimis dan melupakan sisi-sisi yang buruk. 10. Seimbang. Artinya kita harus berpikir dan bertindak dengan cara yang seimbang dalam hidup kita. Jangan sampai satu sisi lebih dominan dari sisi-sisi yang lain. Insya Allah sobat, kalau kebiasaan ini semua kita lakukan dengan penuh kesungguhan dan benar-benar mempraktekkannya dalam dunia perubahan yang positif maka kita akan menjadi manusia yang tidak hanya hasanah di dunia tapi juga meraih hasanah di akherat. Selamat berjuang dan Never give up! Salam Dahsyat dan luar biasa! ( Spiritual motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah, buku Never Give Up dan Thank’s God. www.faqihsyarif.com )

Wednesday, October 24, 2012

Bisa ! Bisa ! dan pasti Bisa !

Bisa!Bisa dan Pasti Bisa! Sekecil apapun bakat yang kita miliki sebenarnya punya potensi untuk dikembangkan secara luar biasa. Setiap potensi, sekecil apapun jangan diabaikan karena bisa menjadi luar biasa. Sobat, Siapa yang menyangka kebiasaan merenung dan mencorat-coret syair Ebiet bisa membawanya menjadi pengarang lagu dan penyanyi balada yang terkenal di kisaran tahun 1979-1983 berbagai penghargaan pun sudah diterimanya. Sobat, Siapa yang menyangka kebiasaan membanyol Tukul membuatnya menjadi salah satu host paling popular dan terkaya di negeri ini.Siapa yang mengira sifat alamiah Oprah yang selalu ingin belajar banyak bisa membawanya jadi host ternama di dunia. Siapa yang mengira kebiasaan JK Rowling mendongeng untuk anaknya akhirnya mengasah keahlian bercerita sehingga menghasilkan Harry Potter. Dan masih banyak lagi orang-orang yang sukses di bidang apapun yang berangkat dari hal yang kecil. Semua hal kecil punya potensi menjadi besar jika dikembangkan. Sobat, sekarang bagaimana agar kita mampu mematahkan dan menghancurkan mitos “ Saya Tidak Bisa”? berikut ini beberapa tips yang bisa kita lakukan : 1. Sadari dan yakinlah potensi diri jauh lebih besar dari yang kita kira. Karena tidak sadar besarnya potensi tersebut, kadang kita menolak suatu peluang atau kesempatan hanya karena merasa tidak bisa,tidak mampu,tidak berbakat, bahkan sebelum mencobanya. Sekarang saatnya untuk melihat lagi diri sendiri. Pikirkan bakat apa yang belum dikembangkan secara maksimal. Bidang keahlian apa yang anda kuasai hari ini? Dan Anda menjalankannya dengan penuh enjoy dan seakan tidak ada beban dan benar-benar menikmatinya. Kalau sudah ketemu dua hal ini itulah bakat anda yang harus dikembangkan dan terus meningkatkan valensi anda dengan fokus. 2. Percayalah bahwa kita bisa! Jika benar-benar ingin sukses, ingin berhasil, ingin menjadi juara, ingin menjadi orang hebat, ingin menjadi luar biasa, maka langkah pertama yang harus kita lakukan adalah percaya bahwa bahwa kita bisa. Jika kita percaya kita bisa melakukannya, bisa mencapainya, maka kita sudah melakukan lompatan besar. Keyakinan kita akan member sinyal dan sinyal tersebut akan menarik reaksi dari alam semesta. Sinyal tersebut juga mempengaruhi jiwa,otak, dan semangat kita dalam bekerja. Inilah teori mestakung yang diusung Prof. Johannes Surya pakar Fisika dan pencetak peraih emas Olimpiade Fisika tingkat dunia. 3. Jangan takut mencoba ! Baik orang sukses atau orang gagal sebagian besar sebenarnya sama-sama mempunyai keraguan pada hal baru, tugas baru, atau bidang yang baru. Tapi yang membedakan mereka adalah Orang sukses berani mencoba. Mereka berani salah, berani gagal dan mereka mau belajar dari kesalahan dan kegagalan, serta bekerja keras memperbaiki kesalahan dan mengembangkan kemauan. Jangan pernah menolak peluang hanya karena merasa tidak yakin bisa melakukannya. Jika ada peluang bagus, coba dulu, jika gagal coba lagi. Ada peluang lain coba juga. Suatu saat akan datang peluang terbaik yang membuat kita menjadi besar dan luar biasa. 4. Kita punya potensi di banyak hal. Mencoba banyak peluang bisa menambah ilmu sekaligus membuat kita mengetahui bidang terbaik yang cocok untuk kita. Percayalah, kita mempunyai begitu banyak bakat dan potensi hanya saja kita kurang mengeksplorasi diri. Anda akan takjub melihat betapa banyak bakat diri yang dimiliki dan bisa dikembangkan. 5. Lingkungan positif akan bisa membuat potensi kita berkembang pesat. Memilih teman dan komunitas adalah memilih masa depan. Di masa mudanya Ebiet G. Ade selalu berkumpul dnegan seniman kreatif yogjakarta, sehingga bakatnya selalu terasah. Kini kita bisa melihat gubahan atau karyanya yang begitu indah. Jika tidak punya lingkungan positif, kita harus menemukannya sendiri. Lingkungan positif bisa diciptakan dengan sering-sering berkumpul dan berinteraksi dengan orang-orang yang positif, orang-orang yang punya cita-cita besar, yang selalu meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dan lebih baik lagi. Bisa juga dengan bergabung dengan komunitas yang positif, seperti yang dilakukan penulis bergabung di Trainer Laris, Indonesia Inspiring Movement sebuah komunitas yang bertekad melakukan perubahan dan menginspirasi Indonesia menjadi lebih baik. Bisa juga didapatkan dengan membaca buku-buku positif, membaca buku-buku biografi orang-orang besar, sehingga semangat mereka menular. 6. Sekecil apapun bakat yang kita miliki sebenarnya punya potensi untuk dikembangkan secara luar biasa. Setiap potensi, sekecil apapun jangan diabaikan karena bisa menjadi luar biasa. Ingatlah sobat sekali lagi, semua hal yang kecil punya potensi menjadi besar jika dikembangkan. Setiap orang punya bakat, yang jarang adalah keberanian untuk mengikuti bakat itu menuju tempat gelap kemanapun berjalan. Setiap orang bisa sehebat apapun yang ia inginkan, jika percaya pada diri sendiri dan punya keberanian,determinasi dan dedikasi,siap bersaing, dan rela berkorban serta mau membayar harganya dengan kerja keras. Semua Bisa dicapai. Bukankah Allah berfirman dalam hadits Qudsi yang artinya “Aku ( Allah) ada dalam prasangka hamba-Ku ( AKu mengikuti prasangka hamba-Ku). Jika percaya bisa. Anda Bisa! Bisa! Bisa! Pasti Bisa! ( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis Buku Never Give Up dan buku Thank’s God – www.faqihsyarif.com )

Friday, October 19, 2012

Thank's God, Menebar Rahmat Meraih nikmat

TE
lah terbit Buku Terbaru Sy Thank's God,Menebar Rahmat meraih nikmat. BOnus CD Live Interaktiv Motivation Di Smart 88.9 FM 6 edisi @ 1 jam. Dapatkan juga bonus Tambahan berhak mengikuti Mentor FM dan Tanda Tangan lgs serta kata-kata Motivasi khusus bagi yang pesan dan beli lgs di BU Aini 081332061392 atau 088804953440. Harga hanya Rp.45.999,-

Tuesday, October 16, 2012

Prinsip Bisnis Yang Tidak pernah Rugi : Bisnis berbasis Spiritual


Prinsip Bisnis yang tidak pernah Rugi: Bisnis berbasis Spiritual
“Kegagalan sebenarnya bukan merupakan penghalang keberhasilan, melainkan pengalaman untuk membangun anak tangga yang lebih kuat sehingga ki
ta dapat melangkah lebih tinggi menuju gerbang keberhasilan.”

Sobat, siapa pun yang menjalankan bisnis di dunia ini tidak boleh melupakan tujuan hidup yang hakiki, yaitu menuju kebahagiaan di dunia dan di akherat kelak. Tidak ada gunanya kita berbisnis di atas penderitaan orang lain, terlebih hanya mengejar keuntungan dunia. Kalau kita berbisnis hanya demikian, kita hanya akan memperoleh kesenangan di dunia, di akherat kita tidak akan memperoleh keuntungan sama sekali.
Allah SWT mengingatkan kepada kita, “ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil.” ( TQS. 4 :29). Beberapa contoh tindakan yang tergolong batil adalah : Berbisnis dengan curang, menipu, mencuri, korupsi, kolusi, suap-menyuap, mark up, meminjam uang dengan maksud tidak ingin mengembalikan, serta berbagai tindakan tecela lainnya.

Sobat, apabila bisnis yang kita jalani batil atau salah sebenarnya batin kita akan merasa dan berbicara bahwa apa yang kita lakukan tersebut sebenarnya tidak baik. Kita akan mersa bersalah, hidup menjadi tidak tenang, dan ada perasaan selalu dikejar-kejar karena pada dasarnya batin kita bersifat bersih dan tidak ingin tercampur dengan hal-hal yang bersifat kotor. Secara naluriah, kita akan dibimbing ke jalan yang benar. Tetapi, karena bisnis yang kita lakukan tidak bersih, hal inilah yang menyebabkan hidup kita sepanjang hari semakin tidak tenang. Hati kecil kita sebenarnya menjerit, dan menolak apa yang kita lakukan tersebut.

Sobat, agar bisnis yang dilakukan tidak pernah merugi selalulah kita berorientasi pada :
·         Memberikan keberkahan atau keridhoaan Allah SWT dengan melakukan bisnis sesuai dengan perintah Allah SWT.Memberikan benefit atau manfaat buat orang lain, Memberikan benefit atau manfaat untuk perusahaan dan karyawan.
Jadi kalau kita ingin hidup kita berkah nan mulia maka harta yang kita miliki dapat kita manfaatkan untuk kebahagiaan orang lain atau untuk pekerjaan yang lebih bermanfaat sehingga orang-orang di sekitar kita menjadi lebih makmur, lebih sehat, dan lebih damai. Kalau hal ini yang kita lakukan, Insya Allah hidup kita akan lebih bermakna dan apa yang kita berikan kepada orang lain apabila diperoleh dari sumber yang baik akan menjadi amal jariah serta pahala yang akan kita nikmati di akherat kelak.

Sekali lagi sobat, dalam melakukan suatu bisnis, kita tidak boleh hanya mengejar keuntungan di dunia dan melupakan ibadah lainnya, misalnya berdzikir, mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah serta memberikan manfaat kepada orang lain. Allah SWT berfirman,
“ Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan sholat, dan (dari) membayar zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang(di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang.” (TQS. 24:37).

Sobat, prinsip berikutnya adalah kerja sama saling menguntungkan. Adapun syarat agar kerja sama dapat dilanjutkan adalah: 1. Adanya kesepakatan bersama, 2. Jangan sampai keuntungan yang diperoleh oleh satu pihak merupakan kerugian di pihak lain. Tentunya hal itu tidak bertentangan dengan aturan Allah SWT. Contoh bisnis yang merugikan pihak lain adalah riba, judi, dan semua permainan yang menggunakan uang. Dalam melakukan kegiatan bisnis tidak boleg ada tekanan, penipuan atau penyalahgunaan ketidaktahuan pihak lain untuk kepentingan suatu pihak.

Transaksi dilakukan secara jelas,transparan,jujur dan adil. Contoh transaksi yang tidak adil dan dilarang dalam Islam, menjual buah-buahan yang masih ada di atas pohon ataupun menjual susu yang masih ada dalam tubuh sapi atau disebut dengan istilah system ijon. Untuk mengatasi kemungkinan terjadinya sengketa, semua bentuk kontrak hendaknya dilakukan dengan perjanjian tertulis dengan beberapa saksi.

Sobat, kejujuran merupakan syarat penting dalam bisnis. Pembohong itu dimurkai Allah, sebaliknya orang-orang yang jujur sangat dipuji dan disanjung oleh-Nya itulah prinsip yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Adapun bagaimana cara menjaga prinsip keadilan :
  1. Menepati janji, kesepakatan dan kontrak.
  2. Menjaga kepercayaan konsumen, yaitu dengan cara jujur dalam timbangan dan takaran.
  3. Membayar gaji sebelum keringatnya kering.
  4. Al Qur’an memerintahkan orang-orang yang beriman untuk menjaga amanah dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.
  5. Pekerja yang paling baik adalah orang yang melakukan pekerjaannya dengan penuh kesungguhan, efisien tidak membuang-buang waktu, serta bekerja dengan sebaik-baiknya.
  6. Berlaku jujur,tulus,ikhlas dan benar dalam semua pekerjaan yang dilakukan termasuk juga dalam setiap perkataan maupun perbuatan.
  7. Pekerjaan yang kita lakukan hendaknya dilaksanakan secara efisien, konsisten dan kompeten.
  8. Islam menyarankan agar kita melakukan penyelidikan atau riset pengumpulan informasi sebelum kita melakukan suatu pekerjaan.
Sobat, sebagai akhir dari tulisan singkat ini, Sobat, bagaimana memulai bisnis? saran saya mulailah dari apa yang menjadi hoby atau apa yang Anda sukai. Kerjakan apa yang Anda sukai, tekuni dan kembangkan. Curahkan dengan sepenuh hati dan lakukan dengan penuh enjoy.Tentunya prinsip-prinsip di atas harus kita lakukan. Banyak pengusaha sukses yang mengawali dengan sesuatu yang menjadi hoby atau kesukaan dia.
Sobat, Ada beberapa tips membangun Bisnis kita sendiri; Mulailah dari mimpi anda!,Percaya (belief)!,Mulailah dari hoby anda!,Mulailah dari hal yang anda sukai dan kuasai!,Berani mengambil resiko! ,Carilah mentor atau guru bisnis dan minta nasehat kepadanya, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas!,Bangunlah jaringan (networking), berani menghadapi kegagalan! Dan Action now!!!!
Banyak orang yang bertanya, Bisnis apa yang bagus?”. Jawabnya, “Bisnis yang bagus adalah yang DIBUKA, bukan ditanyakan terus!”.
Jarak antara Anda dengan dunia pengusaha hanyalah satu langkah, yaitu ACTION!!!!!!!
“Kegagalan sebenarnya bukan merupakan penghalang keberhasilan, melainkan pengalaman untuk membangun anak tangga yang lebih kuat sehingga kita dapat melangkah lebih tinggi menuju gerbang keberhasilan.”
Salam Dahsyat dan Luar Biasa!  ( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar Ruhiyah Kekuatan spirit Tanpa Batas dan Buku Never Give Up. www.faqihsyarif.com )

Tuesday, October 2, 2012

Bila Rezeki Tak kunjung Datang


Bila Rezeki Tak kunjung Datang
“Berusahalah! Jangan hanya menadahkan tangan ke langit! Sesungguhnya Tuhan tidak akan pernah menurunkan emas dan perak dari langit.” ( Imam Ali ra)

Sobat, Jika rezeki anda belum meningkat, pertama yang harus anda lakukan adalah setting ulang pikiran dan hati anda dengan cara sebagai berikut :
·         Berdoalah dengan hati dan rasakan anda sedang berkomunikasi  dengan Sang Maha Rahman dan Rahiim. Mintalah karunia rezeki-Nya dengan sungguh-sungguh. Yakini bahwa doa anda pasti terkabul.
·         Pancarkan energi positif sebanyak mungkin dengan selalu berbagi pada sesama , agar rezeki selalu datang kepada anda, tingkatkan usaha ikhtiar dan doa.
·         Berusahalah untuk selalu tawakkal dan berhusnudhan kepada Allah.

Sobat, jadikan khusnudhan kepada Allah sebagai sebuah karakter bukankah Allah telah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya bentuk.(Ahsanu Taqwim). Kita semua adalah sebuah karya masterpiece terhebat dan tercanggih yang diciptakan oleh Allah SWT. Semua kehebatan dan keunggulan ada di dalam diri manusia. Aplikasi dan fitur yang canggih dan itulah potensi rezeki unlimited power.

Sobat, diantara komponen hardware potensi yang sudah di built ini oleh Allah kepada kita terdapat empat potensi dasar, yaitu :
·         Potensi Otak : Agar kita bisa berpikir kritis dan kreatif ( Kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional).
·         Potensi hati : Agar kita merasakan empati terhadap sesama, serta bisa menangkap sinyal-sinyal petunjuk Tuhan. ( Kecerdasan Spiritual)
·         Potensi Fisik : Agar kita bisa bekerja dan berusaha dengan optimal. (Kerja keras)
·         Potensi Roh : Agar kita selalu termotivasi untuk terus maju dan mencapai prestasi maksimal (Kerja cerdas)

Sobat, agar kehidupan kita bahagia dunia dan akherat jadikan Rasulullah sebagai teladan dalam segala hal. Diantara 25 nabi yang wajib kita ketahui terdapat 7 orang Nabi yang memiliki keunggulan yang khusus. Dan kita bisa jadikan sebagai inspirasi dan teladan dalam meraih impian kita.
1.      Jadilah seorang pekerja keras yang kreatif seperti Nabi Idris As. Beliau mencari nafkah dengan cara bekerja dengan tangannya sendiri(kreatif). Pesan Rasulullah:”Sebaik-baiknya pekerjaan seorang laki-laki adalah bekerja dari hasil keringatnya sediri.”
2.       Jadilah seorang miliarder seperti Nabi Sulaiman As. Nabi Sulaiman saja berdoa kepada Allah SWT agar dikaruniakan kekayaan tanpa batas. Silahkan buka QS. Shad ayat 35.
3.       Jadilah seorang pemimpin dengan jabatan yang Mulia seperti Nabi Daud As dan Nabi Yusuf As. Kisah Nabi Yusuf menjadi seorang pejabat Negara yang mulia pada rakyatnya diabadikan dalam QS. Yusuf ayat 55-56.
4.       Jadilah seorang orator ulung,dai,public speaker andal seperti Nabi Musa As. Dan Nabi Harun As. Keduanya adalah dua nabi bersaudara yang diberi keunggulan beretorika yang memukau orang yang mendengarkannya.
5.       Jadilah pemimpin yang tangguh dan benar-benar melayani masyarakat,Entrepreneur Sukses seperti baginda Rasulullah Muhammad SAW.

Sobat, jika diri kita selalu terhubung pada jaringan Allah”s Networking, setiap saat kita selalu mendapatkan fasilitas, hidup kita akan tenang,tenteram, rezeki berlimpah, dan berkah,karier pun terus melejit,kesehatan,keselamatan dan kebahagiaan akan terus kita rasakan sepanjang hari. Inilah salah satu kunci mendapatkan kesuksesan hidup meraih rezeki yang berkah.

Kesuksesan bukanlah hadiah yang datang secara tiba-tiba atau mendadak turun dari langit lalu menghampiri seseorang yang sedang duduk-duduk santai. Kesuksesan bukan tanpa proses dan usaha. Saydina Ali pernah sangat marah saat mendengar seseorang yang masih kuat dan malas bekerja dengan berdoa, “Ya Allah, turunkan kepingan emas kepadaku!”  Saydina Ali mendatangi orang itu. Lalu berkata. “Sesungguhnya langit tidak akan menghujanimu dengan kepingan dari perak dan emas.”
Jadi jelaslah, hal yang anda perlukan saat ini bukanlah berharap mendapatkan hoki atau keberuntungan, tapi yang terpenting adalah memiliki impian, keberanian untuk mengubah nasib, rumuskan strategi, mulai bekerja keras, jangan lupa selalu berdoa agar mendapatkan limpahan rezeki dari Sang Maha Pemberi Rezeki yaitu Allah SWT.

JIka kita berdoa meminta rezeki yang berlimpah nan berkah, pantaskan diri kita dengan cara : Berusahalah dan bekerja lebih tekun dan lebih giat dari sebelumnya, Tekunlah melakukan ibadah-ibadah sunnah, tingkatkan sedekah lebih banyak, santuni dan bahagiakan anak-anak yatim dan orang-orang miskin, jalin silaturrahim lebih luas, jangan pernah iri dengki dengan rezeki yang Allah berikan kepada orang lain,mungkin dari merekalah sumber rezeki anda, Jangan pernah berhenti belajar untuk mengembangkan hal-hal yang baru.

Jadi, jika sampai saat ini Allah belum mengabulkan doa kita, barangkali Tuhan masih menantikan penyesuaian diri kita untuk menerima pemberian tersebut. Renungkanlah!

Salam Dahsyat dan Luar Biasa! Allahu Akbar!

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah Ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas dan Buku Never Give Up. www.faqihsyarif.com )


Wednesday, September 26, 2012

Jadikan Bekerja sebaga ladang menjemput Surga


Jadikan bekerja sebagai ladang menjemput surga
Abdullah bin Mas’ud Ra pernah berkata, “ Iman itu ada dua bagian, setengahnya adalah sabar dan setengahnya lagi adalah syukur.” ( Ihya Ulumuddin IV/316)

Sobat, banginda Rasulullah SAW pernah mengatakan, “Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, adalah orang yang beruntung, bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang yang merugi.Dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin, adalah orang yang celaka.” Lihatlah sobat, begitu pandainya beliau mendorong umatnya untuk maju dengan bahasa yang teramat mudah dicerna oleh siapapun juga. Sehingga bagi penulis Rasulullah merupakan the great motivator bagi umatnya. Kalimat yang begitu singkat, tapi seolah menampung seluruh spirit kemajuan di dalamnya. Menjadi orang suksesnya ukurannya sangat mudah;kalau hari ini lebih baik dari yang kemarin, dan kalau hari yang akan datang lebih baik dari hari ini. Ya inilah pertanda kalau orang itu sukses. Apa pun itu baik dalam persoalan ibadah maupun semangat dalam bekerja.

Sobat, Rasulullah bukan hanya seseorang yang pandai berkata-kata,tapi pandai pula dalam merealisasikan kata-kata. Bahkan lebih dari itu, realisasi beliau selalu saja mendahului kata-kata beliau. Ketika beliau menganjurkan pentingnya kemajuan per detik, maka beliau sungguh telah merealisasikannya. Lihatlah apakah dalam kehidupan rasulullah, kadar prestasi yang dicapainya semakin menurun setiap harinya atau malah semakin naik. Begitu pula ketika beliau memfatwakan pentingnya giat dalam bekerja. Maka beliau adalah orang yang paling rajin dalam bekerja.

Sobat, sejarahwan manapun, baik yang beriman kepada Rasulullah maupun yang tidak, susah untuk menolak kenyataan sejarah bahwa di tangan Rasulullah, masyarakat Makkah dan Madinah yang semula terkenal sebagai masyarakat rendah yang tak berperadaban menjadi masyarakat yang sesdemikian maju penuh keadaban yang luar biasa. Rasulullah telah menjadi pencerah dan cahaya bagi umatnya. Sejarah mencatat, tentang begitu semangatnya Rasulullah bersama para sahabat dalam membangun kota Makkah. Semangat yang terus berlanjut saat beliau hijrah ke kota Madinah. Di kota Madinah ini, kecanggihan manajemen Rasulullah teruji dalam membuat landasan yang adil antara golongan yang beraneka warna; seperti kaum badui,Quraish, yahudi dan Nasrani.

Sobat,spirit itulah yang diajarkan dan diwariskan kepada umatnya dan layak kita mengambilnya sebagai suri tauladan dalam kehidupan kita. Spirit yang mengajarkan untuk selalu memperbaiki prestasi, spirit yang mengajarkan untuk berani bersaing untuk mendapatkan yang terbaik dalam persoalan-persoalan yang positif, spirit yang mengajarkan karakter kemandirian, tanpa menggantungkan kepada orang lain. Bahkan Rasul pernah menyebut orang yang tidak menggantungkan kepada orang lain sebagai sebaik-baiknya orang dan menyebut makanan yang diperoleh dari jerih payah sendiri sebagai sebaik-baik makanan.

Sobat, simaklah beberapa sabda Rasulullah dan atsar sahabat yang memiliki spirit yang luar biasa dalam konteks di atas :
·         “Sesungguhnya Allah sangat senang jika salah satu diantara kamu mengerjakan suatu pekerjaan yang dilakukannya dengan tekun dan sungguh-sungguh.”
·        
“    "Barangsiapa yang di waktu sorenya merasakan kelelahan karena bekerja, berkarya dengan tangannya sendiri, maka di waktu sore itulah ia terampuni dosanya.” ( HR. Thabrani dan Baihaqi)
·        
      “sekiranya salah seorang dari kamu mengambul tali,lalu membawa seikat kayu bakar di atas punggungnya lalu menjualnya, hal itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada orang, baik ia diberi atau ditolak.” ( HR. bukhari).

·         “Berbuatlah untuk duniamu, seolah engkau akan hidup selamanya, dan berbuatlah engkau untuk akheratmu seolah engkau akan meninggal esok pagi.”

Dari hal-hal di atas Rasulullah SAW sama sekali tidak membedakan aspek dunia dan akherat. Dunia dan akherat laksana hubungan sebab-akibat. Kalau dunianya baik, maka otomatis akhiratnya baik. Inilah rahasianya doa sapu jagad yang diajarkan Rasulullah SAW : “ Ya Allah, berikanlah kepada kami kehidupan dunia yang baik dan kehidupan akherat yang baik, dan cegahlah kami dari api neraka.”
Dunia adalah laksana sawah ladang,kalau akherat diumpamakan tempat menuai hasil/benih, maka dunia adalah tempat menanamnya. Baik buruk hasilnya tergantung dari seberapa baik benih yang ditanam, seberapa bagus ladang yang digunakan untuk menanam, dan seberapa bermutu pupuk yang diberikan pada tanaman itu. Maka itulah analog dunia dan akherat.

Sobat, Allah Maha Pemberi Rizki ( Al-Razzaq) kata ‘Ar-Razzaq’ di dalam Al quran hanya ditemukan 1 kali sedangkan kata “khairurraziqin” diulang sebanyak 5 kali. Sebagai Pemberi Rezeki, Allah menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi manusia untuk selalu berusaha menjemput rezeki dari Yang Maha Pemberi rezeki dengan berbasis Syukur dan Sabar. Abdullah bin Mas’ud Ra pernah berkata, “ Iman itu ada dua bagian, setengahnya adalah sabar dan setengahnya lagi adalah syukur.” ( Ihya Ulumuddin IV/316)

Ar-Razzaq sumber landasan sikap dan mental agar kita :
1.      
       Mengharap Rezeki hanya dari Allah dan berorientasi pada rezeki yang halal.
2.       Bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah.
3.       Membelanjakan rezeki di jalan-Nya seperti membayar zakat,nafkah,infaq dan shodaqah.
4.       Meyakini bahwa rezeki itu telah disediakan oleh Allah.
5.       Memaksimalkan ikhtiar dalam menjemput rezeki dari-Nya melalui pemberdayaan potensi yang dimiliki. Caranya dengan mengoptimalkan fungsi akal,ilmu,pikiran dan anggota tubuh yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita dengan penuh kesabaran.
6.       Menyediakan saran untuk proses sampainya rezeki kepada kita.
7.       Bersedia dan berupaya keras menjadi pengantar sampainya rezeki Allah kepada pihak lain.(makelar rezeki).

Sobat, para Nabi Allah, para sahabat juga ulama salafush-shalih meski memiliki kekayaan yang melimpah, mereka sama sekali tidak diperbudak oleh hartanya. Sebaliknya mereka malah menggunakan hartanya untuk menopang dakwah, ibadah dan berjuang di jalan Allah. Mereka telah menjadikan dunia sebagai pintu menjemput surga. Dan mereka benar-benar telah menjadikan bekerja sebagai ladang menjemput surga. Karena itulah wajar sekali mereka bekerja keras, karena dengan bekerja keras itulah, pintu surga makin mudah dibuka. Subhaanallah sungguh teladan yang layak kita ikuti dan teladani.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa! Allahu Akbara

(Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis Buku Never Give Up melejitkan potensi diri dan semangat berprestasi. www.faqihsyarif.com )

Thursday, September 20, 2012

"Never Give Up" Melejitkan potensi diri dan semangat berprestasi

Buku Terbaru dari Spiritual Motivator N.Faqih Syarif H  "Never Give Up" Melejitkan potensi diri dan semangat berprestasi.http://www.rosda.co.id

Buku Spiritual Motivation ini berisi artikel-artikel yang sarat dengan motivasi spiritual dan tips yang membangun, menginspirasi dan menggugah untuk meraih kesuksesan dan kemuliaan hidup.
Buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang menginginkan perubahan dan perbaikan yang terus-menerus menuju ke arah kemuliaan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Bagaimana agar hidup bisa lebih produktif? Bagaimana membangun percaya diri? Bagaimana memaksimalkan potensi diri? Bagaimana menghadapi dan menikmati musibah? Bagaimana merencanakan dan berkarya dalam hidup? Dan lain-lain.
Segera dapatkan jawabannya di buku ini! Jangan lupa miliki, baca, lakukan dan ajarkan pada orang lain.


Dapatkan Diskon Khusus dan Tanda tangan Asli penulisnya serta Pesan Motivasi khusus buat Anda. Pesan di 088804953440 ( Bu Aini)

Wednesday, September 5, 2012

Membangun Kepercayaan diri dan kreativitas

Membangun kepercayaan diri dan kreativitas Sebuah mobil yang tidak dirawat dengan baik pada akhirnya menjadi rongsokan.Rumah yang tidak dijaga dan dipelihara akan rusak dan bobrok. Demikian juga, citra diri anda harus dipelihara jika anda ingin itu kuat dan cemerlang. Sobat, citra diri itu adalah sebuah citra atau gambaran yang kita miliki tentang diri kita berupa gagasan-gagasan yang sudah kita bentuk selama bertahun-tahun. Sekali citra ini tertanam di pikiran bawah sadar kita, ia akan bertahan seumur hidup dan kita lupa bahwa itu adalah yang telah kita tanam, sesuatu yang bisa diubah dan diganti. Sobat, hidup itu penuh dengan kekecewaan, sakit hati, kegagalan, dan masalah-masalah sementara.Jika kita tidak hati-hati, semua ini bisa dengan mudah menyeret kita pada keputusasaan. Kita perlu menguatkan kembali secara teratur citra diri kita demi menjaganya agar tetap sehat. Kita bisa melakukan ini dengan menyusun program rutin untuk memasok pikiran kita dengan pemikiran-pemikiran yang positif, membangkitkan semangat dan mengilhami mengenai diri kita. Sobat, seorang pakar mind power John Kehoe mengemukakan tiga konsep berguna bisa ditanamkan, yang segera akan menguatkan citra diri Anda : 1. Anda itu unik. Tak ada orang lain yang memiliki pemikiran,gagasan, atau cara melakukan sesuatu yang sama persis dengan Anda. Kebanyakan orang menganggap diri mereka biasa, tapi jangan anda membuat kesalahan itu. Jangan hanya mengenali keunikan anda; nyatakanlah itu melalui tindakan dn dalam cara berpikir Anda sehari-hari. Merasa senanglah karena Anda hidup dan menjadi diri Anda. Bawakan diri Anda dengan martabat yang layak anda terima dan jadikan diri Anda seseorang yang sangat bermanfaat. Bukankah Rasul pernah bersabda,” Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi sesamanya.” 2. Anda bisa melakukan apa saja. Kita lupa bahwa kehidupan menawarkan kemungkinan-kemungkinan dan pilihan-pilihan yang tak terhitung jumlahnya, dan kita sering terperangkap dalam rutinitas sehari-hari, kehilangan pandangan akan apa yang bisa dilakukan jika kita saja mau memikirkannya. Apa yang tidak bisa anda lakukan jika anda benar-benar memikirkannya? Anda memiliki program-program yang sudah tertulis di dalam computer pikiran anda yang sangat luas,yang mencakup setiap kemungkinan. Sebiji tomat hanya memiliki satu kemungkinan yaitu menjadi tomat.Tetapi anda, anda memiliki potensi yang tak terbatas. Benih apa pun yang Anda pilih untuk bertumbuh ada di dalam diri Anda. 3. Anda memiliki kekuatan tak terbatas. Setiap hari dalam hidup anda, anda terbangun dengan kekuatan tak terbatas yang bisa anda gunakan kapan saja. Kekuatan yang saya maksudkan adalah kemampuan untuk memilih pemikiran-pemikiran anda.Tak seorang pun mengatur anda untuk memikirkan apa atau berpikir bagaimana. Anda, dan hanya anda sendiri, yang menentukan apa yang akan anda lakukan dengan kekuatan ini. Anda bisa mencipta,membangun dan menguatkan aspek manapun dari kehidupan anda. Sobat, kita bertanggung jawab atas citra diri kita masing-masing untuk menciptakan dan menjaganya. Terima dan akuilah diri Anda secara teratur. Visualisasikan, tanamkan, dan afirmasikan kualitas-kualitas positif untuk diri Anda. Bisa,bisa, dan Pasti Bisa! Sobat, berupayalah untuk percaya diri.Tanamkan kepercayaan dan keyakinan yang kokoh bahwa anda bisa dan akan berhasil. Jika anda memiliki masa kecil yang kurang beruntung, tinggalkan masa lalu itu; Anda di sini sekarang dan masa depan Anda menanti. Jika Anda pernah gagal sebelumnya, memangnya kenapa? Satu-satunya hal yang paling penting adalah apa yang sekarang anda pikirkan dan lakukan dengan pemikiran-pemikiran itu.Ketika citra diri anda menjadi lebih kuat dan lebih percaya diri, situasi hidup jadi lebih mudah; karena ketika anda berubah, segala sesuatu di sekitar anda berubah. Sobat, kita semua memiliki kreativitas. Kreatif sifat dasar kita. Ia adalah bagian dari diri kita. Sayangnya banyak diantara kita diberitahu pada masa kanak-kanak bahwa kita tidak kreatif, dan kita mempercayainya. Hasilnya insting kreatif kita jadi tertekan. Untungnya insting itu bisa dibangkitkan dan dimanfaatkan kembali dengan mudah. Ada setidaknya 6 taktik kreatif untuk kehidupan yang sukses: 1. Jadilah seorang penjelajah. Seorang penjelajah selalu mencoba cara-cara baru dan berbeda dalam melakukan apa saja. Seorang penjelajah percaya bahwa ada dunia,pilihan,jasa,teman-teman, metode, dan gagasan-gagasan baru yang menunggu untuk ditemukan. Seorang penjelajah akan pergi melalui jalan yang jarang dilalui. 2. Bertanyalah! Bertanyalah mengenai semua hal. Hidup yang kreatif adalah pencarian yang terus-menerus. Menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang menyelidik sangat diperlukan untuk pertumbuhan. Jangan menerima apa saja begitu saja. Tidak ada pertanyaan bodoh. Satu-satunya pertanyaan yang bodoh adalah yang tidak Anda tanyakan. Jadi, pertanyakanlah semua hal. 3. Dapatkan sebanyak mungkin gagasan. Hidup itu penuh dengan pilihan tanpa batas. Bukalah cakrawala pilihan anda, dengan membuka cara berpikir anda. Latihlah diri anda untuk menemukan berbagai solusi dan pilihan alternative. 4. Langgar aturan-Langgar kebiasaan. Menjadi kreatif seringkali berarti keluar dari pola lama untuk menciptakan pola baru. Tidak ada kebaikan yang istemewa dalam hal melakukan sesuatu dengan cara yang sudah biasa dilakukan. Kadang-kadang melanggar aturan, mengawali revolusi dalam hidup kita dan membuang kebiasaan-kebiasaan yang melelahkan dan pola-pola yang membuat kita stagnan, adalah jalan terbaik untuk dilakukan. 5. Gunakan imajinasi anda. Imajinasi kita tidak dibatasi oleh batasan-batasan dunia nyata. Imajinasi kita tidak mengenal batas. Apa pun yang bisa anda pikirkan oleh pikiran anda dan diyakini, anda bisa mencapainya. Imajinasi kreatif membantu kita mengeksplorasi pilihan-pilihan yang berbeda dan memimpikan banyak sekali scenario dan hasil-hasil yang ingin didapat. Dengan memanfaatkan ini kita bisa mengubah dan meningkatkan hidup kita. 6. Isilah sumurnya. Mengisi sumur berarti merawat diri. Kita harus belajar menjadi orang yang merawat diri, yang cukup waspada untuk secara sadar menyempurnakan lagi sumber daya kita. Manusia abad ke – 21 akan belajar untuk menyeimbangkan pekerjaan dan waktu luang dengan lebih efektif. Kebanyakan para pencapai besar di dunia ini mengatakan mereka kerap membuat terobosan terbesar setelah meluangkan waktu untuk berkontemplasi dan melakukan penilaian ulang. Mengisi sumur berarti memikirkan sesuatu yang menyenangkan, bukan memikirkan pekerjaan. Lakukanlah sesuatu yang berbeda,tak biasa dan merangsang pikiran. Kejutkan diri anda dengan berganti dari rutinitas yang biasa. Sobat, Kreativitas adalah keahlian yang kita perlukan untuk menjalani hidup yang berhasil.Untungnya itu keahlian yang bisa dikembangkan, karena memang sudah ada di dalam diri kita. Temukan dan manfaatkan semangat kreatif di dalam diri kita, maka ia akan mengubah hidup kita menjadi sebuah petulangan yang menyegarkan. Salam Dahsyat dan Luar biasa! (Spiritual motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah Ar ruhiyah Kekuatan Spirit tanpa batas dan Buku Menjadi dai yang DiCinta. www.faqihsyarif.com )

Wednesday, August 29, 2012

Jangan Mau Seumur-umur Tersingkir dan Terpinggir

Jangan Mau Seumur-umur Tersingkir dan Terpinggir Kita selayaknya menjebol kemalasan dan keogah-ogahan. Saat keduanya terus menggelindingi kita, maka nasib kita hanyalah kebobolan bola.Bola itu namanya keterpinggiran dan keterbelakangan. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas. Sobat, mereka yang mempunyai ‘nama besar’, karena mereka telah menggergaji dan memotong-motong yang namanya kemalasan dan keogah-ogahan, untuk meraih cita-cita dan impian.Malas, enggan melakukan sesuatu, dan lemah,tidak sanggup melakukan sesuatu, adalah dua PR yang kedua-duanya sama-sama harus dijebol. Itulah rahasia mengapa Rasulullah SAW mengajari doa bagi kita yang saya letakkan di lead artikel ini. Allahumma inni a’uudzu bika minal ‘ajzi wal kasali. (Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas) Sobat, sejarah peradaban manusia telah membuktikan bahwa keberuntungan selalu memihak mereka yang aktif, dinamis dan inspiratif. Imam Abu Hanifah terpaksa harus menjual beberapa atap rumahnya yang ketika itu terbuat dari pelepah pohon demi mencari meneruskan perburuan ilmunya. Sofyan Ats-Tsauri pernah tiga hari kelaparan karena mencari hadits. Imam Sibawaih harus berlelah-lelah menyusuri perkampungan orang –orang Arab badui,nomaden-berpindah-pindah, berinteraksi sosial bersama mereka untuk menelusuri dan mendalami bahasa arab fusha’ mereka. Ibnu As’Asakir perlu waktu 60 tahun untuk menulis kitab Tarikhnya, “Tarikh Damaskus”, sehingga kitab sejarahnya melegenda dan mengabadi sepanjang abad. Ibnul Mubarak mengulang-ulang hafalan satu haditsnya dari malam hingga fajar, padahal beliau seorang ulama. Itu semua dalam rangka mengakarkuatkan hafalannya dalam otak. Agar terus terjaga dan melembaga dalam ruang ingatannya. Subhaanallah! Bagaimana dengan kita? Imam Syafi’i yang tingkat kecerdasannya tujuh tahun sudah hafal Al-Qur’an harus menghabiskan sepuluh tahun untuk mempelajari satu dialek Arab,bani hudzail. Untuk menulis, beliau merelakan diri menjadi pemulung kulit,tulang dan tembikar karena kertas pada masa itu suatu yang langka. Imam Ahmad mau tak mau harus menghadapi siksa dan penjara agar pendapatnya diterima. Sobat, sukses secara jamak ternyata harus terlebih dahulu menabrak derita dan tantangan, kemudian mengalahkannya. Sukses secara alamiah dan sunnatullah harus berpayah-payah duluan. Pelita atau cahaya motivasi harus terus-menerus menyala laksana api yang terus berkobar untuk mengalahkan teror tantangan yang pantang menyerah dan pandai menyembunyikan diri. Saat motivasi lemah, jangan harap jala peroleh panenan sukses. Sobat, kesuksesan akan teraih, mayoritas setelah seseorang terlebih dahulu harus menjebol rintangan. Rintangan bagi tiap orang adalah pasti, hanya berbeda varian dan bentuknya. Hanya semangat dan optimeslah yang menjadikan seseorang berhasil. Saat optimis dan semangat sudah mati, sekaligus kesuksesan sudah diambang kematian. Sobat, orang-orang agung selalu muncul setelah melalui proses yang begitu panjang. Dari satu cobaan ke cobaan yang lain. Dari satu penderitaan ke penderitaan lain. Kerasnya kehidupan, akan menempa mereka menjadi manusia yang langka. Sungguh, suatu yang mengada-ada jika muncul seorang yang agung secara serta merta. Karena sesunguhnya, hakikat keagungan adalah akumulasi dari kelebihan-kelebihan kecil yang menggumpal menjadi satu.Hakikat keagungan adalah sebuah kemampuan yang bisa ditunjukkan ketika menghadapi kerasnya dunia. Sobat, kita tidak bisa membayangkan, apakah Imam Nawawi dikenal dunia jika tidak berpayah-payah mengarang dan menulis kitab Riyadhus Shalihin? Apakah Umar bin Abdul Azis dikenal sejarah jika tidak menjadi Khalifah? Apakah Abu Hurairah menjadi legenda punggawa hadits jika tidak berlelah-lelah dalam meriwayatkan hadits-hadits Nabi? Apakah Khalid bin Walid menghiasi buku shirah jika tidak beberapa kali memberanikan diri turun dalam medan jihad? Sobat, pengarang besar, khalifah, periwayat hadits,Jenderal atau panglima perang, bukanlah lahir kebetulan. Ada benang merah yang sangat kuat antara tindakan dan impian. Antara sabab musabab dan menjadi. Antara perjuangan dan hasil. Antara obsesi dan kualitas diri. Antara Impian dan Action. Sobat, keberuntungan selalu memihak mereka yang mau menjebol gawang kemalasan. Mereka yang berusaha berkali-kali, berbagai cara, berbagai teknik. Kesuksesan terus membela bagi mereka yang mau berusaha, kreatif,dinamis dan inspiratif. Tak kenal putus asa dan frustasi.Antipati terhadap sikap wegahan dan mutungan. Jangan lupa sobat, peliharalah TUYUL (Tabah,Ulet,Yakin, maka Insya Allah Usaha anda akan Lancar). Never Give Up! Sobat, sungguh yang terpenting bukanlah sudah beberapa lama kita hidup, namun sejauhmana kualitas hidup kita. Maka teruslah kita mengupgrade diri atau meningkatkan valensi diri kita,jika tak mau tersingkir dan terpinggir. Salam Dahsyat dan Luar Biasa! (Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H,S.Sos.I,M.Si, Penulis buku Al Quwwah Ar ruhiyah Kekuatan spirit tanpa batas dan Buku Menjadi Dai Yang dicinta. www.faqihsyarif.com )

Tuesday, August 28, 2012

Nikmat Allah itu begitu Banyak nan Indah.

Nikmat Seorang bapak paruh baya suatu saat bertutur, “Ya Allah, aku memohon izin kepada Engkau, hendak menggunakan akal-pikiran dan tubuhku hari ini untuk bekerja mencari nafkah yang halal demi memenuhi kebutuhan keluargaku.” Mungkin kedengarannya aneh. Namun, demikianlah kata-kata itu hampir setiap pagi ia lafalkan sebelum berangkat ke tempatnya bekerja. Ketika ia ditanya, sebegitu pentingkah memohon izin kepada Allah SWT untuk sekadar berangkat kerja? Ia menjawab, “Nak, kita sering mengklaim, harta kita milik Allah; istri dan anak-anak kita milik Allah; tubuh dan jiwa kita pun milik Allah; semua milik Allah. Jadi, apa salahnya kita memohon izin dan ridha Allah saat kita memanfaatkan semua itu? Toh, semuanya memang milik-Nya yang kebetulan Dia titipkan kepada kita,” jawabnya serius, tanpa sedikitpun menyiratkan kepura-puraan. “Ya, tapi bukankah Allah SWT memang telah menganugerahkan semua yang ada di dunia ini untuk kita, manusia?” kembali ia ditanya. “Betul, tidak salah. Tapi, itu bukan berarti tanpa syarat. Seperti seseorang yang meminjamkan kendaraannya kepada kita untuk berbelanja, misalnya, tentu tak pantas kendaraan itu kita pakai untuk merampok. Engkau mengerti, kan?” katanya balik bertanya. “Demikian pula dengan kita. Allah SWT menganugerahkan akal-pikiran dan tubuh kita untuk beribadah kepada Diri-Nya. Allah SWT menyediakan segala karunia-Nya di dunia ini, juga untuk bekal manusia mengabdi kepada Diri-Nya. Masalahnya, apakah semua yang Allah ‘pinjamkan’ kepada kita itu benar-benar telah dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya itu? Ataukah semua yang hakikatnya milik Allah itu malah kita gunakan untuk bermaksiat dan melanggar perintah-Nya? Sudahkah mata yang Allah titipkan kepada kita, misalnya, benar-benar hanya digunakan untuk melihat yang halal; atau seringnya malah digunakan untuk melihat hal-hal yang haram? Sudahkah lisan kita digunakan hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang bermanfaat serta mengandung hikmah dan nilai dakwah; atau seringnya malah untuk mengucapkan kata-kata yang sia-sia tak berguna?” ***** Di lain waktu, seorang kiai sepuh yang amat wara’ dan zuhud di suatu daerah terpencil pernah ditanya oleh seorang anak muda, mengapa ia tidak pernah berniat menambah koleksi pakaiannya yang hanya beberapa potong saja di rumahnya, tak lebih dari 3-5 potong pakaian saja? Sang kiai sepuh menjawab, “Nak, yang lima potong saja sebagiannya masih sering tergantung begitu saja, jarang dipakai. Saya sering khawatir seandainya nanti hal itu ditanyakan oleh Allah SWT di akhirat nanti. Saya khawatir ditanya, ‘Kamu telah Aku beri nikmat, mengapa tak kamu syukuri; mengapa kamu sia-siakan?’” Terkait kisah di atas, Allah SWT berfirman: Kemudian pada hari itu kalian benar-benar akan ditanya tentang nikmat itu (TQS at-Takatsur [102]: 8). Ayat ini tentu sering kita baca atau kita dengar. Namun, entah mengapa, saat ayat itu dibacakan kembali oleh guru saya, Al-Mukarram KH Hafidz Abdurrahman, dalam suatu kesempatan halaqah, saya tersentak dan tersadar. Saat itu, beliau menceritakan, bahwa Baginda Rasulullah saw. itu sering dilanda rasa lapar karena seringnya beliau tidak mendapati makanan di rumahnya. Saat tak punya makanan di rumahnya, beliau pun berpuasa. Beliau tidak sedih atau galau karena ‘musibah’ rasa lapar itu. Lalu pada saat ada sahabat yang mengirim kurma kepada beliau, bukannya bergembira. beliau malah kelihatan sedih dan galau, seraya mengingatkan kembali ayat di atas. Begitulah sikap Rasulullah saw. saat mendapatkan nikmat. Mengapa? Karena terkait nikmat yang Allah berikan kepada manusia, sekecil apapun, akan dimintai pertanggung-jawaban. Nikmat yang dimaksud tentu saja adalah seluruh kelezatan dunia (Lihat: As-Suyuthi, Durr al-Mantsur, X/337). Sebaliknya, Allah SWT tidak akan meminta pertanggungjawaban atas musibah yang Dia timpakan kepada manusia. Karena itu, Baginda Rasulullah saw. tidak bersedih karena suatu musibah yang menimpa. Namun, kita memang jauh berbeda dengan Baginda Rasulullah saw. Kita sering amat sedih saat kenikmatan lepas dari diri kita dan terlalu bergembira saat kenikmatan itu menghampiri kita; lupa jika dengan kenikmatan itu kita akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti. ***** Terkait dengan nikmat pula, kita tentu sering diingatkan dengan sebuah sabda Baginda Rasulullah saw. sebagaimana dituturkan oleh Ibn Mas’ud ra., “Kaki anak Adam tidak akan bergeser di hadapan Rabb-nya pada Hari Kiamat nanti sebelum ditanya tentang lima perkara (yaitu): umurnya, bagaimana ia lalui; masa mudanya, bagaimana ia habiskan; hartanya darimana ia dapatkan dan bagaimana ia belanjakan; serta tentang apa yang telah ia amalkan dari ilmu yang ia miliki.” (HR at-Tirmidzi). Dalam hadis lain penuturan Ibn Abbas disebutkan bahwa Baginda Rasulullah saw. pun pernah bersabda, “Ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia yaitu: nikmat sehat dan waktu luang.” (HR al-Bukhari). Padahal, terkait nikmat kesehatan dan waktu luang, kita pun akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban: sejauh mana kesehatan dan waktu luang itu kita manfaatkan; apakah untuk kebaikan atau keburukan; apakah untuk memperbanyak amal salih atau amal salah; apakah untuk memperbanyak amal dakwah atau melulu untuk urusan ma’isyah; dst. Bagaimana dengan nikmat harta? Terkait sedikitnya harta kita, ia tetap akan dipertanyakan dan dimintai pertanggungjawaban: darimana dan untuk apa? Apalagi jika harta kita berlimpah-ruah, tentu akan lebih banyak lagi pertanyaan Allah SWT kepada kita pada Hari Akhir kelak. Itulah mengapa, Baginda Rasulullah saw. pernah bersabda tentang Abdurrahman bin Auf ra., seorang sahabat yang kaya-raya, “Nanti Abdurrahman bin Auf (karena hartanya yang banyak, pen.) akan masuk surga dalam keadaan merangkak.” Mendengar sabda Baginda Rasulullah saw. demikian, seketika Abdurrahman bin Auf ra. pun menyedekahkan seluruh hartanya (termasuk emas dan perak) yang diangkut dengan 700 ekor unta (berikut seluruh untanya itu). Padahal harta itu baru saja tiba di Madinah sebagai hasil berbulan-bulan ia berbisnis di luar Kota Madinah. Ia melakukan itu tidak lain karena sangat khawatir atas lamanya penghisaban Allah SWT atas dirinya di akhirat kelak karena hartanya yang melimpah itu. Wama tawfiqi illa bilLah wa ‘alayhi tawakaltu wa ilayhi unib. [Arief B. Iskandar]

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co