Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, December 21, 2011

Tahun Baru Rezeki baru dan Keberkahan baru

SELAMAT DATANG 1433 H/ 2012 SEMOGA MEMBUKA REJEKI BARU, KEBERKAHAN BARU

“Saat terus –terusan melihat hal-hal yang mengingatkan kita akan kesuksesan masa lalu, kita pun terprogram untuk melihat diri kita sebagai pemenang-seseorang yang memiliki kesuksesan konsisten dalam kehidupan! Hal itu tidak hanya membangun kepercayaan dirimu, tapi juga membuat orang lain menaruh kepercayaan padamu.”( The Succes Principles for Teens)

Sobat, kita sekarang telah memasuki tahun baru hijriah dan sebentar lagi juga tahun baru masehi. Saatnya kita melakukan evaluasi diri akan apa yang sudah kita lakukan di tahun ini dan apa yang belum. Kegagalan di tahun ini jadikan sebagai sebuah pelajaran yang berharga dan janganlah terus diratapi sedangkan keberhasilan atau kesuksesan di tahun ini jadikanlah modal untuk membangun percaya diri dan membuat diri menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.
Ada 4 hal penting dalam menyambut tahun baru :
 Introspeksi Diri “ Self Correction “: Niatkan diri kita untuk meminta dan memohon kepada Allah saat melakukan kontemplasi atau berdoa. Duduklah pada posisi yang nyaman dan usahakan badan dalam kondisi rileks. Rasakan rasa syukur yang mengalir dari hati kita ke seluruh tubuh. Alhamdulillah Ya Alllah…. Kita akan merasakan rasa syukur itu akan menjalari tubuh kita dari ujung rambut sampai ujung kaki. Silahkan rasakan sensasinya.
 Perubahan “ Change “ : Di dunia ini yang pasti adalah ketidakpastian. Perubahan adalah suatu keniscayaan. Berubahlah 1 % tiap hari ke arah kebaikan maka setahun kemudian kita akan mengalami perubahan 365 % luar biasa bukan!
 Perbaikan “ Improvement “: Yang belum baik di tahun ini lakukan perbaikan dan jangan berhenti menjadi manusia pembelajar. Tingkatkan terus valensi diri kita. Jadilah manusia yang climber yang terus melakukan “pendakian” yaitu perbaikan diri yang terus-menerus,berani menghadapi resiko dan tantangan, penuh optimis serta percaya diri.
 Mempertahankan “ Maintenance “ : Apa yang sudah baik di tahun ini perlu dipertahankan atau dimaintenance lebih baik lagi. Jangan lupa diri dan terlena dengan zona nyaman.

Sobat, setelah kita berhasil mengakses rasa syukur, mulailah kita memunculkan visualisasi tentang masa depan kita, yaitu apa yang kita cita-citakan,inginkan, dan impikan. Apa yang kita dapatkan dan menjadi apa hari ini adalah hasil dari pikiran dan keputusan serta tindakan kita di masa lalu.Maka apa yang kita dapatkan dan menjadi apa di masa depan adalah hasil dari pikiran dan keputusan dan tindakan kita saat ini. Tentu semuanya itu atas ijin dan kehendak Allah SWT.

Dalam buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas ada hal-hal yang layak sebagai bahan renungan bagi kita untuk melakukan kontemplasi. Inilah kutipannya : Sobat, Janganlah kita melupakan prioritas pertama dan utama dalam hidup kita untuk menjadikan Akherat sebagai impian dan Allah menjadi orientasi tujuan hidup yang sesungguhnya. “Barangsiapa menjadikan akherat sebagai impiannya. Allah akan menjadikan kekayaan dan rasa cukup dalam hatinya, mengumpulkan yang tercerai-berai darinya dan dunia mendatanginya dalam keadaan hina. Dan barangsiapa menjadikan dunia sebagai impiannya. Allah akan menjadikan kefakiran di hadapannya, mencerai-beraikan urusannya dan dunia tidak datang kepadanya, kecuali yang telah disempitkan kepadanya.” Demikianlah pesan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa salam. Al-qur’an dan hadits mengajak kita membayangkan hari akherat bahwa kaki, telinga, tangan, mata, kulit kita akan berbicara; jadi saksi atas semua perbuatan kita di hadapan Allah subhaanahu wa ta’alaa. (Lihat dan baca QS. Yasin ayat 65 atau QS. Fushshilat ayat 20 – 21).

Visualisasi berpusat kepada Allah ini lebih menyentuh hati dan menggerakkan jiwa untuk berbuat baik. Saat memvisualisasikan akherat, bertanyalah kepada diri Anda sendiri :
• Apakah saya termasuk orang yang bisa menatap wajah Allah atau tidak?
• Apakah aku ahli surga atau neraka?
• Apakah aku selamat melintasi shirat al-mustaqim atau terjatuh?
• Apakah buku amalanku hasil catatan raqib dan atid lebih banyak memuat kisah iman dan amal sholeh atau kekafiran dan kemaksiatan?
• Apakah “rekaman perbuatanku” yang dilakukan oleh Allah, Rasul-Nya, orang beriman, manusia, diri-sendiri, dan benda-benda yang kita miliki banyak merekam kebaikkan atau keburukkan?
• Apakah tatkala matahari beberapa sentimeter di atas kepalaku, aku termasuk orang yang mendapat naungan cahaya dari Allah atau bukan?
• Apakah ketika air keringat meluap sebatas lutut; dada; hidung; bahkan sampai menenggelamkan kepala, aku termasuk mendapat pertolongan Allah atau bukan?
• Ketika manusia berbondong-bondong meminta syafa’at kepada Nabi, apakah aku termasuk orang yang menerimanya atau justru ditolak Nabi karena kita tidak pernah mengikuti tutunan dan risalahnya?

Nah, jika kita mampu membayangkan semua kejadian di akherat nanti, lalu mengapa kita tidak mampu membayangkan impian hidup kita beberapa tahun yang akan datang? Ingat, salah satu ciri orang sukses adalah dapat memvisualisasikan sebelum segala sesuatu itu terjadi.

Selamat tahun baru Hijriah,semoga membawa kesuksesan dan keberkahan bagi hidup kita.Amin

Salam dahsyat dan luar biasa! ( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H,S.Sos.I,M.Si, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan spirit tanpa batas dan buku Menjadi Dai Yang DiCinta. www.mentorfmplus.com . email mumtaz.oke@gmail.com .twitter @faqihsmart )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co