Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Sunday, January 2, 2011

Tahun Baru : Saatnya Mengevaluasi diri dan Merajut lagi Impian



Tahun Baru :
Saatnya Mengevaluasi diri dan Merajut lagi Impian

Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
”Sobat, tanpa tujuan yang jelas , hidup kita akan berpindah dari satu masalah ke masalah lain sebagai ganti dari berpindah dari satu peluang ke peluang lain.”


Sobat, kita telah memasuki awal tahun baru baik tahun baru hijriah atau tahun baru masehi, saatnya kita mengevaluasi diri ; apa yang sudah kita lakukan di tahun kemarin? Prestasi atau karya apa yang sudah kita berikan kepada sesama manusia yang menjadikan Allah ridho dan bangga terhadap diri kita ? Saatnya pula merajut lagi impian yang belum tercapai di tahun kemarin.
Ingatlah sobat, tanpa tujuan hidup kita akan menjadi seperti lajunya sampan di lautan yang tak bertepi.Kehidupan kita akan menghujung di padang kehidupan dalam keadaan retak-retak dan berantakan.
Apabila tujuan memiliki posisi penting, lalu mengapa manusia tidak menentukan tujuan hidup mereka? Kenapa kita takut duduk di depan kertas putih untuk menuliskan rencana-rencana dan tujuan-tujuan kita? Kenapa kita takut dengan cahaya yang meneragi jalan kita dalam kehidupan?

Sungguh, Allah SWT menegaskan kepada kita tentang pentingnya melihat masa depan, memperjelas tampilannya, dan memampukan jiwa untuk mengarungi serta berinteraksi dengannya. Rabb kita berkata, ” Dan hendaklah setiap orang melihat apa yang telah ia lakukan untuk masa depannya.” Lalu mengapa kita takut melihat hari esok? Mengapa takut membuat persiapan untuknya.
Kenapa kita harus memiliki tujuan? Setidaknya sobat, ada 5 hal mengenai urgensi memiliki tujuan :
1. Pengendalian diri. Saat seorang memiliki agenda tertata, sistematis, dan seimbang untuk mewujudkan tujuannya di seluruh sisi kehidupannya yang beragam, niscaya ia akan merasa mampu mengendalikan kebanyakan hidupnya dan masa depannya serta memiliki kemampuan untuk membuat inovasi di semua bidang kehidupan.
2. Percaya diri.Dengan sekedar menulis tujuan-tujuan kita dan membuat rencana kita, kita akan mendapati rasa percaya diri kita meningkat dengan pesat. Rasa percaya diri akan meningkat berlipat hingga memampukan kita untuk mengendalikan hidup,mewujudkan cita-cita dan mendorong kita untuk lebih maju dan berkembang.
3. Peningkatan diri. Nilai diri seorang terletak pada pencapaian-pencapaian dan tujuan-tujuan yang berhasil ia wujudkan. Dengan selesainya tujuan, maka seseorang telah maju selangkah lagi pada anak tangga kesuksesan dan kemajuan. Pencapaian tujuan akan menciptakan bentuk penghormatan seseorang pada dirinya sendiri dan penghargaan terhadap dirinya serta mendorongnya untuk percaya dan yakin penuh akan kemampuannya.Dengan begitu, sedikit demi sedikit akan menyadari peningkatan dirinya.
4. Manejemen waktu.Saat kita menentukan tujuan, niscaya kita menemukan diri kita dipaksa menata prioritas kita dan mengatur waktu kita dengan baik serta jauh dari penghamburan waktu baik itu semenit atau sedetik. Saat kita meletakkan kerangka waktu untuk mewujudkan tujuan, konsentrasi kita akan menjadi lebih kuat dan daya rentan untuk hanyut dalam menyia-nyiakan waktu juga akan lemah. Kita akan menemukan bahwa manejemen waktu dan penentuan tujuan seperti dua sisi mata uang.
5. Nikmatilah hidup kita. Tidak ada rencana dalam hidup kita akan membuat hidup seperti dalam kondisi emergensi atau bahaya. Segala sesuatu saling terkait dan terguncang. Sebaliknya, adanya rencana yang tertata dan seimbang dalam hidup kita akan selalu melahirkan kekuatan besar dan hebat dalam diri kita, yang mendorong untuk selalu menikmati hidup.

Sobat, sebagai penutup dari artikel yang singkat ini, mari kita luangkan sebentar untuk memikirkan siapa kita saat ini dan siapa kita ingin menjadi. Lihatlah diri kita satu tahun dari sekarang. Sebagaimana kebiasaan kami dalam membimbing para mahasiswa dalam mentor FM Plus setiap awal tahun kami semua membuat sepucuk surat kepada diri sendiri yang menggambarkan di mana kita akan berada satu tahun mendatang berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut ; Jika kita bisa memiliki segala sesuatu yang kita inginkan dan kita tidak mungkin gagal, akan seperti apakah itu? Apa yang paling kita inginkan untuk diri, keluarga dan umat? Ketika kita memandang kembali periode ini di dalam hidup kita, apa yang ingin kita ingat? Pengalaman apa yang ingin kita alami? Keberhasilan-keberhasilan apa? Beri tanggal surat yang kita buat dan rekat amplopnya untuk di buka hanya oleh kita sendiri, dan letakkan di tempat kita akan menemukannya kembali pada satu tahun mendatang. Subhaanallah! Allahu Akbar banyak diantara kami telah mengalami keajaiban di tahun kemarin dari apa yang kami tulis dan itu adalah perwujudan do’a kami kepada-Nya. Bukankah Allah senantiasa akan menuruti persangkaan hambanya sekaligus mengabulkan do’a kita. Hanya kepada-Nya kami beribadah dan hanya kepadanya kami meminta dan memohon pertolongan-Nya.

Ingatlah, sobat orang yang bahagia adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari hari kemarin, berinstropeksi terhadap diri sendiri, mempersiapkan diri untuk
hari esok ( akherat) dan selalu merasa diri diawasi oleh Allah baik pada saat terang-terangan maupun sembunyi.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit Tanpa Batas, Kiat Dahsyat menjadi Dai Hebat, The Secret of happiness, Menjadi Dai yang dicinta. www.fikrulmustanir.blogspot.com dan email mumtaz.oke@gmail.com)

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co