Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, November 30, 2010

Waktu adalah "nyawa bagi kita"



Waktu adalah “nyawa bagi kita”

Waktu adalah harta termahal yang kita miliki di dunia.Meski begitu,kita begitu lihai menyia-nyiakannya, membunuhnya,meremehkannya.Tanpa disadari, ternyata kita sejatinya sedang membunuh diri-diri kita. Karena "Waktu adalah kehidupan".


Sobat, semua peradaban manusia berusaha menegaskan pentingnya waktu . Para filosof dan ahli hikmah memperingatkan bahaya dari meremehkan dan menyia-nyiakan waktu. Dalam agama islam sendiri, Rasulullah Saw sangat menegaskan bahaya dari menyia-nyiakan waktu dalam sabdanya:

” Dua nikmat yang sering melenakan kebanyakan manusia: Kesehatan dan waktu luang.”

Maksudnya, ada dua nikmat yang dikaruniakan Allah SWT kepada manusia, tetapi mereka tidak memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.Keduanya adalah kesehatan dan waktu. Orang yang berakal tidak akan menghambur-hamburkan atau menyia-nyiakan waktunya. Sebab, dengan begitu sejatinya ia sedang membunuh hidupnya. Seorang ulama besar Imam Hasan Al-Bashri mengatakan, ”Wahai anak adam! Engkau ibarat berjalannya hari.Apabila satu harimu hilang, maka hilang pula sebagian hidupmu.” Orang yang berakal adalah orang yang menggunakan waktunya dengan teratur dan ideal. Ia tidak mengizinkan hal-hal sepele menyibukkan dan menggoda dirinya.

Apabila waktu adalah faktor utama manusia, lalu kenapa kebanyakan waktu manusia hilang tidak bermakna? Sobat, dengan melihat realita kehidupan manusia, kita temukan ternyata ada dua faktor yang sangat berpengaruh pada diri manusia dan mendorong mereka untuk menghambur-hamburkan waktu. Keduanya adalah nilai-nilai diri dan kebiasaan yang ditanamkan oleh orang tua kita dan lingkungan kita.

Keluarga yang menanamkan pada diri anak-anaknya bagaimana menata prioritas, bagaimana cara terbaik berinteraksi dengan waktu, dan keluarga tersebut senatiasa berinteraksi dengan waktu secara teratur, tertata, dan tidak menghambur-hamburkannya,niscaya perasaan menghargai pentingnya waktu akan tumbuh pada diri anak-anak.Mereka cenderung tidak meremehkan dan menyia-nyiakan waktu. Sebaliknya, keluarga yang berinteraksi dengan serampangan dan tidak meperhatikan ’jarum jam’ akan menanamkan pada diri anaknya kecenderungan menyia-nyiakan waktu, bahkan akan membunuh nilai hakiki dari waktu mereka.

Demikian juga apabila anggota keluarga,tetangga, media informasi, atau ringkasnya masyarakat di mana kita tinggal tidak meyakini pentingnya waktu, niscaya akan menumbuhkan orang-orang yang tidak disiplin dalam berinteraksi dengan waktu.
Saya ingin sampaikan dan selalu ingin saya katakan, bahwa hanya orang-orang yang berusaha menghadang pikiran negatif, melawan dan menantangnya, dan berkomitmen untuk belajar serta menerapkan manajemen waktu yang mampu membunuhnya dan menghancurkannya.

Sobat, untuk mengasah semangat kita dan menjadikan kita seorang pemimpin yang baik bagi waktu kita, maka perhatikan hal-hal berikut :
1. Putuskan diri kita untuk menjadi manajer hebat bagi waktu kita, bukan menunda-menunda, mengundur-ngundur, dan membuang-buang waktu.
2. Kabari orang sekeliling kita dengan kehendak kita dan mintalah mereka membantu kita.
3. Visualisasikan di dalam otak kita, gambar diri kita setelah kita mampu mengendalikan waktu dan berinteraksi dengannya secara tepat dan profesional.
4. Buatlah jadwal tugas-tugas diri kita dan jadikanlah hal itu sebagai gaya hidup keseharian kita.
5. Tidurlah lebih awal dan bangunlah lebih awal dari waktu biasanya. Akal batin itu akan lebih cepat sadar di waktu pagi hari.
6. Sebelum memulai sesuatu, siapkan semua yang kita butuhkan untuk mengerjakan langkah tersebut, misalnya komputer, bolpin, penggaris,map, dan sebagainya. Hal ini akan menjauhkan kita dari buyarnya pikiran dan hilangnya waktu untuk mencari dan menyeleksi hal-hal yang hilang dan sepele.
7. Bagilah rencana besar kita menjadi rencana –rencana kecil. Kemudian lakukanlah satu demi satu, sehingga ia benar-benar tuntas.
8. Gunakan strategi sepuluh menit! Bila kita memiliki pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kita tergoda untuk menunda dan mengakhiri, maka istirahatlah sebentar, lalu mulailah melakukan pekerjaan tersebut selama 10 menit saja. Apabila kita tergoda lagi, lakukan hal yang sama seperti itu lagi. Maka kita akan dapat menyelesaikan masalah beratnya untuk memulai pekerjaan yang memang berat. Memulai sesuatu yang jauh dan berat memang sangat membosankan.
9. Gunakan kekuatan ”pemograman diri”. Setiap hari tegaskan pada diri kita bahwa kita adalah manajer waktu yang hebat. Pengulangan kata-kata positif tersebut lebih dari satu kali akan membuat akal bawah sadar kita membantu mewujudkan apa yang kita kehendaki.
10. Gunakan rumus 21 hari. Kita berlatih diri membiasakan menata waktu untuk 21 hari ( pemograman diri, strategi 10 hari, dan gunakan daftar prioritas). Gunakan hal itu dengan teratur dan cermat selama 21 hari berturut-turut.

Sobat, berinteraksilah dengan waktu kita secara profesional.Tegaskan pada diri kita, bila kita mampu mengendalikan hidup dan hari-hari emergency kita! Belajarlah dan pintarkan diri kita dengan keterampilan menata waktu dan terapkanlah apa yang kita pelajari.
Waktu adalah harta yang paling berharga yang kita miliki. Modal terbesar yang dapat kita investasikan. Ia adalah hidup kita dan dunia kita. Ia masa kini dan masa depan kita.
Singkatnya sobat, jika kita menyia-nyiakannya maka kita sedang menyia-nyiakan hidup kita, larut dalam mimpi dan harapan kita.
Jika kita ingin berprestasi maka bertindaklah seolah-olah kita memiliki prestasi itu!
Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, S.Sos.I, M.Si, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas, www.fikrulmustanir.blogspot.com , email mumtaz.oke@gmail.com )

Monday, November 22, 2010

Membangun Percaya Diri Agar Tidak Minder ”Kekuranganku adalah kelebihanku”




Membangun Percaya Diri Agar Tidak Minder
”Kekuranganku adalah kelebihanku”

Sobat, beberapa waktu lalu saya di bel keponakanku, ” Om, ndak ada acara dalam dua minggu ke depan, bisa antar kami 1 kelas liburan dan perpisahan kelas di Jatim Park Batu Malang.karena pihak sekolah tidak ada yang mendampingi karena ada raker kepala sekolah dan para guru.Pembina Osis minta ada salah satu wali murid yang mendampingi kami” ”Alhamdulillah, Om lagi kosong”, sahut saya. Kemudian kami mengajukan usul kepada keponakanku Ifah, agar tidak sekedar wisata ramai-ramai tapi ada nuansa sosialnya, khan masih ada waktu 2 minggu sebelum liburan, Kamu kumpulkan dana sosial melalui penjualan Bazar saat raportan dan menggali donatur spontanitas ke wali murid hasilnya diberikan ke panti asuhan dan sekolah luar biasa saat kita wisata. Jadi wisata kita wisata sosial mengunjungi panti asuhan, sekolah luar biasa dan kemudian melakukan outbound di Jatim Park Batu, Malang Jawa timur. Ternyata usul saya diterima oleh anak-anak bahkan ada beberapa wali murid sangat mendukung sekali dan memberikan sumbangan dana yang cukup besar untuk kegiatan tersebut.
Saat kami kunjungan ke Panti Asuhan dan SLB di daerah gedangan Sidoarjo sebelum ke Jatim Park ada peristiwa menarik dan cukup membuka mata hati dan pikiran anak-anak kelas 1-3 SMU Negeri 9 yang rata-rata mereka memiliki orang tua yang berkecukupan dan dimanjakan dengan uang dan kekayaan orang tua mereka. Kedatangan kami disambut dengan penuh ceria dan mereka mengadakan acara sambutan para tamu dengan menampilkan berbagai atraksi diantaranya acara dibuka dengan duet MC yang luar biasa dimana yang satu buta dan yang satunya tuna rungu. Suara mereka begitu wibawa dan kompak padahal mereka mengalami cacat fisik. Kemudian dibuka dengan membaca lantunan ayat suci alqur’an yang dibacakan oleh siswa SLB yang tuna netra, kemudian parade seni drama tari dan puisi yang dilakukan oleh anak-anak SLB ada yang buntung kakinya, tuna netra, tuna rungu, bisu begitu meriah sekali sambutan mereka kepada kami.
Ada penggalan puisi yang membuat anak-anak SMU Negeri 9 meneteskan air mata.

” Diantara kami memang ada yang buta tapi kami tidak ingin buta mata hati kami, Diantara kami memang ada yang buntung tangan dan kaki kami tapi kami tidak ingin buntung mental kami, Diantara kami memang ada yang bisu tapi kami tidak ingin bisu untuk menyuarakan kebenaran, Diantara kami memang ada yang tuli tapi kami tidak ingin tuli terhadap nasehat dan ajaran Allah dan Rasul-Nya. Kami yakin, dengan kekurangan kami ini bukan berarti Allah ingin membebani kami, bukan berarti Allah tidak sayang pada kami.Tapi yang kami rasakan bahwa Allah sangat menyayangi kami.”

Sobat, bagi anak-anak yang memiliki kekurangan secara fisik sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya, terutama dukungan kedua orang tua untuk menumbuhkan rasa percaya diri, penerimaan dirinya secara utuh dan adaptasi secara normal, dan pengembangan dirinya. Kebanyakan kita menganggap anak-anak tersebut perlu dikasihani, padahal bukan rasa iba yang dibutuhkan oleh anak-anak yang memiliki kekurangan secara fisik, melainkan penerimaan secara utuh terhadap kekurangan yang dimilikinya. Seorang Manager Perusahaan Penanaman Modal Asing di negeri ini, sebut aja namanya Mas Dudi yang mengalami penyakit epilepsi sejak kecil sampai dewasa pun sering kambuh. Ketika ditanya oleh Bunda Neno Warisman pada saat acara bagimu bunda di TVRI , Apa kunci sukses dia? Beliau menjawab dengan tanpa dia sadari keluar air matanya yang begitu deras melewati pipinya, ” Pada saat saya masih anak-anak, setiap kenaikan kelas atau ujian nilai saya tidak lebih dari angka lima bahkan seperti not lagu Do,Re,Mi kedua orang tua saya pun malu punya anak seperti saya. Karena anak-anak yang kena epilepsi akut biasanya mengalami keterbelakangan mental.” cerita Mas Dudi. ”Tapi saya bersyukur Bunda, mempunyai seorang kakek yang rela pensiun dini jadi kepala sekolah untuk mengajari saya dengan penuh kasih sayang. Sejak SD sampai lulus SMU. Usaha keras almarhum kakek menyadarkan kedua orang tua saya untuk tetap memperlakukan anaknya sebagai anak normal. Setiap mau tidur beliau senantiasa mencium kening saya dan membisikkan ke telinga saya, kamu anak hebat, kamu anak sholeh, Kakek yakin Kamu Pasti bisa! ” Lanjut Mas Dudi, Ada satu kalimat yang sampai hari ini masih saya ingat yang sering dikatakan kepada saya, Fokuslah pada kelebihan kamu jangan fokus pada kelemahanmu.”

Sobat, semoga kisah di atas mampu menjadi inspirasi bagi kita untuk tidak menyerah dalam kehidupan ini, dan berusaha sekuat tenaga mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita untuk berusaha setiap hari menorehkan sebuah prestasi yang menjadikan-Nya ridho dan layak mencintai serta menolong kita. Berikut ini ada beberapa tips agar tidak minder :
1. Selalu berpikir positif mengenai diri-sendiri. Upayakan untuk selalu melihat kelebihan, serta kekuatan yang dimiliki. Fokuslah pada kelebihan kita jangan fokus pada kelemahan kita.
2. Yakinlah bahwa diri kita memiliki kelebihan. Kita adalah spesial, kita adalah juara, kita pasti bisa.Allah menciptakan kita masing-masing adalah benar-benar spesial. Meyakini bahwa diri kita lebih hebat dari yang kita duga. Jika kita selalu berpikir tentang kelebihan daripada kekurangan, maka kita akan lebih percaya diri jika berhadapan dengan orang yang juga memiliki kelebihan.
3. Yakin bahwa setiap orang sudah cukup sibuk dengan dirinya masing-masing. Sehingga tidak ada waktu bagi mereka untuk memperhatikan kita secara detail. Maka jangan takut berbuat salah atau gagal, padahal orang lain belum tentu memperhatikan kesalahan atau kegagalan kita tersebut? Yang terpenting adalah belajar dari kesalahan dan kegagalan untuk senantiasa terus bangkit lagi.
4. Perluas wawasan dan pergaulan . Selalu belajar dan mengupdate berbagai informasi dari mana saja agar tidak ketinggalan informasi dan pengetahuan.Perluas juga pergaulan. Sering bergaul dengan orang-orang yang selalu berpikir positif, optimis dan bervalensi tinggi bisa membawa kita lebih percaya diri dan ikut mengalami perubahan ke arah yang lebih baik lagi.
5. Memiliki teladan yang positif yang bisa kita jadikan teladan dari sisi kepercayaan dirinya. Karena upaya memperbaiki diri, dapat dilakukan dengan dua hal, yaitu pengalaman pribadi dan mencontoh atau mempelajari orang-orang yang sudah sukses dalam bidang apapun yang ingin kita tekuni.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran yang berharga dari penggalan kisah di atas untuk tetap optimis menjalani kehidupan ini.Tidaklah penting di mana kita bertempat tinggal. Karena yang terpenting adalah mengubah hidup kita dengan selalu memperbaiki diri dan berada pada jalan yang benar, yaitu jalan yang sesuai dengan petunjuk dan ajaran-Nya.
Sobat, Allah SWT. Tidak pernah mendzalimi dan berpaling dari kita, sebab kitalah yang berpaling dan mendzalimi diri kita sendiri. Ketaatan yang kita lakukan akan menyelamatkan kehidupan kita baik dunia dan akherat. Sungguh, Allah adalah dzat yang menguasai dan merajai alam.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa! Allahu Akbar !

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, S.Sos.I,M.Si, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas. www.fikrulmustanir.blogspot.com email mumtaz.oke@gmail.com )

Wednesday, November 17, 2010

IPO PT Krakatau Steel: Perampokan dan Perampasan Kepemilikan Harta Milik Rakyat


IPO PT Krakatau Steel: Perampokan dan Perampasan Kepemilikan Harta Milik Rakyat

PT Krakatau Steel (KS) adalah perusahaan negara yang sejatinya milik rakyat. PT KS merupakan industri baja terpadu terbesar di Asia Tenggara. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi mencapai 2,5 juta ton pertahun. Bagi sebuah negara, industri baja memegang peranan yang sangat strategis, karena hampir 95% peralatan logam yang dipergunakan manusia berasal dari baja. PT KS memegang peranan yang menentukan, yaitu menyuplai 60% kebutuhan baja nasional dan menjadi basis untuk kepentingan industrialisasi di dalam negeri.

Pada hari Rabu 10 November 2010, PT KS (Persero) Tbk. resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kegiatan ini merupakan puncak dari serangkaian proses privatisasi (baca: pengalihan kepemilikan saham) yang telah direncanakan PT KS beberapa tahun terakhir. Harga saham PT KS telah ditetapkan sebesar Rp 850 persaham. Jumlah saham yang dilepas ke masyarakat sebanyak 3,155 miliar saham atau setara dengan 20% dari keseluruhan saham. Perkiraan dana (kotor) yang dapat diraih PT KS dari IPO (Initial Public Offering) atau penawaran umum perdana ini adalah sebesar Rp 2,68 Triliun. (Krakatau.steel.com, 11/11/2010).

Alasan Keliru Pemerintah

Ada beberapa pandangan di balik privatisasi, misalnya, privatisasi PT KS adalah untuk meningkatkan laba dan memajukan kinerja perusahaan. Ini belum tentu benar karena saham tidak sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan negara tersebut. Malah prosentase kepemilikan saham dari pihak asing lebih tinggi daripada perusahaan itu atau saham milik negara. Tidak salah jika sebagian pengamat menyatakan bahwa IPO KS adalah seperti perampokan yang sistemik; ada pihak-pihak tertentu yang bermain untuk mengambil keuntungan. Faktanya, hanya dalam satu hari penawaran, saham PT KS langsung melejit 49% (Detikfinance, 11/11).

Akibatnya, menurut Ekonom Sustainable Development Indonesia (SDI) Prof. Drajad Wibowo, negara dan PT Krakatau Steel dirampok sekitar Rp 1, 2 Triliun hanya dalam sehari. Upaya underwriters dengan memberikan jatah kepada asing sebesar 35 persen untuk mencari investor yang berkualitas hanya omong kosong. Buktinya, Credit Suisse melepas saham dalam jumlah besar hari itu juga. Baru satu sesi saja investor yang membeli saham Krakatau melalui Credit Suisse sudah mengeruk untung besar. IPO (penawaran umum saham perdana) PT Krakatau Steel merupakan perampokan melalui pasar modal (Republika.co.id, 12/11).

Dr. Hendri Saparini, Direktur ECONIT, mengumpamakan kondisi PT Krakatau Steel sama seperti dengan Gunung Anak Krakatau, yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan guncangan dan menelan korban. Ini baru seperti (Gunung) Anak Krakatau, baru keluar asap. Masih banyak magma yang akan keluar. PT Krakatau Steel merupakan perusahaan berstatus badan usaha milik negara (BUMN) sehat dan potensial yang tidak perlu dijual sahamnya. Kekhawatiran proses penjualan saham KS dengan harga yang murah-senilai Rp 850 persaham-itu menjadi skandal ekonomi baru yang lebih besar/dahsyat dari kasus Bank Century (Suarakarya-online.com, 10/11).

Menurut Yanuar, pengamat pasar modal, dalam kasus IPO PT Krakatau Steel ada indikasi masyarakat hanya mendapat 2 persen saja, sedangkan 98 persen merupakan penjatahan tetap. Kalau sudah demikian, harga yang terbentuk tidak nyata. Saham PT KS merupakan saham ‘gorengan’ karena konstribusi faktor fundamental terhadap penentuan harganya hanya 0,14 persen. Pengaruh fundamental dari saham ini yang hanya 0,14 persen merupakan amatiran karena mereka melakukan untuk keuntungan diri sendiri (Suarakarya-online.com, 10/11).


Rekomendasi

Sejumlah tokoh Banten meminta Pemerintah mengkaji dan mencermati kembali agenda privatisasi (pengalihan sebagian saham) PT Krakatau Steel. Sebab, privatisasi akan melemahkan kedaulatan negara di bidang ekonomi dan politik perekonomian. Forum diskusi tokoh bertema “Telaah Kritis Privatisasi (IPO) PT KS” di Aula Setda Provinsi Banten di Serang, Sabtu, 7 November 2010, yang diselenggarakan DPD I Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Provinsi Banten-yang menghadirkan pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy, Wagub Banten HM Masduki, Juru Bicara HTI Ismail Yusanto, Corporate Secretary PT KS Raden Gunawan dan tokoh Banten dari berbagai elemen masyarakat-menyampaikan rekomendasi (usulan) kepada pihak PT KS, masyarakat Banten, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Isi rekomendasi tersebut di antaranya, mendesak jajaran manajemen PT KS meningkatkan kinerja untuk membuktikan kepada Pemerintah dan masyarakat Indonesia, bahwa tanpa diprivatiasi pun PT KS dapat tumbuh sehat dan berkembang serta meningkatkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Banten. Seluruh lapisan dan elemen masyarakat Banten, Pemerintah kabupaten/kota se-Banten diseru untuk menolak privatisasi dalam bentuk apapun, karena privatisasi sarat dengan kepentingan neo-imperialisme (penjajahan baru). Sebagai alternatif, untuk dana pengembangan PT KS hendaknya pembeli saham adalah pemerintah daerah setempat.

Bahaya Privatisasi

Privatisasi (pengalihan aset negara/milik rakyat) merupakan bagian tak terpisahkan dari ideologi Kapitalisme yang menonjolkan kepemilikan individu atau kebebasan kepemilikan. Islam melarang kita mengadopsi konsep-konsep ekonomi yang secara asasi bertentangan dengan akidah. Apalagi privatisasi terbukti telah menyebabkan kesengsaraan masyarakat dan ketidakmandirian perekonomian negara. Privatisasi merupakan pengambilalihan swasta terhadap kekayaan kolektif dan kepemilikan masyarakat, termasuk simpanan publik, tanah, mineral tambang, hutan, dan lain-lain. Ini merupakan bagian dari strategi kaum penjajah untuk menghancurkan suatu negara dan kemudian menguasainya. Perusahaan PT Krakatau Steel termasuk perusahaan strategis untuk kepentingan negeri ini. Karena itu, perusahaan baja ini tidak boleh dijual. Apalagi, seperti dikatakan pengamat ekonomi, Drajat Wibowo, kinerja keuangan PT KS juga tak buruk-buruk amat. Pada semester I 2010, produsen baja yang berpusat di Cilegon Banten ini mampu meraup laba bersih hampir Rp 1 Triliun.

Jika dicermati lebih jauh, penyebab kemunduran PT Krakatau Steel ada pada kesalahan kebijakan pemerintahan sekarang ini. Pertama: PT Krakatau Steel mengalami kekurangan pasokan bahan baku seperti bijih besi, bijih mangan, bijih chrom, bijih nikel, kapur dan dolomit. Keseluruhan bahan baku itu dapat disediakan oleh alam Indonesia. Namun, Pemerintahan SBY-lah yang mengekspornya dengan harga sangat murah ke luar negeri. Kedua: produksi PT Krakatau Steel terkendala oleh kurangnya pasokan energi, khususnya listrik, sehingga industri baja tidak bisa beroperasi secara maksimal. Sayang sekali, lagi-lagi SBY membuat kesalahan ketika mengekspor murah batu bara Indonesia ke luar negeri. Ketiga: kurangnya pengembangan industri bahan baku baja di dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Privatisasi dalam Pandangan Islam

Ide privatisasi pada dasarnya meniadakan peranan Pemerintah dalam perekonomian dan pelayanan masyarakat, kemudian menyerahkannya kepada para investor (swasta, termasuk pihak asing). Ide ini berpijak pada pandangan Adam Smith yang menghendaki perekonomian berjalan tanpa campur tangan pemerintah atau laissez faire. Prinsip dasar laissez faire sangat bertentangan dengan prinsip Islam, yakni negara merupakan pengatur dan pelayan urusan umat (ri’âyah as-su’ûn al-ummah). Rasulullah saw. pernah bersabda:

اَلإِمَامُ رَاعٍ وَ هُوَ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Imam (khalifah) adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan dia bertanggung jawaban atas urusan rakyatnya (HR al-Bukhari dan Muslim).

Privatisasi merupakan bagian utama program penyesuaian struktural yang dilahirkan di Washington pada tahun 1980. Privatisasi selalu menjadi agenda globalisasi dan liberalisasi ekonomi yang diusung oleh IMF, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), AS dan negara-negara kapitalis lainnya, serta para investor. Tujuan program-program politik ekonomi yang mereka usung adalah untuk menjaga kesinambungan penjajahan para kapitalis terhadap negara-negara berkembang dan negara-negara miskin. Padahal jelas, syariah Islam telah melarang para pejabat negara mengambil suatu kebijakan dengan menyerahkan penanganan ekonomi kepada para kapitalis ataupun dengan menggunakan standar-standar kapitalis, karena selain bertentangan dengan konsep syariah, juga membahayakan negara dan masyarakat. Nabi Muhammad saw. bersabda:

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

Tidak boleh ada bahaya (dharar) dan (saling) membahayakan (HR Ahmad dan Ibn Majah).

Privatisasi yang dilakukan Pemerintah atas BUMN yang terkategori harta milik umum dan sektor/industri strategis dilarang oleh syariah Islam. Nabi Muhammad saw. bersabda:

اَلْمُسْلِمُوْنَ شُرَكَاءٌ فِي ثَلاَثٍ: فيِ الْمَاءِ وَ الْكَلَأِ وَ النَّارِ

Kaum Muslim berserikat dalam tiga barang: air, padang rumput dan api (HR Abu Dawud).

Menurut Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani (2002) harta milik umum mencakup fasilitas umum, barang tambang yang jumlahnya sangat besar dan sumberdaya alam yang sifat pembentukannya menyebabkan tidak mungkin dikuasai oleh individu. Adapun industri strategis adalah adalah industri yang menghasilkan produk/mesin yang dibutuhkan oleh kegiatan-kegiatan sektor perekonomian seperti industri manufaktur, pertanian, transportasi, telekomunikasi dan industri baja.

Karena itu, selain haram, privatisasi juga berbahaya karena: Pertama, menyebabkan harta hanya beredar di kalangan orang kaya saja, baik perorangan maupun perusahaan; sementara orang banyak tidak dapat memanfaatkan harta tersebut. Hal ini tidak dibenarkan menurut Islam (Lihat: QS al-Hasyr [59]: 7).

Kedua, menimbulkan dominasi dan hegemoni kaum kafir atas kaum Muslim. Dengan privatisasi, individu atau perusahaan kapitalislah yang nantinya akan menguasai dan mengendalikan negeri-negeri Islam, baik di bidang ekonomi maupun politik. Negeri-negeri Islam akan terjerumus dalam cengkeraman penjajahan ekonomi. Hal ini tegas telah diharamkan dalam Islam (Lihat: QS an-Nisa’ [4]: 141).

Karena itu, jelas, privatisasi, apapun modusnya, harus selalu diwaspadai, karena ujung-ujungnya adalah penjajahan ekonomi atas umat Islam. Namun demikian, selama negeri ini menerapkan sistem ekonomi kapitalis, penjajahan ekonomi, baik melalui privatisasi ataupun yang lain, akan tetap berlangsung. Semua itu hanya bisa dicegah jika umat ini menerapkan syariah Islam secara total dalam negara, termasuk dalam bidang ekonomi, dengan hanya menerapkan sistem ekonomi Islam, tentu hanya dalam intitusi Khilafah Islam.

Wallahu a’lam bi ash-shawab. []

KOMENTAR AL ISLAM:

Polri, Kejagung, Menkumham Ramai-ramai Cuci Tangan (dalam kasus kaburnya Gayus, red.) (Inilah.com, 16/11/2010).

Satu lagi bukti, betapa sistem sekular banyak melahirkan aparat yang tak bertanggung jawab.

Tuesday, November 9, 2010

Kenapa Wajib Menolak Obama?



Kenapa Wajib Menolak Obama?

Salah satu faktor penting dalam politik luar negeri sebuah negara adalah menentukan siapa negara musuh dan siapa negara kawan. Penentuan status musuh atau kawan sangat penting bagi keamanan negara dan juga menentukan bagaimana kebijakan yang benar terhadap negara tersebut. Tentunya adalah sangat berbahaya kalau negara yang jelas-jelas musuh kemudian dianggap negara mitra atau negara sahabat. Justru inilah yang menjadi kesalahan utama dari politik luar negeri Indonesia. Amerika Serikat yang jelas-jelas adalah negara penjajah dianggap sebagai negara mitra atau sahabat. Padahal Indonesia mengklaim diri sebagai negara yang anti penjajahan.

Dalam Islam status Amerika adalah sangat jelas, disebut sebagai muhariban fi’lan ,yaitu negara kafir yang secara nyata-nyata memerangi umat Islam. Karena itu status terhadap Amerika adalah permusuhan dan peperangan. Amerika Serikat secara terbuka dan terbukti telah melakukan pembantaian terhadap umat Islam di berbagai kawasan seperti Irak, Afghanistan, dan Yaman. Jutaan umat Islam menjadi korban perang barbar Amerika Serikat ini.

Bocornya 400 ribu dokumen rahasia yang dipublish Wikileak semakin menunjukkan bagaimana barbarnya negara yang mengklaim dirinya sebagai negara beradab ini. Bocoran dokumen itu mengungkapkan rincian terjadinya perkosaan, penyiksaan, , pembunuhan warga sipil yang dilakukan dari helikopter tempur dan insiden lainnya oleh pasukan koalisi dan pasukan Irak, yang bahkan dilakukan di bawah kontrol Obama pada tahun 2009. Dokumen itu juga mengungkapkan bagaimana tentara koalisi menutup mata atas laporan tentang penyiksaan dan pembunuhan yang dilakukan secara ekstrajudisial oleh pemerintah boneka Irak.

Amerika juga dengan kekuatan militer, politik dan ekonominya melakukan perampokan kekayaan negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia. Kalau di Irak dengan jalan militer, di Indonesia perampokan kekayaan alam di lakukan atas nama pasar bebas, investasi asing dan pembangunan. Kekayaan alam negeri Islam termasuk Indonesia yang seharusnya digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan rakyat, sebagian besar dirampok oleh Amerika.

Amerika juga membuat makar di berbagai negeri Islam, menyulut berbagai krisis termasuk mendukung perpecahan dan separatisme. Secara nyata hal ini dilakukan Amerika Serikat di Pakistan, Afghanistan, Sudan dan Irak. Di Indonesia Amerika berperan penting dalam berbagai peristiwa politik penting seperti berbagai pemberontakan dan tragedi berdarah tahun 1965 yang menyebabkan banyak korban jiwa.

Lepasnya Timor Timur dari Indonesia , tidak bisa dilepaskan dari peran penting Amerika, disamping tentu saja kebodohan penguasa Indonesia. Meskipun kerap menyatakan mendukung integrasi Papua dan Aceh , tapi secara nyata negara ini menciptakan pra kondisi disintegrasi Papua dan Aceh dengan berbagai cara.

Negara ini juga mendukung penuh rezim-rezim penindas di negeri Islam. Mulai dari dukungan tidak terbatas terhadap negara Zionis Israel, sampai penguasa-penguasa negeri Islam yang bengis di Mesir, Pakistan, Uzbekistan, Saudi, dan Suriah dan banyak lagi . Di Indonesia, Amerika Serikat di era Suharto mendukung penuh rezim yang korup dan represif .

Sekarang Amerika juga mendukung penuh rezim SBY yang atas nama perang melawan terorisme , perang ala Amerika yang telah menjadikan umat Islam dan Islam sebagai musuhnya. Rezim SBY dengan dukungan negara Paman Sam telah melakukan banyak kebijakan neo liberalism yang menyengsarakan rakyat dan merugikan negara.

Sebagai negara muhariban fi’lan seharusnya Amerika didudukkan sebagai negara musuh, diharamkan melakukan hubungan apapun dengan negara musuh baik ekonomi, politik, budaya, maupun militer. Diharamkan pula untuk menerima pemimpin negara musuh , Obama yang datang bukan untuk berdamai dan menghentikan perang dan penjajahannya terhadap umat Islam. Obama malah datang untuk mengokohnya penjajahannya di Indonesia.

Imam as Syafi’I dalam kita al Umm juz IV menjelaskan secara rinci sikap kita seharusnya terhadap muhariban fi’lan yang masuk dalam katagori ahlul harb. Dengan tegas Imam Syafi’I menyatakan Ahlul Harb dilarang datang kenegeri muslim untuk berdagang apapun alasannya. Kalau mereka masuk tanpa al aman (jaminan keamanan) dan risalah (sebagai duta) ,maka harta mereka boleh dirampas, mereka harus dikembalikan ke negeri mereka dan tidak boleh melanggeng di negeri kuam muslimin.

Mereka yang memerangi umat Islam, merampok kekayaan umat Islam jelas merupakan musuh Allah dan musuh kaum muslimin. Dalam Al Qur’an Allah SWT juga dengan tegas menyatakan jangan mengambil musuh Allah dan musuh kaum muslimin sebagai teman setia (QS Al Mumtahanah (60) : 1).

Disamping itu, Tindakan para penjajah terhadap umat Islam jelas adalah prilaku syaitan . Memecah belah, membunuh, memperkosa, merampok, mengajak pada kekufuran dan kesesatan adalah prilaku syaitan. Bukan Allah SWT memerintahkan kita untuk memusuhi syaitan yang merupakan musuh yang nyata sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Faathir : 6. Dalam tafsir al Jalalain menjadikan syaitan itu menjadi musuh adalah dengan cara taat kepada Allah SWT (bi tho’atillah) dan dengan tidak mentaati syaitan itu.

Sementara dalam tafsir Abu Sa’ud sikap menjadikan syaitan sebagai musuh tercermin dari tidak menyetujui, menyangkal atau berlawanan dengan syaitan dalam masalah aqidah dan prilaku. Sikap inilah yang harus kita ambil terhadap negara syaitan , Amerika. Menentang, melawan, dan bersebrangan dengan Amerika, bukan malah menjadikannya mitra. Kecuali kalau penguasa negeri ini juga ikut-ikutan menjadi penguasa syaitan ! (Farid Wadjdi)

Jangan Nodai Masjid Istiqlal dengan Menerima Presiden Negara Penjajah



Jangan Nodai Masjid Istiqlal dengan Menerima Presiden Negara Penjajah

Seperti yang diberitakan media massa, Presiden AS, Barack Obama, menurut keterangan Dubes RI untuk AS, Dino Patti Jalal, direncanakan akan mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta, sebelum menyampaikan pidatonya di UI (Kompas.com, 08/11/2010). Masjid Istiqlal, sesuai dengan namanya, adalah masjid yang menjadi simbol kemerdekaan negeri ini dari penjajahan. Karena itu, kunjungan seorang Presiden negara penjajah ke masjid ini, sadar atau tidak, jelas telah menodai masjid yang menjadi simbol kemerdekaan itu. Alih-alih mengusir penjajah, sebagaimana yang dilakukan oleh para pahlawan kemerdekaan, justru pemerintah dan kaki tangannya malah menerima, dan membentangkan karpet merah untuk menyambut kedatangannya, bahkan menginjak-injak simbol kemerdekaan.

Memang benar, bahwa Obama kecil pernah tinggal di Indonesia, sebagai rakyat biasa, tetapi fakta Obama kecil tidak bisa digunakan untuk menghukumi Obama sekarang. Karena, dia kini jelas-jelas telah menjadi seorang Presiden AS, yang bukan hanya telah menjajah negeri-negeri kaum Muslim, tetapi tangannya pun masih berlumuran darah umat Islam, baik di Palestina, Irak, Afganistan maupun Pakistan. Karena itu, status Obama sekarang berbeda dengan Obama kecil. Obama sekarang adalah kepala negara Kafir Harbi fi’lan, dimana negaranya secara nyata sedang berperang dengan negeri-negeri kaum Muslim.

Hukum menerima Obama sebagai Presiden negara Kafir Harbi fi’lan jelas telah diharamkan oleh Islam, apalagi kedatangannya di Indonesia untuk menandatangani Kemitraan Komprehensif, yang sejatinya merupakan legalisasi penjajahan komprehensif AS terhadap Indonesia dalam segala bidang. Islam telah menetapkan, bahwa orang Kafir Harfi fi’lan hanya diperbolehkan masuk dan mendapatkan jaminan keamanan (al-amân), karena satu faktor, yaitu untuk mempelajari Islam, sebagaimana yang dinyatakan dalam al-Qur’an:

وَإِنْ أَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّـهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْلَمُونَ ﴿٦﴾


“Dan jika seorang di antara orang-orang Musyrik itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.” (Q.s. at-Taubah [09]: 06)


Selain itu, meski ada ikhtilaf di kalangan ulama’, menurut pendapat yang paling kuat, menerima mereka sama sekali tidak diperbolehkan. Terlebih, jika kedatangannya bukan untuk mempelajari Islam, tetapi untuk melegalkan dan melanggengkan penjajahannya di negeri ini, maka hukumnya haram. Dengan tegas Allah menyatakan:

وَلَن يَجْعَلَ اللَّـهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا ﴿١٤١﴾


“Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” (Q.s. an-Nisa’ [04]: 141)

Imam Al-Qurthubi menjelaskan, “Sesungguhnya Allah tidak akan memberikan jalan kepada mereka untuk menghancurkan negara orang-orang Mukmin, melenyapkan jejaknya dan membolehkan harta mereka.” (al-Qurthubi, al-Jâmi’ li Ahkâmi al-Qur’ân, V/417).

Karena itu, dengan tegas ayat ini mengharamkan siapapun untuk memberikan jalan kepada kaum Kafir untuk menguasai, menjajah dan menghancurkan negeri kaum Muslim, baik dengan menggunakan kekuatan fisik, seperti pendudukan, maupun non-fisik, seperti ekonomi, politik, pendidikan, budaya dan lain-lain. Kemitraan Komprehensif yang akan diteken oleh Presiden AS, Barack Obama, dengan Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono, adalah alat penjajahan AS terhadap Indonesia. Perjanjian ini merupakan alat yang digunakan oleh AS, bukan hanya untuk melanggengkan penjajahannya, tetapi juga untuk memperluas bidang jajahannya, sehingga semakin memperkokoh penjajahannya di negeri ini.

Sebagaimana penggunaan istilah “Kemitraan Komprehensif”, yang menyesatkan, karena nyatanya bukan kemitraan, tetapi penjajahan, dengan tujuan agar rakyat negeri ini tidak marah dan melakukan perlawanan, maka dipilihnya Masjid Istiqlal sebagai salah satu tujuan kunjungan Obama juga merupakan bagian dari penyesatan. Karena sesungguhnya ini merupakan politik pencitraan, yang digunakan untuk mencitrakan dirinya bersahabat dengan Islam. Harapannya, Obama dan AS, bisa diterima sebagai sahabat umat Islam, karena telah menunjukkan penghormatannya kepada simbol agama umat Islam. Padahal, tangannya masih berlumuran darah umat Islam. Di tempat lain, tangan Obama juga digunakan untuk menghancurkan masjid di Pakistan, termasuk masjid al-Aqsa di Palestina.

Karena itu, kunjungan Obama ke Masjid Istiqlal sesungguhnya bukan merupakan bentuk penghormatan, tetapi justru penghinaan dan penyesatan opini dan politik yang sengaja digunakan untuk menjinakkan perasaan umat Islam yang marah kepada Amerika. Maka, membuka rumah Allah yang mulia kepada Presiden AS itu jelas merupakan pengkhianatan kepada Allah, Rasul-Nya dan seluruh umat Islam. Sekaligus merupakan tindakan kriminal, yang diharamkan oleh Allah. Karena, berarti telah memberikan justifikasi kepada Obama dan AS untuk menjajah negeri ini, dan juga negeri-negeri kaum Muslim yang lain. Memang benar, ada sebagian ulama’ membolehkan orang Kafir Ahli Kitab untuk memasuki masjid, tetapi dalam status mereka sebagai Ahli Dzimmah. Namun, jika statusnya sebagai Kafir Harbi fi’lan, yang datang ke rumah Allah ini bukan untuk mempelajari Islam, tetapi untuk menghina dan menistakan Islam dan kaum Muslim, maka tentu hukumnya berbeda. Terhadap orang seperti itu, Allah menyatakan:

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَاجِدَ اللَّـهِ أَن يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَىٰ فِي خَرَابِهَا ۚ أُولَـٰئِكَ مَا كَانَ لَهُمْ أَن يَدْخُلُوهَا إِلَّا خَائِفِينَ ۚ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ ﴿١١٤﴾

“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.” (Q.s. al-Baqarah [02]: 114)

Karena itu, kami menyerukan dari lubuk hati yang paling dalam, agar pihak otoritas Masjid Istiqlal menolak kunjungan Presiden AS, Barack Obama, itu ke masjid yang mulia ini. Jika tidak, maka Allah akan mencatat pengkhianatannya kepada-Nya, Rasul dan seluruh umat Islam. Kelak, mereka akan menyesali perbuatannya, sementara mereka dalam keadaan terhina.

Ya Allah, saksikanlah, bahwa kami telah menyampaikan.

Jakarta, 9 Nopember 2010

Monday, November 8, 2010

Teguhkan Keyakinan diri dan Fokuslah!



Teguhkan keyakinan diri dan Fokuslah!

Tidak masalah berapa banyak impian yang Anda miliki.Masalah muncul jika Anda berusaha mengejar semuanya pada saat bersamaan karena Anda akan kehilangan fokus dan akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. (P.Winarto)

Sobat, kita semua memiliki kemungkinan yang besar untuk mewujudkan cita-cita. Namun kebanyakan kita tidak mempergunakan kemampuan kita sepenuhnya, karena kita sendiri tidak yakin terhadap kemampuan dan potensi diri kita. Jika kita tidak percaya pada diri sendiri, siapa lagi yang dapat kita percayai? Jika kita merasa yakin kepada orang lain di sekitar kita, mengapa kita tidak berupaya untuk merasa yakin pada diri kita sendiri? Ketahuilah sobat, hanya diri kita sendiri yang mampu menciptakan apa yang kita inginkan dalam hidup. Kuncinya, kita harus menghetahui apa yang sebenarnya kita inginkan dan harus yakin pada kemampuan kita untuk meraih segala yang kita inginkan.

Sobat, salah satu cara untuk mendorong tumbuhnya potensi diri adalah mengembangkan visi. Visi adalah gambaran yang jelas tentang posisi yang kita inginkan di masa depan. Agar memiliki visi yang kuat, kita harus memiliki gambaran yang jelas tentang apa sesungguhnya yang kita inginkan dalam hidup. Gambarkalah dalam pikiran segala impian, hasrat dan cita-cita yang anda inginkan . Langkah itu sangat penting untuk mengkristalkan visi kita. Agar visi yang kita susun lebih baik, luangkanlah waktu sebentar setiap harinya untuk mempergunakan imajinasi kreatif kita.

Sebagai contoh sobat, mahasiswa saya Hendrik Lulusan terbaik fakultas dakwah IAIN Sunan Ampel surabaya tahun 2010 ketika saya minta para mahasiswa yang saya ajar untuk membuat proposal hidupnya serta tuliskan visi dan misi hidup mereka dan tempel di tempat yang sering mereka lihat. Tiap mau berangkat kuliah atau kerja baca dan visualisasikan proposal hidup anda. Hendrik lakukan itu dengan konsisten serta komitmen setiap poin-poin dalam proposal hidupnya terpenuhi dia coret poin itu dan dia kirimkan sms ke saya . Tiga minggu yang lalu saya dapat SMS dari beliau, ” Asslm. Syukur saya panjatkan kepada Allah dan ucapan terima kasih kpd guru motivator saya. Alhamdulillah kemarin saya berhasil membawakan dengan baik dan lancar dalam seminar nasional Program ereksenian NLP di Banjarmasin,kalsel dengan jumlah peserta 1015 orang. Terima kasih ustad akhirnya saya berhasil mencoret salah satu proposal hidup saya, akan cita-cita saya membawakan seminar kpd 1000 orang ternyata Allah kasih 1015
( Hendrik).”
Sobat, saya yakin walaupun masing-masing kita memiliki tujuan yang berbeda, besar atau kecil, kita bisa mewujudkan tujuan itu melalui visualisasi yang benar. Untuk meraih tujuan dan cita-cita, bayangkan dan gambarkanlah visi Anda dalam pikiran, seperti ungkapan Henry Ford, ” Jika Anda berpikir bisa atau tidak bisa, dua-duanya akan menjadi kenyataan.”
Kegagalan mewujudkan mimpi-mimpi disebabkan karena tujuan dan cita-cita yang kita inginkan kurang jelas, atau karena kita meragukan kemampuan kita sendiri untuk mewujudkannya. Ciptakan dan perjelas visi Anda, kemudian berjuanglah dengan fokus dan gigih untuk menerjang segala rintangan. Inilah faktor utama yang kita butuhkan agar mimpi-mimpi kita menjadi kenyataan.

Sobat, berikut ada tiga tips yang membantu kita memiliki keyakinan diri yang kuat:
1. Berpikir besar. Jika kita berpikir kecil, kita kan tetap menjadii orang kecil.Bila kita pergi ke samudera membawa satu ember, kita akan memndapatkan satu ember. Jadi hadapilah kehidupan kita dengan pikiran dan semangat yang besar. Jika kita meminta terlalu sedikit atau meminta sesuat yang tidak benar-benar kita inginkan, sedikit pula yang kita dapatkan. Berpikir besar berarti menyadari keindahan dan kekuatan batin kita. Kekuatan batin harus terus diasah untuk meningkatkan pengetahuan kita tentang kebesaran dan keagungan Ilahi.
2. Gigih mengatasi rintangan. Sepanjang hidup kita dihadang berbagai rintangan dalam perjalanan meraih tujuan dan cita-cita. Kendati demikian,kita harus bertahan dan menjaga keyakinan terhadap diri sendiri. Segala rintangan dalam perjalanan hanyalah tingkungan, bukan jalan buntu. Kebehasilan sejati bukan berarti kesuksesan tanpa pernah mengalami kegagalan. Keberhasilan sejati diraih jika kita kembali bangkit setiap kali gagal. Setiap kegagalan mengandung benih kesuksesan. Orang yang tak pernah gagal pasti tidak pernah sukses.
3. Kita bisa membuat perbedaan. Seringkali ketika dililit dan dihadapkan berbagai persoalan hidup,kita menjadi tidak berdaya. Kita merasa tak mampu melakukan sesuatu yang dapat membuat perubahan positif. Sobat, tak diragukan lagi, sekelompok kecil orang yang berwawasan dan berkomitmen bisa mengubah dunia. Itu benar-benar terjadi. Kebermaknaan dan kebahagiaan seseorang mencapai puncaknya ketika ia bekerja mengerahkan seluruh potensi yang dimilikinya.

Sebagai penutup dari artikel ini sobat, mari luangkanlah waktu setiap hari untuk melatih imajinasi kreatif anda. Pilih waktu dan tempat yang bebas dari gangguan. Cari tempat yang nyaman untuk melatih daya imajinasi anda. Pergunakan waktu luang tersebut untuk menggambarkan tujuan yang jelas dari pernyataan misi yang telah dibuat ketika Anda mulai melangkah proses ini. Tulislah tujuan-tujuan anda dengan jelas. Kuatkanlah keyakinan bahwa mimpi-mimpi anda itu akan berubah menjadi kenyataan. Asumsikan bahwa anda telah meraih apa yang selama ini anda bayangkan dalam pikiran. Wujudkanlah imajinasi anda dalam kenyataan dengan bertindak dan berprilaku sesuai dengan peran impian anda, yang seakan-akan telah Anda wujudkan. Setelah melakukan semua itu, perhatikanlah bagaimana pikiran dan perilaku Anda berangsur-angsur mengalami perubahan.
Never Give Up! Salam Dahsyat dan Luar Biasa!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, S.Sos.I,M.Si, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas. www.fikrulmustanir.blogspot.com dan email mumtaz.oke@gmail.com )

Sunday, November 7, 2010

Wahai Kaum Muslim, Waspadalah Terhadap Racun Obama!



Wahai Kaum Muslim, Waspadalah Terhadap Racun Obama!

Banyak media telah memberitakan, bahwa Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 9 November 2010 M, setelah sebelumnya dua kali kunjungan yang telah dia direncanakan dibatalkan. Gedung Putih telah menegaskan berita tersebut dalam pernyataannya, bahwa Obama memang akan berkunjung ke Indonesia setelah mengunjungi India. Selama berada di Indonesia, Obama akan mengunjungi masjid terbesar di Asia Tenggara (Masjid Istiqlal), dan menyampaikan pidato di tempat terbuka di sana. Obama menyebutkan, bahwa Indonesia menduduki posisi penting dalam upaya Amerika untuk berkomunikasi dengan dunia Islam dan berhubungan dengan perekonomian Asia Tenggara yang dinamis dan berkembang. Ben Rhodes, Wakil Penasehat keamanan nasional Amerika pada tanggal 29 Oktober 2010 menyatakan, “Di sana ada kesempatan untuk membahas Kemitraan Komprehensif yang telah kami adakan dengan Indonesia“. Obama, dalam pidatonya, akan berbicara tentang demokrasi dan pembangunan, serta menghubungkannya kepada komunitas Muslim di seluruh dunia. Dia juga akan berbicara tentang Pluralisme dan toleransi di Indonesia.

Adapun point berbahaya dari kunjungan Obama, khususnya setelah dideklarasikannya kesepakatan antara Menteri Luar Negeri Amerika, Hillary Clinton dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa pada tanggal 18 September 2010 di Amerika yang disebut dengan Kemitraan Komprehensif (Comprehensive Partnership). Titik bahayanya adalah implementasi point-point kerjasama itu yang mencakup seluruh bidang, meliputi bidang politik dan keamanan (12 point); ekonomi dan pembangunan (27 point); kebudayaan, sosial pendidikan dan teknologi dan lainnya (15 point). Implementasi Kemitraan Komprehensif tersebut akan dimulai setelah ditandangani oleh Obama selama kunjungannya, dimana hal itu akan mengokohkan cengkraman Amerika di bidang politik, keamanan, ekonomi, kebudayaan, sosial, pendidikan, teknologi dan lain sebagainya.

Wahai Kaum Muslim,

Tidak ada bedanya antara Obama dan Bush Jr. dalam memimpin Amerika sebagai negara penjajah yang menyebarkan penjajahannya di sebagian besar belahan dunia. Amerika merupakan negara yang rusak dan merusak negeri dan penduduknya. Negara inilah yang berada di belakang berbagai krisis dan kekacauan di seluruh penjuru dunia. Permusuhannya terhadap Islam dan kaum muslim sudah sangat nyata. Secara riil, sekarang Amerika sedang berperang dengan Islam dan kaum Muslim. Karena itu, apa yang disebut Kemitraan Komprehensif (Comprehensive Partnership) betapapun telah dibungkus dengan istilah-istilah yang bagus, akan tetapi faktanya adalah racun yang mematikan khususnya bagi kaum Muslim, karena pada hakikatnya merupakan penjajahan komprehensif (menyeluruh) terhadap seluruh aspek kehidupan.

Wahai Kaum Muslim,

Anda sudah tahu, bahwa Amerikalah yang berada di balik isu terorisme buatan di negeri ini. Setelah terjadinya pengeboman 9/11 di sana, Amerika segera mengikatkan dinas intelijennya dengan dinas intelijen Indonesia. Kerjasama intelijen tersebut meliputi penyerahan buronan yang diminta Amerika ke Amerika, sebagaimana yang terjadi dalam kasus penangkapan Umar Farouq dan Hambali. Amerika juga mendukung gerakan separatis di Papua untuk melanggengkan hegemoninya atas tambang emas di sana, yang merupakan tambang emas dengan volume terbesar di dunia. Amerika telah menguasainya sejak lebih dari lima puluh tahun, khususnya setelah diperbaharui kontraknya pada masa presiden sekarang. Amerika juga menormalisasi kembali hubungan militer, dimana latihan-latihan militer gabungan antara pasukan khusus militer Indonesia (Kopassus) dengan militer Amerika telah dimulai lagi.

Amerikalah yang juga telah mengembangkan pusat-pusat pemikiran, Demokrasi, Pluralisme dan Liberalisme, dimana Amerika mendirikan American Corner di universitas-universitas besar di Indonesia dan mendanainya. Melalui American Corner ini, Amerika menyebarkan budaya Amerika yang liberal di tengah-tengah putra-putri kaum Muslim di negeri ini.

Selain itu, Amerika juga memberi perhatian kepada kaum perempuan dan menjauhkan mereka dari nilai-nilai Islam. Karena itu, Amerika telah mengalokasikan dana yang besar, dan menekan pemerintah untuk menyelenggarakan berbagai konferensi untuk perempuan serta memasukkan mereka di pemerintahan dan parlemen dengan kedok UU Keterwakilan perempuan 30 % di parlemen. Amerika juga telah menyebarkan kembali ide kebebasan perempuan dengan sebutan gender, dan sebutan-sebutan baru. Amerika juga mendukung gerakan homoseksual, dan berada di balik penyelenggaraan konferensi homoseksual di Surabaya, yang berhasil digagalkan oleh putra-putri umat Islam di sana. Tidak hanya sampai di situ, Amerika bahkan mengalokasikan ratusan juta dolar untuk menyebarkluaskan propagandanya di media massa di tengah-tengah kaum Muslim. Maka, Amerika -melalui anteknya– mendirikan stasiun radio yang menebarkan racun-racun ini. Menyebarkan film-film murahan dan program-program televisi seperti American Idol, dan film-film Hollywood di setiap rumah di negeri ini. Dengan alasan membela HAM, dan melindungi warisan keagamaan, antek-antek Amerika menolak Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi.

Di bidang pendidikan, peranan Amerika tampak nyata dalam perubahan kurikulum pendidikan khususnya di universitas-universitas Islam (UIN/IAIN), yang telah dimulai sejak dekade tujuh puluhan abad lalu dan terus berlangsung hingga sekarang. Di universitas-universitas tersebut, Amerika menyebarkan ide Sekulerisme (pemisahan agama dari kehidupan), Pluralisme, Liberalisasi Agama, Dialog Antar Agama, Liberalisasi Perempuan, penolakan terhadap Khilafah dan memerintah berdasarkan syariah. Amerika juga berusaha mengubah kurikulum di pesantren-pesantren, khususnya setelah Amerika memaklumkan Perang Melawan Terorisme (WOT).

Wahai Kaum Muslim,

Telah tampak nyata racun Amerika secara umum dan racun Obama secara khusus bagi negeri ini dan penduduknya. Telah tampak jelas, bahwa kunjungan Obama ke Indonesia tidak lain untuk mengimplementasikan rencana-rencananya yang penuh racun itu, melemahkan bahkan membinasakan Anda, hingga Anda tidak akan bisa bangkit lagi. Dia juga ingin melanggengkan Anda tetap berada di bawah cengkramannya. Apakah belum cukup kerusakan dan perusakan yang dilakukan oleh Amerika di masa lalu kepada Anda, Anda jadikan sebagai pelajaran dan Anda pun tidak perlu mengulanginya lagi? Dimana Rasul saw telah bersabda:

«لاَ يُلْدَغُ المُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ مَرَّتَيْنِ»

“Tidak layak seorang muslim dipatok ular dari lubang yang sama dua kali.” (HR Thabarani)

Sesungguhnya kewajiban Anda mengenyahkan cengkeraman Amerika dari negeri Muslim ini, dan menghancurkan berbagai rancangan kaum penjajah sehingga Anda bisa membebaskan diri dan negeri Anda. Jika tidak, kondisi Anda akan semakin buruk dan rusak, karena cengkraman Amerika. Wahai Kaum Muslim, berhati-hatikan Anda agar tidak jatuh dalam cengkraman kaum penjajah, atau jatuh dalam perangkap konspirasi mereka, sehingga Anda akan menjadi orang-orang yang merugi!

} هَذَا بَلاَغٌ لِلنَّاسِ وَلِيُنْذَرُوا بِهِ وَلِيَعْلَمُوا أَنَّمَا هُوَ إِلَهٌ وَاحِدٌ وَلِيَذَّكَّرَ أُولُو اْلأَلْبَابِ {

Ini adalah penjelasan yang nyata bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. (QS Ibrahim [14]: 52)

24 Dzul Qa’dah 1431 H

1 November 2010 M

Hizbut Tahrir Indonesia

Friday, November 5, 2010

Jangan Menambah Bencana dengan Menerima Obama



Jangan Menambah Bencana dengan Menerima Obama

INDONESIA Menangis. Indonesia Berduka. Itulah di antara headline (judul utama) beberapa media cetak maupun televisi di Tanah Air.

Ya, negeri ini pantas menangis dan layak berduka. Belum lama rasa sedih hilang dari ingatan akibat bencana kecelakaan kereta di Pemalang yang menewaskan puluhan orang dan puluhan lainnya terluka, tiba-tiba muncul banjir bandang dan longsor di Wasior-Papua yang menewaskan lebih dari 100 orang, dan puluhan lainnya dinyatakan hilang, selain ratusan bangunan luluh-lantak.

Belum juga isak-tangis bangsa ini berhenti, sekitar dua pekan lalu Kota Jakarta lumpuh total karena kemacetan luar biasa terjadi di sebagian ruas jalan Ibukota karena banjir dan genangan air di mana-mana. Belum tuntas Pemerintah mengevakuasi dan menyelamatkan penduduk di Wasior dan membenahi akibat banjir di Jakarta, tiba-tiba datang pula gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, yang mengakibatkan lebih dari 400 orang meninggal, dan ratusan lainnya dinyatakan hilang.

Seolah ‘belum puas’, alam kembali datang menghantam negeri ini. Gunung Merapi di Jawa Tengah meletus, memuntahkan lahar panas. Akibatnya, puluhan orang kembali tewas dan luka-luka, sementara sebagian lain terpaksa hidup di pengungsian.

Jika dihitung sejak bencana ‘mahadahsyat’, yakni Tsunami Aceh di akhir tahun 2004 yang menewaskan ratusan ribu orang, hingga tahun 2010 ini, negeri ini memang pantas disebut dengan ‘negeri bencana’. Ironisnya, Pemerintah selaku pengurus rakyat, selalu saja terkesan lamban dan kurang tanggap. Padahal sudah jelas sejumlah wilayah-bahkan menurut penelitian Walhi mencapai 83 persen-di Indonesia rawan bencana, termasuk bencana lingkungan (ekologis). Sekitar 150 kabupaten/kota di Indonesia, dari Sumatera hingga Papua, juga rawan diterjang tsunami (Kompas, 2/11/10). Namun, Pemerintah seperti tidak serius melakukan antisipasi. Misal, meski ada Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB), banyak daerah yang belum mempunyai Badan Penanggulangan Bencana. Dari 479 kabupaten/kota di Indonesia, hanya ada 171 yang sudah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) (Kompas, 2/11/10). Selain itu, anggaran Pemerintah dalam APBN selama ini juga kecil. Dalam APBN 2010, misalnya, anggaran untuk penanggulangan bencana hanya Rp 3,9 triliun. Dari jumlah tersebut, menurut Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati, saat ini dana siap pakai (on call) yang tersedia di BNPB hanya mencapai Rp 50 miliar (Pelita, 28/10/10).

Dua Macam Bencana

Jika kita cermati, ada 2 (dua) macam bencana: bencana alam dan bencana kemanusiaan. Bencana alam terjadi memang murni karena faktor alam. Misal: Gempa bumi, tsunami, gunung meletus, kekeringan karena kemarau panjang, dll. Bagi seorang Mukmin, bencana alam merupakan cobaan/ujian atas kesabaran:

وَلَنَبلُوَنَّكُم بِشَيءٍ مِنَ الخَوفِ وَالجوعِ وَنَقصٍ مِنَ الأَموٰلِ وَالأَنفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرينَ ﴿١٥٥﴾

Sungguh Kami akan menimpakan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan serta kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan; sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (QS al-Baqarah 155).

Adapun bencana kemanusiaan terjadi memang karena ulah manusia. Intinya, manusialah sesungguhnya yang-sadar ataupun tidak-‘mengundang’ datangnya bencana atas mereka. Bencana banjir dan longsor, misalnya, adalah akibat hutan terus mereka gunduli. Kecelakaan kereta api yang terus terjadi-rata-rata 6 hari sekali selama 2009-2010 saja (Berdikarionline.com, 4/1/10) adalah akibat Pemerintah tetap lalai menyediakan sarana transportasi yang aman. Bencana kemiskinan dan rawan pangan/gizi buruk adalah akibat Pemerintah terus menyerahkan kekayaan alam milik rakyat kepada pihak asing melalui program privatisasi. Jangan dilupakan juga sejumlah bencana kemanusiaan lain seperti maraknya kasus korupsi, kerusakan moral remaja, tingginya angka kriminalitas, mewabahnya penyakit kelamin dan AIDS akibat pergaulan bebas, meningkatnya akan pengangguran dan angka putus sekolah, dan masih banyak yang lainnya. Semua bencana kemanusian ini pada dasarnya adalah akibat ulah manusia yang terus-menerus melakukan berbagai pelanggaran terhadap aturan-aturan sang Pencipta, Allah SWT. Mereka bahkan tetap enggan menerapkan hukum-hukum (syariah)-Nya. Bagi seorang Muslim, berbagai bencana ini harus dipahami sebagai peringatan/teguran dari Allah SWT agar segera kembali (taat) kepada-Nya:

ظَهَرَ الفَسادُ فِى البَرِّ وَالبَحرِ بِما كَسَبَت أَيدِى النّاسِ لِيُذيقَهُم بَعضَ الَّذى عَمِلوا لَعَلَّهُم يَرجِعونَ ﴿٤١﴾

Telah tampak kerusakan di daratan dan di lautan karena ulah (kemasiatan) manusia supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari akibat ulah meeka itu agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (QS ar-Rum [30]: 41).

Mewaspadai Bencana Baru

Selain karena merupakan akibat manusia yang tetap enggan menerapkan syariah Allah SWT, berbagai bencana kemanusiaan yang terjadi di dunia, termasuk di negeri ini, sebetulnya karena penjajahan yang dilakukan oleh negara-negara Barat, khususnya AS, sebagai pengemban utama Kapitalisme global. AS-lah, dengan sekutu-sekutunya, yang nyata-nyata telah menciptakan bencana kemanusiaan di Irak, Afganistan dan Pakistan sampai hari ini. AS pun terus mendukung secara penuh penjajahan Israel di Palestina sekaligus membunuhi ratusan ribu penduduknya selama puluhan tahun. AS pula yang sejak berdirinya hingga kini menciptakan berbagai konflik, bahkan melakukan aksi militer langsung, di berbagai negara. AS pun telah membunuh serta memenjarakan dan menyiksa ribuan Muslim di seluruh dunia-termasuk di negeri ini melalui tangan para agennya-hanya karena mereka disangka teroris.

AS pula yang saat ini, langsung ataupun tidak langsung (antara lain melalui IMF, Bank Dunia, USAID), melakukan penjajahan baru (terutama penjajahan ekonomi) atas Indonesia. Akibatnya, melalui sejumlah modus penjajahan AS, termasuk lewat legislasi UU di DPR, berusaha terus menguras habis kekayaan alam negeri ini (minyak, gas, emas, perak, dan barang tambang lain) melalui perusahaan-perusahaan mereka seperti Freeport, Exxon Mobile, dll. Tambang emas di Papua dikeruk oleh PT Freeport dan 90% keuntungannya masuk ke AS. Blok Natuna yang diperkirakan memiliki kandungan gas hingga 222 TCF (triliun kubik kaki), 76%-nya dimiliki oleh ExxonMobile. Blok Cepu yang diprediksi memiliki kandungan minyak lebih dari 600 juta barel sehingga bisa menjadi andalan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia, 45%-nya juga dimiliki oleh ExxonMobile. Selain itu, masih banyak perusahaan major AS yang secara keseluruhan menguasai 90% minyak dan gas, seperti Total Fina Elf, BP Amoco Arco, Texaco, Conoco, Repsol, Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex dan Japex.

Terkait dengan ini, buku The Shock Doctrine; The Rise of Disaster Capitalism karangan wartawati Kanada, Naomi Klein, yang diterbitkan Penguin Books, London, Inggris (2007), mengungkap secara gamblang bagaimana kaum kapitalis (tentu saja dengan AS sebagai gembongnya, pen.) melakukan aksi-aksi jahatnya terhadap bangsa dan negara lain. Buku ini pun menyebut krisis moneter Asia 1997 sebagai hasil desain kaum kapitalis karena mereka ingin menguasai aset-aset strategis di kawasan itu, mencaplok aset-aset perusahaan nasional Asia yang tumbuh meraksasa dan hendak menggulingkan rezim-rezim yang berubah kritis, seperti Soeharto di Indonesia. Ketika Indonesia dan Asia akhirnya lunglai karena krisis moneter, IMF datang menawarkan obat dengan syarat liberalisasi pasar. Hasilnya, hanya dalam 20 bulan, perusahaan-perusahaan multinasional asing berhasil menguasai perekonomian Indonesia, Thailand, Korea Selatan, Filipina dan juga Malaysia lewat 186 merger dan akuisisi perusahaan-perusahaan besar di negara-negara ini. “Ini adalah pengalihan aset dari domestik ke asing terbesar dalam limapuluh tahun terakhir,” kata ekonom Robert Wade.

Itulah ‘secuil’ bencana kemanusiaan yang telah diciptakan AS atas Dunia Islam, termasuk di negeri ini.

Menerima Obama: Mengundang Bencana

Karena itu, jika kemudian Pemerintah dalam waktu dekat akan menerima kedatangan Obama-Presiden AS sang penjajah-di Tanah Air, jelas Pemerintah seperti sedang “mengundang” bencana baru. Pasalnya, sebagai pemimpin negara penjajah, Presiden AS Obama tentu bakal makin mengokohkan penjajahan barunya atas negeri ini. Apalagi sebelum kedatangan Obama Pemerintah sudah menandatangani kerjasama kemitraan menyeluruh dengan AS. Kemitraan menyeluruh dengan negara penjajah seperti AS tentu harus dibaca sebagai penjajahan menyeluruh AS atas negeri ini. Pasalnya, kemitraan Indonesia-AS ini mencakup kerjasama kedua negara di bidang politik, keamanan, ekonomi, pembangunan, sosial, budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kenyataannya, sebelum ini pun setiap kesepakatan atau perjanjian kerjasama Indonesia dengan AS sesungguhnya lebih merupakan penjajahan AS atas negeri ini. Di bidang ekonomi, Amerika, misalnya, memfasilitasi bantuan (baca: utang luar negeri) untuk sekaligus mendorong pembangunan berbasis investasi asing di Indonesia. Dengan cara ini, Amerika menjebak Indonesia dalam perangkap utang (debt trap) sehingga negeri ini mudah didikte bahkan hingga “bertekuk lutut”.

Di bidang keamanan, Indonesia meneken kerjasama dalam penanggulangan terorisme. AS bahkan mengucurkan bantuan dana untuk Indonesia sebagai bagian dari proyek Perang Melawan Terorisme. Hasilnya, melalui aparat Densus 88, sejumlah Muslim ditangkap dan ditembak di tempat hanya karena disangka teroris. Di sisi lain, proyek Perang Melawan Terorisme ala AS ini terbukti hanya demi memenuhi ambisi politik AS, yakni menguasai berbagai negeri Islam, seperti Irak dan Afganistan, sekaligus mencegah kebangkitan Islam, termasuk di Tanah Air.

Inilah yang perlu disadari oleh bangsa ini, terutama penguasa dan elit-elit politiknya. Oleh karena itu, tentu sangat menyedihkan jika kaum Muslim yang mayoritas di negeri ini sampai membiarkan Obama-presiden negara penjajah, AS-menginjakkan kakinya di negeri ini; apalagi jika sampai mereka menerima dan menyambutnya dengan penuh kehangatan. Jika ini yang terjadi, sungguh ini adalah sebuah kemaksiatan di sisi Allah SWT sekaligus merupakan ‘bencana lain’ bagi bangsa dan negeri ini. Allah SWT berfirman:

فَاعلَم أَنَّما يُريدُ اللَّهُ أَن يُصيبَهُم بِبَعضِ ذُنوبِهِم

Ketahuilah bahwa Allah benar-benar menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka (QS al-Maidah [5]: 49).

Na’udzu billah min dzalik. []

KOMENTAR AL-ISLAM:

Batalkan Penjualan Saham KS (Krakatau Steel) (Republika, 2/11/2010)

Penjualan KS yang notebene milik rakyat adalah bencana lain bagi bangsa dan negeri ini

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co