Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Monday, July 5, 2010

Jadilah Manusia yang Pro-Aktif bukan Re-Aktif




Jadilah Manusia yang Pro-Aktif bukan Re-Aktif

“ Masa depan kita juga bergantung pada buku apa yang kita baca dan dengan siapa kita bergaul.”


Sobat, apa yang kita lakukan dan kita akan jadi apa ? hal itu amat dipengaruhi oleh persepsi atau sudut pandang kita terhadap sesuatu hal. Karenanya memiliki sudut pandang dengan benar merupakan hal yang paling penting dan menentukan jalan hidup kita selanjutnya. Lingkaran pengaruh yang kita miliki besar atau kecil sangat dipengaruhi oleh persepsi kita tentang sesuatu hal itu . Diantaranya adalah :

1. Uang
2. Makanan
3. Pekerjaan
4. Teknologi
5. Teman-teman kita bergaul
6. Film
7. Musik
8. Mode
9. Media
10. Keluarga

Bagaimana kita menyikapi hal-hal di atas dengan sudut pandang yang khas dan benar yang akan menentukan kualitas kita dalam menjalani kehidupan ini? Setidaknya bisa dikelompokkan menjadi dua tipe manusia terkait dengan lingkaran pengaruh di atas.
• Manusia yang berprilaku Re-aktif : Tipe manusia yang tidak memiliki paradigma atau prinsip dalam hidupnya. Begitu ada stimulus langsung memberikan respon tanpa harus melalui proses berfikir dengan menggunakan sudut pandang yang khas dikenal dengan sebutan paradigma. Maka justru 10 hal di atas atau lingkungan yang menekan dan sangat mempengaruhi pikiran dan sikap dia dalam menjalani hidup sehingga lingkaran pengaruh dirinya lebih kecil dibandingkan dengan lingkungan yang mengelilinginya.
• Manusia yang berprilaku Pro-aktif : Tipe manusia yang memiliki prinsip hidup yang jelas serta paradigma dalam hidupnya. Sehingga begitu ada stimulus dia tidak langsung merespon langsung dengan tindakan tapi ada proses berpikir dan memilah serta memilih karena dia punya prinsip dan paradigma dalam hidupnya, baru setelah menyadari dan memahaminya kemudian dilanjutkan menjadi sebuah tindakan. Sehingga 10 hal di atas mampu dia kendalikan dengan prinsip dan paradigma yang mereka yakini, misalnya bukan dia yang diperbudak oleh uang tapi dia yang mengendalikan uang. Jadi dialah yang mampu mengendalikan 10 hal di atas sehingga lingkaran pengaruhnya lebih besar dibandingkan dengan lingkungan yang mengelilinginya


Bagi kita seorang muslim harus benar-benar ditanamkan prinsip hidup yang hakiki sehingga kita mampu menjalani kehidupan ini penuh makna dan berkah serta meraih ridho Allah SWT. Apa saja prinsip itu? Kalau boleh saya ringkas adalah Allah pencipta Kehidupan ini, Islam sbg pedoman hidup, Sorga itu Haq ( benar), Neraka itu Haq (benar). Akhirat tempat yang kekal, Yang taat kepada Allah & Rasulnya akan selamat

Sedangkan Paradigma seorang muslim adalah Hidup untuk ibadah, Tolok ukur perbua- tan Halal / Haram, Setiap perbuatan akan di hisab, Dunia tempat berkorban , kebahagian abadi hanya di akhirat, Setiap tingkat keimanan ada ujiannya

Bagi seorang muslim yang pro-aktif ketika dia mensikapi stimulus dari lingkungan yang mengelilinginya dia akan menggunakan prinsip dan paradigmanya untuk memilih dan memilah lingkungan sebagai ukurannya.Sehingga seorang muslim yang pro-aktif akan memiliki sikap tidak mudah terpengaruh lingkungan, berfikir sebelum bertindak, mendalami pengetahuan agama, pantang menyerah dan tidak mudah putus asa. Hal ini akan memunculkan kebiasaan mengkaitkan fakta dgn pengetahuan agama, mulai membiasakan berfikir Positif, membiasakan berbuat baik, mulai dari yang paling ringan, mengutamakan yang wajib untuk dilaksanakan , lalu sunnah upayakan, mubah lakukan yang paling bermanfaat, makruh hindari, haram tinggalkan.

Sobat, Ayo kita berusaha semaksimal mungkin menjadi seorang muslim yang Pro-Aktif yang menyadari akan visi dan misi hidupnya dan setiap perbuatannya akan dia pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT, menjadikan halal atau haram sebagai tolok ukur perbuatannya semata-mata karena ingin mencapai ridho Allah SWT. Kalau ini yang kita lakukan Insya Allah hidup kita tidak hanya mulia di dunia namun juga di akherat. Bukankah Allah SWT. Telah memotivasi kita dalam surat al hujurat ayat 13 dan memberikan reward yang luar biasa, dan kita juga bisa baca surat al baqarah ayat 103.
Allah juga menegaskan :

”Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia.” ( TQS. Al-Hajj : 50 )

Ibnu Taimiyah berkata dalam kitabnya Majmu’ Fatawa : ” Sebagian ulama shalaf berkata , seorang yang bertakwa tak butuh lagi apa-apa, karena Allah telah memberikan jaminan baginya dengan jalan keluar yang bagi orang lain sempit. Mereka diberikan rezki dari arah yang mereka tidak pernah sangka-sangka. Allah menjauhkan mereka dari hal-hal yang membahayakan dan mendatangkan untuk merekahal-hal yang menguntungkan. Seandainya semua itu tidak terjadi, maka hal itu menunjukkan kekurangan iman. Hendaknya ia memohon ampun dan bertaubat kepada Allah.”

Baginda Rasulullah Muhammad SAW menguatkannya melalui hadits qudsi Allah Berfirman :

” Wahai Anak cucu Adam! Luangkanlah waktumu untuk beribadah kepada-Ku. Aku akan curahkan ke dalam dadamu kecukupan dan aku cukupkan kebutuhanmu. Kalau Engkau tidak melakukannya maka Aku curahkan ke dalam dadamu kegelisahan dan Aku takkan memenuhi kebutuhanmu.” ( Sunan Ibnu Majah, no. 4022)

Semoga kita bisa mengambil pelajaran yang berharga ini. Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
Salam SuksesMulia!

( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, S.Sos.I, M.Si, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas dan Bila Jatuh Bangunlah! www.cahayaislam.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co