Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Sunday, April 18, 2010

Bila Jatuh, Bangunlah!



BILA JATUH, BANGUNLAH!
Oleh. Lailatul Ifniyah
Peserta Mentor FM Plus di Malang

Hidup ini ibarat roda. Kadang kita berada di atas, kadang di bawah. Menghadapi onak dan duri adalah sebagian dari liku-liku kehidupan. Orang yang sukses adalah orang yang berani menghadapi segala ujian. Jika takut gagal, sebaiknya memang tidak usah meneruskan hidup di dunia ini.
Hidup di dunia ini selalu diwarnai kegagalan dan banyak orang yang terinspirasi dari kegagalan hingga akhirnya sukses. Tidak ada seorangpun yang hidup di dunia ini tanpa diwarnai kegagalan. Bahkan, dari jutaan sperma yang berjuang membuahi sel telur, hanya satu yang berhasil dan menjadi janin termasuk DIRI KITA ini. Artinya… sejak lahir kita adalah JUARA dan selayaknya memiliki mental juara yaitu pantang menyerah. Kita juga harus membuang kata putus asa dari hidup kita agar kita tidak berputus asa dalam menghadapi ujian. Ingatlah, firman ALLAH SWT dalam Qs. Al-Hijr ayat 56 “Tidaklah berputus asa dari Rahmat ALLAH melainkan golongan orang yang sesat”.
Sebenarnya kita masih belum dikatakan gagal selagi kita mau berusaha mengubah hidup kita. Kita hanya akan dihukum “gagal” jika kita berputus asa dan tidak mau berusaha. Orang bijak adalah orang yang menjadikan masalah dan kegagalan sebagai kekuatan untuk mencapai kesuksesan. Sebenarnya hidup ini dipenuhi dengan berbagai kesempatan. Jika kesempatan itu diambil, maka bisa jadi kesempatan itu mengubah seluruh hidup kita. Kesempatan yang bernilai sering muncul di sela-sela ujian yang sering kita hadapi. Orang-orang yang berani gagal sebenarnya tidak menjadikan dirinya sebagai target gagal. Hal itu lebih karena keyakinan pada setiap kesulitan selalu ada kemudahan. Jika kegagalan bagian dari skenario ALLAH SWT, pastilah akan datang pertolongan dari ALLAH SWT dan juga hikmah yang besar untuk hidup kita.
Rasulullah Saw juga mengalami ujian dan kegagalan beberapa kali dalam mensyiarkan Islam. Namun, Rasulullah yakin akan pertolongan dan kemenangan dari ALLAH SWT. Bayangkan jika Rasulullah Saw orang yang takut gagal, tentulah tidak akan terjadi perubahan besar-besaran pada masyarakat Arab jahiliyah. Ingatlah firman ALLAH SWT dalam Qs. At-Tiin ayat 4 “Sesungguhnya Kami menciptakan manusia dengan bentuk yang terbaik”.
Satu hal yang harus Anda INGAT. Ketika lahir, Anda harus menangis sebagai pertanda anda hidup. Jika Anda tidak menangis, otak Anda menjadi tertahan, paru-paru tidak mengembang, bahkan nyawa bisa melayang. Begitu juga dalam hidup. Ujian dan kesulitan harus dihadapi karena ujian dan kesulitan merupakan jembatan ke arah keberhasilan dan kesuksesan. Tangisan sering menjadi obat yang menyembuhkan manusia.
Anda pernah jatuh? Boleh jadi kejatuhan Anda memang diskenariokan oleh orang-orang yang tidak menyukai Anda. Boleh jadi pula kejatuhan Anda bagian dari cobaan ALAH SWT untuk menguji keimanan Anda. Apapun penyebabnya, kejatuhan tidak boleh menjadikan kita terpuruk, berputus asa, dan akhirnya menyalahkan diri sendiri. Bahkan yang paling berbahaya adalah menyalahkan Takdir ALLAH SWT. Na’udzubillah min dzalik
Sering kita jumpai orang yang gagal karena belum berhasil meraih apa yang dia inginkan dan tidak mau bangkit berusaha melakukannya lagi dengan dalih “sudahlah ALLAH masih belum mengijinkannya, sudah takdir ALLAH”. Apakah Anda pernah menemukan orang yang punya semangat untuk bangkit yang Luaar biasa? 1 bulan yang lalu saya baru kenal dengan seorang akhwat (cewek) yang luaar biasa semangatnya berDa’wah & luaar biasa ujian kesusahannya. 1 hal yang membuat saya salut kepada dia, dia selalu berusaha dengan kemampuan yang dia miliki untuk mendapatkan sedikit uang yang bisa mencukupi kebutuhannya jika subsidi dari keluarganya habis. Dia rela membuat tulisan yang diterbitkan atas nama orang lain. Sepintas saya menanyakan, “kenapa adik mau tulisannya dimuat dengan nama orang lain? Dia menjawab: gak masalah mbak asalkan saya mendapatkan uang yang halal”. Subhanalllah… jika melihat kondisi kita yang selalu tercukupi subsidi dari orang tua apalagi yang berlimpah ruah, kita tidak akan pernah merasakan susahnya orang tua kita mencari uang. Si fulana adalah salah satu contoh orang yang bangkit dari keterpurukan, dia tidak berputus asa dengan kondisi yang dia alami. Karena dia yakin bahwa “ALLAH adalah Maha Kaya, yang akan memberikan rizki kepada hambanya dari manapun datangnya tanpa disangka.
Orang yang bangkit dari kejatuhannya benar-benar orang yang kuat dan terpilih. Mengapa orang harus berani untuk bangkit? Karena ALLAH SWT telah memberikan peluang untuk bangkit. Camkan firman ALLAH SWT dalam Qs. Ar-Ra’d ayat 11 “Sesungguhnya ALLAH tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri“.
Dengan demikian, jika kegagalan membuat dia terpuruk, memutuskan harapan, dan menyalahkan nasib, sesungguhnya hal demikian adalah KESIA-SIAN, mengutuki kegagalan tidak akan mengubah apa yang telah terjadi. Sebaliknya, bangkit dari kegagalan memberikan secercah harapan perbaikan untuk diri sendiri bahkan juga untuk orang lain. Karena KEGAGALAN merupakan awal dari KEBERHASILAN.
Ingatlah, bahwa ketenangan hati tercipta manakala hati kita ingat akan ALLAH SWT. Orang gagal yang cenderung tidak bisa bangkit umumnya karena melupakan ALLAH SWT. Bukankah ALLAH sebaik-baik PENOLONG bagi kita? Para pecundang memang tidak akan pernah mengingat ALLAH. Ketergantungan mereka terhadap makhluk begitu besar sehingga ketika ditutup peluang oleh makhluk, merekapun berputus asa. Padahal ALLAH-lah yang Maha Pemberi segala peluang dalam hidup ini.
Ayo Saudaraku, mulai dari sekarang kita bertekad (berazam) yang kuat menjadi orang-orang yang BANGKIT, menjadi pribadi-pribadi muslim yang TERBAIK dihadapan ALLAH SWT, dll. Sedikit tausiyah untuk Saudaraku pribadi-pribadi muslim yang diRindukan SURGA-Nya.
Di Dunia ini tak ada kesuksesan yang kekal atau kegagalan yang terus-menerus. Setiap orang mampu mengubah kemenangan menjadi kekalahan dengan kalalaian, kesombongan, kemalasan & keegoisannya. Di sisi lain, setiap orang yang gagal mampu mengubah kekalahan menjadi kemenangan dengan KEIMANAN, KESERIUSAN, PERJUANGAN & KESABARANNYA. (Musthafa Amin)
Anda adalah Spesial, Anda adalah Juara, Anda Pasti Bisa !!!
KEEP SEMANGAT & ISTIQOMAH berjuang di Jalan DA’WAH
(Dikutip dari buku: “Bila Jatuh Bangunlah !!!” yang ditulis oleh Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas. www.cahayaislam.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co