Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, March 31, 2010

Pikiran Anda adalah Surga atau Neraka Anda


Pikiran Anda adalah Surga atau Neraka Anda

Segala perbuatan manusia adalah hasil langsung dari pikirannya. Sebagaimana ia berdiri, bangkit, dan produktif karena dorongan pikirannya, begitu pula ia sakit dan sengsara karena dorongan pikirannya. ( Dr. Ibrahim Elfiky)

Sobat, ada rahasia awal sukses sejati yang telah di firmankan oleh Allah SWT dalam al qur’an surat Ali Imran ayat 159 : “ Jika Engkau sudah berketetapan hati maka bertawakallah kepada Allah. Allah menyukai orang-orang yang tawakal,” Dari ayat ini kita mengetahui dengan jelas bahwa pendorong awal aktivitas adalah kehendak dan komitmen dalam diri manusia. Setelah itu ia harus mengiringinya dengan harapan baik dan memohon pertolongan dari Allah SWT.

Salah besar jika orang berpikir bahwa kesuksesan dapat diraih dengan harta, relasi, potensi, dan teknologi modern. Semua ini hanya pendukung kesuksesan yang tidak dapat diraih kecuali dengan bertawakal kepada Allah. Allah-lah yang menentukan kadar segala sesuatu. ” Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah sesuatu yang ada dalam jiwa mereka.” ( QS. Ar Ra’du ayat 11 )

Allah telah memberikan pertolongan kepada setiap manusia sebelum dilahirkan. Allah telah menitipkan berbagai potensi dan kekuatan dahsyat kepada kita. Dengan potensi dan kekuatan itu kita dapat mempelajari komputer, bahasa, hubungan sosial, berpikir positif, dan lain-lain.
Sobat, ketahuilah bahwa sumber kekuatan dan kemampuan konsentrasi kita ada pada sikap tawakal kepada Allah. Dia-lah sumber kekuatan dan kebahagiaan kita. Setetes air di samudera memiliki wujud dan kekuatan. Ketika memisahkan diri, ia akan hilang dengan mudah dalam sekejap.

Take Action ! Mulai sekarang ....segera ! Ambil keputusan yang mantap dan jangan ragu-ragu. Jangan sampai perasaan lemah mengendurkan keputusan kita. Kita dapat sukses seperti orang lain. Bahkan, kita dapat menggapai prestasi yang tidak dapat diraih oleh orang lain. Jangankan hiraukan ucapan orang-orang yang menakuti kita.

Waspadalah terhadap hal-hal berikut yang merupakan penghambat kesuksesan : Menyia-nyiakan waktu, tidak tawakal, tidak tahu cara melangkah, tujuan yang tidak jelas, patah semangat, tidak percaya diri, ragu-ragu, lesu dan malas, tekad yang lemah, menunda dan leha-leha.

Bisa jadi orang dekat kita akan mengkhawatirkan kita atau melemahkan semangat kita, baik karena perasaan cinta atau karena alasan lainnya. Yang terpeting, kita tidak boleh menghiraukan apa pun yang mereka katakan. Kita harus melakukan segala sesuatu yang menjadi faktor pendukung kesuksesan. Konsentrasikan pikiran kita untuk selalu berbuat. Jika kita jatuh (gagal), bangkitlah hingga kita benar-benar meraih apa yang kita inginkan. ” Jika Anda jatuh tiga kali, bangkitlah empat kali. Jika Anda jatuh empat kali, bangkitlah lima kali......” Pepatah yang sangat dipahami oleh orang cina dan orang jepang.

Sobat, kemiskinan bukan ketiadaan harta, tapi ketiadaan tekad, akhlak, iman dan kehendak. Kemampuan yang Allah berikan kepada kita tidak ada batasnya. Tidak ada kata mustahil di hadapan kemampuan kita. Segala sesuatu tidak terbentuk dengan sendirinya. Segala sesuatu terbentuk karena karakter sikap kita. Dari dalam diri manusia akan keluar sikap optimis atau sikap pesimis.

Jiwa manusia adalah sumber kebahagiaan atau kesengsaraan. Hanya orang-orang menderita yang merasakan hidupnya penuh dengan beban. Kelemahan dan kemalasan hanya akan ada pada diri orang yang menyia-nyiakan potensi serta tidak mengerti makna kehidupan dan kematian.

Sobat, Ambil keputusan sadar bahwa kita akan bangkit dari keterpurukan. Langkah pertama adalah menguatkan tekad. Artinya, kita harus mengetahui kekuatan dan potensi kita serta keterampilan yang kita miliki. Setelah itu, tentukan berbagai tujuan kita. Kemudian mulailah membuat perencanaan dan mulai berbuat. Setelah fase-fase waktu dan perbuatan telah kita melewati, kita harus membenahi bagian yang kurang dan memperhatikannya. Jika kta temukan kekurangan, benahilah. Mulailah melangkah lagi. Perbaiki berbagai sarana yang telah kita gunakan jika dibutuhkan perbaikan. Kita harus tetap bersandar pada segitiga kekuatan kita. Maka, kita akan sampai pada tujuan yang kita inginkan.

Apa saja segitiga kekuatan itu? Konsistensi, kesinambungan dan disiplin. Setiap sisi kekuatan ini akan saling menyapa.
1. Konsistensi : Kita mengetahui tujuan dan mengetahui sarana yang mengantarkan kita pada tujuan itu
2. Disiplin : Kita mulai berbuat dan terus berjalan di jalan yang telah kita tentukan
3. Kesinambungan : Kita harus menyingkirkan berbagai rintangan dengan tetap menghadap tujuan kita. Jangan ada satu rintangan pun yang menghentikan langkah kita.

Sobat, untuk menjadi seorang pemenang sebenarnya modal dasarnya cuma dua menurut Ippho Santosa, yaitu DNA. Apa itu DNA? Ini singkatan dari Dream N Action . Impian dan Tindakan. Di mana Dream-nya cukup sekali tapi action-nya berkali-kali minimal tujuh kali action.

Sobat, apa bedanya manusia dengan komputer? Sejatinya manusia itu jauh lebih canggih, daripada komputer. Tetapi, kenapa ya manusia bisa kalah telak dengan komputer? Alasannya karena komputer itu punya tombol Enter. Jadi langsung Action, langsung execution. Lha, kalau manusia? Mana punya tombol Enter ! Punyanya tombol Entar ! maksudnya, ” Entar, entar, entar, entar dan entar!” makanya tidak langsung Action, tidak langsung execution. Oleh karena itu menyikapi kemalasan ini, maka perlulah ditanamkan keberanian dan kegigihan. Keberanian untuk Action. Kegigihan untuk terus Action.

Ingatlah sobat, pesan baginda Rasulullah yang beliau sampaikan sejak beberapa abad yang lalu agar kita dapat mengambil pelajaran menggapai kesuksesan kapan saja :
” Perbuatan yang paling disukai oleh Allah adalah perbuatan yang berkesinambungan walau hanya sedikit.”

Salam Dahsyat dan luar biasa! Never Give Up!
Anda adalah special! Anda adalah juara! Anda Pasti Bisa!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas! www.cahayaislam.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Wednesday, March 17, 2010

Cara Cepat dan Cepat Memiliki Antusias


Cara Mudah dan Cepat Memiliki Antusias

“ Lakukanlah semua yang baik yang Anda Bisa, dengan seluruh kesungguhan yang Anda bisa, dengan segala cara yang baik yang Anda bisa, di semua tempat yang Anda bisa, terhadap semua orang yang Anda bisa, selama mungkin yang Anda bisa.” ( John Wesley)

Seringkali saya ditanya pada saat memberikan training Bagaimana caranya kita dapat dengan mudah dan cepat memiliki semangat yang menyala-nyala ( antusias). Dalam tulisan singkat ini ada beberapa tips yang diambil berdasarkan riset para ahli ,yang akan membantu kita menjadi orang yang lebih bersemangat dan termotivasi sepanjang masa.

Sobat, lakukan saja tips berikut ini secara rutin hingga menjadi kebiasaan.

1. Visualisasikan Impian Anda dan Yakin akan tercapai. Luangkanlah waktu sepuluh menit per hari dan lakukan minimal tiga kali seminggu. Buatlah gambaran dalam pikiran kita senyata dan sedetail mungkin. Penelitian para ahli membuktikan, hal ini akan memotivasi kita untuk bertindak dalam kehidupan nyata.

2. Buatlah daftar apa saja yang dapat membuat kita lebih termotivasi dan bersemangat. Apa itu bacaan, musik, bahkan film atau orang yang dapat memberikan kita inspirasi dan kesegaran baru. Kalau kita sudah punya daftarnya, segera kembali membacanya, melihat, dan mendengarkan apa yang membuat kita kembali bersemangat.

3. Tidak ada kata terlambat. Berapa pun usia kita untuk mengejar tujuan dan impian kita. Waktu yang sangat tepat adalah sekarang. Lakukan saja sekarang, berapa pun usia kita.

4. Istirahat sejenak di saat boring atau jenuh. Riset membuktikan meninggalkan sejenak pekerjaan atau pelajaran di saat otak sudah jenuh, dan kembali bekerja setelah beristirahat adalah cara yang paling efektif untuk mendapatkan hasil. Setelah kita beristirahat sejenak, tubuh dan pikiran kita akan menjadi lebih relaks dan segar. Kalau ini terjadi; tubuh dan pikiran kita kembali memiliki kapasitas,kekuatan, dan kreativitas dua kali lebih besar untuk melakukan tugas yang tertunda tadi.

5. Buatlah daftar alasan yang kuat yang menjadi dasar bagi kita untuk mengejar tujuan dan mengapa kita harus menggapainya. Jangan lupa untuk sering juga membacanya maka akan membuat kita berusaha semaksimal mungkin untuk meraihnya.

6. Buatlah kertas pengingat atau reminder di tempat-tempata yang sering dan mudah kita lihat. Tuliskan pada kertas kosong atau ketiklah dengan komputer. Cobalah mulai dengan satu hari, tugas apa saja yang harus kita selesaikan, jam berapa harus selesai, taatlah pada komitmen kita. Hal ini juga dapat diterapkan untuk meraih impian jangka panjang.
7. Sering lakukan refleksi diri. Lihatlah ke dalam diri kita, bertanyalah, dan jawablah dengan jujur. Berdo’alah kepada Allah SWT. Curhat - curahkan isi hati kita hanya kepada-Nya. Jangan lupa mohon hikmah serta hidayah kepada-Nya.

8. Hilangkan ketakutan dan kekhawatiran. Lakukan saja apa yang kita takuti.ketahuilah, musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Ingat sobat, zona nyaman sering membuat kita terlena dan tenggelam di sungai kehidupan yang mengalir deras. Padahal, untuk mewujudkan hal-hal yang kita idamkan dibutuhkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Luangkanlah waktu untuk menilai lebih dekat, apa saja yang membuat kita menjadi takut dan khawatir. Dengan pikiran yang positif, tempatkanlah logika dan Iman supaya ketakutan dan kekhawatiran pergi dari pikiran kita.

9. Belajar dari kegagalan. Kegagalan adalah kesempatan bagi kita untuk belajar, memahami diri, coba lagi dan coba lagi, dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik.Tolehlah ke belakang, dan renungkanlah semua pengalaman tak mengenakkan kita. Lalu, singkirkan ketakutan akan kegagalan itu sekarang dan selamanya.

10. Kumpulkan sumber dan dukungan. Ketahuilah sumber-sumber yang dapat kita pelajari. Hubungi atau mintalah nasehat yang berhubungan dengan impian yang sedang kita kejar. Ketahuilah siapa saja orang yang memberi dukungan apakah itu keluarga atau sahabat. Yakinlah, dukungan moril dari mereka akan memberi efek yang hebat bagi jiwa kita. Insya Allah akan berpengaruh pada hasil akhir.

Sobat, sebagai penutup dari artikel ini saya mengingatkan lagi bahwa langkah awal untuk meraih sukses adalah HIT, H – Hancurkan penghalang yang tampak dan tidak tampak. Lebih-lebih penghalang yang tidak tampak yang sering saya sebut dengan istilah penjara mental atau gembok mental.( Lebih jelasnya baca buku saya Al Quwwah ar ruhiyah). I – Impianmu tuliskanlah dan T- Tingkatkan terus valensi diri dan skill serta kemampuan kita. Never give Up! Serta jangan menunggu! Jika kita terlalu lama menunggu, kita akan kehabisan waktu. Jangan sampai impian kita tenggelam termakan waktu. Kerjakanlah apa yang dapat kita lakukan untuk bertahan pada komitmen kita hari demi hari. Berubahlah 1 % tiap hari ke arah kebaikkan yang kita tuju. Janganlah menunggu sampai segala sesuatunya tidak dapat lagi kita raih. Tarik nafas dalam-dalam, ambil keputusan, dan kembalilah melangkah maju.
Never give up! Salam Dahsyat dan Luar Biasa! Salam Sukses Mulia!

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas. www.cahayaislam.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Tuesday, March 16, 2010

Agenda Komprehensif Penjajahan Kapitalisme Dibalik Kedatangan Obama di Indonesia


Agenda Komprehensif Penjajahan Kapitalisme Dibalik Kedatangan Obama di Indonesia

I Love United States with all its faults. I consider it my second country (SBY)

Kunjungan kenegaraan seorang kepala negara merupakan bagian dari kebijakan politik luar negeri suatu negara. Pastilah ada motif maupun target politik dari kunjungan itu. Sementara itu, kebijakan politik luar negeri sebuah negara selalu bermuara pada kepentingan nasional negara bersangkutan. Sama halnya dengan kedatangan Obama ke Indonesia yang direncanakan bulan Maret nanti adalah bagian dari kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat.
Kunjungan presiden AS ini tidak bisa dilihat sekadar kunjungan emosional, nostalgia masa kecil. Apalagi AS adalah negara ideologis yang berbasis kapitalisme. No free lunch, tidak ada makan siang yang gratis, sudah merupakan ‘idiom politik’ penting negara Kapitalise. Politik luar negeri Negara Paman Sam ini ditujukan untuk menyebarluaskan, mengokohkan, dan menjamin eksistensi ideologi kapitalisme. Sebab eksistensi AS sebagai sebuah negara global akan sangat ditentukan sejauh mana dunia mengadopsi nilai-nilai dari ideologi kapitalismenya.
Tidaklah mengherankan kalau di mana pun dan kapan pun pejabat politik AS terutama presidennya akan berbicara tentang demokrasi, pluralisme, HAM, pasar bebas, liberalisme sebagai pilar penting dari ideologi kapitalisme. Berkaitan dengan ini Bush pernah berpidato, “Jika kita mau melindungi negara kita dalam jangka panjang, hal terbaik yang dilakukan adalah menyebarkan kebebasan dan demokrasi” (Kompas, 6/11/2004).
Hal senada diungkap oleh Obama tentang pentingnya mempertahankan sistem kepercayaan (ideologi) AS sebagai hal yang sangat penting. Dalam pidatonya Obama pada Mei 2009 bersumpah untuk melindungi rakyat Amerika dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Amerika. Obama mengatakan senjata yang paling ampuh adalah nilai sistem keyakinan Amerika seperti kebebasan, inilah akan membuat AS aman. (http://www.globalsecurity.org)
Jauh sebelumnya dalam pidato Obama di Council on Foreign Relation, Chicago 12 Juli 2004, kira-kira 3,5 tahun sebelum Obama menjadi presiden AS ke-44. Obama yang ketika itu menjadi senator dari Illionis mengatakan: “Di setiap wilayah di muka bumi ini, kebijakan luar negeri kita harus mendukung idealisme tradisional AS: demokrasi dan hak-hak asasi manusia, perdagangan bebas, adil, serta pertukaran budaya; juga pendirian berbagai lembaga yang menjamin pemerataan kesejahteraan di dalam ekonomi pasar.Selanjutnya Obama mengungkapkan, “Kesamaan kepentingan di dunia akan memulihkan pengaruh kita serta merebut hati dan pikiran demi mengalahkan terorisme dan menyebarkan nilai-nilai AS ke seluruh dunia.” (Lisa Rogak, Obama in His Own Words).
Politik luar negeri AS memiliki metode yang baku yakni penjajahan (isti’mar), yang berbeda hanyalah bentuknya, bisa politik, budaya, sosial, atau ekonomi. Karenanya, jangan berharap AS akan memperlakukan negara lain secara sejajar (equal) atau saling menghormati (mutual respect). Karakter imperialistik ideologi Kapitalisme akan selalu berusaha mengkooptasi, mengekploitasi, paling tidak mendominasi negara lain.
Agenda Obama Mengokohkan Kapitalisme
Bahwa kehadiran Obama bukanlah untuk sekedar liburan tampak jelas dari pernyataan juru bicara gedung putih Robert Gibbs pada hari kamis , dia mengataan Obama datang bukanlah untuk liburan, tapi menghadiri sebuah konfrensi yang mempromosikan demokrasi dan menekankan pada kontra terorisme selama kunjungannya ke Indonesia
(President Barack Obama’s trip next week to his childhood home of Indonesia will be no vacation and is unlikely to be delayed by his health reform drive, the White House said Thursday. White House spokesman Robert Gibbs said Obama, who is expected to leave the United States next Thursday, would attend a democracy promotion conference and highlight counter-terrorism measures during the visit to Indonesia.; sumber : AFP;12/03)
Dalam konteks ini, kunjungan Obama ke Indonesia haruslah dilihat sebagai bagian dari politik luar negeri Amerika Serikat. Ada beberapa kemungkinan motif atau tujuan dari kunjungan Obama ini.
Pertama, adalah kunjungan ini dilakukan untuk menjamin dan mengokohkan Indonesia sebagai negara sekuler yang mengadopsi kapitalisme. Pernyataan para pejabat politik luar negeri baik Indonesia maupun AS bahwa kunjungan ini akan mengokohkan kerja sama Indonesia-AS sebagai mitra, harus dilihat sebagai alat untuk mengokohkan sekulerisme di Indonesia.
Sebab, dalam paradigma politik luar negeri AS yang disebut mitra atau sahabat adalah negara-negara yang sejalan dengan kepentingan AS dan menjalankan dengan penuh nilai-nilai ideologi kapitalisme . Sebaliknya yang menentang kebijakan AS dianggap sebagai musuh AS.
AS memiliki kepentingan strategis dengan Indonesia mengingat Indonesia adalah negara Asia dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Secara ekonomi juga Indonesia adalah negara yang kaya dengan sumber alam, di samping sangat strategis secara geopolitik.
Sangat mengkhawatirkan bagi AS kalau Indonesia kemudian menjadi negara yang menerapkan syariah Islam. Hal ini akan mengancam kepentingan politik maupun ekonomi AS, serta mengancam keberadaan perusahan-perusahaan AS yang beroperasi di Indonesia. Kunjungan ini adalah bagian dari upaya menjamin bahwa Indonesia tetap sebagai mitra yang mengadopsi nilai-nilai kapitalisme.
Hal ini tampak jelas dari briefing (penjelasan ) oleh jubir White House Robert Gibbs : Presiden dan Ibu Negara akan melakukan perjalanan ke Indonesia dan Australia pada pertengahan bulan Maret. Kunjungan ini adalah suatu bagian yang penting dari usaha berkelanjutan yang dilakukan Presiden untuk memperluas dan memperkuat kemitraan yang diperlukan untuk memajukan keamanan dan kemakmuran kita. Indonesia adalah Negara dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, Negara demokrasi terbesar ketiga; Negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia; dan merupakan sebuah Negara yang penting dalam Kelompok G20. (Pengarahan yang diberikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs, 2/1/10)
(The President and the First Lady will be traveling to Indonesia and Australia in the second half of March. This trip is an important part of the President’s continued effort to broaden and strengthen the partnerships that are necessary to advance our security and prosperity. Indonesia is the world’s fourth most populous country, the third largest democracy; is home to the largest Muslim population in the world; and an important partner in the G20. ( situs whitehouse.gov :Briefing by White House Press Secretary Robert Gibbs, 2/1/10)
Kedua, mendukung dan menjamin elit-elit politik yang pro terhadap Amerika Serikat. Keberadaan elit-elit politik baik kepala negara, menteri, ataupun anggota parlemen, ataupun militer yang pro AS adalah sangat penting untuk menjamin kepentingan AS di Indonesia. Kedatangan ini bagaikan kunjungan seorang bapak terhadap anak yang selama ini diasuh, dibesarkan, dipelihara, agar tetap berbakti kepada bapaknya.
Bukan merupakan rahasia lagi, kalau siapapun yang ingin menjadi pemimpin politik di Indonesia apalagi presiden harus menunjukkan sikap yang pro kepada negara Paman Sam ini. Sebagai contoh, presiden SBY sebelum menjadi presiden menunjukkan kecintaannya kepada negara itu . SBY pernah berujar : I Love United States with all its faults. I consider it my second country”. Pernyataan itu bisa kita terjemahkan, “Saya cinta Amerika dengan segala kesalahannya. Saya menganggapnya negara kedua saya.
Untuk kepentingan ini , AS akan memberikan jaminan dan dukungan politik maupun keuangan yang besar agar anak asuhnya ini tidak berpaling kepada yang lain. Termasuk membangun citra bahwa ‘anak asuhnya’ adalah elit politik yang memiliki citra dan reputasi yang tinggi. ‘Heroisasi’ ini bisa dilakukan dengan memberikan sanjungan dan pujian langsung kepada anak asuhnya atau memberikan penghargaan-penghargaan tertentu yang berkelas dunia.
Ketiga, Indonesia menjadi sangat penting sebagai pion politik belah bambu (carrot and stick policy) Amerika Serikat. Secara politik,keberadaan Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia tentu sangat penting bagi Amerika. Indonesia diformat sebagai model negara Muslim yang dengan sukarela mengadopsi nilai-nilai kapitalisme. Negara Paman Sam ini berharap negara Muslim lain melakukan hal yang sama mengadopsi nilai-nilai liberal secara penuh.
Amerika ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai kapitalisme tidaklah bertentangan dengan kepercayaan umat Islam. Tidak heran kalau Indonesia selalu dipuji-puji sebagai negara moderat yang berhasil memadukan nilai-nilai liberalisme dengan keislaman, model negara yang berhasil melakukan dialog antar peradaban, dialog agama , dialog Barat dan Islam. Yang intinya adalah mempertahanakan nilai-nilai liberal dan sekulerisme. AS memanfaatkan Indonesia untuk menutupi ‘wajah kejamnya’ yang melakukan penjajahan di negeri-negeri Islam. AS pun menggunakan hubungannya dengan Indonesia untuk membangun citra baik AS di dunia Islam.
Tentu saja bukan sebuah kebetulan kalau sebelum kedatangan Obama, di Indonesia diadakan Kegiatan US-Indonesia Interfaith Dialogue yang langsung dibuka oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Marty Natalegaw (25 hingga 27 Januari 2010) di Jakarta. Menurut Kedutaan Besar AS, forum ini merupakan pertemuan lintas agama pertama berskala besar sekaligus ajang pembuka bagi forum-forum dialog yang serupa di tahun ini.
Posisi Indonesia tampaknya menjadi bagian dari janji Obama untuk membangun paradigma baru politik luar AS yang baru dengan pendekatan softpower (pendekatan diplomasi dan persahabatan). Padahal di sisi lain AS tetap mempertahankan pendekatan militer dinegeri-negeri Islam yang lain seperti Irak, Afghanistan, dan Pakistan.
Kunjungan ini tidak bisa dilepaskan dari upaya Obama untuk merubah citra Amerika Serikat di dunia. Kedatangan ke Indonesia tidak bisa dilepaskan dari rangkaian kunjugan AS sebelumnya ke Kairo untuk membangun apa yang dikatakan oleh Obama sebagai pradigma baru hubungan AS dan dunia Islam. Namun hal ini tidak berarti apa-apa , melihat pada kenyataanya Obama malah mengirim 30 ribu pasukan tambahan ke Afghanistan, tidak sepentuhnya menarik pasukannya dari Irak, dan sepenuhnya mendukung negara teroris Israel.
Keempat, kedatangan Obama juga untuk mengokohkan perang global AS melawan terorisme (GWOT; Global War on Terorrist). Indonesia menjadi mitra penting di Asia Tenggara untuk melegitimasi GWOT ini. Tentu bukan sesuatu yang kebetulan saat Obama hendak ke Indonesia isu teorisme juga muncul kembali dengan penembakan yang dituduh teroris di Pamulang dan Aceh.
Padahal GWOT sendiri adalah bagian dari politik luar negeri AS terutama pasca perang dingin (coldwar) untuk menjadi alat legitimasi intervensi ke negara-negara lain. Dengan alasan memerangi terorisme Bush menyerang Irak , meskipun ternyata tidak terbukti ada hubungan Saddam Hussain dengan al Qaidah. Dengan alasan yang sama Bush menyerang Afghanistan, dengan alasan mengejar Osama bin Ladin (meskipun dengan cara membombardir negeri Afghansitan dan membunuh banyak rakyat sipil yang tidak berdosa dan tidak ada hubungan dengan Osama bin Laden).
GWOT juga menjadi ‘political hammer’ , siapapun yang tidak mendukung kebijakan AS akan dituduh menjadi pendukung teroris. Sepertnya yang dinyatakan oleh Bush bahwa bagi dunia hanya ada dua pilihan : either you are with us or with terrorist (Anda bersama kami atau bersama teroris).Dan sudah diketahui GWOT kemudian terbukti menjadikan umat Islam dan Islam sebagai sasaran utamanya. Sebagian besar korban GWOT AS adalah umat Islam. Doktrin penting Islam seperti syariah dan jihad pun sering dituding sebagai penyebab terorisme.
Hal ini sangat jelas dikatakan oleh juru bicara White House bahwa kehadiran Obama untuk mengokohkan kontra terorism : (White House spokesman Robert Gibbs said Obama, who is expected to leave the United States next Thursday, would attend a democracy promotion conference and highlight counter-terrorism measures during the visit to Indonesia ; sumber : AFP;12/03)
Kelima, Obama hadir untuk kepentingan ekonomi AS. Pertama mengokohkan, melindungi, dan memperluas ekspansi perusahaan AS terutama di sector strategis seperti energy (minyak, gas) dan pertambangan (emas) di Indonesia. Kedua, menjadikan Indonesia sebagai pasar penting ekspor AS untuk membuka menggerakkan kembali ekonomi AS dan membanyak lapangan pekerjaan di Amerika. Ketiga, AS juga punya kepentingan untuk memenangkan pertarungan ekonomi AS yang baru melawan China di Asia Pasifik.
Dan perlu kita catat semua ini secara ekonomi akan lebih banyak menguntungan AS. Disamping itu juga akan memperkuat perampokan terhadap kekayaan alam Indonesia terutama minyak, gas dan emas yang seharusnya merupakan milik rakyat yang dikelola pemerintah dengan baik untuk kemashlahatan rakyat. Selama ini kekayaan alam Indonesia lebih banyak dirampok oleh perusahaan asing termasuk AS dengan memberikan sedikit keuntungan bagi Indonesia, namun meninggalkan banyak persoalan lingkungan.
Dunia mengetahui kondisi domestik AS yang di dera krisis ekonomi sejak beberapa tahun lalu hingga saat ini belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Pengangguran masih menggunung, biaya hidup yang di rasakan semakin berat bagi mayoritas rakyat AS dan kebijakan-kebijakan yang dianggap strategis dan obat jitu dari Obama untuk keluar secepatnya dari krisis juga tidak memberikan efek berarti. Maka berbagai langkah penyelamatan harus dilakukan, termasuk mencari talangan dari Jepang bahkan China. Maka Indonesia juga harus dimasukkan bagian dari mitra strategisnya dalam pemulihan ekonomi domestik AS. Dengan menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial dari produk-produk AS, peningkatan ekspor harus segera di upayakan.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah memerintahkan kabinet untuk mengatur strategi baru melipatgandakan ekspor dalam waktu lima tahun, sebagian besar untuk mempercepat pertumbuhan Asia, termasuk Indonesia, dengan menghambat rintangan-rintangan. Dibawah National Export Initiative, Pemerintah akan menyediakan akses lebih besar untuk perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk memberikan biaya dan membantu mereka menembus pasar baru dengan pertumbuhan tinggi seperti Indonesia, Cina, India dan Brazil.Seperti yang diungkapkan Sekretaris Perdagangan Amerika Serikat Gary Locke, Obama berencana ke Jakarta untuk misi perdagangan luar negeri pertamanya sebagai tujuan Amerika Serikat untuk meningkatkan ekspor produk-produk negara.Tindakan ini “menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya Amerika Serikat akan mempunyai strategi memperluas kemajuan ekspor Pemerintah dengan memfokuskan perhatian Presiden dan Kabinetnya” ungkap Locke.
Kebijakan ini menawarkan kesempatan dalam sektor pertumbuhan paling cepat seperti produk-produk lingkungan dan pelayanan, energi yang bisa diperbarui, kepedulian terhadap kesehatan dan bioteknologi.Jika kita hanya meningkatkan sedikit nilai persen ekspor kita untuk Asia, itu artinya ratusan dari ribuan, mungkin jutaan lapangan pekerjaan di Amerika Serikat akan bertambah, ” papar Obama. ”Dan dengan mudah akan berlipat ganda”.
Sebuah data dari Kantor Penasehat Perdagangan Amerika Serikat menunjukkan bahwa Ekspor Amerika Serikat untuk kawasan Asia Pasifik akan naik lebih besar 8% daripada tahun 2008 di atas tahun-tahun dulu menjadi $ 747 miliar. “Semua ini tentang lapangan pekerjaan. Dan jika dilakukan dengan benar, Presiden Obama dan saya sangat percaya bahwa kebijakan perdagangan yang cerdas, agresif dan progresif ini bisa menjadi bagian kritis dari program pemulihan perekonomian kami secara keseluruhan,” kata Kepala Perdagangan Ron Kirk.(JakartaGlobe. 4/2)Maka tampak, kunjungan Obama ke Indonesia adalah sebuah misi penyelamatan kepentingan domestik AS yang carut marut. Dan dominasi kepentingan dengan memainkan isu-isu klasik sangat mungkin dilakukan oleh Obama terhadap Indonesia.
Bahwa Obama datang untuk mengokohkan dan melindungi ekspansi perusahaantampak jelas dari pidato Obama :
Kunjungan ini merupakan sebuah usaha yang saya pimpin sendiri sebagai seorang presiden. Minggu depan, saya akan melakukan kunjungan yang kedua ke Asia Pasifik – suatu wilayah yang akan menjadi wilayah penting bagi kestabilan Amerika untuk bisa menciptakan lapangan kerja dan maju pada abad ke 21. Kami tidak bisa berada di tepi- kami harus memimpin, dan pertemuan kami harus diperluas kepada pertemuan pemerintahan dan para pengusaha dan bangsa-bangsa di Asia Pasifik. Jadi ketika saya ada di sana, saya akan mengunjungi Indonesia dan Australia, dua Negara dengan ekonomi dan demokrasi yang berkembang yang merupakan mitra yang penting bagi Amerika Serikat. Dan pada kedua Negara itu, Saya akan menekankan peran yang bisa dimainkan oleh para pengusaha Amerika disana, dan menggaris bawahi bagaimana kemitraan ekonomi yang kuat bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi kedua pihak di Pasifik sambil memajukan kemakmuran regional dan global. Selanjutnya, Saya akan akan menjadi seorang penyokong yang kuat dan teguh bagi para pekerja kita dan perusahaan-perusahaan kita di luar negeri. (Penjelasan yang disampaikan oleh Presiden pada Konperensi Tahunan Bank Eksim, Kantor Sekretaris Pers Gedung Putih, 11 Maret, 2010 )
This is an effort I will personally lead as President. Next week, I’ll take my second trip to the Asia Pacific –- a region that will be fundamental to America’s ability to create jobs and to thrive in the 21st century. We can’t be on the sidelines -– we have to lead, and our engagement has to extend to governments and businesses and peoples across the Pacific. So while I’m there, I’ll visit Indonesia and Australia, two vibrant economies and democracies that will be critical partners for the United States. And in both countries, I’ll highlight the role that American businesses play there, and underscore how strong economic partnerships can create jobs on both sides of the Pacific while advancing both regional and global prosperity. Going forward, I will be a strong and steady advocate for our workers and our companies abroad. (Remarks by the President at the Export-Import Bank’s Annual Conference, The White HouseOffice of the Press Secretary, March 11, 2010 )
Walhasil sungguh menyedihkan kalau Obama disambut bagaikan tamu terhormat. Padahal Indonesia sesungguhnya sedang dimanfaatkan untuk menjadi pion politik luar negeri Obama. Memanfaatkan nostalgia bahwa Obama kecil pernah sekolah di Indonesia. Namun melupakan bahwa Obama sekarang adalah kepala negara dari negara imperilias dunia. Negara ini juga mendukung keberadaan rezim-rezim diktator di dunia Islam yang bertindaka represif terhadap warga negaranya sendiri. Termasuk mendukung keberadaan institusi zionisme Israel yang secara sistematis membunuh umat Islam di Palestina. Secara ekonomi juga AS adalah negara imperialis yang mengeksploitasi kekayaan alam negeri Islam termasuk Indonesia atas nama pasar bebas, investasi asing, atau lewat jebakan hutang luar negeri.
AS berdasarkan hukum syara masuk sebagai negara dengan katagori muhariban fi’lan. Negara yang secara langsung menduduki, membunuh, dan menyerang umat Islam. Hukum Islam dalam hal ini adalah sangat tegas, tidak boleh menjalin hubungan dalam bentuk apapun dengan negara seperti ini. Apalagi menyambutnya secara hormat, bersalaman dengannya padahal tangan Obama masih berlumur darah kaum Muslimin. Di mana nurani kita? (Farid Wadjdi)

Berbahagialah Kalian !


Berbahagialah kalian !
Dahsyatnya serangan budaya barat telah mampu menjauhkan para pemuda dari Islam. Dampaknya banyak negeri muslim khususnya indonesia di banjiri dengan pemuda yang kehilangan jati-dirinya. Sehingga muncullah ritual party, dugem, dan sejenisnya. Dari ritual seperti ini menyuburkan pemuda yang gandrung terhadap narkoba, sex bebas, tawuran, dll. Inilah kondisi mayoritas dari para pemuda Islam.
Ditengah-tengah banyaknya pemuda yg rusak seperti ini adalah wajar, kalau ada pemuda yang rajin beribadah ke masjid dianggap langka, yang tidak mau pacaran dianggap tidak normal, dan bagi wanita yang mau menutup aurat secara sempurna malah dipandang aneh. Nah yang lebih parah lagi tuh, kalau penampilannya janggutan, pakai sorban, dan yg wanita pakai cadar di tuduh teroris, capek dehh..!!!!
sobat peci ( pemuda cahaya Islam), sebagai contoh : ada seorang pemuda yg mempunyai keahlian khusus di dunia perbankan akan tetapi dia tidak mau lagi bekerja di dalamnya, setelah mengetahui tentang keharamannya.lalu pada saat menikah, dia tidak mau mengikuti ritual yang menyalahi syariah maka dianggap aneh. Sampai pada acara resepsi pernikahan antara tamu laki – laki dan wanita dipisah dengan menggunakan hijab malah bikin heboh warga. Inilah sepenggalan kisah seorang pemuda yang ingin terikat dengan Islam malah dianggap asing di tengah-tengah keluarga maupun masyarakat, mungkin banyak lagi kisah-kisah yang lainnya. Yang lebih menarik sesuai pengalaman masing-masing.
Dan memang pada intinya, pemuda yang mau terikat dengan syariat Islam dan berdakwah di jalan yg lurus dianggap asing. Akan tetapi berbahagialah bagi pemuda yang dianggap terasing karena Rasulullah saw. telah bersabda :
”Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti semula. Maka berbahagialah orang-orang yang terasing”. (HR. Muslim)
Wahai para pemuda cahaya Islam, tahukah kalian akan kabar gembira ini?. Karena di hadits yang lain rasulullah memberikan penjelasan kepada kita.
Setiap orang yang masuk kedalam Islam dari setiap tingkatan (generasi), sebagian dari mereka telah terasing dalam kehidupannya. Mereka terasing dari kabilahnya, tersembunyi dengan keIslamanya. Sungguh, anak istri dan keluarganya telah memutuskan hubungan dengan mereka. Mereka adalah orang-orang yang terhina dina dan terus menaggung perlakuan kasar. Mereka adalah orang yang selalu sabar atas penderitaan yang menimpa mereka. Hingga akhirnya, Allah SWT memenangkan Islam, memperbanyak para penolongnya, menjayakan para pembela Islam, dan menyungkurkan para pembela kebatilan. Oleh karena itu, inilah arti dari Islam pada awalnya. ( al – Ghurabaa, al-Ajriy hal.24)
Wahai pemuda cahaya Islam, jika saat ini kalian diuji dengan ujian keterasingan dan kalian bersabar atas ujian tersebut, maka akan mendapatkan dua kebaikan, yaitu kebaikan dunia dan akherat. Pahalanya akan dilipatgandakan dan kedudukannya akan ditinggikan. Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya tidak akan mengingkari janjinya, yakinlah itu. Maka berbahagialah kalian.[ azri adhani ]
Daftar pustaka : 1. Islam Yang Terasing, Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah. 2. Jadilah Pemuda Kahfi, Dr. A’idh Al-Qarni, MA

Tuesday, March 9, 2010

Menjadi Pribadi Unggul dan Berprestasi


Menjadi Pribadi Unggul dan Berprestasi

“ Jauhilah orang-orang yang berusaha mengecilkan impian anda. Orang kecil selalu melakukan hal itu, sebaliknya orang yang sungguh-sungguh besar akan membuat Anda merasa bahwa Anda pun bisa menjadi orang besar.”

Sobat, karakter manusia dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan. Dan kebiasaan adalah cara kita berpikir, bertindak, dan bereaksi secara konsisten. Kebiasaan dapat dikontrol, bahkan dapat dipelajari. Kita pun dapat memilih kebiasaan mana yang mau dikembangkan apalagi memilih untuk mengembangkan kebiasaan sukses itu adalah pilihan kita bukan takdir.Mengembangkan kebiasaan sukses dimulai dari penguasaan diri dan mengenal jati diri kita sesunggunya. Dengan menjawab pertanyaan ini, Dari mana kita berasal? Untuk apa kita hidup ? Ke mana setelah kehidupan di dunia ini?

Sobat, kebiasaan sukses menuntut perubahan sikap yang besar. Hal ini membutuhkan waktu dan menuntut kemauan yang kuat serta komitmen untuk menjalaninya. Menguasai diri adalah upaya sungguh untuk disiplin pada diri sendiri. Bersyukurlah kepada Allah SWT setiap pagi dan ketahuilah bahwa kita memiliki sesuatu untuk dikerjakan yang memang harus dikerjakan, entah kita suka melakukannya atau tidak. Serta senantiasa bertanya prestasi apa yang bisa saya raih dan lakukan yang menjadikan Allah mencintai kita?
Kebiasaan sukses adalah irisan dari pengetahuan, keterampilan, dan keinginan. Latihlah terus-menerus sobat, kebiasaan baik ini ; Mengetahui apa yang harus dilakukan, Mengetahui Bagaimana melakukannya, dan memiliki keinginan yang kuat untuk melakukannya.
Sobat, sesungguhnya potensi manusia itu tak pernah ada batasnya. Kemampuan kita untuk melihat diri sendiri di masa mendatang, membuat rencana, dan menjalankan rencana itu dengan baik. Inilah yang akan membuat perbedaan!
Orang dengan kebiasaan sukses memiliki kecenderungan alami yang kuat untuk meraih prestasi tinggi. Hal apa saja yang memberi panduan kepada kita untuk menjadi orang yang berpotensi dan memiliki pribadi unggul dan berprestasi? Diantaranya sebagai berikut :
1. Mencoba dan mencoba lagi , kalau kita gagal mempelajari sesuatu, coba lagi, dan coba lagi. Kalau berhasil, kita lanjutkan dengan pelajaran berikutnya. Jadi, kita tak pernah berhenti belajar.
2. Kenali potensi diri dan maksimalkan, Temukanlah potensi diri yang belum dikembangkan. Ketika kita mengembangkan kekuatan yang belum berkembang itu, dan melihat bahwa diri kita penuh dengan potensi maka kita akan lebih bersemangat. Cara pandang kita yang positif terhadap diri sendiri, menumbuhkan harga diri kita. Akibatnya kita menjadi lebih produktif.
3. Do the best. Lakukan yang terbaik. Mencapai potensi maksimal bergantung pada seberapa keras kita berusaha. Potensi terbaik kita juga dapat dilihat dari seberapa besar semangat kita untuk melakukannya.
4. Tidak takut dengan perubahan. Dia optimis dan bersuka cita. Ia tidak takut akan perubahan yang terjadi dalam hidupnya akibatnya kekuatannya berkembang. Perubahan yang terjadi dalam hidup kita memicu kita untuk bertumbuh menjadi lebih baik dan dewasa.
5. Hindarilah stagnasi dan lakukan inovasi. Cobalah untuk melakukan sesuatu dengan cara yang baru. Jangan takut menjadi yang pertama dan pioner. Tak perlu segan mengumbar ide baru yang segar demi masa depan.
6. Memiliki tujuan hidup dengan jelas dan memiliki visi untuk melakukan terobosan-terobosan baru.
7. Amati bagaimana orang-orang sukses berpikir dan berperilaku. Pelajari bagaimana mereka bekerja. Berpikirlah seperti mereka berpikir dan bekerja seperti mereka bekerja. Praktekkan prinsip-prinsip dari tokoh-tokoh besar sepanjang zaman.
8. Berani mengambil resiko. Hadapilah kekhawatiran kita. Siapa tahu kita berpotensi untuk menjadi penjelajah, penemu, ilmuwan, pemimpin, bahkan menjadi agen perubahan dunia!
9. Memiliki dorongan yang besar untuk berkarya. Kualitas kehidupan seseorang tergantung pada komitmennya terhadap kesempurnaan hidup, terlepas dari apa pun bidang yang dipilihnya.
10. Berpikir Saya menang- Anda Menang serta mengembangkan kebiasaan bersinergi.
11. Setia pada perkara kecil dan terdorong oleh setiap prestasi kecil. Selalu menyelesaikan apa yang telah di mulai. Jangan menyerah di tengah jalan.
12. Jagalah Hati ! Jangan kau kotori! Dengan Iman, Takwa serta tawakkal kepada Allah SWT.
13. Memiliki Tekad yang kuat untuk Sukses. Tekad berasal dari hasrat yang menyala-nyala. Tekad memberi kita kekuatan untuk melakukan tujuan kita. Tekad adalah menggunakan segenap tenaga untuk fokus pada pencapaian tujuan.

Sobat, sebagai akhir dari tulisan singkat ini, Never Give Up! Jika kita telah merencanakan tujuan, menyusun rencana dan menjalaninya. Teruslah melangkah dan lakukan hal-hal di atas hingga mencapai apa yang dari semula telah kita rencanakan. Hal ini adalah sikap kebiasaan yang patut untuk dikembangkan.

”Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim sucikan hati kami, bersihkan dari pikiran-pikiran negatif dan sampah-sampah kehidupan, jernihkan pikiran kami, dan mudahkan segala urusan kami, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang senantiasa bersyukur dan melakukan segala hal yang berkualitas yang menjadikan Engkau Ridho. Ampunilah dosa-dosa kami serta kabulkan do’a kami. Amin.”

Salam Sukses Mulia! Salam Dahsyat dan Luar Biasa! Change Your Thinking. Change Your life.

( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas, www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.cahayaislam.com )

Kebijakan Energi Dalam Islam



Kebijakan Energi Dalam Islam

Alasan mendasar mengapa dunia Muslim belum mampu melakukan industrialisasi dan mengambil keuntungan dengan kekuatan mineral yang dimilikinya adalah karena para penguasa umat Islam tidak pernah memiliki ambisi atau niat untuk memperbaiki situasi dunia Muslim. Kurangnya usaha iasm itu menyebabkan dunia Muslim penuh kontradiksi: Arab Saudi seharusnya menjadi adidaya dunia hanya dilihat dari minyak. Namun, kurangnya ambisi dan campur tangan asing telah membuat Arab Saudi menjadi iasm satelit, dulu bagi Inggris dan saat ini untuk Amerika Serikat.
Islam mewajibkan pemimpin untuk mengurus urusan umatnya karena ia akan dimintai pertanggungjawaban atas hal itu. Banyak ayat al-Quran yang yang mewajibkan umat Islam untuk menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia, membawa umat manusia dari kegelapan menuju cahaya. Di ayat lain Allah SWT mencirikan umat Islam sebagai umat terbaik karena memiliki karakteristik seperti itu.
Dakwah Islam dicapai melalui proyeksi kekuatan global sehingga mereka memiliki desain pada umat harus mempertimbangkan keberadaan kekuatan penggetar yang sedemikian kuat (dengan keberadaan minyak, penerj.) untuk mencapai keberhasilan dalam suatu serangan. Ayat-ayat ini di antara banyak yang lainnya membuktikan bahwa Khilafah perlu memanfaatkan sumberdaya energi dan memastikan ketertersediaan bagi semua warga negaranya.
Islam juga menunjukkan bahwa listrik adalah milik umum, yang dikelola oleh iasm dan pendapatan yang dihasilkannya akan diberikan untuk kepentingan semua warga iasm. Hal ini berasal dari hadis Nabi Muhammad “Muslim berserikat dalam tiga hal: air, padang rumput dan api”.
‘Api’ memuat segala hal yang tersirat dalam istilah energi, apakah itu berasal dari pembakaran pohon, batu bara atau listrik. Semua ini dikategorikan di bawah kekayaan umum atau Negara. Individu atau perusahaan tidak diizinkan untuk memiliki sumber-sumber listrik yang digunakan sebagai bahan ias untuk mendorong pabrik-pabrik industri. Sumberdaya ini adalah iasma milik umum yang diawasi oleh iasm dan pendapatan yang dihasilkan darinya disalurkan kepada warga iasm setelah dikurangi biaya.
Kebijakan Energi Negara Khilafah
Minyak dan gas adalah dua komoditas yang paling penting di dunia. Laju industrialisasi bergantung pada tingkat ketersediaan energi. Bahkan pertanian modern bergantung pada gas alam sebagai bahan baku pembuat pupuk. Sumber-sumber itu sangat penting untuk kehidupan masyarakat, yang berarti bahwa keuntungannya harus dinikmati bersama oleh masyarakat dan tidak dapat diprivatisasi.
Kebijakan energi Khilafah perlu diadopsi dengan realitas sebagai berikut:
● Karena energi adalah penting untuk industrialisasi, kebijakan energi Khilafah perlu dilihat dan dianalisis lebih dalam.
● Karena energi dibutuhkan untuk berbagai tugas-tugas iasma, Khilafah perlu membangun infrastruktur energi modern yang saat ini hadir di dunia Muslim.
● Minyak dan Gas Bumi harus dialokasikan untuk pemakaian yang penting seperti bahan mentah untuk industri manufaktur, iasm, pertanian dan petrokimia karena saat ini tidak ada iasmave untuk bahan-bahan itu.
● Minyak dan Gas Bumi juga harus digunakan untuk transportasi dan penghasil energi karena teknologi saat ini terutama dijalankan dengan sumber energi itu, tetapi iasmave lain harus dicari. Hal ini akan membantu pemanfaatan yang berkelanjutan atas sumberdaya Khilafah, yang memungkinkan fleksibilitas dalam penjualan minyak menghasilkan pendapatan, dan sebagai bantuan untuk membantu membawa iasm-negara lain lebih dekat ke dalam pangkuan Islam.
Khilafah pada hari pertama kemunculannya akan dihadapkan dengan tiga tantangan utama yang perlu diatasi dan akan menentukan kebijakan energi Khilafah:
● Khilafah dalam semua kemungkinan akan menjadi sebuah iasm industri dengan cepat yang akan secara iasma berpijak pada perang dan ini membuat pemanfaatan energi sangat penting
● Suatu serangan militer oleh AS.
● Karena laju industrialisasi tergantung pada energi yang tersedia saat ini dan infrastruktur listrik yang dirancang dengan buruk di banyak negeri-negeri Muslim saat ini maka perlu diatasi beban dasar (kebutuhan energi minimal) atas tuntutan industri berat.
Tantangan pertama hanya dapat diatasi oleh Khilafah dengan mengamankan sendiri pasokan minyak dan gas alam dan sumber energi lain. Jika Khilafah muncul di wilayah manapun selain Timur Tengah maka ia akan mulai menghadapi kesulitan untuk mengamankan pasokan luar hingga akhir iasm. Contoh: cadangan gas alam Bangladesh akan membuat Khilafah mampu bertahan 40 tahun ke depan jika didasarkan pada kebutuhan saat ini. Namun, jika perjanjian ekspor dengan India dilakukan, hal ini akan turun menjadi 12 tahun. Cadangan yang ada akan terkuras lebih cepat daripada status quo yang ada. Hugo Chavez dari Venezuela dan Vladimir Putin dari Rusia melakukan kebijakan nasionalisasi sumberdaya energi mereka sehingga dapat digunakan untuk pembangunan iasma dan bukannya tersedot ke iasm-negara Barat.
Sejak awal, penggunaan minyak harus dilestarikan untuk angkatan bersenjata, industri petrokimia, kargo, penerbangan transportasi dan pupuk. Mengingat 90% dari semua transportasi saat ini bergantung pada minyak, transportasi iasmave harus dikembangkan. Hal ini berarti digunakannya gas alam terkompresi (Compressed Natural Gas – CNG)untuk angkutan umum dan mobil pribadi. Pakistan diperkirakan memiliki 25.1 triliun kaki kubik (tcf) cadangan gas ini. Hal ini mengakibatkan Pakistan memiliki jumlah gas alam terkompresi (CNG) tertinggi untuk menjalankan kendaraan-kendaraan di dunia dengan meninggalkan Brazil dan Argentina di belakang dalam lomba pengguna terbesar gas alam untuk kendaraan. Ini berarti bahwa tabungan cadangan gas untuk transportasi dan bukan kekuasaan. Jadi, pembangkit listrik akan bergantung pada batubara, nuklir dan energi terbarukan. Khilafah perlu menggunakan energi nuklir untuk program industrialisasi yang besar karena memiliki kapasitas pembangkit listrik yang sangat besar yang dibutuhkan industri-industri baru dalam Khifafah.
Kebijakan semacam itu akan membuat tantangan-tantangan lain yang dihadapi Khilafah jauh lebih mudah dikelola.
Ada kemungkinan sangat nyata serangan oleh Amerika ketika minyak dan gas Teluk Persia yang terbesar di dunia untuk pertama kalinya diancam sebagai ias strategis Amerika. Harus diingat bahwa Amerika memiliki kemampuan untuk melaksanakan serangan berkelanjutan dengan menggunakan rudal. Tidak ada jawaban pendek atas iasm ini. Khilafah perlu mengurangi kemungkinan terjadinya serangan semacam ini. Hal ini dapat dicapai dengan menganeksasi dan melakukan perkembangan dengan sangat cepat sehingga Amerika kemudian akan berhadapan dengan wilayah yang lebih luas. Seperti telah ditunjukkan di Afganistan dan Irak, semakin panjang jalur pasokan, semakin lemah pasukan di garis depan. Juga harus diingat bahwa Amerika memanfaatkan sejumlah pangkalan militer yang telah diberikan kepada mereka oleh para penguasa umat Islam. Karena itu, memotong jalur pasokan tersebut akan sangat menghambat kemampuan Amerika.
Dari sejak kelahirannya, Khilafah perlu membangun infrastruktur energi yang terdesentralisasi. Maknanya, pembangkit listrik ias menjadi prioritas melalui berbagai pembangkit listrik berskala kecil, yang berlawanan dengan jaringan terpusat yang menjadikan iasm bergantung pada kekuatan produksi melalui pembangkit-pembangkit yang lebih besar tapi berjumlah sedikit.
Ada sejumlah keuntungan dari infrastruktur energi yang terdesentralisasi karena akan menjadikan Khilafah:
● Khilafah akan menjadi iasm yang melakukan perluasan; memperluas jaringan akan lebih sulit, lebih mahal dan tidak efisien jika diperluas dari pembangkit listrik yang berjarak jauh dari permintaan.
● Khilafah dengan segala kemungkinannya akan menghadapi serangan asing; pembangkit listrik ias melalui desentralisasi jaringan regional dan ias akan memfasilitasi kelanjutan pembangkit di satu wilayah jika wilayah lain kehilangan pembangkit.
● Di sebagian besar wilayah Muslim, populasi terdistribusi dengan prosentase yang lebih besar penduduk di pedesaan daripada di daerah perkotaan, infrastruktur energi yang terdesentralisasi akan membantu mencegah pembentukan ‘mega-kota’ dan perluasan penduduk urban yang terlihat di seluruh dunia.
● Jaringan ias akan menjadi elemen kunci bagi wilayah-wilayah yang ada yang tidak memiliki pembangkit.
● Tanpa dibutuhkannya pembangkit yang harus dikirim dalam jarak jauh, akan digunakan pembangkit listrik yang lebih besar untuk menjamin pasokan yang aman bagi kompleks industri berat dan instalasi-instalasi iasma.
Stabilitas jaringan harus dijamin dengan penghasil energi berbasis-beban melaluiCombine Cycle Gas Turbine (CCGT) dan batubara. Ketika Khilafah mengalami kemajuan energi nuklir, ia harus mengambil alih peran gas. Namun, perlu dicatat, meskipun energi nuklir adalah penghasil energi berbasis-beban yang paling stabil yang tersedia, biaya perawatannya sangat mahal. Melalui industrialisasi Khilafah akan mengalami penipisan energi dengan cepat. Untuk mengatasi hal ini Khilafah harus menempatkan kebijakan untuk meneliti sumber-sumber energi iasmave.
Melalui desentralisasi kekuasaan pembangkit energi ias dapat dicapai melalui penggunaan energi terbarukan. Penggunaan energi terbarukan bergantung pada kondisi iklim dan geografis daerah yang akan menggunakannya.
Angin adalah energi terbarukan yang paling matang, sementara biomassa adalah yang paling stabil. Situasi yang paling ideal dalam sebuah jaringan terdesentralisasi adalah bahwa setiap bangunan memiliki sumber energinya sendiri. Hal ini dapat terjadi bila Khilafah menerapkan standar bangunan, yakni semua bangunan baru harus memiliki prosentase tertentu dari kebutuhan energi yang dipenuhi melalui pembangkit-mikro, yakni melalui energi matahari dan unit-unit kombinasi panas dan tenaga. Pakistan dan Bangladesh memiliki potensi tenaga air yang sangat potensial, Indonesia dan Malaysia memiliki tenaga iasm yang sangat besar, sementara Timur Tengah memiliki potensi tenaga matahari yang luar biasa.
Kesimpulan
Dunia Muslim memiliki semua kebutuhan yang diperlukan untuk mmenuhi kebutuhan energi umat, Allah SWT telah melimpahkan tanah kaum Muslim dengan banyak mineral lebih dari yang diperlukan Khilafah untuk melakukan revolusi industri.
Dari beberapa perspektif, Khilafah berada di posisi yang jauh lebih baik pada perkembangannya kemudian dari banyak iasm-negara industri. Jerman, Jepang, dan Cina semuanya memiliki kekurangan sumberdaya yang diperlukan. Itulah tantangan yang dimiliki Jerman dan Jepang untuk menjajah iasm-negara yang kaya sumberdaya. Amerika Serikat dan Inggris tidak memiliki penduduk cukup yang diperlukan untuk industri pembangunan dan ini diatasi dengan memperbudak orang dan menjajah bangsa-bangsa. Khilafah tidak perlu menghadapi masalah ini karena jumlah umat lebih dari 1 miliar dan negeri-negeri Islam memiliki sumber-sumberdaya mineral yang lebih dari cukup untuk melakukan revolusi industri.
Pengembangan infrastruktur energi yang diperlukan dalam kenyataannya akan menciptakan berjuta-juta lapangan pekerjaan yang akan mengangkat berjuta-juta orang keluar dari kemiskinan di dunia Muslim. Pada gilirannya pengembangan energi akan memberikan efek luar biasa dengan merangsang ekonomi yang lebih luas melalui pengembangan industri berat, kompleks-kompleks manufaktur, industri-industri militer, industri-industri penyulingan dan pabrik-pabrik.
Banyak orang berpendapat bahwa karena energi, terutama minyak, merupakan sumberdaya kunci bagi Barat maka mereka akan melakukan intervensi militer jika Khilafah mengambil-alih sumberdaya itu. Sejumlah dokumen pada masa lalu menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Inggris merencanakan aksi militer ketika terjadinya lonjakan harga minyak tahun 1973. Teori semacam itu juga digunakan sebagai pembenaran oleh banyak penguasa umat Islam untuk melanjutkan ekspor minyak ke Barat, sementara penduduk iasm mereka sendiri menderita kekurangan.
Dalam kenyataan, satu-satunya iasm yang sangat bergantung pada impor minyak dan akan mempertimbangkan tindakan militer semacam itu untuk kepentingan strategisnya adalah Amerika Serikat. Namun, saat ini saja Amerika sangat kewalahan berperang di Irak dan Afganistan. Padahal mereka perlu melaksanakan serangan berkelanjutan yang melibatkan jutaan pasukan untuk bertempur melawan kaum Muslim untuk ias mengambil alih cadangan minyak dunia. Venezuela telah menunjukkan bahwa nasionalisasi sumberdaya energi tidak selalu berarti terjadinya invasi AS.
Satu-satunya strategi yang meyakinkan dan akan iasm pasti adalah mengusir Amerika Serikat. Pada saat yang sama, mengubah Khilafah menjadi kekuatan dunia dengan reunifikasi Dunia Muslim. Islam mewajibkan hanya ada satu iasm untuk seluruh umat. Ini berarti penyatuan kembali dengan dunia Muslim adalah wajib. Dengan sebagian besar Dunia Islam hidup di bawah tekanan iasma dan kemiskinan yang parah maka unifikasi bukanlah tugas yang sulit untuk dicapai, namun memang ia akan menghadapi tantangan. Selain adanya agen Barat yang ingin tetap memegang posisi mereka, sebagian besar tantangan adalah kemampuan untuk memperluas dan menggabungkan iasm-negara dan menghubungkan mereka bersama-sama melalui pemerintahan, peradilan, administrasi dan ekonomi. Uni Soviet mencapai prestasi seperti itu pada masa lalu dengan membangun Partai Komunis. Adapun Khilafah didirikan dengan motivasi sangat kuat yang akan dengan mudah membuat iasm-negara yang berbeda menjadi bagian dari persatuan dan Islam itu sendiri. [Riza Aulia, Sumber: www.Khilafah.com]

Tuesday, March 2, 2010

Century dan Praktek Kotor Demokrasi



Century dan Praktik Kotor Demokrasi
Ada dua hal yang sangat dibanggakan oleh pejuang-pejuang Demokrasi dari sistem ini, kebenaran dan suara rakyat. Sistem demokrasi dianggap paling bisa mendekati kebenaran, karena bersumber pada kedaulatan suara rakyat. Suara rakyat dianggap suara Tuhan. Sistem ini juga dianggap paling aspiratif karena selalu mendasarkan kepada suara rakyat. Namun dalam kasus Century, justru dua hal ini dilanggar. Kasus Century dengan secara gamblang menunjukkan kepada kita hakikat buruk system demokrasi dan praktik-praktik kotornya.
Kebenaran berdasarkan fakta yang seharusnya dicari oleh siapapun dan menjadi dasar pertimbangan utama diabaikan begitu saja. Meskipun berbagai bukti dan argumentasi sudah terungkap dalam rapat-rapat Pansus yang melelahkan, tetap saja yang paling menentukan adalah tawar menawar politik. Politik dagang sapi sangat kentara dalam kasus ini. Berbagai cara pun dilakukan untuk memperkuat posisi tawar menawar. Mulai dari bujukan kekuasaan sampai ancaman.
“Stick and Carrot Policy” menjadi alat penentu kebenaran. Bagi yang mau mendukung partai berkuasa , janji-janji kekuasaan dan jabatanpun dijadikan perangkap. Bukan rahasia lagi, pelobi partai berkuasa berkeliaran menawarkan posisi menteri (pasca reshufle), jabatan penting di BUMN , dan tawaran-tawaran lain yang menggiurkan.
Sebaliknya yang cendrung menolak partai berkuasa diancam dengan berbagai teror. Dikeluarkan dari koalisi, ancaman akan dikorbankan dalam reshuffle. Siapa kawan siapa lawan ditentukan bukan berdasarkan kebenaran tapi berdasarkan apakah mendukung partai berkuasa atau tidak. Seperti pernyataan sekjen DPP Demokrat Amir Syamsudin , bagi Partai Demokrat siapa lawan siapa kawan terlihat dari sikap fraksi terhadap kasus Century . Menurutnya keloyalan terhadap koalis bersama partai demokrasi , akan menjadi dasar pertimbangan evaluasi.
Pelobi-pelobi ulang pun menebarkan teror. Berbagai hal yang bisa menyeret lawan politik termasuk dugaan kejahatan masa lampau pun diungkap kembali. Staf khusus bidang sosial dan bencana Presiden SBY, Andi Arief, paling bersemangat menyeret politisi PKS dengan tuduhan terlibat dalam L/C Fiktif . Tidak tanggung-tanggung Andi Arif menuduh PKS melindungi deposan Bank Century yang bermasalah, M Misbakhun. Tuduhan yang ditolak keras oleh PKS. Andi Arif yang seharusnya lebih sibuk mengurusi bencana longsor Ciwidey, banjir dibanyak tempat di Indonesia , malah menjadi kacung penguasa demi mempertahankan posisi kekuasaan.
Dosa-dosa masa lalu pun diungkap seperti beberapa politisi yang dikenal keras dalam pansus dituding ikut dalam rombongan beberapa anggota DPR-RI yang ikut studi banding ke New York
dan London pada 2004, yang pembiayaannya ditanggung BI. Perjalanan ke luar negeri itu dianggap sebagai ‘upah’ (gratifikasi). Ical diseret-seret dalam masalah pajak. Peran Golkar dalam kasus Bank Bali, PDIP dalam kasus BLBI pun diungkap kembali untuk membuat gentar lawan. Lepas dari apakah tuduhan itu benar atau tidak pertanyaannya, kenapa baru sekarang masalah ini diungkap ?
Klaim atas nama suara rakyatpun dipertanyakan. Demokrasi selalu mengklaim bahwa system ini paling aspiratif karena berdasarkan kepada suara rakyat yang diwakili oleh anggota DPR/MPR. Kenyataannya tidak seperti itu. Meskipun sudah berjibaku dalam rapat-rapat pansus Century tentu saja telah menghabiskan dana negara, tetap saja yang kemudian menuntukan adalah pimpinan partai politik. Atas nama kebijakan partai , suara pemimpin parpol yang tidak pernah ikut rapat justru yang paling menentukan. Tentu saja setelah kompromi politik dengan partai berkuasa. Pertanyaan penting yang harus kita ajukan , kalau merasa benar kenapa harus melakukan lobi sana lobi sini. Kalau semua ditentukan oleh pemimpin partai , untuk apa ada pansus yang memakan waktu yang panjang dan menghabiskan uang negara ?
Klaim suara mayoritas sistem demokrasi memang patut dipersoalkan. Realitanya, yang berkuasa sering kali adalah pemimpin partai dan pemilik modal. Hasilnya, banyak kebijakan partai politik di DPR atau pemerintahan yang justru memberatkan rakyat dan lebih menguntungkan pemilik modal. Rakyatpun tidak pernah ditanya apakah setuju terhadap kenaikan BBM, privatisasi listrik, komersialisasi pendidikan lewat BHP. Demokrasi menjelma menjadi tirani minoritas (pemilik modal, pemimpin partai) atas nama mayoritas. Prinsip penting demokrasi ini menjadi sebuah iluasi yang tidak ada realitnya.
Praktik kotor demokrasi seperti ini sudah seharusnya semakin menyadarkan kita tentang kebobrokan dari sistem ini. Sistem yang menjadikan hawa nafsu, kekuasaan, dan harta sebagai panglima tertinggi, tidak akan pernah memberikan kebaikan pada rakyat. Kembali kepada syariah Islam adalah jalan terbaik bagi kita . Syariah Islam, sistem aturan kehidupan yang berasal dari Allah SWT yang Maha Sempurna, Maha Pengasih dan Penyayang pastilah akan memberikan kebaikan kepada manusia.
Ukuran kebenaran juga menjadi jelas yakni halal dan haram berdasarkan nash syari’i. Bukan pertimbangan hawa nafsu manusia yang seringkali sarat dengan keserakahan, dipengaruhi oleh berbagai kepentingan, perbedaan waktu dan tempat. Afahukmal jahiliyyati yabghun wa man ahsanu minallahi hukman li qoumi yukinun (Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, siapakah yang lebih baik dari pada (hukum Allah ) bagi orang-orang yang yakin ?) .Farid Wadjdi

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co