Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, January 6, 2010

Memberi Itu Indah !



Memberi Itu Indah !
Semakin Anda memberikan diri, semakin Anda memahami diri sendiri.


Jika kita sedang sedih, cobalah membuat orang lain gembira, dan lihat apa yang terjadi. Jika kita merasa hampa dan tak genap, cobalah melakukan suatu pekerjaan yang bermakna dan bermanfaat, lalu bagaimana perasaan kita jadinya. Syaratnya sobat, kita harus melakukan suatu pekerjaan ini dengan kecintaan dan antusiasme. Jika tidak ada kecintaan, sulit memberikan hasil yang baik. Kita juga mungkin akan merasa kurang genap dan bahagia atau yakin bahwa pekerjaan kita bermakna. Pada akhirnya, kita kehilangan energi untuk melakukan pekerjaan itu sehingga hasilnya pun buruk.

Sobat, jika kita berkecukupan tetapi tidak sanggup berbagi kekayaan atau menyumbangkan harta benda dan ilmu yang kita miliki, kita tidak benar-benar kaya. Sebaliknya, jika kita tidak kaya, tetapi kita memberikan diri kita, waktu kita, dan pengetahuan kita, kita sungguh-sungguh kaya dan kita akan menerima jauh lebih banyak daripada yang sanggup kita bayangkan.

Sobat, semuanya berpulang pada memberi. Jika kita mengharapkan kebahagiaan, kita harus memberikan kebahagiaan.Jika kita ingin kekayaan, kita harus memberikan kekayaan. Jika kita mendambakan cinta, kita harus memberikan cinta. Karena hanya dalam memberi kita menerima. Memberi memperkaya hidup kita dengan makna, kegenapan, dan kebahagiaan. Memberi memungkinkan kita membebaskan potensi diri dan menciptakan berbagai terobosan. Sesungguhnya, mampu memberi merupakan hak istimewa. Jadi berikanlah waktu kita, ilmu kita, kearifan kita, harta kita dan cinta kita – dan rasakan kekuatan dan keindahan memberi.

Sobat, banyak sekali kesedihan di dunia ini, tetapi juga tersedia tak terhingga banyaknya cara untuk menciptakan perbedaan positif. Kita dapat memperoleh manfaat yang sangat besar dari memberi. Diantaranya adalah teman baru, rasa aman, kesehatan yang lebih baik, kebahagiaan, dan kebanggaan. Kita yang terbaik adalah kita saat menciptakan perbedaan dan berperan serta. Kecintaan pada suatu gerakan yang berfaedah akan membantu kita menggali kreativitas. Kita seperti pipa saluran air – semakin kita biarkan memberi mengalir melalui kita, semakin banyak keberlimpahan yang mengalir kembali ke dalam hidup kita. Semakin banyak kita memberi, semakin banyak kita menerima.
Memberi sungguh pengalaman yang indah.

Suatu hari pernah dikisahkan oleh Imam Ali, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Saw. dan berkata, " Wahai Rasul Ajarilah aku suatu amalan yang membuat aku dicintai oleh Allah dan para makhluk, Allah memperbanyak hartaku, menyehatkan badanku, memanjangkan umurku, dan membangkitkan aku di makhsyar bersamamu."
Rasulullah Saw kemudian menjawab, " Enam permintaanmu itu memerlukan enam perkara yang lainnya.
1. Bila engkau ingin dicintai Allah, takutlah kepada-Nya dan bertakwalah.
2. Bila engkau ingin dicintai para makhluk, berbuat baiklah kepada mereka, dan jangan berharap sesuatu dari yg mereka miliki.
3. Bila engkau ingin rezekimu diperbanyak, zakatilah harta bendamu.
4. Bila engkau ingin badanmu disehatkan, perbanyaklah shodaqoh.
5. Bila engkau ingin umurmu diperpanjang, bersilaturrahmilah kepada kaum kerabatmu.
6. Bila engkau ingin dikumpulkan bersamaku di padang Makhsyar, perpanjanglah sujudmu kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa.
Berdasarkan pesan Rasulullah SAW di atas, menafkahkan harta di jalan Allah ( zakat dan shodaqoh) akan bisa membuat kita kaya dan berkecukupan. Amirul mukminin Ali Bin Abi Thalib pernah menyatakan, “ Pancinglah rezeki dengan shodaqoh.” Rasulullah SAW bersabda yang artinya ;

“ Bersegeralah bershodaqoh, sebab yang namanya malapetaka tidak pernah bisa mendahului shodaqoh.”

“ Obatilah penyakitmu dengan shodaqoh.”

Sobat, sungguh demi Allah mengenai keutamaan, manfaat, keajaiban atau energi yang dihasilkan oleh shodaqoh telah banyak buku dan karya tulis serta bukti empirik yang benar-benar telah membuktikan. Dalam tulisan singkat ini setidaknya ada tiga hal penting yang harus kita perhatikan dalam bershodaqoh sehingga aktivitas ini bernilai ibadah dan menjadi benar-benar barokah bagi kita.

1. Niat Tulus semata-mata karena Allah SWT. Allahlah yang harus kita tuju, bukan hal-hal lainnya. Mengenai hikmah,keutamaan, keajaiban dan energi dari shodaqoh yang kita keluarkan biarkanlah itu menjadi hak Allah. Mengabulkan apa yang kita minta adalah hak Allah. Pokoknya semuanya kita niatkan dalam rangka menggapai ridho Allah SWT.
2. Hindarilah cara-cara bershodaqoh berikut; pamer,gerutu, kalau ada kelebihan rezeki bukan yang terbaik yang kita miliki, terpaksa, asal memberi tanpa memperhatikan apakah cara memberi, tujuan memberi, sesuatu yang akan diberikan,itu baik atau tidak, halal atau haram.
3. Tujuan bershodaqoh berikut harus kita hindari ; Keajaiban, jika tujuan kita adalah keajaiban dalam bershodaqoh, maka shodaqoh kita tidak memberikan pengaruh, tujuan popularitas dan kekuasaan, mengikat untuk menjerat orang agar bisa kita kendalikan, mengharap balasan dari orang lain.

Insya Allah sobat, dengan cara menghindari niat, cara, dan tujuan yang keliru seperti yang saya jelaskan di atas maka kita akan mengeluarkan shodaqoh dengan benar, bernilai ibadah, mendatangkan pahala, serta keberkahan dan memberikan keajaiban pada hidup kita. Rezeki tak terduga akan dating menghampiri kita. Cepat atau lambat ! Inilah Rahasianya. Salam Sukses mulia! Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan Spirit Tanpa Batas, www.cahayaislam.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co