Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Monday, June 29, 2009

Rahasia Generasi Sahabat menjadi Sang The Winning Generation


Rahasia Generasi Sahabat menjadi Sang The Winning Generation

Kekalahan yang menimpa dan memorak-porandakan umat Islam sekarang ini adalah akibat dari perbuatan kita sendiri – karena Allah “cemburu”
”Sesungguhnya Allah tidak berbuat dzalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat dzalim kepada diri-mereka sendiri.” (TQS. Yunus(10) : 44)


Para sahabat nabi dalam banyak buku sejarah biografi telah menikmati kemenangan dan kekuasaan. Yang dahsyat dan luar biasa mereka menikmati kemenangan dan kekuasaan mereka tidak terbatas pada tempat dan waktu tertentu. Kemenangan dan kekuasaan mereka terjadi di seluruh tempat dan waktu. Subhaanallah.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan atas nafsu amarah yang selalu memerintahkan kejahatan. Mereka mengekangnya dengan tali kendali istiqomah dan takwa. Mereka memaksanya bertobat dan kembali kepada Allah jika ia berusaha melepas tali kendali tersebut.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan ketika berhadapan dengan musuh di medan perang sehingga kemenangan atas musuh mereka dapatkan dalam waktu sangat singkat dan beban sangat sedikit.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan ketika berhadapan dengan setan bangsa jin yang mengganggu mereka di seluruh jalan dan menantikan kekalahan mereka. Mereka tidak mau mendengarkan was-wasnya dan bujuk rayunya serta tidak mempedulikan tipu daya setan.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan dalam menundukkan dunia, pesonanya,perhiasannya dan tipu dayanya. Dunia tidak mampu menggoda mereka dan tidak kuasa menyibukkan mereka dari Tuhannya walau sesaat. Begitulah kemenangan dan kekuasaan menjadi hak mereka di mana pun mereka tinggal dan kapan pun mereka berada.
Tidak diragukan lagi bahwa pemberi kemenangan dan kekuasaan kepada generasi sahabat radhiyallahu ’anhum di setiap waktu dan tempat tersebut adalah Allah Swt yang menguasai kunci-kunci langit dan bumi. Dia adalah Dzat yang jika menghendaki sesuatu hanya cukup mengucapkan ”Kun Fayakun”.
Kemenangan dan kekuasaan yang diberikan oleh Allah Swt kepada mereka para sahabat karena mereka telah menghiasi diri dengan sejumlah karakter yang menjadi sebab turunnya kemenangan dan pertolongan Allah kepada mereka. Sejumlah karakter ini akan tetap menjadi sebab turunnya kemenangan dan kekuasaan dari Allah hingga hari kiamat selama ada konsistensi dalam mempraktekkannya.
Adapun rahasia atau karakter yang menjadikan kemenangan dan kekuasaan serta pertolongan Allah kepada generasi sahabat-menjadi The winning generation adalah sebagai berikut :

1. Mengikhlaskan Niat dan amal untuk Allah Swt.
2. Mengikuti Sunnah
3. Menyucikan jiwa
4. Zuhud pada dunia
5. Memutus seluruh ikatan jahiliyyah
6. Mencintai persatuan dan kesatuan umat Islam
7. Bersegera mengikuti hukum Allah dan Rasul-Nya.
8. Mewakafkan hidup untuk berdakwah di jalan Allah
9. Meyakini pertolongan dan kemenangan yang diberitakan Allah dan Rasul-Nya.
10. Bersemangat mempelajari Agama.

Pada tulisan berikutnya Insya Allah kita akan bahas satu-persatu lebih dalam sehingga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang berharga untuk kita laksanakan sehingga pertolongan Allah itu layak kita dapatkan.
Sobat, Allah kuasa untuk memberi kita kemenangan dan pertolongan seperti yang sudah diberikan-Nya kepada generasi sahabat, asal saja kita berjuang, berkorban dan bersabar seperti mereka. Salam Dahsyat dan Luar Biasa! ( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H )

Monday, June 22, 2009

Bacalah!Bacalah!Bacalah! Sebuah Buku adalah Setetes Ilmu


Sebuah buku adalah setetes Ilmu
Bacalah!

1. bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[*],
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
(TQS Al-'Alaq 1-5)
[*] Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.

Sobat, Iqra’ merupakan perintah pertama Allah Swt yang luar biasa kepada kita umat manusia. ”Bacalah!” Mengapa kok harus membaca? Karena ia adalah pijakan dasar bagi tumbuh dan berkembangnya peradaban Islam. Sebuah peradaban yang meletakkan kesadaran dan pengetahuan sebagai titik awal perkembangan. Sebuah peradaban yang dibangun melalui tradisi literasi yang kuat, yaitu tradisi yang menempatkan membaca dan menulis sebagai pijakan.
Sekarang mari kita telaah dan baca surat al-’alaq ayat 1-5 yang saya tulis sebagai pembuka artikel ini. Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat-ayat pertama yang diturunkan Allah merupakan rahmat Allah yang terbesar untuk umat manusia. Dalam permulaan surat al-’alaq ini Allah menyuruh Rasulullah Saw untuk gemar membaca demikian pula umatnya. Dan kegemaran membaca itu harus dilandasi harapan untuk mendapatkan hidayah dari Allah.
Mereka yang menjadikan kegiatan membaca sebagai tradisi atau kebiasaan dalam hidupnya akan mendapatkan pencerahan jiwa dan akal. Melalui membaca Allah akan menganugerahkan pemahaman, wawasan, dan ilmu pengetahuan.
Sobat, Kegiatan membaca dikaitkan dengan nama Allah pada ayat di atas mengandung maksud mengantarkan agar setiap muslim pada kesadaran bahwa motivasi dasar dalam membaca adalah karena Allah. Selain itu, muncul kesadaran bahwa Allah adalah guru terbaik bagi kita. Sebagaimana Allah berfirman :
•          
”....dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (TQS. Al-baqarah : 282)

Tidak hanya sekali Allah perintahkan kepada kita untuk membaca. ”Iqra’ wa rabbuka al-akram” Penegasan ini memberikan dorongan kepada kita untuk meningkatkan minat baca. Allah menjanjikan manfaat yang besar dari kegiatan membaca sebagaimana yang telah dijelaskan di atas (dianugerahi pemahaman,wawasan dan ilmu pengetahuan).
Sobat, para generasi awal islam paham betul akan ayat pertama ini dan begitu melekat pada karakter mereka sehingga membaca dan menulis benar-benar dijadikan sebagai kegiatan yang memperkaya akal dan jiwa mereka. Buku menjadi makanan yang bergizi yang paling berarti bagi mereka. Generasi yang tergila-gila dengan buku menggeser kebutuhan-kebutuhan lainnya. Sahib Ibnu Abbad menolak menjadi pejabat di samarkand alasannya dia repot memindahkan buku-bukunya yang diperkirakan diperlukan 400 ekor unta ke samarkand. Hanya karena buku, dia menolak menjadi pejabat penting! Subhaanallah! Begitu tergila-gilanya mereka sama buku dan budaya membaca generasi awal Islam saat itu luar biasa. Bagaimana dengan kita sekarang?
Buku sangat berharga bagi Imam al-ghazali, ketika ia dirampok, beliau mengatakan kepada perampok, ”Silahkan kalian ambil semua hartaku termasuk uang yang aku bawa tapi jangan buku itu. Demi buku itu aku meninggalkan tanah kelahiranku.” Imam An-Nawawi rumahnya penuh sesak buku atau tumpukan kitab sehingga ketika ada tamu ia menumpuk kitab-kitabnya sehingga sedikit ada ruang untuk duduk tamunya. Bahkan Imam Ibnu Katsir akibat ketekunan dalam membaca dan menulis di malam hari beliau mengalami kebutaan. Subhaanallah, semoga Allah memberikan kemuliaan kepada para ulama kita yang memberikan contoh dan teladan akan pentingnya membaca, menulis dan ilmu pengetahuan tersebut.
Ada kisah menarik juga terkait dengan kecintaannya pada buku dan perpustakaan yaitu Ibnu Sina. Saat itu usianya baru 18 tahun, namun kemashurannya dalam dunia kedokteran telah tersebar di penjuru tempat. Suatu ketika dia diundang untuk mengobati pembesar samanid, Nuh bin Mansur dan akhirnya Nuh bin Mansur dapat disembuhkan, ia bertanya kepada Ibnu Sina, ”Hadiah besar apa yang paling anda inginkan?” jawab Ibnu Sina, ” Saya tidak meminta yang lainnya, kecuali izinkan saya belajar di perpustakaan pribadi anda yang sangat besar jumlah koleksi bukunya.”
Sobat, mari sekarang kita renungkan dan bandingkan dengan kita sekarang ini. Cobalah bayangkan dengan kondisi kita saat ini. Toko buku sangat terbatas padahal dulu pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid di bagian kecil salah satu desa di dekat baghdad jumlah toko buku lebih dari 100 toko. Saat itu ada 36 perpustakaan umum besar di kota Bagdad.
Ibnu Qayyim Al-Jauzi pernah menuturkan, ”Selama menuntut ilmu aku telah membaca buku sebanyak dua puluh ribu jilid. Dengan buku aku dapat mengetahui sejarah para ulama salaf, cita-cita mereka yang tinggi, hafalan mereka luarbiasa, ketekunan ibadah mereka, dan ilmu-ilmu mereka yang menakjubkan. Semua itu jelas tidak mungkin diketahui oleh orang yang malas membaca.”
Sobat, Mari kita bangkit dan meneladani para ulama salaf kita yang begitu luar biasa penghargaan mereka terhadap membaca, menulis dan ilmu pengetahuan. Kondisi saat ini di negara kita toko buku sangat terbatas hanya ada di kota-kota besar, jumlah buku yang bergizi amat sedikit. Minat baca rendah. Perpustakaan yang beberapa gelintir ternyata miskin koleksi buku. Sementara itu gerai Handphone dan rumah butik, kafe-kafe di sekitar kampus lebih marak daripada kios buku. Pelajar dan mahasiswa kita benar-benar ”jempol” maksudnya lebih banyak pakai jempol dan jari tangannya untuk nekan nomor HP ketimbang membawa dan membaca buku atau sumber bacaan lainnya.
Padahal sobat, Al-Jauzi mengatakan,” Jalan kesempurnaan dalam menuntut ilmu adalah suka menelaah buku-buku bergizi.”
(www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H )

Sunday, June 14, 2009

Cerdas dengan Menata Pikiran Kita


Cerdas dengan Menata Pikiran kita.
Sobat, pikiran kita bisa menjadi sumber nutrisi yang diperlukan oleh diri kita, tetapi juga bisa menjadi racun yang mematikan diri kita. Dengan kata lain, kawan dan musuh terbesar kita adalah pikiran kita. Kalau kita memikirkan kebahagiaan, kita akan bahagia. Kalau kita berpikiran sedih, kita akan menjadi sedih. Kalau kita berpikiran bisa, Insya Allah kita akan bisa. Jika kita berpikiran gagal, maka bisa jadi kita akan benar-benar gagal. Kalau kita berpikiran bahwa kita bodoh dan tidak bisa menguasai pelajaran, maka ia akan amenggiring kita menjadi benar-benar bodoh. Begitu seterusnya. Sekali lagi pikiran kita menentukan tindakan kita.

Dr. ’Aidh al-Qarni pernah mengatakan salah satu cara terbaik untuk menajamkan dan mengontrol pikiran adalah melakukan pekerjaan yang menyenangkan dan bermanfaat. Karena orang-orang yang menganggur adalah orang-orang yang suka mengkhayal dan menyebarkan berita yang tidak jelas.

Sobat, saatnya langkah awal kita untuk mengubah diri, yaitu dengan menata pikiran kita. Orang yang dipenuhi pikiran optimis, tidak ada hal yang dapat membuatnya gagal. Namun, bila pesimisme yang memenuhi ruang pikiran kita, hal-hal yang tidak menguntungkan akan dianggap sebagai kegagalan. Dari hal ini kita dapat menemukan sebuah rumusan bahwa kegagalan sesungguhnya lebih banyak ditentukan oleh isi pikiran yang membisikkan kata gagal dalam diri kita daripada kegagalan itu sendiri. Jadi, hindarkan diri untuk berpikiran negatif.

Sobat, Ibnu al-Jauzi pernah berkata, ”Barangsiapa menggunakan pikirannya yang jernih, hal itu menunjukkan bahwa ia sedang mencari kedudukan yang mulia, dan menghindari kekurangan dalam segala hal.” Oleh karena itu, langkah yang harus kita lakukan adalah menata pikiran kita agar jiwa dan tindakan terkondisikan. Lalu apa yang harus dilakukan untuk menata pikiran kita? Ada beberapa hal yang dapat dilakukan :

1. Eliminasi. Hilangkan pikiran-pikiran negatif yang ada dalam diri kita.Pikiran-pikiran negatif akan menguras energi jiwa. Ketika energi jiwa terkuras, maka kita akan kehilangan spirit dan motivasi untuk melaukan tindakan. Padahal, spirit dan motivasi menjadi generator yang menggerakkan diri kita untuk terus belajar. Kita tidak akan berkembang dengan baik karena ada ” gembok-gembok mental” yang mengunci potensi diri kita. Dan gembok-gembok itu sayangnya adalah pikiran kita sendiri.

2. Substitusi. Mengganti pikiran-pikiran negatif dengan pikiran-pikiran positif yang bersumber dari nilai-nilai Ilahiyah, misalnya setiap orang diberi kecerdasan sendiri-sendiri oleh Allah, Allah akan memudahkan kita dalam belajar asal kita melakukan dengan gigih, dan seterusnya. Lakukan afirmasi positif ; berupa penetapan yang positif, penegasan atau peneguhan akan diri kita. Hal ini penting untuk menata diri kita.

3. Visualisasi.Usaha yang kita lakukan untuk membuat gambaran nyata tentang keinginan-keinginan kita. Kita mendorong otak kita bekerja untuk membayangkan tujuan hidup kita dengan detail dan jelas. Ia merupakan cita-cita tertinggi yang terlukiskan dengan detail dan memiliki pijakan basis rasinalitas yang kuat.

4. Do’a. Menata pikiran dapat juga dilakukan dengan doa. Doa memberikan efek penguatan secara emosional. Lafal-lafal doa yang dipanjatkan dengan khusyuk dan dilandasi dengan keyakinan yang kuat bahwa Allah akan mengabulkan setiap permohonan hamba-Nya akan meningkatkan motivasi dan optimis. Seseorang yang memiliki tingkat harapan yang lebih tinggi. Keadaan ini menyebabkan bekerjanya fungsi akal dan emosi secara lebih baik.

Sobat, sebagai penutup dari tulisan ringkas ini, agar belajar kita menjadi berkah ada tiga hal yang harus kita lakukan ; Motivasi yang ikhlas, belajar dengan sebaik-baiknya serta pemanfaatan hasil usaha (belajar) dengan tepat.
Jangan lupa sobat, iringi do’a-do’a kita dengan kegigihan dalam belajar, panjatkan do’a dengan pikiran dan emosi positif, hindari kemaksiatan dan segala makanan dan minuman yang diharamkan Allah karena hal itu akan menjadi penghalang terkabulnya do’a. Berdo’alah dengan kekhusyukan, kesungguhan, keikhlasan serta menyertakan hati secara penuh kepada Allah Swt. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita semua dan mengabulkan do’a-do’a kita. Amin.
Salam dahsyat dan luar biasa!
(www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivador – N.Faqih Syarif H )

Saturday, June 13, 2009

Sudahkah kita memiliki tujuan dalam hidup?


Sudahkah kita memiliki tujuan dalam hidup?

Ada dua orang pekerja, mereka itu bekerja di salah satu perusahaan kontraktor. Suatu hari, perusahaan mengirim mereka untuk memperbaiki kebocoran lantai atas sebuah bangunan. Tatkala keduanya sampai di depan lif untuk naik ke lantai, tertempel di situ pengumuman yang bertuliskan : “ Lift sedang rusak dan macet” Maka mereka kaget dan merekapun berhenti sebentar. Berpikir sejenak apa yang akan mereka lakukan. Selanjutnya mereka memutuskan untuk naik ke lantai atas melalui tangga darurat padahal apatemen itu berlantai 30. Mereka akan tetap naik dengan penuh semangat meskipun lantai yang dituju begitu tinggi. Setelah berusaha keras dengan keringat bercucuran dan istirahat yang cukup panjang akhirnya sampai juga di lantai teratas dari apartemen tersebut. Lalu apa yang terjadi?

Kemudian salah satu dari mereka melirik kepada temannya dan berkata, ”Aku memiliki dua kabar yang ingin kusampaikan padamu. Yang pertama adalah kabar menggembirakan. Yang kedua adalah kabar yang menyedihkan.”
”Sekarang Apa kabar yang menggembirakan,” pinta teman yang satunya.
”Adapun kabar gembiranya, sungguh akhirnya kita sampai juga di lantai teratas.” jawabnya. Kemudian temannya yang lain dengan penuh riang gembira berkata, ”Bagus, kita telah berhasil! Lalu apa kabar buruknya?” Dengan nada kesal dan marah, temannya berkata, ” kabar buruknya, ini bukanlah bangunan yang kita maksud!”

Sobat, apa makna kisah ini? Sungguh menyedihkan di dunia ini masih ada saja orang yang menjalani kehidupan seperti mereka berdua. Ia berjuang keras, bersusah payah, dan penuh keringat. Lalu pada akhirnya ia tidak mendapatkan sesuatu. Kenapa? Karena ia tidak merencanakan segalanya dengan baik sebelum melangkah. Ia tidak membuat rencana matang yang menjawab pertanyaan penting berikut ini:
Apa yang sebenarnya aku inginkan?
Dan bagaimana aku mewujudkan yang kuinginkan?

Kisah di atas menyadarkan kita akan pertanyaan yang menjadi bahasan tulisan ini. Sudahkah kita memiliki tujuan hidup ? Apakah kita tahu ke manakah kita sedang berjalan? Silahkan baca lagi tulisan saya ”Ayo buat proposal hidup anda”.
Sobat, mayoritas kita menjalani kehidupan dengan sia-sia. Tak memiliki tujuan, identitas, dan tidak pula kepentingan yang mereka bersemangat untuk mewujudkannya. Sungguh kasihan mereka memimpikan karunia, tetapi tidak memiliki motivasi, persepsi, atau rencana yang sistematis untuk mewujudkan mimpi tersebut.
Dengan melihat sekeliling kita, kita akan melihat tubuh-tubuh yang berjalan di dunia ini kebanyakan berjalan dan bergerak tanpa petunjuk. Mereka juga berjalan di dunia ini tanpa orientasi yang jelas dan tersusun dengan teliti.
Sobat, semoga kita benar-benar menyadari akan pentingnya tujuan hidup dan pentingnya kita membuat proposal hidup kita yang ditujukan semata-mata mencari ridho Allah Swt. Sehingga menjadikan hidup kita penuh makna dan berkah. Amin.
Sobat, berikut ini ada beberapa hal yang sangat membantu kita untuk menjadikan hidup kita lebih bersemangat dan bermakna :
• Bacalah kisah tokoh-tokoh yang hebat dan luar biasa yang menarik untuk anda jadikan inspirasi.
• Bayangkan anda menjadi orang yang sangat hebat itu. Bayangkan seakan-akan anda menjadi salah seorang tokoh yang luar biasa itu.
• Perbaiki citra buruk anda. Tanamkan dalam diri anda bahwa kita bisa melakukan banyak hal sebagaimana tokoh yang kita bayangkan.
• Visualisasikan peristiwa yang akan anda hadapi.
• Tanamkan keyakinan dalam diri anda bahwa Allah akan memudahkan dan menolong kita. Segalanya menjadi sangat mungkin bagi Allah Swt. Laa haula wala quwwata illa billah.
Sobat, mari kita jaga kekuatan spiritualitas kita dengan beribadah dan menjauhkan diri dari kemaksiatan.
Selamat berjuang dan berkarya bagi umat. Prestasi dan karya besar apa yang menjadikan Allah ridho dan kagum kepada kita? Pertanyaan ini yang terus-menerus kita tanyakan pada diri kita masing-masing. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita semua. Amin. Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com ).

Thursday, June 11, 2009

30 Cara Menulis Judul Yang Menghipnosis


Tiga Puluh Cara Menulis Judul Yang Menghipnosis

Sobat, berdasarkan riset Joe Vitale selama bertahun-tahun dalam cara menulis judul ditemukan kurang lebih 30 pola yang akan memudahkan anda menulis judul.
Setidaknya sobat, ada tiga jenis pembaca ; pembaca kata demi kata, pembaca cepat, dan pembaca lompat-lompat. Maka selain judul utama anda membutuhkan sub judul guna memuaskan kebutuhan mereka semua.

Tiga puluh cara pasti untuk menciptakan judul yang mengesankan dan menghipnosis diantaranya :
1. Mulailah dengan kata-kata pembuka ini. Akhirnya! Pengumuman! Baru ! kata pembuka lain yang bagus adalah perkenalkan atau telah tiba.
2. Kumpulkan pembaca Anda. Tukang Pipa! Ibu Rumah tangga! Kaki sakit! Para Guru! Para Profesioanal!
3. Janjikan Manfaat. Beli satu baju – Dapat satu baju lagi Gratis! Dapatkan Pekerjaan dalam 2 Hari dengan metode baru! Manfaatlah yang membuat orang mau membeli.
4. Jadikan layak sebagai berita. Terobosan Besar Keamanan Mobil. Tujuh ”Rahasia yang hilang” Ditemukan . Orang senang melahap berita. Singkapkan kelayakan produk atau jasa anda untuk diberitakan, sehingga anda mendapat perhatian. Ingatlah sobat, segala hal yang baru menarik perhatian, yang merupakan awal dari hipnosis.
5. Tawarkan sesuatu secara gratis. Gratis untuk Para Penulis! Buku Gratis Tentang Perbaikan Mobil! Laporan Gratis tentang Celah-celah Pajak! Tapi Ingat sobat, produk yang gratis anda harus sesuai dengan pembaca yang dibidik. Dan produk gratis anda harus betul-betul gratis tanpa jebakan dan persyaratan.
6. Ajukan pertanyaan yang menggoda. Apa Tujuh rahasia untuk sukses hidup dunia dan akherat! Pertanyaan adalah cara ampuh untuk melibatkan pembaca. Tapi, pertanyaan anda harus bersifat terbuka dan mengisyaratkan adanya manfaat. Jika pertanyaan anda membuat orang berfikir, pembaca akan tertarik mencari jawabannya ditulisan anda.
7. Awali dengan kesaksian. ”Buku yang menginspirasi, sederhana,logis, namun penuh kreativitas.” (N.Faqih Syarif H). Siapa pun yang pernah menggunakan produk atau jasa anda bisa memberikan kesaksian.

Bagaimana pola dan cara-cara menulis judul yang menghipnosis berikutnya? Nantikan tulisan kami berikutnya. Sekarang coba praktekkan! Salam dahsyat dan luar biasa!
(www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Tuesday, June 9, 2009

Workshop Spiritual Motivation


DI CARI - Orang Gugup, minder dan Pesimis dalam hidup!
SPIRITUAL MOTIVATION
Meraih Sukses dengan mentalitas kaya hati

Ingin lebih percaya diri mengarungi kehidupan ini?
Ingin lebih produktif dalam hidup ini?
Ingin memaksimalkan potensi diri Anda?
Ingin merencanakan dan berkarya dalam hidup ini?

SPIRITUAL MOTIVATION Plus membantu perubahan dan perbaikkan diri anda secara terus-menerus ke arah kemuliaan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.
SM Plus merubah yang biasa menjadi luar biasa.
Spiritual Motivation Plus membantu Anda merancang masa depan Anda sampai berhasil
Ikuti Workshop Spiritual Motivation
Fasilitator Utama:
N. Faqih Syarif H
(Spiritual Motivator-Master Trainer Quantum Spirit, Penulis buku-buku best motivation dan pengembangan diri. )

Tgl : 25 Juli 2009
Pukul : 09.00 s/d Selesai
Tempat : Ruang VIP Restoran Agis (Sebelah kiri masjid Nasional Al Akbar Surabaya)

Ribuan orang telah terinspirasi dan merasakan perubahan yang positif setelah mengikuti Workshop Spiritual Motivation.


Ayo daftarkan diri anda sekarang juga ! Peserta Terbatas!
Pendaftaran:
10 Juni s/d 20 Juni 2009 Rp. 100.000,-
21 Juni s/d 30 Juni 2009 Rp. 149.900,-
1 Juli s/d 25 Juli 2009 Rp. 199.000,-

Fasilitas : Snack, softdrink,blocknote,Bonus majalah FM dan Buku Untaian Spiritual Motivation, CD Motivasi senilai 250.000,- Konsultasi Spiritual motivation dan pengembangan diri Gratiss.Panduan Merancang Proposal Hidup 5 Tahun. Diskon 50% Mengikuti Program Mentor FM Plus Senilai 300.000,-

Kontak Person Winner EO:
031-85555017, 031-70963017,031-78226216 , 031-8552392

Wednesday, June 3, 2009

Neoliberalisme


Neoliberalisme
Oleh : Revrisond Baswir

Tiba-tiba saja mencuat menjadi wacana hangat di tengah-tengah masyarakat. Pemicunya adalah munculnya nama Boediono sebagai calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden yang akan datang. Menurut para penentang mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut, Boediono seorang ekonom yang menganut paham ekonomi neoliberal, sebab itu ia sangat berbahaya bagi masa depan perekonomian Indonesia.
Tulisan ini tidak bermaksud mengupas Boediono atau paham ekonomi yang dianutnya. Tujuan tulisan ini adalah untuk menguraikan pengertian, asal mula, dan perkembangan neoliberalisme secara singkat. Saya berharap, dengan memahami neoliberalisme secara benar, silang pendapat yang berkaitan dengan paham ekonomi ini dapat dihindarkan dari debat kusir. Sebaliknya, para ekonom yang jelas-jelas mengimani neoliberalisme, tidak secara mentah-mentah pula mengelak bahwa dirinya bukan seorang neoliberalis.
Sesuai dengan namanya, neoliberalisme adalah bentuk baru dari paham ekonomi pasar liberal. Sebagai salah satu varian dari kapitalisme yang terdiri dari merkantilisme, liberalisme, keynesianisme, neoliberalisme dan neokeynesianisme, neoliberalisme adalah sebuah upaya untuk mengoreksi kelemahan yang terdapat dalam liberalisme.
Sebagaimana diketahui, dalam paham ekonomi pasar liberal, pasar diyakini memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri. Karena pasar dapat mengurus dirinya sendiri, maka campur tangan negara dalam mengurus perekonomian tidak diperlukan sama sekali. Tetapi setelah perekonomian dunia terjerumus ke dalam depresi besar pada tahun 1930-an, kepercayaan terhadap paham ekonomi pasar liberal merosot secara drastis. Pasar ternyata tidak hanya tidak mampu mengurus dirinya sendiri, tetapi dapat menjadi sumber malapetaka bagi kemanusiaan. Depresi besar 1930-an tidak hanya ditandai oleh terjadinya kebangkrutan dan pengangguran massal, tetapi bermuara pada terjadinya Perang Dunia II.
Menyadari kelemahan ekonomi pasar liberal tersebut, pada September 1932, sejumlah ekonom Jerman yang dimotori oleh Rustow dan Eucken mengusulkan dilakukannya perbaikan terhadap paham ekonomi pasar, yaitu dengan memperkuat peranan negara sebagai pembuat peraturan. Dalam perkembangannya, gagasan Rostow dan Eucken diboyong ke Chicago dan dikembangkan lebih lanjut oleh Ropke dan Simon.
Sebagaimana dikemas dalam paket kebijakan ekonomi ordoliberalisme, inti kebijakan ekonomi pasar neoliberal adalah sebagai berikut: (1) tujuan utama ekonomi neoliberal adalah pengembangan kebebasan individu untuk bersaing secara bebas-sempurna di pasar; (2) kepemilikan pribadi terhadap faktor-faktor produksi diakui dan (3) pembentukan harga pasar bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari penertiban pasar yang dilakukan oleh negara melalui penerbitan undang-undang (Giersch, 1961). Tetapi dalam konferensi moneter dan keuangan internasional yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Bretton Woods, Amerika Serikat (AS) pada 1944, yang diselenggarakan untuk mencari solusi terhadap kerentanan perekonomian dunia, konsep yang ditawarkan oleh para ekonom neoliberal tersebut tersisih oleh konsep negara kesejahteraan yang digagas oleh John Maynard Keynes.
Sebagaimana diketahui, dalam konsep negara kesejahteraan atau keynesianisme, peranan negara dalam perekonomian tidak dibatasi hanya sebagai pembuat peraturan, tetapi diperluas sehingga meliputi pula kewenangan untuk melakukan intervensi fiskal dan moneter, khususnya untuk menggerakkan sektor riil, menciptakan lapangan kerja dan menjamin stabilitas moneter. Terkait dengan penciptaan lapangan kerja, Keynes bahkan dengan tegas mengatakan: “Selama masih ada pengangguran, selama itu pula campur tangan negara dalam perekonomian tetap dibenarkan.”
Namun kedigdayaan keynesianisme tidak bertahan lama. Pada awal 1970-an, menyusul terpilihnya Reagen sebagai presiden AS dan Tatcher sebagai Perdana Menteri Inggris, neoliberalisme secara mengejutkan menemukan momentum untuk diterapkan secara luas. Di Amerika hal itu ditandai dengan dilakukannya pengurangan subsidi kesehatan secara besar-besaran, sedang di Inggris ditandai dengan dilakukannya privatisasi BUMN secara massal.
Selanjutnya, terkait dengan negara-negara sedang berkembang, penerapan neoliberalisme menemukan momentumnya pada akhir 1980-an. Menyusul terjadinya krisis moneter secara luas di negara-negara Amerika Latin. Departemen Keuangan AS bekerja sama dengan Dana Moneter Internasional (IMF), merumuskan sebuah paket kebijakan ekonomi neoliberal yang dikenal sebagai paket kebijakan Konsensus Washington. Inti paket kebijakan Konsensus Washington yang menjadi menu dasar program penyesuaian struktural IMF tersebut adalah sebagai berikut: (1) pelaksanaan kebijakan anggaran ketat, termasuk kebijakan penghapusan subsidi; (2) liberalisasi sektor keuangan; (3) liberalisasi perdagangan; dan (4) pelaksanaan privatisasi BUMN.
Di Indonesia, pelaksanaan agenda-agenda ekonomi neoliberal secara masif berlangsung setelah perekonomian Indonesia dilanda krisis moneter pada 1997/1998 lalu. Secara terinci hal itu dapat disimak dalam berbagai nota kesepahaman yang ditandatatangani pemerintah bersama IMF. Setelah berakhirnya keterlibatan langsung IMF pada 2006 lalu, pelaksanaan agenda-agenda tersebut selanjutnya dikawal oleh Bank Dunia, ADB dan USAID.
Menyimak uraian tersebut, secara singkat dapat disimpulkan, sebagai bentuk baru liberalisme, neoliberalisme pada dasarnya tetap sangat memuliakan mekanisme pasar. Campur tangan negara, walau pun diakui diperlukan, harus dibatasi sebagai pembuat peraturan dan sebagai pengaman bekerjanya mekanisme pasar. Karena ilmu ekonomi yang diajarkan pada hampir semua fakultas ekonomi di Indonesia dibangun di atas kerangka kapitalisme, maka sesungguhnya sulit dielakkan bila 99,9 persen ekonom Indonesia memiliki kecenderungan untuk menjadi penganut neoliberalisme. Wallahua’lambishawab. (Penulis adalah Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM)-
( www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Empat Tahap Proses Marketing


Kapankah aktivitas marketing dimulai? Apakah proses marketing baru dimulai hanya setelah sebuah produk siap dipasarkan?
Mungkin kebanyakan dari kita akan menjawab benar demikian. Proses marketing baru dijalankan setelah ada produk yang siap dipasarkan. Namun, dalam mata rantai marketing yang utuh, proses marketing sebenarnya harus sudah bekerja jauh sebelum produk diluncurkan. Bagaimana bisa?
Karena marketing bukan sekedar soal memasarkan produk yang sudah siap dijual. Namun marketing ikut berperan dari awal dalam menghasilkan produk berdaya jual tinggi.

Proses marketing diawali dari melihat peluang pasar, melakukan riset pasar, memilih target pasar, menyusun strategi marketing, merencanakan program marketing, lalu menyusun, meng-ACTION-kan, dan memantau hasilnya.
Pandangan awam yang menganggap proses marketing sebatas menyusun strategi marketing sampai evaluasi bisa berakibat fatal. Bukan saja berakibat tak lancarnya penjualan produk, namun bisa mengakibatkan biaya marketing yang tinggi dan tak efektif.
Biar lebih jelas, mari kita bahas secara runtut empat tahap proses marketing berikut ini:

1.Melakukan Riset Pasar. Proses marketing dimulai dari riset pasar untuk melihat seberapa besar potensi pasar, mengukur tingkat kebutuhan pasar, peluang pasar, dan ragam segmen yang tersedia. Juga mengetahui tingkat persaingan di pasar tersebut.
Sebagai contoh, sebelum meluncurkan Rumusan Rahasia Blogging, saya lihat betapa pasar blogging begitu besar. Tingkat kebutuhannya sangat tinggi. Pemilik blog masih sangat terbatas. Dan setahu saya, belum ada produk lain yang secara menyeluruh membahas secara tuntas dari A sampai Z tentang blogging. Rahasia Blogging bukan sekedar membahas tentang bagaimana membuat blog dan menghasilkan uang dari blogging. Namun lebih dari itu membuat blog sukses spektakuler.

2.Mengembangkan Strategi Marketing. Dengan memperhitungkan keunggulan anda, anda siapkan strategi positioning dan brand produk anda.

3.Menetapkan Program Marketing. Dari strategi marketing tersebut, kemudian lebih rinci ke program marketing. Apa sajakah program marketing yang anda rencanakan? Misalkan ketika baru meluncurkan produk, anda bertumpu pada SEO, PPC, dan beriklan di situs web iklan seperti iklan jitu.
Pada tahap ini, anda perlu hitung total anggaran marketing, alokasi pengeluaran di tiap program marketing yang dijalankan.

4.Evaluasi dan Perbaikan. Pada tahap terakhir ini kita lihat bagaimana hasil dari program-program marketing tersebut. Sudah sesuaikah dengan target anda? Dan dari hasilnya anda bisa rumuskan kembali program marketing apa yang perlu diperbaiki, mana yang perlu diperkuat, mana yang perlu dikurangi atau mungkin perlu ditiadakan. Dan begitu seterusnya.
Intinya selalu ukur program marketing anda. Sebab marketing merupakan proses berkelanjutan yang terus mengiringi dan menentukan keberhasilan bisnis internet anda.

Bagaimana? Anda sudah siap merancang program marketing untuk bisnis internet anda dan meng- ACTION-kannya? Ikuti keempat tahap proses marketing menyeluruh diatas agar kegiatan marketing anda lebih terencana dan terarah.
Salam ACTION!
(www.mentorplus.multiply,com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Mulailah Menulis maka Sang Ilham akan datang sendiri!


Mulailah Menulis maka Sang Ilham akan datang sendiri !
Sobat, Apakah anda menunggu datangnya ilham sebelum menulis? Jack London menyarankan para penulis untuk mengejar dewi inspirasi sambil membawa tongkat pemukul, bukannya cuma duduk-duduk menunggunya mengetuk pintu pikiran anda. Menurut pengalaman, sobat.Mulailah menulis maka sang ilham akan datang sendiri. Entah bagaimana,putri kreativitas mengendus bau karya anda, menelusurinya, dan sampai di sisi anda. Tapi, inspirasi,kreativitas,atau ilham akan muncul hanya setelah kita melakukan langkah pertama. Setidaknya ada lima tips berikut yang akan membantu kita mengambil langkah pertama itu, dan untuk terus bergerak setelah anda memulai prosesnya.

1. Mulai saja. Ambil alat tulis anda dan bergeraklah!Tulis apa saja. Ya apa saja tulis apa pun yang ada dalam benak pikiran anda. Cepat atau lambat anda akan menemukan ilham sehingga bisa menulis dengan lancar. Tulisan asal akan berubah menjadi tulisan yang menginspirasi, menulis apa saja menghasilkan cerita yang mempesona . Coba saja lakukan anda akan mengalami dan membuktikannya. Selamat mencoba. Berani Mencoba! Ingat bisa karena biasa!

2. Jangan Mengedit! Tulis dahulu, edit kemudian. Tulis apa adanya. Tulis dengan berani. Katakan saja apa yang ingin anda katakan. Pejamkan mata anda atau matikan layar komputer anda dan teruslah menulis atau mengetik. Yang penting jangan mengedit dulu! Sang ilham menginginkan pikiran yang siap menerima, bukan seorang editor. Jika mengedit sambil menulis, anda takkan menulis.

3. Tulislah Surat. Kita menjadi canggung ketika menulis untuk umum. Menulislah apa pun sebagai surat pribadi. Tidak menjadi soal apa yang anda tulis, tulislah untuk satu orang dan anda pun akan menciptakan persahabtan yang tak ada taranya. Karena surat lebih hangat, pribadi dan terfokus. Mulailah dengan kata ”Kepada Mama tercinta”, tulis isinya, dan tutup dengan ”salam hangat dan cinta”, setelah itu tingal diedit dan selesailah artikel anda !

4. Gunakan kata pendorong. Ciptakan serangkaian kata pendorong yang bisa membantu anda ke kalimat berikutnya. Contoh kata pendorong; karena,dan, dan atau. Setiap kali anda meulis dan merasa kehabisan ide berikutnya, gunakan kata pendorong. Kata itu akan mendorong ke ide berikutnya. Cobalah! Sobat!

5. Relaks dan santailah sejenak. Letakkan alat tulis anda dan regangkan tubuh. Tutup mata tariklah napas dengan pola hitungan 1 ditarik hitungan 1,2,3,4 ditahan dan 1,2 dilepas jadi rumusnya 1-4-2. lakukan 3 sampai 10 kali.Saat keluarkan napas dengan suara AHHHHHHHHHHHHH. Gimana rasanya? Enak dan Plong gitu. Inspirasi senang datang ke penulis yang relaks, bukan yang tegang.

Jangan menulis. Biar tulisan yang menulis. Pikirkanlah!
Selamat menulis! Ingat Menulislah kalau tidak kita akan menjadi orang yang primitif atau bagian dari prasejarah.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa! ( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivador – N.Faqih Syarif H )

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co