Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Sunday, May 31, 2009

Stop Press! Di CARI - Orang gugup, minder dan Pesimis dalam hidup!


DI CARI - Orang Gugup, minder dan Pesimis dalam hidup!

Ingin lebih percaya diri bicara di depan Umum?
Ingin lebih produktif dalam hidup ini?
Ingin memaksimalkan potensi diri Anda?
Ingin merencanakan dan berkarya dalam hidup ini?
Ingin menjadi pembicara yang menggugah dan mengubah?
Ingin menjadi trainer yang kompeten?
Ingin menjadi penulis yang inspiratif?

Mentor FM Plus membantu perubahan dan perbaikkan diri anda secara terus-menerus ke arah kemuliaan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Mentor FM Plus merubah yang biasa menjadi luar biasa.
Mentor FM Plus membantu Anda merancang masa depan Anda sampai berhasil
Dibimbing langsung oleh Sang Spiritual Motivator, penulis buku-buku best motivation dan pengembangan diri Master of Trainer Quantum Spirit N. Faqih Syarif H

Ribuan orang telah terinspirasi ketika mengikuti training Spiritual Motivationnya.
Ribuan orang telah merasakan perubahan yang positif
Ratusan orang telah menjadi trainer dan guru yang inspiratif
Puluhan orang telah menjadi penulis pemula dan telah berhasil menerbitkan buku.

“ Dahsyat dan luar biasa Mentor FM Plus, menjadikan saya lebih bersemangat, berprestasi dan berkarya, Novel pertama saya september ini akan terbit, Thanks Bangets Mr. N. Faqih Syarif H atas bimbingannya.” ( Radinal Mukhtar, Peraih Beasiswa Depag IAIN Sunan Ampel Surabaya)

“Salam Dahsyat dan Luar Biasa Mr Faqih Syarif. Tiga bulan ini komitmen yang saya tulis dalam program aksi 90 Hari Mentor FM Plus telah tercapai, Tugas Akhir kuliah saya kelar dapat nilai A dan saya diangkat menjadi Staff Pusat data komputer pusat di Universitas Trunojoyo. Buku Pertama saya akan terbit bulan september tahun ini.”
( Henny, Mhs semeter Akhir Teknik Informatika Unijoyo, Bangkalan Madura )

”Siip deh, Sangat inspiratif dan Dahsyat, Saya sekarang menjadi Trainer remaja dan pengisi tetap di salah satu Radio FM di Surabaya. Jazakallah Ustad.” ( Hari Toha, alumni dan Staff Pengajar Unesa, sekarang Mahasiswa Pasca Sarjana jurusan Fisika UGM )

Bergabunglah sekarang juga di Mentor FM Plus ! Peserta terbatas hanya 10 Orang tiap kelompok Mentor. Kirim data lengkap di email mumtaz.oke@gmail.com atau silahkan kontak 031.8552392

Bagi Anda 50 Orang pendaftar pertama di Program Mentor FM Plus di bulan ini akan mendapatkan secara GRATISSSSSS buku Terbaru Mr.N.Faqih Syarif H dengan judul Untaian Spiritual Motivation, materi motivasi ppt dan ebook-ebook motivasi dan pengembangan diri. Serta Diskon 50% Biaya Program Mentor FM Plus. Gratiss Konsultasi seumur hidup.
Biaya Pendaftaran dan Infaq hanya 1.667 rupiah/ hari
Segeralah Bergabung di Mentor FM Plus . Pendaftaran terakhir tgl 10 Juni 2009. Salam Dahsyat dan Luar Biasa! ( www.mentorplus.multiply.com dan www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Thursday, May 28, 2009

Lakukan Perbaikkan diri terus-menerus!


Lakukan Perbaikkan diri terus-menerus!

Sobat, dunia sedang berkembang begitu pesatnya, sehingga orang yang berkata ”itu tidak bisa dikerjakan,” biasanya akan dikejutkan oleh orang lain yang sedang mengerjakannya. Orang yang sering mengeluh, ”ah, aku ini begini-begini saja. Rasanya aku ketinggalan jauh dari teman-teman! Aku sungguh tak bahagia dengan apa yang kumiliki dan keadaan yang kualami sekarang!” hari demi hari, bulan demi bulan, bahkan tahunpun berganti tanpa dia sadari dia telah fokus terhadap yang apa ia keluhkan sehingga akhirnya itupun menjadi kenyataan dan diapun melupakan perbaikkan diri terus-menerus.

Sobat, ada tiga tipe manusia :
1. Manusia yang tidak tahu: Manusia tipe ini masih bisa tercerahkan asal dia mau berbenah diri pada saat dia diberi tahu atau ada usaha untuk menjadi lebih baik manakala dia terinspirasi melalui hal-hal yang didengar dan dibacanya. Pada saatnya dia akan tahu, dan mampu meraih impiannya.
2. Manusia yang tidak mahu : Type ini adalah jenis manusia yang masih ada harapan untuk bangkit dari keterpurukannya dan berbenah diri. Yang dia butuhkan hanyalah pencerahan yang benar-benar menjadi api yang menyulut semangatnya untuk mengambil tindakan, sehingga dia tumbuh menjadi berkah baik bagi dirinya maupun orang lain.
3. Manusia yang tidak mahu tahu : Ini type manusia yang sulit ditembus. Apa pun yang kita katakan, apa pun yang kita lakukan untuk menginspirasi dia, tak akan pernah digubrisnya. Seakan ada tembok tebal yang menutup dirinya terhadap setiap ide atau gagasan baru yang kreatif dan inovatif.

Sobat, kita mau menjadi manusia tipe yang mana, itu adalah pilihan kita dan bukan takdir kita! Milikilah sikap seorang pemula (a beginner) yang tetap menjadi orang yang terbuka terhadap segala hal-hal yang baik dan positif. Selalu bersemangat untuk terus berbenah dan menambah pengetahuan. Setiap hari baginya adalah kesempatan untuk menyempurnakan diri. Terus-menerus menjadi baik dari hari ke hari. Bukankah Rasulullah pernah bersabda, ”Orang yang hari ini sama dengan hari kemarin adalah termasuk orang yang merugi, sedangkan orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin termasuk kategori orang yang celaka, adapun orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin itulah orang yang beruntung.” Termasuk yang mana diri kita? Orang yang beruntungkah atau orang yang buntungkah dalam hidup ini? Mari kita tanyakan pada diri kita masing-masing. Maka sobat, tidak ada cara lain, bila kita ingin menjadi lebih baik dari hari kemarin, selain take action! Bertindak! Dan bertindak! Melakukan perbaikkan diri terus-menerus.

Sobat, orang yang menghadapi dunia dengan kebesaran jiwa dan pandangan luas tidak akan takluk oleh keadaan yang melingkupinya, dan tidak akan dikendalikan oleh tuntutan kondisi betapapun buruknya. Dialah yang memanfaatkan kondisi dan menghadapinya secara tepat dengan kelebihan yang dimilikinya.Dia akan bergerak dan bergerak, melangkah penuh perhitungan menghadapi berbagai persoalan rumit.

Sobat, Ingatlah setiap penundaan yang kita lakukan dalam memperbarui hidup dan memperbaiki pekerjaan, tidak lain hanyalah memperpanjang masa suram yang semestinya telah kita lalui. Penundaan itu hanya akan membiarkan diri kita tetap jadi pecundang. Bahkan, tak jarang hal itu merupakan jalan menuju keterpurukan yang lebih parah dan kehancuran.

Sobat, sebagai penutup dari tulisan singkat ini, Mari kita perbarui hidup, dan kembali menata diri dengan cita-cita, taufiq, dan kesadaran yang tinggi. Dan ingatlah, sesungguhnya jauh dari Allah tidak akan menghasilkan apa-apa selain keresahan jiwa. Anugerah kecerdasan,kekuatan,kecantikan, dan pengetahuan, semuanya berubah menjadi siksaan dan musibah manakala terlepas dari petunjuk Allah Swt. Dan terhalang dari berkah-Nya. Untuk itulah, Allah Swt memberi peringatan kepada manusia. Allah Berfirman :

"Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. dan janganlah kamu Mengadakan Tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu." (TQS. Adz-Dzaariyaat : 50-51)

Eseensi taubat adalah agar manusia memperbarui hidupnya dan menata ulang kehidupannya, mengawali hubungan yang lebih erat dengan Tuhannya, berbuat amal yang lebih sempurna dan berjanji akan senantiasa berdoa ; ”Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakanku, Aku adalah hamba-Mu. Aku akan selalu dalam kesetiaan kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku memohon karunia-Mu kepadaku, dan aku mohon ampunilah aku. Karena tak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.” Amin.(http://www.mentorplus.multiply.com/ atau http://www.fikrulmustanir.blogspot.com/ , Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H )

Monday, May 25, 2009

Menulislah! Jangan Mau menjadi manusia Primitif!


Sobat, menulislah apa saja yang penting bermanfaat, Jangan takut salah.Jangan diedit dulu. teruslah menulis sesuatu yang menarik dan apa saja yang bisa ditulis.Kata Mas Dodi Mawardi dalam bukunya Cara mudah menulis buku, Ayolah menulis! abadikan dalam bentuk apapun yang bisa dibaca oleh generasi mendatang agar kita tidak termasuk dalam kategori manusia prasejarah atau manusia primitif.

Sobat, kita bisa menulis dengan lancar kalau sudah menguasai bahan. Bagaimana cara menulis cepat itu?

1.Kuasai bahan dan gali ide-ide kreatif anda. Darimana itu? MUlailah dari diri-sendiri: kelebihan dan kekurangan diri, ilmu pengetahuan, pengalaman pribadi,hobi atau minat atau bisa juga dari orang lain, banyak baca gunakan cara dengan buka mata dan telinga anda lewat media massa, rajin-rajinlah berselancar di dunia maya Insya Allah banyak ide yang muncul dan bisa dikembangkan.

2.Siapkan alat tulis dan kertas atau komputer/laptop segera tulis setiap ide atau gagasan yang muncul jangan diedit dulu sampai semuanya telah tertulis seperti derasnya aliran air.

3.Tentukan durasi waktunya, teruslah menulis selama 30 menit setiap hari.
4.Singkirkan dulu berbagai gangguan apakah itu suara bising, tv, radio, anak-anak.

5. Kalau sudah, sekarang mulailah menulis!!!! kalo tidak anda akan menjadi manusia primitif atau manusia prasejarah. setelah menulis secara cepat ini, barulah kemudian anda lihat kembali hasil tulisan anda tersebut. Perbaikilah sekedarnya. Mas Dodi mawardi memberikan resep menulis dengan Rumus menulis.

MS= Menulis Saja

MSS= Menulis Sedikit-Sedikit

MS3= Menulis Sering Setiap Saat

MS4= Menulis Sejam Setiap hari Selama Sebulan.

Ayo Mulai saja. lupakan teori, lupakan semuanya! Sekarang take Action ! Menulis dan menulis. Jangan mau menjadi manusia prasejarah dan primitif! Teori-teori dan teknik menulis dan lain sebaginya akan sangat bermanfaat, ketika kita membaca kembali hasil tulisan yang sudah selesai dan barulah kita mengeditnya.Salam Dahsyat dan Luar biasa! (www.mentorplus.multiply.com , www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator - N.Faqih Syarif H)

Saturday, May 23, 2009

Program Mentor Fikrul Mustanir Plus

Program Mentor Fikrul Mustanir Plus.
Sebuah Program mentor yang di asuh langsung oleh Spiritual Motivator Mr. N.Faqih Syarif H seorang Trainer, motivator dan penulis buku-buku motivasi dan pengembangan diri guna menebar Epos dan meraih kemuliaan umat.
1. Mencetak Seorang Pembicara yang Menggugah dan Mengubah
2. Mencetak Seorang Trainer yang kompeten
3. Mencetak Seorang Penulis yang Inspiratif

Selamat Bergabung!!

Pendaftaran : Bisa Via email dengan mengirimkan data CV Anda ke mumtaz.oke@gmail.com atau Telp. 031.8552392 atau 081330447814

Dapatkan juga Rekaman Audio Mr. Faqih Syarif di Radio Delta FM Surabaya ,ebook dan materi ppt terkait motivasi dan pengembangan diri secara Gratissss. Tinggal download aja di kolom link pada blog www.mentorplus.multiply.com.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !!!

Siapa saja yang menginginkan perubahan dan perbaikan terus menerus menuju ke arah kemuliaan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Bagaimana agar hidup bisa lebih produktif?
Bagaimana membangun percaya diri?
Bagaimana memaksimalkan potensi diri?
Bagaimana menghadapi dan menikmati musibah?
Bagaimana merencanakan dan berkarya dalam hidup?

Segera bergabung di Program Mentor FM Plus Kirim data lengkap di email kami.
Bagi Anda 50 Orang pendaftar pertama di Program Mentor FM Plus di bulan ini akan mendapatkan secara Gratis buku Terbaru Mr.N.Faqih Syarif H dengan judul Untaian Spiritual Motivation Serta Diskon 50% Biaya Program Mentor FM Plus.
Biaya Pendaftaran 50 Ribu
Infaq tiap bulan 50 ribu
Jangan lupa ! Kirimkan Data lengkap anda sertakan alamat email anda, Kirim ke mumtaz.oke@gmail.com

Salam Dahsyat dan Luar Biasa!!!


Spiritual Motivator.

Monday, May 18, 2009

Strategi Khilafah dalam Industrialisasi


Khilafah dan Strategi Industrialisasi Dunia Islam
Dunia Islam sekarang tertinggal jauh dari negara-negara industri di dunia. Sementara Barat telah melewati fase industrialisasi 150 tahun yang lalu, Dunia Islam tetap terde-industrialisasi secara besar-besaran, dan banyak kasus tersebut dipercaya terjadi di negara berkembang.
Industrialisasi bisa diartikan sebagai keadaan dimana sebuah perekonomian dilengkapi dengan mesin/pabrik, yang kemudian hal tersebut menjadi stimulus bagi sektor-sektor lain perekonomian. Contohnya adalah Kerajaan Inggris, yang memusatkan manufaktur pada perekonomiannya, industri perkapalan, amunisi dan pertambangan yang mendorong Inggris menjadi sebuah kekuatan global yang mempunyai kemampuan mobilisasi perang dan penjajahan yang cepat. Di saat perdamaian, industri-industri tersebut dipakai untuk kepentingan masyarakat.
Hal ini adalah alasan fundamental bagi setiap bangsa yang menginginkan industrialisasi. Mempunyai dasar industri membuat sebuah bangsa bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dan mandiri dari bangsa lainnya. Tanpa industrialisasi suatu bangsa akan tergantung secara politik dan ekonomi pada negara lain dalam kebutuhan-kebutuhan vital seperti pertahanan, industri dan produktivitas perekonomian. Contoh terakhir menggambarkan dengan tepat negara-negara dari Dunia Islam saat ini.
Mengapa Dunia Islam Gagal Berindutrialisasi?
Bagi seorang pengamat yang netral, adalah mengejutkan jika Dunia Islam, yang mempunyai berbagai hasil tambang dan sumberdaya yang melimpah, sangatlah miskin dan gagal berindustrialisasi. Sebagai contoh, Irak saja mempunyai 10% cadangan minyak dunia. Juga sebuah fakta yang tidak aneh bahwa Kuwait juga memiliki 10% cadangan minyak dunia. Dengan mempelajari semua kejadian pada semua negara tersebut, yang membentuk Dunia Islam seperti Afrika Utara, Timur Tengah, Asia Selatan, Indonesia dan Malaysia, sangatlah jelas terlihat sederet kesalahan dan contoh kesalahan manajemen perekonomian yang luas.
Miskinnya visi politik dan arah yang jelas di wilayah Muslim dan kekukuhan pemimpin Muslim yang lebih memilih kebijakan mengejar target jangka pendek yang pragmatis, adalah masalah historis sejak hancurnya Negara Khilafah pada tahun 1924. Turki tidak pernah bisa lagi mencapai titik potensialnya karena kebijakan-kebijakan yang tidak jelas dan berlatar politis yang dibebankan oleh IMF dan Bank Dunia. Pakistan berada di bawah perintah Bank Dunia untuk tetap berkonsentrasi pada ekspor tekstil dan memastikan dasar manufakturnya tidak pernah berkembang.
Negara-negara Arab tidak pernah mengembangkan industri manufaktur, meskipun dalam sektor perminyakan, dikarenakan keinginan perusahaan-perusahaan minyak Barat yang ingin mengontrol penyulingan minyak mentah dan melalui kemampuannya mengontrol produksi minyak dan negara-negara penghasil minyak. Pada tahun 2006 Timur Tengah memproduksi 31,2% minyak mentah dunia. Hanya 3,2% yang diolah di kawasan tersebut. Indonesia selama tahun 1980-an dan 1990-an meliberalisasikan perekonomiannya dan membuka semuanya bagi investasi asing, yang menimbulkan Krisis Asia pada tahun 1997, yang sampai sekarang masih belum pulih. Saat ini mereka terlilit utang lebih dari 140 miliar dolar.
Dunia Islam menerapkan sejumlah kebijakan yang memastikan perekonomian mereka tidak bisa menyediakan kebutuhan masyarakat. Hasilnya adalah: orang-orang harus memberikan waktu dan usahanya dalam pekerjaan untuk menopang diri mereka sendiri daripada berkontribusi pada pekerjaan yang bertujuan agar negaranya menjadi sebuah kekuatan penting di dunia. Oleh karena itu, untuk mengindistrialisasikan Dunia Islam, kaum Muslim harus diyakinkan akan pentingnya hal tersebut, dan mengapa harus berkorban untuk visi seperti itu.
Contohnya adalah apa yang didapatkan oleh Amerika Serikat ketika mereka menelantarkan perekonomian konsumen dan menjalankan industrialisasi sebelum Perang Dunia II. Pemerintah Amerika mulai memperluas sistem pertahanan nasionalnya, menghabiskan uang yang sangat banyak untuk memproduksi kapal, pesawat udara, persenjataan, dan alat peperangan lainnya. Hal ini menstimulus pertumbuhan industri dan penurunan pengangguran yang cepat. Setelah Amerika masuk kancah peperangan pada Desember tahun 1941, semua sektor perekonomian dimobilisasi untuk mendukung kinerja perang. Industri meluas dengan cepat, dan pengangguran digantikan dengan kekurangan karyawan.
Negara tersebut bergerak sendiri dengan cepat untuk mobilisasi penduduk dan semua kapasitas industrinya. Selama akhir 1930-an, industri yang terkait perang menerima target produksi yang mengejutkan, yakni 300.000 pesawat terbang, 5.000 kapal kargo, 60.000 pesawat pendarat, dan 86.000 tank. Para pekerja wanita memainkan peran lebih besar dalam industri daripada sebelumnya. Para pengusaha mengabaikan efek depresi yang besar dan mulai mengambil keuntungan atas perjanjian pemerintah yang melimpah. Pekerjaan mulai bermunculan dimana-mana dan orang-orang mulai bekerja dalam upaya peperangan.
Masyarakat menerima perbandingan dan kontrol harga untuk pertama kalinya sebagai cerminan dukungan atas usaha peperangan. Permintaan yang sangat besar adalah untuk suplai perang yang mendesak, tanpa memikirkan biaya. Semua perusahaan memperkerjakan setiap orang yang terlihat, bahkan suara truk di jalanan meminta orang-orang untuk melamar pekerjaan. Para pekerja baru dibutuhkan untuk menggantikan 11 juta orang usia kerja di ketentaraan. Semua aktivitas negara tersebut, seperti pertanian, manufaktur, pertambangan, perdagangan, investasi, komunikasi, dan bahkan pendidikan dan pembuatan budaya dalam suatu cara bergerak menuju industrialisasi dengan tujuan mempersiapkan upaya peperangan.
Bersamaan dengan hal tersebut Amerika menerapkan pemikiran para ahli dan sarjana terbaiknya. Pemerintah Amerika mengidentifikasi adanya kemungkinan untuk membangun sebuah senjata nuklir yang bisa menjadi alat yang berguna dan mempunyai kemampuan menghancurkan yang luar biasa. Maka lahirlah proyek Manhattan. Proyek ini merupakan hasil dari perlombaan untuk menjadi negara pertama yang mempunyai bom atom, bersama dengan keuntungan kekuasaan strategis yang akan diterima.
Kegagalan Dunia Islam memperlihatkan kesalahan manajemen sumberdayanya saat ini. Masalah inti dari kesengsaraan perekonomian saat ini mengerucut pada beberapa faktor utama; sudut pandang yang tidak ideologis dari para pemimpinnya, dan berdampak pada rendahnya visi politik bagi wilayah-wilayah tersebut. Dua faktor ini berarti bahwa meskipun dengan sumberdaya yang melimpah, negara-negara tersebut akan tetap tunduk secara ekonomi dan politik kepada Barat, karena mereka tidak mempunyai dasar yang kuat untuk membangun perekonomian mereka sendiri. Hal ini membuat perekonomian terpecah sehingga gagal untuk maju dalam satu tujuan.
Kebijakan Negara Khilafah untuk melakukan industrialisasi harus berpusat pada hal-hal sebagai berikut:
Membangun perekonomian yang berorientasi pada pertahanan
Kebanyakan perekonomian diketahui mempunyai penekanan pada pencapaian satu sektor tertentu dari perekonomian – biasanya menggunakan sektor ini sebagai stimulus bagi bagian lain perekonomian. Kebanyakan diambil dari perubahan perekonomian Inggris yang berbasis manufaktur menjadi berbasis pelayanan pada akhir tahun 1980-an. Saat ini kebanyakan aktivitas perekonomian didorong untuk menyediakan layanan, dan hal tersebut yang mendorong aktivitas ekonomi pada sektor lainnya. Tetapi sebaliknya, Negara Khilafah harus menitikberatkan pada industri pertahanan sebagai stimulus dan kekuatan di balik perekonomian. Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan kekayaan tetapi juga industri ini sangat penting sebagai suatu upaya pencegahan dari negara-negara lain yang mempunyai rencana terhadap wilayah-wilayah Islam.
Membangun perekonomian yang berbasis pada pertahanan melibatkan pembangunan industri berat, berupa industri besi dan baja, batubara dan lainnya, seperti halnya industri persenjataan dan seterusnya. Ciri-ciri utama kebijakan tersebut adalah sebagai berikut:
Untuk mengindustrialisasikan sebuah forum yang khususnya dipersiapkan untuk menyatukan dukungan dan pembentukan kerjasama para pengusaha. Tujuan utama inisiatif ini adalah menyediakan bantuan, baik itu secara ekonomi maupun politis bagi industri-industri besar untuk mengembangkan perusahaan dan bisnis tertentu yang bergerak dalam bidang industri berat dan kebutuhan akan perekonomian yang berbasis pada pertahanan. Bantuan bisa berupa pinjaman lahan yang bebas biaya, dengan harapan produksi masal besi dan baja atau bahan kimia bisa mendatangkan para pengusaha dan pebisnis. Bantuan lainnya juga bisa berupa bantuan keuangan dari pemerintah bagi mereka yang ingin menciptakan perusahaan tertentu di area-area dimana negara harus mengembangkan atau mensuplai bahan-bahan pengembangan kimia dan peleburan logam.
Ini adalah kebijakan yang juga dipakai Jepang setelah pendudukan Amerika Serikat tahun 1952, dengan pertolongan dan persetujuan diam-diam Amerika Serikat. Jepang membawa para pengusaha dan pebisnis terbaiknya untuk menghindari ancaman komunisme, yang ketika itu telah mencapai Korea Utara. Akibatnya para pemimpin Jepang mencabut larangan kepemilikan bersama dan memperkenankan pembentukan kelompok konglomerat yang kemudian terus mendominasi perekonomian Jepang. Kelompok-kelompok ini, dikenal sebagai kairetsu, seringkali dikaitkan sebagai keturunan dari zaibatsu di masa sebelum perang, seperti dalam kasus tiga dari ‘The Big Six’ – Mitsui, Mitsubishi dan Sumitomo. Para pelaku kunci industri bekerja bagi kepentingan negara karena mereka bisa melihat jumlah kekayaan yang besar yang bisa didapatkan. Militer Amerika mulai membeli persediaan dari Jepang, menciptakan permintaan yang besar atas barang-barang Jepang.
Proses industrialisasinya sendiri mempercepat pertumbuhan, banyak pekerja yang pindah dari pertanian yang hasilnya sedikit dan produksi tekstil ke dalam industri modern. Oleh karena itu, dalam kaitannya dengan pengusaha produksi barang-barang dengan permintaan dan nilai yang tinggi seperti mesin, lambat laun menggantikan barang-barang dengan permuntaan rendah, seperti tekstil. Pada tahun 1970 banyak hasil industri Jepang merupakan produk-produk yang tidak pernah ada pada pasaran Jepang 20 tahun sebelumnya, seperti televisi berwarna, petrokimia, dan pendingin udara (AC).
Hal tersebut adalah tipe-tipe kebijakan yang Dunia Islam harus kejar, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari pihak swasta dan juga menyatukan para tokoh kunci pimpinan industri dalam sebuah Negara Khilafah. Dunia Islam bukanlah semacam kumpulan para pelaku industri atau pengusaha lainnya. Juga, ketika realisasi dividen yang potensial dari kebijakan seperti itu menjadi dikenal sebagai kekayaan, maka mereka akan menjadi bagian dari kebangkitan perekonomian karena mereka bisa menghasilkan pendapatan yang tidak pernah terdengar dari Dunia Islam dalam waktu yang cukup lama. Hal ini sesuai dengan perhatian pada kesejahteraan masyarakat untuk bisa membangun investasi swasta.
Visi Politik
Alasan mengapa Dunia Islam saat ini mengalami de-industrialisasi adalah lemahnya visi politik. Para pemimpin umat Muslim telah meletakkan negaranya sebagai pasar bagi perusahaan multinasional Barat. Konsep perdagangan bebas dan pasar bebas selalu menjadi alasan bagi dunia berkembang untuk menghambat industrialisasi di negara lain, dan mengubah mereka menjadi tempat industri untuk konsumsi Barat. Ketika tujuan politik telah timbul maka ada perkembangan yang muncul di Dunia Islam; Mesir mengembangkan program nuklir pada tahun 1950-an, tetapi mereka menghentikan program tersebut setelah kekalahan pada 1967 dari Israel. Pakistan meneruskan dan mengembangkan sebuah program nuklir yang berhasil.
Untuk Negara Khilafah yang baru muncul, salah satu kebijakan kunci adalah mempersatukan masyarakat dalam satu visi politiknya. Jika hal tersebut tercapai maka masyarakat pasti akan bekerja untuk mencapai target tersebut, kemudian hal itu akan diperkenalkan di kawasan Muslim lainnya, dan ketika mereka bisa memahami arahnya mereka akan berpaling dan menjalankan visi tersebut. Salah satu masalah terbesar di wilayah Muslim adalah kurangnya setiap kebijakan yang bisa mengangkat derajat bangsanya sendiri. Khilafah harus menemukan orang yang paling ahli dan membuat mereka melaksanakan visi tersebut dan memberikan rasa percaya diri pada masyarakat.
Hal tersebut membutuhkan pengembangan kemampuan militer untuk membela diri dan menghentikan semua serbuan dan penyerang yang potensial. Pemikiran ini pasti akan membawa kita pada perkembangan teknologi yang tidak ada dalam Dunia Islam, dengan tujuan membawa militer pada tingkatan yang sama dengan standar global moderen. Untuk mencapainya suatu negara harus berindustrialisasi. Untuk berindustrialisasi Anda harus memiliki keahlian teknis dan bahan mentah, dimana sebuah strategi perlu dikembangkan.
Contoh hal tersebut adalah seperti yang terjadi pada Uni Soviet. Para pengikut komunis menghabiskan lima tahun perencanaan yang dimulai pada tahun 1928, yang bertujuan untuk membangun sebuah basis perindustrian berat tanpa menunggu bertahun-tahun untuk mengumpulkan keuangan melalui ekspansi industri konsumen dan tanpa bergantung pada keuangan dari luar. Rencana Lima Tahun (The Five-Year Plan) adalah sebuah daftar target perekonomian yang telah direncanakan untuk memperkuat perekonomian Uni Soviet antara tahun 1928 sampai 1932, membuat negara tersebut bisa mencukupi kebutuhan militer dan industrinya sendiri. Perencanaan lima tahun tersebut dimaksudkan untuk memanfaatkan semua aktifitas ekonomi dalam pembangunan industri berat yang sistematis, sehingga mengubah Uni Soviet dari negara agraris yang sederhana menjadi sebuah kekuatan yang mapan secara industri dan militer. Dalam menjalankan rencananya, rezim Stalin membagi sumberdaya ke dalam produksi batubara, besi, baja, perlengkapan jalan kereta api, peralatan mesin. Semua kota-kota baru, seperti Magnitogorsk di pegunungan Ural, dibangun dengan partisipasi antusiasme para pekerja dan intelektual muda. Rencana ambisius ini menggambarkan sebuah aroma tugas dan membantu mobilitas dukungan untuk rezim tersebut.
Semua hal di atas memperlihatkan pembahasan sebelumnya tentang sumber daya dan bagaimana hal tersebut diubah menjadi produk-produk yang berguna, maka dibutuhkan tujuan politik yang nantinya akan memberikan arah.
Pengolahan Barang Tambang
Negara Khilafah harus mempunyai kontrol atas barang tambang mereka sendiri beserta industri yang menyuling dan mengolahnya, untuk menghilangkan ketergantungan pada negara lain. Hal ini akan menjadi target kunci bagi industri sebagai bahan baku yang sangat penting bagi berlangsungnya industri-industri lain.
Pakistan mempunyai sumberdaya alam yang sangat banyak, termasuk minyak, gas, emas, kromite, bijih besi, batubara, bauksit, tembaga, timah, belerang, batu kapur, marmer, pasir, batuan asin dan tanah liat untuk keramik, dan hanya sedikit yang bisa disebutkan. Seiring pertumbuhan negara tersebut, dengan mengintegrasikan wilayah Muslim lainnya maka akan bisa didapat sumberdaya seperti itu dan juga lainnya. Sangatlah mungkin untuk mengembangkan berbagai industri internal yang bisa mengolah dan memproses sumberdaya ini sehingga tidak tergantung pada keahlian asing.
Kebanyakan sumberdaya tersebut saat ini diproses oleh perusahaan-perusahaan asing, khususnya dari Amerika Serikat. Perusahaan-perusahaan tersebut memberikan bagi hasil dari sumberdaya yang mereka olah, contohnya minyak dan gas, dan tidak ada upaya yang dibuat untuk mentransfer keahlian dan tehnologi sehingga Pakistan bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dalam proses ini. Perusahaan minyak milik negara telah sah dijual melalui topeng privatisasi.
Untuk bisa mandiri dalam mengolah barang tambang, sejumlah proses harus ditentukan. Semua sumberdaya, yang tidak dimiliki oleh Negara Khilafah di wilayahnya, harus diimpor dari negara-negara yang tidak mempunyai rencana (bermusuhan atau menyerang) terhadap wilayah Islam. Kebijakan tersebut saat ini diterapkan oleh China. Kebutuhan China akan minyak berakibat pada banyaknya bantuan, pinjaman (banyak tidak tertulis) dan hibah yang diberikan China kepada negara-negara Afrika dengan tujuan mendapatkan minyak. Hal tersebut telah dilakukan dengan membangun kilang minyak termasuk fasilitas sekitarnya, seperti jalan raya, sekolah, rumah sakit, dan kantor-kantor tanpa ikut campur dalam pemerintahan yang sedang berjalan, terbalik dengan campur tangan negara Barat. Kebijakan yang sama harus dilakukan oleh Negara Khilafah jika diperlukan, tetapi kebanyakan wilayah Muslim mempunyai kelebihan dengan anugerah sumber barang tambang yang melimpah, dan hanya beberapa barang tambang tertentu saja yang harus diimpor.
Negara juga harus mengembangkan sebuah kebijakan bagi perusahaan-perusahaan Barat, yang berada di Dunia Islam. Apa saja yang harus dipahami sebagai penghormatan bagi mereka bahwa letak permasalahan adalah kehadiran mereka di Dunia Islam. Kehadirannya saat ini telah menjadi masalah ketika mereka diberikan kebebasan penuh untuk mengelola sumberdaya, dan pada beberapa kasus diberikan bagian dalam bentuk sumberdaya sebagai bentuk pembayaran. Banyak pemimpin Muslim dan kroninya mendapatkan keuntungan finansial pribadi yang menjadi penghalang bagi pendapatan negara atas sumberdaya tersebut.
Masalah terbesar adalah adanya fakta bahwa perusahaan-perusahaan tersebut tidak mentransfer keahlian dan teknologi kepada negara tempat mereka bekerja. Perusahaan seperti itu harus dipaksa menandatangani kesepakatan untuk mentransfer keahlian mereka kepada Negara Khilafah. Perdagangan adalah satu alat yang kuat dalam hubungan keamanan. Tidak ada dua negara yang mempunyai jalinan perdagangan yang sehat bisa berperang satu sama lain. Buktinya adalah hubungan antara Amerika Serikat dan China, meskipun kedua negara menganggap masing-masing sebagai saingan, mereka tidak bisa berperang, karena pada saat ini mereka saling membutuhkan.
Dalam hal transfer teknologi kasus yang baru-baru ini terjadi pada pembuatan kapal selam di Pakistan adalah suatu contoh yang bagus. Pakistan dan Perancis telah menandatangani sebuah perjanjian untuk membangun tiga buah kapal selam. Satu di antaranya akan dibuat di Perancis, sementara dua lainnya akan dibuat di Pakistan. Dua kapal selam yang dibuat di Pakistan akan dibuat dengan bantuan para insinyur Perancis, sehingga transfer teknologi bisa terjadi. Hal tersebut jelas memperlihatkan bahwa dengan adanya kemampuan politik maka industrialisasi bisa terjadi.
Negara Khilafah akan perlu menemukan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, dan mendapatkannya dari negara yang bersahabat. Pakistan saat ini mempunyai infrastruktur industri berat dan ringan. Contohnya, mesin-mesin untuk perusahaan gula dan semen, ketel uap, masin rol jalan, mesin panen, mesin pintal dan lain-lain. Heavy Mechanical Complex mempunyai fasilitas untuk memproduksi tuangan baja dan besi ringan, sedang, dan berat. Industri-industri tersebut dan lainnya bisa dipakai untuk mengembangkan industri penyuplai bagi peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk industri bahan mentah.
Negara Khilafah harus membiayai industrialisasi dengan tiga cara
Investasi Langsung: hal ini masuk akal dimana penerimaan keuntungan akan susah jika diberikan pada industri seperti perkapalan, penelitian ruang angkasa atau pengoperasian sistem rel kereta api. Oleh karena itu, Negara Khilafah harus mengatur hal tersebut atau mensubsidi operasi mereka.
Berkolaborasi dengan industri – hal ini pastilah terjadi jika terdapat nilai komersial yang potensial pada proyek tersebut sehingga keterlibatan pemerintah sangat dibutuhkan agar proyek tersebut bisa berjalan, contohnya seperti eksplorasi minyak.
Merangsang industri untuk bergabung dalam proyek – hal ini diwujudkan dengan memberikan kontrak pada industri untuk membuat tank, persenjataan, kapal laut dan lain-lain atau contohnya dengan menyediakan bantuan/subsidi kepada industri yang mengolah bahan mentah, atau menyediakan lahan kosong untuk proyek konstruksi bangunan misalnya pabrik persenjataan.
Negara Khilafah juga harus berupaya menarik mereka yang mempunyai kemampuan untuk membantu pengembangan industri pertahanan. Dunia Islam telah mempunyai para ilmuwan dan insinyur ahli nuklir seperti halnya insinyur perminyakan. Tetapi karena kurangnya kesempatan maka para ahli tersebut terpaksa pindah ke luar negeri dan menambah kekurangan ahli dan teknologi di Dunia Islam. Contohnya, ketika Mesir menghentikan kebijakan mengembangkan senjata nuklir pada tahun 1967, banyak para ilmuwannya yang pergi ke Irak dan bergabung dengan program persenjataan Saddam Hussein. Abdul Qadir Khan bapak nuklir Pakistan akhirnya menganggur.
Menjalankan sebuah kebijakan industrialisasi akan mendapatkan stimulus dalam perekonomian. Apa yang saat ini kurang dalam Dunia Islam adalah arah dan perencanaan dalam atmosfir perekonomian. Mayoritas para pelaku ekonomi kekurangan dorongan dan investasi, dan juga terlalu tergantung pada ekspor gas dan minyak.
Pembentukan industri pertahanan yang lebih maju akan mengundang suntikan investasi yang lebih besar. Hal ini akan diiringi investasi sektor swasta dari para pengusaha yang ingin mendapatkan keuntungan sebagai imbasnya dan akan terus dikembangkan. Pengaruh nyata pertama yang harus dimengerti adalah kebijakan tersebut akan menciptakan lowongan pekerjaan bagi mereka yang sebelumnya pengangguran. Negara mungkin harus mengadakan sebuah pelatihan, tetapi Dunia Islam bukanlah sekedar pekerja yang memiliki ketrampilan saja.
Adanya pekerjaan tentunya akan menambah konsumsi, seiring dengan masuknya pendapatan yang lebih besar. Hal ini mengakibatkan bertambahnya permintaan barang dari masyarakat biasa. Peningkatan tersebut dalam selisihnya akan mendorong perkembangan sektor-sektor perekonomian lainnya seperti sektor industri barang, sektor barang konsumsi dan juga permintaan terhadap beberapa barang mewah. Permintaan tersebut akan mendorong orang-orang untuk menyediakan barang-barang yang dibutuhkan dan lebih jauh menciptakan kesempatan kerja dan kekayaan ekonomi.
Pertanian
Untuk mengikuti sebuah kebijakan industrialisasi sangatlah penting bagi setiap negara untuk bisa memenuhi kebutuhan pangannya. Sangatlah penting bahwa sebuah negara untuk tidak bergantung pada kekuatan asing dalam kebijakan agrikulturalnya, karena setiap kebijakan tidak akan bermakna tanpa adanya kemampuan negara tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya. Negara Khilafah juga harus membuat kebijakan agrikultur yang mandiri, dengan menggunakan tanah Arab, yang dianugrahkan pada kaum Muslim.
Turki mensahkan kebijakan dasar yang jelas pada dalam bidang industri dan pertanian melalui campurtangan negara setelah perang dunia, meskipun sejak akhir 1980-an reformasi IMF telah benar-benar menghentikan pembangunannya. Sebagai konsekuensinya, saat ini Turki menjadi pengekspor bahan makanan, sapi dan ternak.
Harus diingat bahwa Negara Khilafah nanti harus berinvestasi dalam peralatan dan teknik pertanian terbaru. Perlu dijelaskan bahwa Korea Utara dulu mempunyai kebijakan pertanian yang jelas, berkembang setelah Perang Dunia II yang disebut sebagai filosofi Juch, yang diterapkan dalam tiga tahap pada pemerintahan komunis. Korea Utara adalah negara yang bisa secara potensial melakukan perdagangan dengan Negara Khilafah, sehubungan dengan rencananya mengekspor peralatan pertaniannya, tetapi terhalang karena pasar Amerika dan Eropa tertutup bagi mereka dengan alasan keamanan. Negara bisa membuat poin-poin perdagangan yang menarik sehingga kita bisa mendapatkan mesin pertanian Korea Utara dan juga kelebihan teknik pertanian mereka.
Ini hanyalah gambaran umum tentang kebijakan-kebijakan yang harus diterapkan di wilayah kekuasaan Negara Khilafah. Wilayah Muslim dipenuhi oleh berbagai sumberdaya, para ahli, dan orang-orang yang mau bekerja demi kepentingan Islam. Para pemimpin saat ini -selama mereka ada- akan tetap memastikan adanya negara-negara yang tidak akan pernah berkembang dan mencapai kekuatan sebenarnya, dan telah menetapkan diri mereka sebagai agen tetap dari kekuatan dunia. Pada awal abad ke-20 Jerman menentang kerajaan Inggris dengan industrinya yang kemudian mengakibatkan terjadinya Perang Dunia I. Hal tersebut juga untuk membatasi pembentukan kekuatan global yang seimbang dan tujuannya setelah membangun dalam kurun waktu 6 tahun dan mengambil kekuatan dunia secara bersama sama untuk menghentikan kemajuannya. Uni Soviet dalam rentang waktu 20 tahun berkembang dengan cepat dan hampir 50 tahun bersaing dengan Amerika sebagai adikuasa global.
Contoh-contoh di atas memperlihatkan bahwa jika ada kemauan maka semua negara bisa melakukan indutrialisasi dan sanggup membela diri mereka sendiri, sementara itu, tanpa industrialisasi mereka akan terus jatuh dalam pengaruh kekuasaan asing. Akan tetapi, ada perbedaan penting yang harus dicatat. Banyak contoh negara-negara yang berindustrialisasi hanya bertujuan untuk menaklukkan dan menjajah kawasan lain atau menyandang status sebagai penguasa dunia.
Umat Islam yang sedang menuju industrialisasi dan perkembangan teknologi harus dibangun di atas kekuatan akidah Islam dan motivasi yang terus berjalan. Selalu berpegang teguh pada tuntunan Allah Swt dan utusan-Nya yang mulia Nabi Muhammad saw.
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah panggilan Allah dan Rasul-Nya ketika ia menyeru kamu kepada sesuatu yang memberikanmu kehidupan. Dan ketahuilah bahwa sesungguhnnya Allah membatasi antara manusia dengan hatinya, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya-lah engkau dikumpulkan. (TQS. al-Anfal [8]: 24)
(www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Tuesday, May 12, 2009

Bacalah!Bacalah!Bacalah!


IQra’ – Bacalah !!!
”Tempat terbaik di dunia adalah perpustakaan
Teman terbaik bagi manusia adalah buku.”

Coba anda bayangkan kenapa mahasiswa jepang produktif? Mereka baca buku saja 5 jam tiap hari di luar jam kuliah. Jumlah buku yang terbit di Jepang tidak kurang dari 44.000 judul setiap tahun termasuk yang terjemahan. Sementara di AS 100.000 judul tiap tahun, Inggis 60.000 tiap tahun, sedangkan indonesia hanya 2.500 judul per tahun. Ini jelas menunjukkan indikasi rendahnya minat baca masyarakat kita, termasuk anak-anak, remaja dan mahasiswa. Bagaimana dengan kita ?

Sobat, bukankah wahyu pertama yang turun adalah, ”Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Menciptakan.(TQS al-’Alaq : 1). Perabanyaklah membaca buku, biasakanlah menelaah tulisan orang, dan rajin-rajinlah mencari butiran hikmah dan mutiara ilmu dari sela-sela buku, dalam setiap baris dan dalam setiap paragraf. Apa artinya waktu tanpa menelaah? Apa artinya umur tanpa membaca? Bagaimana mungkin hidup terasa manis tanpa buku? Negeri-negeri boleh saja lenyap, kerajaan-kerajaan boleh saja hancur, pasar-pasar boleh saja ditutup, rumah-rumah boleh saja ambruk, istana-istana boleh saja runtuh, kebun-kebun boleh saja musnah, harta boleh saja habis, dan orang-orang boleh saja binasa, hikmah dalam buku-buku tetap kekal, pengetahuana dalam lembaran-lembaran kertas tetap abadi, ilmu dalam karangan-karangan tetap bertahan, dan peninggalan pengetahuan tetap langgeng. Para Nabi tidak mewariskan harta melainkan mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa mengambil warisan para nabi, ia telah mengambil harta yang banyak.

Sobat, sebaik-baik teman bagi manusia adalah buku. Membaca pemikiran para tokoh sangatlah menyenangkan. Orang yang banyak membaca buku tidak canggung saat berbicara di atas podium. Orang yang bertemankan buku akan beroleh kemuliaan. Setiap kali membaca buku pasti mendapatkan ilmu. Petikan-petikan hikmah yang diperoleh dari buku adalah harta yang tak ternilai harganya.

Sobat, berteman dengan buku bisa melindungi anda dari kejahatan para penguasa, menjaga anda dari kedzaliman para tiran, memelihara anda dari penganiayaan orang-orang yang keji, membentengi anda dari keburukan orang yang dengki, makian si pemaki, celaan si pencela, ketengikan si bakhil, kesesatan si dungu, keusilan si penggunjing, dan kekasaran si pandir.

Sobat, bacalah! Salinlah ilmu dalam lembaran hati anda.Tulislah kata-kata penuh hikmah di atas lembaran jiwa anda. Bekalilah diri anda dengan pengetahuan sebanyak-banyaknya supaya anda bisa melihat kerajaan langit dan bumi. Pada saat anda menyendiri bertemankan buku, di depan anda terbentang bentangan zaman dan hamparan waktu dalam goresan-goresan tinta di atas buku yang sedang Anda baca. Ketika itu anda mendapatkan banyak hikmah dan pelajaran, mengamati berbagai pengalaman dan melihat berbagai keajaiban, yang bisa anda jadikan sebagai bahan pelajaran dalam menyusuri kehidupan. Jangan pernah berhenti membaca dalam kehidupan ini. Salam dahsyat dan luar biasa! ( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H )

Utang Luar Negeri - Jeratan Rentenir Internasional


LEMBAGA KEUANGAN : Utang seperti Permen Loli…

Utang yang dianggap ”pahala” oleh banyak pemerintah negara berkembang karena ”dipercaya oleh kreditor berarti kita kredibel” sebenarnya menuai bencana. Bisnis lembaga keuangan internasional pada dasarnya adalah memasarkan uang untuk mengeruk lebih banyak uang. Dampak bukan urusan mereka.
Suara-suara seperti itu digemakan para aktivis dari India, Banglades, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Sri Lanka dalam forum Asian People’s Movement Against ADB di Denpasar, Bali, Sabtu (2/5) dan Minggu (3/5). Di tempat terpisah juga berlangsung People’s Tribunal yang menghadirkan korban ’pembangunan’ proyek-proyek yang didanai Bank Pembangunan Asia (ADB) dari berbagai negara di Asia.
”Tak ada negara yang menjadi sejahtera karena utang,” ujar Gantam Bangyopadhyay dari Nadi Ghati Morcha, yang bekerja untuk masyarakat adat di Chhattisgarh, India.
Menghancurkan

Di Asia Selatan pada umumnya, lanjut Gantam Bangyopadhyay, ADB mendanai proyek-proyek besar agroindustri dan menggunakan benih transgenik yang mengancam kedaulatan benih komunitas.
ADB juga membiayai pembangunan infrastruktur. Di Indonesia, salah satu rencana megaproyek yang didanai ADB adalah pengembangan jalan regional, konon akan disetujui Februari 2010. Menurut Titi Suntoro, Koordinator Advokasi Jaringan Forum NGO mengenai ADB, proyek itu mencakup Kalimantan Barat sepanjang 1.300 kilometer koridor jalan, Kalimantan Timur 600 kilometer, Jawa bagian selatan 1.700 kilometer dan perbaikan serta pelebaran dua-tiga meter, serta pembuatan jalan baru dan jalan tol.
Ravindranath dari River Basin Friends, India, menambahkan, proyek-proyek bendungan raksasa di India yang dibiayai ADB telah menggusur 300.000 keluarga. Mereka harus pindah sejauh 9 kilometer dari lokasi asal dan setiap pemindahan membuat orang dijauhkan dari sumber kehidupan dan penghidupannya, sekaligus tercerabut dari ikatan-ikatan sosial-budaya.
Siti Maemunah dari Jaringan Advokasi Tambang memaparkan, proyek industri ekstraktif gas Tangguh yang didanai ADB sekitar 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,6 triliun menyebabkan 110 kepala keluarga atau 551 penduduk terusir dari tempat asalnya di Tanah Merah, Papua, dan harus menyingkir sekitar 3,5 kilometer. Itu hanya salah satunya.
Di sektor kelautan dan kehutanan yang didanai ADB mulai tahun 1970-an, menurut Riza Damanik dari Koalisi untuk Keadilan Perikanan, telah menjauhkan sedikitnya 5 juta hektar laut pada 29 kawasan konservasi laut dari jangkauan nelayan tradisional. Industri tambak udang telah menyebabkan 4,2 juta hektar hutan bakau menyusut menjadi 1,9 hektar pada tahun 2008.
”Sedikitnya Rp 648 miliar menjadi beban utang negara setiap tahun hingga tahun 2013,” sambung Dani Setiawan dari Koalisi Anti Utang. ADB juga membiayai proyek-proyek perkebunan sawit yang menghancurkan hutan dan keragaman hayati.
”Sejak tahun 1991, proyek- proyek ADB di Kamboja telah menyebabkan masalah besar bagi masyarakat Kamboja di daerah pesisir,” tambah Om Savath dari Fisheries Action Coalition Team, Kamboja. Hal yang sama dipaparkan Dinna L Umengan dari Tambung Development, Filipina.
ADB, seperti halnya Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), menurut Ravindranath, terus berupaya melakukan kontrol melalui reformasi hukum di suatu negara.
”Itu cara paling sistematis untuk menguasai kita,” tambah Gantam Bangyopadhyay.

Tangga dipotong

Menurut Gantam Bangyopadhyay, cara yang digunakan lembaga-lembaga pemberi utang sudah semakin canggih. Mereka memakai istilah sustainable development, human rights, dan lain-lain, tetapi dengan definisinya sendiri.
”Pembangunan versi mereka adalah menghancurkan alam, ekosistem, dan masyarakat kita. Kepedulian mereka palsu,” sergah Taslima Islam Shorini dari Asosiasi Ahli Hukum Lingkungan Banglades.
Menurut Bart Edes, Kepala NGO dan Civil Society Center ADB, Safeguard Policy ADB telah mencakupi perlindungan lingkungan dan masyarakat adat, juga involuntary resettlement bagi mereka yang tanahnya terkena proyek jalan raya.
Toh, utang tetap saja membuat suatu bangsa kehilangan harga diri dan posisi tawarnya terhadap negara-negara pemegang saham tertinggi dalam lembaga-lembaga keuangan multilateral, kata Taslima.
Utang dibuat negara berkembang untuk ’mengatasi ketertinggalannya dari negara maju’, suatu pandangan tentang ’pembangunan’ yang didefinisikan sepihak oleh negara maju. ”Pembangunan di negara berkembang itu seperti orang naik tangga. Begitu mau naik, anak tangganya dipotong. Begitu terus,” ujar Don Marut dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID).

Namun, tawaran utang tetaplah menggiurkan. Seperti permen loli, manis, tetapi membuat haus menetap yang berpotensi memunculkan berbagai penyakit berbahaya.
Seperti kata Taslima, ”Ketika pemerintah sadar bahwa utang menjerumuskan, kita sudah kehilangan semuanya….( Kompas online; Senin, 4 Mei 2009 | 04:22 WIB )
(www.mentorplus.multiply.com dan www.fikrulmustanir.blogspot.com)

Thursday, May 7, 2009

Demokrasi Adalah Sistem Kufur


Demokrasi Sistem Kufur

Sungguh mengherankan ketika ada penulis yang mengklaim aktivis dakwah dalam sebuah situs Islam menyatakan demokrasi adalah milik umat Islam yang dicuri oleh Barat. Na’ûdzubillâh!

Pandangan menyesatkan seperti ini biasanya muncul karena keliru dalam memahami fakta demokrasi atau sekadar mencari-cari legitimasi (alasan) untuk membenarkan tindakan keliru yang selama ini mereka lakukan.

Demokrasi, misalnya, dilihat hanya sekadar pemilihan kepala negara (pemimpin) oleh rakyat; atau hanya proses pengambilan keputusan yang sama dengan musyawarah; atau sekadar kebebasan untuk mengungkapkan pendapat dan mengkritik penguasa. Dari situ muncul anggapan bahwa demokrasi tidak bertentangan dengan Islam.

Kita seakan-akan melupakan, bahwa demokrasi adalah sebuah sistem politik yang muncul dari akidah sekularisme dengan prinsip-prinsip pokoknya yang bertentangan dengan Islam. Demokrasi merupakan istilah Barat, yang oleh presiden AS Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburg (1863) dikatakan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Prinsip pokok demokrasi yang paling mendasar adalah kedaulatan rakyat. Suara rakyat dianggap sebagai sumber hukum (source of law) yang paling pokok dan paling tinggi. Karena itu, kebenaran harus didasarkan pada suara mayoritas rakyat. Rakyat mempunyai otoritas mengangkat dan memberhentikan pemimpin. Rakyat juga berhak membuat peraturan dan UU karena mereka adalah pemilik kedaulatan melalui wakil-wakil mereka di parlemen. Berdasarkan prinsip penting ini perkara yang benar dan salah kemudian ditentukan oleh suara manusia atas nama suara rakyat atau suara mayoritas.

Berdasarkan prinsip kedaulatan rakyat ini kemudian dibangun sistem berikut mekanismenya. Dibuatlah sistem Pemilu regular untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat. Terdapat lembaga parlemen yang diklaim merupakan representasi rakyat, mekanisme pengambilan keputusan di parlemen yang berdasarkan suara terbanyak, pembagian kekuasaan yang dikenal dengan trias politika dan mekanisme koreksi lewat partai-partai politik. Semua itu dibangun untuk mewujudkan kedaulatan rakyat.

Dalam Islam sangat jelas bahwa kedaulatan bukanlah di tangan rakyat, tetapi di tangan syariah. Sumber hukum satu-satunya (mashdar al-hukmi) adalah al-Quran dan as-Sunnah. Allah Swt. berfirman:

فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ

Jika kalian berselisih paham dalam suatu perkara, hendaklah kalian merujuk kepada Allah (al-Quran) dan Rasul-Nya (as-Sunnah) (QS an-Nisa’ [4]: 59).

Dengan berpegang teguh pada dua perkara ini kita tidak akan tersesat. Inilah yang disabdakan Rasulullah saw.:

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا: كِتَابَ اللهِ وَسُنَّتِيْ

Aku meninggalkan untuk kalian dua perkara dan kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh pada keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunnahku (HR al-Hakim).

Karena itu, demokrasi dengan Islam bertolak belakang. Perbedaan secara mendasar demokrasi dengan Islam dilihat dari sumber kedaulatan ini.

Memang, baik dalam Islam maupun demokrasi, rakyatlah yang memilih kepala negara. Namun, syarat kepala negara dalam sistem demokrasi dan Islam berbeda. Dalam Islam, misalnya, di antara syarat kepala negara adalah wajib beragama Islam dan laki-laki. Sistem demokrasi tentu tidak mensyaratkan hal itu. Dalam demokrasi, pemimpin dipilih secara rutin lewat Pemilu reguler. Sebaliknya, dalam Islam, selama pemimpin (khalifah) masih memenuhi syarat in’iqâd (pengangkatan) yang hukumnya wajib, juga selama tidak melakukan penyimpangan dalam bentuk kufr[an] bawah[an] (kekufuran yang nyata), ia tidak boleh diganti. Dalam Islam terdapat kewajiban untuk menaati pemimpin selama dia tidak menyimpang dari hukum syariah.

Syura dalam sistem Islam juga berbeda dengan demokrasi. Kata Syaikh Abdul Qadim Zallum (1990), “Demokrasi bukanlah syura, karena syura artinya adalah meminta pendapat (thalab ar-ra’y). Sebaliknya, demokrasi adalah suatu pandangan hidup dan kumpulan ketentuan untuk seluruh konstitusi, undang-undang dan sistem (pemerintahan).”

Jelas, dilihat dari sejarah kemunculan sistem demokrasi yang berasal dari Barat, prinsip pokok, berikut mekanisme yang ada di dalamnya, demokrasi tidak ada hubungannya dengan Islam. Sistem ini bahkan bertentangan 100 persen dengan sistem Islam. Sistem ini tidak lain merupakan sistem kufur.

Dalam Islam tasyabbuh (menyerupai, meniru-niru) orang-orang kafir jelas diharamkan. Apalagi meniru dan mempraktikkan sistem ideologi mereka yang kufur. Berkaitan dengan ini, Syaikh Ali Belhaj (pemimpin senior FIS Aljazair) dalam bukunya, Ad-Damghah al-Qawwiyah li Nasfi ‘Aqîdah ad-Dimuqrathiyah, mengutip pernyataan Sayyid Qutb tentang haramnya tasyabbuh ini. Sayyid Quthub mengatakan, “Rasulullah melarang kaum Muslim ber-tasyabbuh dalam pakaian dan penampilan, gerak dan tingkah-laku, perkataan dan adab. Sebab, di balik semua itu terdapat perasaan batin yang membedakan konsep, manhaj dan watak jamaah Islam dengan konsep, manhaj dan watak jamaah lainnya. Rasulullah juga melarang kaum Muslim untuk menerima(hukum/aturan/ideologi) selain dari Allah Swt. Padahal manhaj yang Allah berikan kepada umat ini adalah untuk diwujudkan di muka bumi.” [Farid Wadjdi]

Tuesday, May 5, 2009

Dare To Fail


Dare To Fail
Gagal mah biasa, Yang luar biasa adalah bangkit,bangkit dan bangkit!

Sobat, kegagalan itu adalah awal dari kesuksesan, semakin sering kita gagal, maka semakin tahu kita cara memperoleh sukses karena mau belajar banyak dari kegagalan. Sebaliknya kalau kita takut gagal maka bisa jadi tidak berani mencoba maka pasti juga tidak akan pernah tahu cara memperoleh sukses. Jika kita mengalami kegagalan dalam suatu proyek ingatlah yang gagal hanya proyek itu bukan berarti kegagalan seluruh hidup kita. Bukankah ketika kita masih kecil belajar naik sepeda sering jatuh, begitu jatuh bangun lagi belajar naik sepeda lagi, jatuh, bangun lagi!, jatuh, bangun lagi! dan akhirnya kita bisa naik sepeda. Kegagalan itu hanya menyakitkan pada awalnya, tetapi setelah itu justru mengandung hikmah yang banyak. Kita akan tahu lebih banyak tentang bagaimana caranya memperoleh keberhasilan.

Sobat, ini bukan hanya retorika belaka. Tapi sudah banyak dibuktikan oleh para tokoh-tokoh dunia yang sukses di bidangnya masing-masing sebut aja misalnya, Rasulullah Muhammad Saw pantang menyerah untuk membebaskan manusia dari penghambaan terhadap manusia, hawa nafsu dan dunia dengan hanya tunduk dan menghamba kepada Allah Swt , Thomas Alva Edison ketika menemukan bola lampu listrik ia telah melakukan ujicoba dan mengalami kegagalan 9999 kali dan dia tidak pernah menyerah, Nelson Mandela, Colonel Sander ketika mengawali bisnis di tolak 1009 kali tapi dia pantang menyerah kalau tidak ,KFC tidak akan menyebar di 7500 tempat di berbagai negara, Sylvester Stallone-Untuk memasarkan Rocky dia ditolak 1855 kali. Walt Disney mengajukan proposal “Disneyland” kepada bank-bank di Amerika Serikat ia ditolak sebanyak 302 kali. Sebelum menemukan elemen radium, penelitian Marie Curie gagal sebanyak 48 kali. “Sesungguhnya perlu 100 tahun lagi untuk menemukan elemen ini, dan selama saya masih hidup saya tidak akan menghentikan penyelidikan ini”.

Sobat, kesimpulan atau benang merah ketika kita membaca biografi orang-orang sukses mereka semua adalah orang-orang yang memiliki daya juang serta mental juara – pantang menyerah. Mengapa banyak orang gagal? Tidak ada tujuan hidup, tidak pernah mencatat tujuan, tidak bertanggung jawab atas tindakannya, banyak rencana tanpa tindakan, tidak yakin untuk sukses, malas, salah berteman, manejemen waktu lemah, kurang pengembangan diri, tidak ada komitmen untuk sukses, kurangnya hubungan antar manusia, udah bodoh sombong lagi!

Sobat, orang sukses diridhai Allah karena keimanannya,diridhai keluarga karena kasih sayangnya, diridhai manusia lain karena budi pekertinya, diridhai masyarakat karena jasa-jasanya.

Sobat, diantara akhlak orang yang sukses adalah selalu optimis, tidak pernah putus asa, berusaha memperbaiki kesalahan, mampu keluar dari krisis, dan bisa merubah kerugian menjadi keuntungan.
Sobat, Bagaimana kiat meniti jalan sukses itu?
1. Pahami hakekat diri
2. Buang believe yang salah dan kontraproduktif
3. Tingkatkan valensi diri, tetapkan arah dan tujuan.
4. Tancapkan doa, optimalkan ikhtiar, sertakan tawakkal.
5. Masuklah dalam lingkungan yang kondusif.
6. Bila belum dapati sukses, ingatlah HU=Hut + Te , Apa maksudnya Hasil usaha itu sama dengan hasil usaha yang tampak dijumlahkan dengan tabungan energi. Artinya kalau kita sudah mengeluarkan energi positif kapanpun, di mana pun kita berada maka kita ndak perlu kuatir. Kalaupun hasil usaha yang tampak sedikit maka yakinlah oleh Allah masih disimpan dalam bentuk tabungan energi positif dan bakalan cair pada saat yang tepat dan memang kita butuhkan.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa! Never Give Up! ( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , N.Faqih Syarif H – Spiritual Motivator )

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co