Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, March 24, 2009

Tips Mengelola Pengetahuan secara individu


Tips mengelola Pengetahuan secara individu :
1. Atur dan rapikan file-file yang sudah kita dapatkan dari internet, membaca buku, perpustakaan, seminar,dll. Buat kategori yang baik, masukkan file-file ke dalam kategori tersebut. Buat aturan penamaan file yang mudah mengingatkan kita dan mempermudah pencarian kembali.

2. Usahakan menulis segala pengalaman yang kita dapat, dari hal sepele sampai yang paling rumit, dari hal yang menyedihkan sampai yang paling menyenangkan. Tulislah di blog Anda. Supaya pengalaman kita bisa dimanfaatkan orang lain bahkan bisa menjadi inspirasi bagi mereka.

3. Simpan dan rapikan segala tugas mandiri di kampus, paper, artikel, laporan atau buku yang kita tulis termasuk tugas akhir di kuliah. Buatlah backup secara berkala. Ingatlah semua karya kita adalah knowledge penting yang kita punya., menghilangkan mereka adalah menghilangkan sebagian pengetahuan yang kita miliki.

4. Catat semua track record kegiatan kita dan karya kita dalam curriculum vitae kita. Jangan sampai ada yang terlewat, buatlah supaya kita bisa mengedit secara berkala CV kita dengan mudah.

Sobat, semoga tulisan ini menjadi motivasi bagi kita untuk mengelola pengetahuan masing-masing. Masihkah ingat tulisan saya, Ayo! Buat Proposal hidup Anda! Sudahkah anda membuat proposal hidup Anda. Sobat, tidak ada yang peduli dengan pengetahuan kita, kecuali diri kita sendiri.
The Power Self Dicipline dan The Power of Dream. Never Give Up! Sobat.!
( Spiritual Motivator-N.Faqih Syarif H, www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )



Berani Mencoba.


Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang
sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak
paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Ha?," kata jam
terperanjat, "Mana sanggup saya?"

"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?" "Delapan puluh
ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping
seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam
harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam
ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada
si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali
setiap detik?" "Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam
dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali
setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu
dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu
tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti
ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.

Renungan :

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan
yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah
menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita
anggap impossible untuk dilakukan sekalipun.

Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.

(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com)

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co