Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, February 11, 2009

Pengaruh ESQ Power dalam Pendidikan Anak


“Pengaruh ESQ Power dalam Pendidikan Anak”

Sesungguhnya sebagai orang tua, kita lebih harus berpengalaman tentang dalam memanage emosi dirinya, maka orang tua seharusnya mampu menata, mengelola dengan cara yang sebenarnya dengan penantaan, pembenahan dan pengelolaan emosi inilah yang di sebut dengan kecerdasan emosional, maka orang yang tidaka mampu mengontrol adalah penyakit emosional, maka kewajiban orang tua adalah melejitkan kecerdasan emosionalnya yakni aktivitas yang harus dilakukan secara terus menerus yakni antara kesadaran menuju pada tindakan.

Kedudukan orang tua dalam hal melesatkan kecerdasan jiwa merupakan actor utama yang belajar untuk mencerdaskan diri dan anak-anaknya.sesungguhnya banyak pengalaman yang bias dikisahkan tentang kebodohan emosional dan efeknya terhadap tanggung jawab dan kewajiban orangtua dalam memberikan pengasuhan, perawatan, pendidikan dan pembelajaran pada anak.

ESQ Power better life merupakan konsepsi tentang kecerdasan emosional spiritual menurut pandangan Islam dengan pelaksanaan tanggung jawab dan kewajiban sebagai orangtua dalam merawat dan mendidik dan membelajaran terhadap anak-anaknya.

Dalam proses pendidkan terama pendidikan anak yang dilakukan oleh orang tua sangat membutuhkan adanya ESQ Power

Apakah ESQ Power ?

PengertianESQ Power kemampuan adalah kemampuan seseorang dalam memproses dan mengontrol emosi secara cerdas dengan menggabungkan unsure spiritual.

Menurut muhyidin(2006:84) bahwa Kecerdasan emosi akan mengantarkan penemuan potensi yang ada pada manusia dengan keterampilan –keterampilan praktis yang didasrkan pada lima unsure, antara lain:

Kesadaran diri {mengetahui kondisi diri sendiri}
Motivasi dalam mengelola kondisi, impuls, dan sumber daya pada diri sendiri.
Pengaturan diri yang mengacu pada kecenderungan emosi yang mengantarkan dan memudahkan peraihan sasaran.
Empati yakni jesadaran terhadap perasaan, kebutuhan dan kepentingan orang lain.
Keterampilan social {keterampilan yang menggugah tanggapan yang dikehendaki orang lain}
Jadi pengertian ESQ Power adalah sinergi antara kekuatan emosional dan kekuatan spiritual serta merupakan keharmonisan antara kecerdasan emosional dan spiritual.

Dalam pandangan umum sebenarnya semua orang mampu memiliki ESQ Power sehingga ESQ Power ini tidak bergantung pada pada citra simbolik seseorang namun dalam hal ini diperlukan paradigma kecerdasan yang akan kecerdasan yang akan mempengaruhi dn menentukan hakikat dari kecerdaan tersebut.

Bagaimana Pengaruh ESQ Power dalam proses pendidikan ?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, keterampilan social dan emosional dan emosional yang membentuk karakter lebih penting bagi keberhasilan anak disbandingkan kecerdasan kognitif yang di ukur melalui IQ. Kecerdasan emosional dapat diajarkan pada setiap tahap perkembangan anak.

Dalam proses pendididkan terutama peran orangtua yang memiliki ESQ Power dengan tujuan agar ESQ Power tersebut dapat digunakan sebagai cara dlam mendidik anak dan dapat pula digunakan untuk diajarkan pada anak-anak.

Muhyididn menambahkan (2006:232) bahwa Menampakkan ESQ Power pada proses mendidik anak adalah suatu perwujudan akan kekuatan dan kecerdasan emosional dan spiritual selama orangtua melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab terhadap anak-anak berupa pemberian perawatan, pengasuhan, pendididkan dan pembelajaran.

Banyak orangua atau pendidik yang menganggap penting dalam pembentukan karakter anak dengan cara menanamkan nilai-nilai kejujuran, kebaikan, keadilan dan sebainya. Namun yang perlu diperhatikan adalah menanamkan nilai tauhid atau aqidah pada anak, hal ini menjadi sangat urgen dalam menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan.

Inilah yang dimaksud dengan ESQ Power sebagi proses dalam mendidik anak namun juga dibarengi dengan nampaknya ESQ Power dalam proses mendidik tersebut menurut muhyididn(2006:237) bahwa diantara nampaknya ESQ Power tersebut ada tujuh kekuatan antara lain:

Tidak menampakkan kejahatan perasaan
Menampakkan cinta dan keindahan
Menampakkan kesabaran
Menampakkan keuletan
Menampakkan kejujuran dan keadilan
Menampakkan kreatifitas dan gairah
Menampakkan disiplin dan konsistensi.
Dalam pelesatan ESQ Power dalam hal ini adalah menitikberykan pada pelesatan spiritual dari ESQ Power itu sendiri sehingga harapan bagia anak-anak yang mempunyai kecerdasan spiritual dalam kehidupan. Untuk mencapai maksud yang demikian maka perlu dipahami sesungguhnya spiritualisme dalam pengertian Islam? Kecerdasan spiritual yang bagaimanakah yang dimaksud oleh Islam?.

Akhir-akhir adanya kecenderungan akan pergeseran makna spiritual. Makna spiritual dieksploitasi sedemikian rupa sehingga terjadi absurdit dan raeduksi pada tingkatan yang parah. Dalam konteks ini, coraka pemahaman spiritual ditarik dalam kerangka-kerangka ilmiah dan logis sebagai wujud paradigma positif yang ilmiah dan logis.

Spiritual dalam Islam adalah Islam itu sendiri yang mempresentasikan ajaran –ajaran yang bersifat holistic dan integral.tidak hanya menyangkut dimensi lahir tetapi juga yang sangat urgen adalah batin.yang sifatnya kebenaran mutlak yang merupakan perwujudan dari kedekatan kepada sang Pencipta yaitu keimanan. Dengan kunci benar dan ikhlas

Dengan alasan psikologi,sebagian orangtua mungkin tidak bisa mencontohkan keterampilan pemecahan masalah di rumah, walaupun sesungguhnya mereka mempunyai peranan yang sangat penting .menurut Lawrence (2003:144) bahwa Hart menerangkan enam kualitas kepemimpinan yang perlu ditunjukkan oleh orangtua mempertahankan kebahagiaan dan harga diri individu dalam keluarga:

Mempunyai harus mempunyai visi, arah dan tujuan.
Mampu mengkomunikasikan kepemimpinan dengan efektif
Adanya usaha agar keluarga mencapai tujuan yang telah ditetapkan
Adanya pertimbangan kebutuhan yang lain.
Dalam ESQ power yang berparadigma tauhid,yang akan mampu memberikan solusi dalam kehidupan.membandingkan hakikat spiritual di dalam Islam dengan ranah spiritual yang dikatakan modern yakni yang berasal dari barat jelas samgat berbeda.

Dalam pendidikan Islam didasarkan pada dasar aqidah yang diharapkan setiap perilaku anak sampai dewasa akan berperilaku sesuai dengan pemahaman aqidah y“kamus perasaan” dengan jalan menyusun diaftar perasaan dengan mengumpulka ang dimiliki.

Menurut Lawrenc (2003:278) salah satu upaya yang paling sederhana dan yang paling berguna dalam mengembangkan kematangan emosi anak dengan menggunakan n artikel-artikel, foto-foto yang kemudian ditunjukkan pada anak dan anak berpendapat dengan apa yang diamatinya.

Dalam proses pengembangan emosi anak dibutuhkan pengaturan komunikasi baik secara verbal maupun nonverbal, karena dengan meninjau komunikasi ini mempermudah orang tua dalam menyelesaikan permasalahan emosi anak, maka dalam proses pendidikan terhadap kekuatan pengaturan seperti ini sangat dibutuhkan dalam relasi antara orange tua dan anak. Dalam bukunya Muhyiddin menyebutkan relasi akan melahirkan setidaknya lima interaksi antara(lihat skema 2.1)



(skema 2.1)


Seluruh interaksi dimulai dari masa bayi sampai dewasa, kecuali interaksi fisik-material hanya dapat dimulai pada masa bayi yang masih dalam masa kandungan.

Muhyiddin menambahkan (2006:113) posisi ESQ power ada tiga nilai yang yang selalu menjadi tujuan orang tua yakni nilai kebenaran, nilai kebaikan dan nilai keindahan.



Sehingga dapat dijelaskan bahwa kecerdasan intelektual adalah persoalan logika. Kecerdasan emosional adalah nilai etika dan kecerdasan spriyual merupakan nilai estetika(puncak estetika adalah keindahan Ilahi).

Hal yang diberikan oleh ESQ Power dalam problem kehidupan adalah:

Kemampuan untukmengerti dan memahami perasaan sendiri
Kemampuan untuk mengerti dn memahami perasaan orang lain
Kemampuan untuk mengarah perasaan sesuai dengan kehendak nurani
Kemampuan untuk mensucikan perasaan
Kemampuan untuk menggerakkan perasaan pada perilaiku yang positif
Kemampuan untuk mengendalikan perasaan-perasaan negative
Kemampuan untuk selalu berpegang pada keadilan dn kebenaran
Kemampuan untuk selalu rela dan ikhlas dengan takdir Allah SWT
Kemampuan untuk selalu bergantung kepada kehendak Allah
Kemampuan untuk menjadikan Cinta Ilahi sebagai puncak dari segala tujuan hidup
Wilayah ESQ Power adalah wialyah orang tua terhadap anaknya, terkadang tanpa di sadari atau tidak anak lebih mengajarkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual bagi orang tua

Apa yang dibelajarkan dan dididik anak adalah apa yang menjadi pedoman bagi kehidupan berikutnya. Dengan kata lain, apbila ESQ power ini akan bermanfaat seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Maka dalam hal ini ESQ Power digunakan oleh anak yang mampu mengajarkan pada orang tua.

Dalam proses pendidikan terhadap anak tidak hanya IQ tetapi juga EQ dan SQ, dalam makalah ini bahwasanya kekuatan emosional dapat menghantarkan orang tua khususnya dalam pendidikan anak. Kekuatan emosional ( ESQ Power) berpengaruh dalam proses pendidikan anak terutama dalam pembentukan karakter anak. Proses pendidikan anak tidak hanya melibatkan anak dan orangtuasemata melainkan keseimbangan antara lingkungan serta system yang diharapkan orangtua. Dalam ESQ Power bahwa kecerdasan emosi harus di barengi dengan adanya kecerdasan spiritual, pemgertian spiritual dalam Islam adalh menempatkan sgtandart hidup berdasarkan Islam itu nsendiri dalam hal ini aqidah Islamiyah.

Pengaruh ESQ Power dalam proses pendidikan anak sangat urgent, karena dalam proses pendidikan adanya pembelajaran menuju tingkah laku yanglebih baik. Dengan adanya ESQ Power maka anak setiap kali melakukan perbuatan disandarkan pada Islam dan pengaturan emosi yang lebih baik hingga menjadi dewasa, fa insya Allah.


DAFTAR RUJUKAN:

Lawrenc E.S, Mengajarkan Emosional Intelegensi pada Anak, Jakarta: PT Gramedia, 2003

Muhammad Muhyiddin, ESQ Power for Better Life, Jogjakarta: Tunas Publishing, 2006

By: stkhoiriyah15@gmail.com

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co