Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Friday, February 13, 2009

Nilai Usia Kehidupan


NILAI USIA KEHIDUPAN

Oleh : Tri Nugraheni Apriyanti

Beberapa hari yang lalu ketika saya mudik ke kampung halaman.. saya keget bukan main mendengar tetangga sendiri yang nota bene seorang guru yang seharusnya patut digugu dan ditiru meninggal dunia dengan cara gantung diri dikamarnya..
Tulisan ini tak bermaksud mengungkit kejadian yang telah terjadi.. namun jauh dari itu semua ada satu pelajaran penting yang perlu kita cermati bersama. Saya yakin fenomena kasus bunuh diri ini tidaklah sedikit yang terjadi di negri kita ini, sering kita mendengar berita diTV kasus serupa yang bahkan jauh lebih sadis dan tak masuk diakal untuk mengakhiri hidupnya, tak peduli dari kalangan rakyat biasa maupun pejabat.
Sungguh sangat ironis ketika mengetahui sebagian besar masalah yang membuat mereka nekad melakukan aktifitas bunuh diri adalah karena masalah ekonomi. Padahal negri kita ini memiliki sumber daya alam yang luar biasa melimpah mulai dari hutan, laut, sungai, gunung lengkap dengan kekayaan nabati dan hewani yang terkandung didalamnya.
Beberapa hari kemuadian setelah saya balik ke Kampus ada adik kelas waktu SMP sms ingin berdiskusi tentang permasalah tersebut karena dikira saya masih ada dirumah. Mungkin dia juga kaget seperti pertama kali saya mendengar berita tersebut. Adek saya tersebut mendapatkan informasi kalo penyebab kejadian tersebut karena masalah keluarga. Wallohua’lam hanya Alloh sajalah yang mengetahui permasalahan yang sebenarnya..
Yang pasti seseorang yang melakukan aktifitas bunuh diri merupakan pertanda bahwa orang tersebut mengalami putus asa yang sangat kronik sehingga berani melakukan tindakan nekad untuk mengakhiri hidupnya padahal belum datang ajal kepadanya.
Sungguh diri ini dapat merasakan sebagaimana dalam Al-Qur’an dipaparkan mengenai dialog seseorang diakhirat ketikan menayakan pada yang lainnya perihal barapa lama mereka tinggal didunia.. yang terjemahannya sebagai berikut dalam surat Tahaa [20] ayat ke 99-104 :

99. Demikianlah kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah umat yang telah lalu, dan sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan (Al-Qur’an).

100. Barangsiapa berpaling dari pada Al-Qur'an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat,

101. mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat,

102. (yaitu) di hari (yang di waktu itu) ditiup sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram;

103. mereka berbisik-bisik di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari)"

104. Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan, ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia), melainkan hanyalah sehari saja."

Oleh karena itulah sobat, sungguh sangat rugi jika kita yang masih diberikan kesempatan hidup didunia ini oleh Alloh SWT hanya kita tukar dengan nilai yang setara dengan sesuatu yang hanya mengenyangkan perut dan nafsu belaka tak lebih dari itu. Lantas jika demikian apalah bedanya kita dengan hewan..? mereka juga sama-sama makhluk ciptaan Alloh yang hidup didunia ini. Tapi Alloh menciptakan manusia memiliki tujuan yang berbeda dengan penciptaan hewan serta makhluk Alloh lainnya, tentunya Alloh ciptakan itu semua tidak untuk main-main saja, kemudian kembali kepada-Nya tanpa pertanggung jawaban atas nikmat yang Alloh amanahkan pada kita..?
Sobat berkaryalah selagi kita hidup didunia ini ! guna meningkatkan nilai kehidupan kita ! Ambillah contoh Imam Syafi’i, Ibnu Sina, Al-Kwarizmi, dll. Siapakah yang tidak mengenal beliau? Walaupun jasad beliau sudah tidak lagi dipermukaan bumi ini tetapi karya-karya beliau hingga saat ini tiada pernah padam bahkan menjadi inspirasi bagi generasi dikemudian hari.
Sobat, lantas bagaimana kita bisa seperti beliau yang menilai kehidupan ini dengan sungguh bernilai? Tentunya beliau-beliau bisa memiliki karya sedemikian rupa tidaklah ditukar dengan aktifitas yang hanya memperturutkan kenikmatan semata dan sementara. Cobalah kita tengok sejarah para tokoh dunia yang meraih kesuksesan tidak dengan tiba-tiba secara instan, tetapi mereka benar-benar melakukan perjuangan untuk mendapatkan kesuksesan dan menggapai kemualian hidup.
Lantas jika ajal telah menjumput, sia-sialah penyesalan kita, yang menyudahi segala galanya. Alangkah bahagianya jika dipenghujung usia adalah saat-saat optimal kita mempersembahkan aktifitas yang mendatangkan keridhaan-Nya. Ya Alloh, jadikanlah sebaik-baik umur kami pada ujungnya dan sebaik-baik amal kami adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hari kami adalah pada saat kami menemui-Mu

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.. Senin 26 Januri 2009, tepat di usia yang ke 90 tahun kakek saya barpulang pada keharibaan-Nya sekitar pukul setengah empat dinihari. Allohummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' madkhalahu waj'al al-jannata maswahu..Tepat setelah gerhana matahari kakek saya di makamkan di pemakaman derah Pecanga’an-Comal-Pekalongan. Kami sekeluarga tidak dapat mengikuti prosesi pemakaman karena dari Madura membutuhkan perjalanan sekitar 12jam dengan menaiki kendaraan Bus. Sempat sebelumnya mengusahakan untuk naik plane supaya dapat mengikuti prosesi ke pemakaman tapi sayang ketika kami tiba di bandara jadwal terakhir penerbangan ke daerah Semarang dimajukan satu jam. Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke stasiun bungurasih untuk naik bus ke Semarang.
Keesokan harinya kami sekeluarga ziarah ke pemakaman kakek. Pagi-pagi masih terlihat banyak orang disana yang juga ziarah kemudian berdo’a. Hening terasa.. sebagian orang membawa buku kecil panduan untuk melakukan tahlilan.. saya memaklumi karena disini mayoritas adalah warga nahdiyin.
Pada hari ini kakek memulai kehidupan baru, dialam yang baru.. tepat beberapa meter dari makam kakek terdapat makam yang berbeda dengan makam-makan lainnya karena makam ini dikelilingi oleh pagar hijau dan memiliki atap sederhana. Belakangan saya tahu makam ini adalah makam seorang tokoh yang menyebarkan ajaran Islam didaerah ini ketika zaman Belanda. Sekilas saya melihat tahun beliau wafat.. Subahanalloh.. jika dihitung lama usia beliau dialam kubur jauh lebih lama dibanding usiai beliau ketika masih hidup didunia. Jika termasuk hamba Alloh yang diridhoi sungguh bukanlah suatu hal yang menyedihkan dan menyakitkan berada di alam kubur berapapun lamanya bahkan ini benar-benar merupakan tempat yang dinanti menuju syurga kelak dibanding dunia yang melenakan tapi bagi hamba Alloh yang mendapat murkanya dengan tidak patuh pada syariatnya .. apa yang akan terjadi..? sungguh tak dapat dibayangkan mendapatkan siksa sembari menunggu hari kiamat kelak, yang nantinya juga akan berhadapan dengan siksaan di akhirat yang lebih dahsyat..?. Lantas bagaimana dengan orang-orang yang meninggal sebelum Rosulullah..? pastinya mereka jauh lebih lama lagi.
Sungguh.. hidup kita di dunia ini tidaklah lama, seperti informasi yang Alloh berikan dalam surat Al-Mu’minun[23] ayat 112-116 yang artinya :

112. Alloh bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?"
113. Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung."
114. Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui"
115. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
116. Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) 'Arsy yang mulia.

Didalam Al-Qur’an pula Alloh menginformasikan perbandingan satu hari diakhirat setara dengan seribu tahun didunia.. semua pasti meyakini akan hal ini bahwa kita setelah meninggal dunia akan ada hari berbagkit yang akan menghisab semua aktifitas kita didunia detik demi detik menit demi menit jam demi jam yang telah kita lalui sudahkah kita laului dalam rangka memenuhi ketaatan pada Sang Pencipta Alam Raya ini..?
Ada sebagian orang yang berkata Ya Alloh jika demikian mengapa tidak Engkau ciptakan hamba ini menjadi makhlukmu yang lain saja selain manusia .. sehingga tidak ada bebab nantinya di akhirat untuk mempertanggung jawabkan sega aktifitas yang hamba lakukan didunia ini..
Astaghfirullah.. bagi siapapun yang merasa menyesal Alloh ciptakan sebagai manusi segeralah beristighfar.. dan perbanyaklah bersyukur karena ini berarti Alloh hendak menguji kita.. dan akan menghadiahkan syurga pada kita, cuman Alloh tidak hendak memberikan syurga dengan cuma-cuma Alloh lebih mengetahui apa apa yang diciptakanNya dalam hal ini pula Alloh mengetahui akan tabiat manusia, Alloh telah menyempurnakan penciptaan manusi dengan menganugrahakna akal pikiran padanay dengan akalnya pula Alloh hendak menguji manusia..
Sungguh saudaraku seandainya kita mengetahui dan menyadari akan hal ini maka dalam kehidupan didunia ini dia benar-benar menjadi manusia yang unggul dan pari purna mawas diri dalam setiap langkah yang diambil kerena kesadarannya yang tinggi akan ketrikatannya dengan Alloh SWT. Yaitu sebagai khalifah tul fil ard. Dia akan mempersembahkan yang terbaik dari hidupnya didunia ini untuk sang pencipta. Dia menyadari keberadaannya didunia ini hanyalah untuk tunduk patuh padaNya..
Ya Alloh hamba berlindung dari kehidupan duni yang melenakan ini.. bimbinglah hamba pada jalanMu yang Engkau Ridhoi.. Masukkanlah kami bersama barisan orang –orang yang Engaku Ridhoi yang Engkau beri nikmat.. baik didunia maupun diakhirat nanti..
Ya Alloh hamba meyakini bahwa jalan yang menghantarkannku pada ridohoMu adalah patuh pada syariatMu..
Ya Rabb selama hamba hidup di dunia ini telah banyak manusia yang melanggar syariat-Mu semakin tahun SyariatMu semakin dicampakkan.. bahkan ada segolongan orang yang melakukan konspirasi dengan menghalang–halangi dengan nyata hamba-hambaMu yang akan patuh pada syariatMu kemudian karena ketidak tahuan meraka, akhirnya mereka pun mengikutnya..
Ya Alloh hamba meyakini bahwa SyariatMu harus diperjuangkan supaya tidak dicampakkan lagi oleh manusia karena kesombongan diri yang melulu.
Hamba meyakini bahwa syariatMu harus diperjuangkan ditegakkan dan diterapkan di muka bumi ini dengan paripurna supaya tika kacau dunia ini seperti saat ini dimana syariatMu hanya diterapkan sebagin –sebagian hanya dimbil yang dirasa menguntungkan untuk ketamakan mereka didunia.
Ya Rabb hamba meyakini bahwa tegaknya Syariat-Mu hanyalah dengan Khilafah bukan dengan repulik, kerajaan, monarki dan segainya seperti yang diajarkan selama kami sekolah dipendidikan formal. Karena hanya dengan KHILAFAHLAH SyariatMu akan tegak di muka bumi ini yang pasti mendatangkan kesejahteraan baik bagi manusia tumbuhan, hewan, bumi, gunung dan seluh alam raya ini..
Ya Alloh izinkan hamba menjadi generasi penerus dawakh Rasul-Mu Pejuang Syarih Penegak Khilafah ..
( Mhs Unijoyo, Bangkalan Madura Peserta Mentor FM Plus, www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co