Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Thursday, January 29, 2009

Memetaforakan diriku

Hmmm….. memetaforakan diriku sendiri memang rumit. Entah karena aku merasa mengidap Schizoprenia alias berkepribadian lebih dari satu:

Aku I: aku seperti badut yang menikmati dan mensyukuri profesinya. Sebelum menjadi badut, dia selalu jengkel jika dijadikan bahan tertawaan ataupun guyonan karena tingkahnya, gaya bahasanya, wajahnya atau ketika cerita dengan mimik yang serius tapi tetap mengundang tawa teman - temannya. Sampai akhirnya dia sadar bahwa jengkel atau kesal pun tiada gunanya. Otaknya yang seperti batu digetok dengan palu sehingga dia tersadar bahwa itulah tujuan hidupnya. Menurutnya tujuan hidup adalah ibadah baginya kurang konkret karena banyak bentuk ibadah. Dan membuat orang tersenyum adalah amalan ibadah yang ditugaskan Allah untuknya. Allah menciptakan manusia dengan tujuannya masing-masing dan berbeda-beda sehingga tercipta harmoni, keindahan serta saling mengisi antar manusia. Akan tetapi pada intinya memang sama yaitu ibadah. Sang badut selalu bisa membuat orang lain tersenyum dan terhibur meskipun sulit menghibur dirinya sendiri. Tetapi dia tetap bersyukur karena Allah telah menciptakan banyak badut – badut lain yang
bisa menghibur dirinya.

Aku II : aku adalah sampan yang tidak berpenumpang. Tidak tahu kenapa bisa berada ditengah samudra yang luas. Samudra tanpa ombak, gelombang ataupun riak – rika kecil. Dia bergerak tanpa arah dan tujuan. Bingung dengan kondisinya yang bergerak tanpa ada yang menggerakkannya. Selalu,dan selalu yang dijumpai adalah samudra dan langit yang cemberut. Mencoba mengajak bicara pada langit tapi jawabannya adalah diam. Kemudian mengajak berdialog dengan samudra jawaban yang sama juga diterimanya. Dia berharap angin ada yang lewat untuk menyapanya, faktanya tidak ada yang lewat. KOSONG, HAMPA, SUNYI yang dijumpainya.

Aku III : Di lain waktu aku berubah menjadi pohon jambu air yang tumbuh dan besar di puncak bukit. Bukit yang ditumbuhi pohon beringin yang besar, gagah dan angkuh. Saat musim berbuah banyak gerombolan kera yang mendatangiku. Mereka sangat senang dengan apa yang aku hasilkan. Mereka sering memperebutkanku sebagai markas mereka. Aku ingin marah pada mereka karena selalu membuat keributan entah pada saat mereka bertarung untuk meperebutkan aku atau kegaduhan yang dibuat pada saat mereka bermain-main di tubuhku. Ada satu hal yang sering aku ingkari yaitu aku rindu keganduhan yang sering mereka buat di sekitarku meskipun aku suka sendirian.

Aku IV : Yang terakhir adalah diriku yang seperti awan hitam tebal yang mudah menjatuhkan titik-titik air ketika aku dibawa angin melihat pemandangan aneh. Aneh, melihat manusia yang menipu, membunuh, menyiksa, menyakiti bahkan membiarkan teman sesamanya mati kelaparan. Tapi aku senang ketika dibawa angin melihat camp – camp penahanan para tikus berdasi yang berada di luar tata surya. Para tikus yang korup dikucilkan di sebuah pulau yang memiliki hutan perawan. Disanalah sang tikus menjalani hukumannya. Jauh dari peradaban dan kemewahan yang pernah dirasakannya. Yang ada hanyalah penyiksaan fisik dan psikis. Untuk fisik mereka disuruh menambang sebuah batu yang digunakan untuk bahan bakar di planet tesebut tanpa upah makanan. Setelah petang mereka masuk ke hutan dan mencari makan dengan berburu hewan.tanpa pengalaman berburu mereka banyak yang mati dimakan sendiri oleh binatang buruannya. Perang antar tikus pun tidak bisa dihindari dikarenakan tekanan mental mereka untuk bertahan hidup yang serba sulit. Setelah masa hukuman selesai mereka diperbolehkan kembali ke rumah. Mayoritas dari mereka kembali dengan wajah kosong tanpa ekspresi karena pulau tersebut telah menghisap gairah hidup sang napi, tikus yang melakukan korupsi akan berpikir berulang kali untuk menilap uang negara.
( Tulisan. Irfa R, Peserta Mentor FM Plus)

Memelihara Amanah dan Introspeksi


Memelihara Amanah dan Introspeksi .
Sobat, Takwa mempunyai pupuk dan apabila ramuan yang digunakannya tepat, takwa akan hidup dengan subur. Pupuk yang diperlukan untuk menyuburkan takwa adalah muhasabah dan tobat. Umat Islam harus berani merenung dan melakukan muhasabah (introspeksi) diri. Khalifah Umar bin Khatab pernah berkata, “Berintrospeksi dirilah serta hitunglah (hisablah) dirimu sebelum kamu dihitung(dihisab) oleh Allah.” Mereka yang berani melakukan introspeksi dan kemudian membuat perubahan yang positif pada dirinya, mereka adalah orang-orang yang akan berhasil.
Insan Yang berhasil adalah mereka yang beramanah. Menurut Imam Qatadah, “Amanah adalah Islam, ibadah yang fardu dan batas-batas agama.” Menurut Imam Al-Alusi, “Amanah adalah tanggung jawab yang berkaitan dengan hak-hak Allah dan hak-hak makhluk baik dalam bentuk perbuatan, perkataan ataupun kepercayaan.”
Dalam Surat Al-Ahzab ayat 72 Allah berfirman ,” Sesungguhnya Kami memberikan amanah (tugas-tugas keagamaan) kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan memikul amanah itu dan mereka khawatir akan menghianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia.Sesungguhnya manusia itu sangat dzalim dan bodoh.”
Syaikh Mohammad Jamaluddin Al-Qasimi berkata, “Ayat ini bertujuan untuk mengingatkan orang-orang yang beriman berkaitan dengan pentingnya disiplin dalam hidup agar kejujuran dapat selalu dihayati meskipun pahit.”
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Al-Hakim, Rasulullah bersabda, “Siapa saja diantara kamu yang mempunyai empat perkara ini, maka dia akan terhindar dari kemelaratan sehubungan dengan apa yang tidak diperolehnya di dunia ini:
1. Berbicara jujur
2. Amanah
3. Baik Tingkah lakunya
4. Menjaga makanan ( agar terpelihara dari yang haram-haram)
Sobat, kita selalu dihadapkan dengan ujian dan cobaan. Jika Iman dan Takwa tidak menghiasi hati, mungkin kita bisa gagal memikul amanah yang diberikan. Imam Ghazali menguraikan ada empat ujian yang sering menghalangi manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt yaitu; dunia, manusia, hawa nafsu dan Syetan.
( Spiritual Motivator, N. Faqih Syarif H, www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Sunday, January 25, 2009

Spiritual Motivation


Spritual Motivation
Melejitkan Potensi diri dan Lompatan Spirit

Apakah yang mendorong umat Islam untuk berhasil? Apakah karena dorongan materi ? Apakah karena dorongan emosional? Sobat, jawabannya pendek, yaitu kecintaan kepada Allah. Bagi umat Islam, Allah adalah segala-galanya. Bukankah kalimat yang sering kita lafalkan ketika sholat adalah kalimat yang tertuang dalam surat Al-An’am ayat 162,

“Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (TQS. Al-An’am : 162 )

Allah adalah segala-galanya karena semua yang ada termasuk alam semesta ini datang dari Allah Swt.
Kekuatan yang diutamakan Islam dan dimiliki oleh umat Islam adalah iman dan takwa, bukan sains dan teknologi. Hal ini karena Iman dan Takwa berbicara tentang Allah dan bagaimana tunduk kepada-Nya. Apabila Iman dan Takwa hidup subur dan terus mekar di hati, lahirlah sikap dan cara berpikir yang benar. Berbekal Aqidah Islam ini,umat Islam memerintah dunia dan menyelamatkannya dan sekaligus melejitkan ilmu sains. Ledakan sains oleh umat Islam terjadi karena ia dianggap sebagai jembatan untuk mengenal keagungan Allah. Akhirnya umat Islam mampu menguasai dunia. Kegemilangan ini terjadi karena itu adalah Janji Allah atau ketetapan Allah asalkan syarat-syaratnya kita penuhi. Sebagaimana firman Allah Swt.
“ Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur[*] sesudah (kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.”(TQS. Al-Anbiya’ : 105)

[*] Yang dimaksud dengan Zabur di sini ialah seluruh kitab yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi-Nya. sebahagian ahli tafsir mengartikan dengan kitab yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s. dengan demikian Adz Dzikr artinya adalah kitab Taurat.

Sobat, jiwa yang mencintai Allah dan kesadaran akan hubungannya dengan Allah inilah yang akan menjadikan seseorang mempunyai motivasi yang tinggi, lihatlah apa yang terjadi pada tukang-tukang sihir Firaun. Setelah mereka melihat mukjizat Nabi Musa, terbukti kebenaran Nabi Musa As, lalu mereka beriman pada ajaran beliau. Firaun lantas murka dan dalam kemarahan Firaun berkata, “Aku akan potong tangan dan kaki kalian secara silang dan aku akan menyalib kalian pada bagian atas pohon kurma.” Menghadapi ancaman yang tidak berperikemanusiaan ini, bagaimana reaksi mereka? Mereka berkata kepada Firaun, “Kami tidak lagi mengutamakan kamu setelah datang bukti-bukti yang nyata dari Tuhan Pencipta kami. Maka lakukankanlah apa yang hendak kamu lakukan.Kamu hanya mampu menghukum kami di dunia ini saja.” Sebagaimana firman Allah Swt :
Berkata Fir'aun: "Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka Sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan Sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan Sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya".
Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada Kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; Maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja. (TQS Tha Ha ayat :71-72)

Sobat, daya tarik apa yang melahirkan motivasi sedahsyat ini sehingga sanggup meninggalkan kesenangan dan kemewahan hidup? Daya tariknya adalah Cintanya kepada Allah, Surga Allah. Para sahabat Nabi menghadapi ancaman keselamatan serta pemboikotan ekonomi dari golongan Quraisy selama 3 (tiga) tahun di Mekah, mereka mengutamakan Iman dan Islam daripada segalanya. Ibnu Ishak meriwayatkan, Umat Islam saat itu terpaksa memakan daun-daun dan pucuk-pucuk kayu sebagai makanan saat itu. Namun mereka tetap beristiqomah di atas landasan Islam karena yakin akan pertolongan Allah. Bukankah Allah berjanji dalam surat Al-Hajj ayat 40,
“(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan Kami hanyalah Allah". dan Sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,” (TQS Al-Hajj :40).

Sobat, janji-janji Allah seperti itu melahirkan optimisme dan pikiran positif yang hebat dalam diri umat Islam. Mereka tidak bimbang atas ujian dan cobaan. Mereka berani menghadapi berbagai resiko. Sikap yang seperti inilah yang membuat mereka sukses.
Subhanallah, Seorang profesor Ilmu Psikologi dan Psikiatri di Universitas Wisconsi Madison Dr. Richard J. Davison menyatakan bahwa golongan yang optimis biasanya lebih sehat dibandingkan yang tidak. Hal ini karena hormon kortisol dalam darah mereka rendah dan ini meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Hormon kortisol adalah hormon yang keluar sewaktu tekanan atau stress menyerang seseorang. Jika kadarnya rendah, seseorang menjadi lebih tenang sewaktu menghadapi ujian.

Winslow Research Institute , Kalifornia melakukan penelitian yang menyatakan bahwa mereka yang berhasil adalah mereka yang memiliki sifat :
1. Keyakinan diri.
2. Kekuatan mental
3. Kekuatan pemikiran konseptual
4. Semangat membara.
Semua sifat itu sobat, dimiliki oleh para sahabat Rasul . Mereka yakin dengan Islam yang mereka anut. Mereka juga yakin perjuangan mereka pasti berhasil karena itu telah dijanjikan Allah dalam banyak firman-Nya. Mereka juga memilki kekuatan mental yang mengagumkan untuk menghadapi berbagai ujian dan cobaan. Tanpa kekuatan ini , mereka tidak akan mampu hijrah melewati padang pasir yang tandus tanpa membawa perbekalan yang memadai dari Mekah ke Madinah. Tanpa kekuatan ini mereka juga tidak akan mampu berperang dengan musuh yang jumlahnya 6 kali lipat dari mereka. Mereka juga memiliki kekuatan konseptual yang mantap. Mereka mengetahui dengan jelas tujuan hidup di muka bumi ini. Mereka juga mengetahui bahwa hidup yang sementara ini mempunyai visi dan misi. Mereka juga mampu menilai setiap isu berdasarkan acuan atau parameter syariat Islam yang rahmatan lil ‘alamin yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-sunnah. Mengenai semangat, mereka bukan sekedar membara tetapi semangat mereka membakar. Tanpa semangat dan Spiritual Motivation yang tinggi tersebut mereka tidak mungkin mampu membangun Khilafah dan peradaban Islam yang gemilang yang dikagumi sampai sekarang.
Sifat-sifat dan karakter semacam ini dan yang lainnya menghiasi diri karena mereka berpegang teguh pada syariat Islam. Umat Islam adalah umat istemewa. Keistemewaan ini hanya akan terungkap setelah umat tersebut memahami dan menghayati ajaran Islam yang sejati. Hanya setelah itu saja, karbon yang ada dalam diri mereka berubah menjadi berlian. Berlian yang berhasil menyinari seluruh alam.
Sobat, inilah yang di sebut Spiritual Motivation adalah suatu motivasi yang datang dari keyakinan dan nilai-nilai yang dianut oleh seseorang. Bagi seorang muslim, sudah pasti ayat-ayat Al-Qur’an atau As-sunnah akan menjadi motivator utama kita dalam kehidupan. Bukankah Allah telah berfirman:
“ Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.”(TQS. Al-Jatsiyah : 20).
( Spiritual Motivator,N.Faqih Syarif H, www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com)

Friday, January 23, 2009

Wujudkan Ide Bisnis ya Ada Sekarang!


Coba anda tanyakan pada anak-anak anda yang tahun ini baru masuk Sekolah Dasar. Tanyakan, apa cita-citanya?Saya yakin jawaban yang keluar adalah dokter, pilot, menteri atau bahkan presiden. Mereka memang selalu mengidamkan hal-hal besar.
Tapi sekarang coba tanyakan pada diri anda apa rencana bisnis anda? Apakah sifat jawabannya sama dengan anak-anak anda?
Tentu saja tidak. Anak-anak menjawab sekenanya, sedang anda biasanya menjawab sesuai realitas.
Seorang pebisnis memang harus realistis. Banyak orang, saya harap anda bukan salah satunya, selalu mengidamkan ide-ide besar. Misalnya, dia ingin menaikkan penjualan 100 kali lipat dalam sehari.
Keinginan seperti itu kerap membuat anda terjebak pada sindrom ide besar tanpa ACTION. Anda mudah terbuai keinginan yang tinggi tanpa usaha mewujudkannya. Sindrom ini bahaya karena bisa membuat anda melamun, bahkan “terbang” melayang terlalu lama dan tak menjejakkan kaki di bumi. Dan itu bisa menjadi penyebab kegagalan bisnis internet anda.
Menaikkan penjualan, apalagi sampai 100 kali lipat memang keinginan semua pebisnis internet. Tapi jika anda menginginkannya dalam waktu sehari, itu namanya tak realistis. Jangankan menaikkan 100 kali lipat, dua kali lipat saja sudah cukup gemilang.
Bagaimana agar tidak terjebak pada ide-ide besar yang kosong seperti itu?
Sekarang, coba tulislah keinginan anda dalam seminggu mendatang. Dari daftar keinginan itu mungkin anda temukan beberapa keinginan yang tak realistis. Langsung coret saja! Sisakan hal yang menurut anda mungkin anda raih.
Selanjutnya, cermati keinginan yang tersisa. Mana yang bisa anda dapatkan dalam waktu paling dekat, hari ini atau besok. Prioritaskan kegiatan yang paling mungkin anda wujudkan. Rinci tujuan tersebut dengan rencana-rencana kecil. Misalnya, anda ingin memiliki blog sukses spektakuler, mulai saja dari membuat blog.
Nah, lakukan hal itu pada keinginan-keinginan anda yang lain. Buatlah rencana-rencana kecil yang detail untuk mendapatkannya.
Ide-ide sederhana yang anda temukan saat anda menyusun rencana sangat berharga. Jangan anggap remeh ide yang tiba-tiba melintas dalam benak anda. Jika ide itu cepat anda kerjakan, yakinlah suatu saat bisa berubah menjadi ide yang sangat besar untuk menghasilkan uang.
Ini contoh kecil yang sering dialami orang. Saat duduk di meja makan, atau sedang menikmati secangkir kopi, tiba-tiba muncul keinginan mengirim email penawaran pada seorang kenalan. Ketika ide itu melintas, banyak orang tak melanjutkannya dengan tindakan. “Itu kan bisa dilakukan nanti atau besok-besok saja,” mungkin begitu pikirnya.
Saat sebuah ide melintas, itu sebenarnya awal dari puluhan atau ratusan ide lain. Jika anda mengeksekusi ide pertama, ide-ide yang lain akan berdatangan. Meski awalnya anda hanya ingin mengirim email penawaran, banyak ide-ide besar di belakangnya.
Tapi karena ide yang datang pada anda tak segera dieksekusi, ide lainpun mati. Sangat sayang kan?
Baiklah, anda kemudian berjanji tak akan menyia-nyiakan ide. Tapi sebuah ide kadang datang saat anda sedang repot.
Jika itu yang anda alami, buatlah catatan- kecil. Catat apapun ide yang datang pada anda. Bisa di kertas, blocknote, atau handphone. Simpanlah catatan itu baik-baik seperti anda menyimpan uang. Karena ide sama berharganya dengan uang. Kemudian saat anda memiliki waktu luang, segera ACTION. Jadikan ide sederhana sebagai jalan mengubah nasib anda yang lebih baik selamanya.

Salam ACTION!

Sobat, Kegagalan bukanlah akhir dari kehidupan. Yang gagal adalah salah satu proyek kita tapi janganlah dianggap itu adalah kegagalan seluruh hidup kita. Kegagalan hanyalah tangga-tangga menuju kesuksesan. Jangan putus asa karena setiap kegagalan pasti ada hikmah atau pelajaran yang bisa kita ambil.Oleh karena itu ada beberapa hal yang harus kita hindari :

1. Jauhilah informasi negatif yang menyiratkan kegagalan dari mana pun sumbernya, baik dari koran, TV, majalah, maupun interne.
2. Hindari menonton TV yang berisi berita-berita dan acara yang cenderung negatif. Di samping acara-acara yang bagus tidak bisa kita pungkiri masih banyak juga acara yang membuat pikiran kita terkotori, diantaranya film dan sinetron yang kurang mendidik.
3. Jangan tanggapi perkataan orang yang negatif dan melemahkan. Tidak penting apa yang dikatakan orang, tapi yang penting adalah apa yang kita katakan kepada diri kita sendiri. Kita bisa merespon perkataan orang yang negatif dengan yang lebih baik.
4. Jangan ikuti pikiran jahat yang ada dalam pikiran kita. Pikiran jahat sesungguhnya berasal dari syetan yang merupakan musuh terbesar manusia. Maka perbanyaklah istighfar dan membaca Audzubillahi minasysyaitanirrrojiim. Bukankah Allah berfirman, "Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan karena syetan itu musuh yang nyata bagimu, Sesungguhnya syetan itu hanyalah menyuruh kamu berbuat jahat dan keji." (TQS. Al-baqarah :168-169).

Semoga kita bisa mengambil segala pelajaran dari kegagalan yang pernah kita alami dan Segera Bangkit dari kegagalanan.Kalau kita berpiki Bisa maka Pasti Bisa. Don't Give Up!!
(Spiritual Motivator, N.Faqih Syarif H, www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com ).

Thursday, January 22, 2009

Tips Memaksimalkan Potensi


Tips Memaksimalkan Potensi
Sobat, setiap orang pasti memiliki potensi dan kelebihannya masing-masing. Kalo kita bekerja dengan keahlian yang kita punya, maka kita akan sukses dan bisa memberikan kontribusi yang banyak kepada orang lain. Oleh karena itu, kalau sudah menemukan potensi dalam diri kita, tugas kita adalah mengoptimalkannya sehingga mendatangkan hasil yang maksimal. Adapun tips untuk memaksimalkan potensi itu antara lain :
1. Sadari apa yang menjadi kelebihan kita dan di mana letak kekurangannya. Kalau kita lemah dalam satu bidang, akuilah dan jangan memaksakan diri untuk konsentrasi di sana. Carilah kelebihan kita dan fokuslah di sana.
2. Berusahalah mencapai hasil hasil yang terbaik dari pekerjaan yang bisa kita lakukan, jangan setengah-setengah.
3. Kalahkan diri- sendiri dan buatlah target pribadi. Persaingan yang sebenarnya adalah melawan hawa nafsu yang ada dalam diri kita.
4. Beranilah dalam meraih impian dan cita-cita. Jangan merasa minder dengan cita-cita sendiri karena merasa terlalu tinggi atau tidak mungkin tercapai. Tanpa keberanian, sulit untuk meraih cita-cita. Allah Swt berfirman, “ Niscaya Allah akan meninggikan orang yang beriman di antara kamu dan orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” ( TQS al-Mujadilah :11)
5. Teruslah meningkatkan keilmuan kita karena untuk meraih kesuksesan di dunia dan di akherat modalnya adalah Ilmu. Surat Tanda Terus Belajar (STTB).
6. Teruslah menempa kepribadian agar menjadi orang yang bahagia dunia akherat.
Sobat, kita mesti kudu memiliki pikiran positif. Terkadang kita mengalami atau merasa ada kejenuhan dengan aktivitas yang dijalani, ingatlah bahwa tidak setiap orang memiliki kesempatan seperti Anda. Masih banyak pengangguran di mana-mana. Jadi, syukurilah karena Allah swt sudah member anda nikmat yang luar biasa dan gunakan untuk berkarya bagi sesama.
“Dan Dia (Allah) memberimu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur.” (TQS. An-Nahl :78). Dalam ayat yang lainnya Allah berfirman :
“Jika kamu bersyukur, maka akan Ku-tambah nikmat-Ku. Namun jika kamu kufur, maka Azab-Ku teramat pedih.” ( TQS. Ibrahim:7)
(Spiritual Motivator N.Faqih Syarif H, www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com )

Wednesday, January 21, 2009

Fikrul Mustanir Membuka Pendaftaran Santri Baru

Pesantren Terbuka
Fikrul Mustanir
Islamic Studies and Entrepreneur

Jl. S. Parman IVA No. 8 Waru – Sidoarjo. Telp. 031.8552392
www.faqihsyarif.com
Email : mumtaz.oke@Gmail.com
Membuka Program :
• Baca Tulis Al-Qur’an
• Bahasa Arab
• Al-Islam Level 1
• Al-Islam level 2
• Public Speaking Training
• Training for Trainer
• Entrepreneur Motivation Training
Syarat-syarat Pendaftaran :
1. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 20.000,-
2. Siap Test baca Al-qur’an dan wawancara
3. Usia minimal 16 Tahun ke atas
4. Program Baca Tulis Al-Qur’an infaq bulanan 50.000,-
5. Program Bahasa Arab infaq bulanan 50.000,-
6. Al-Islam level 1 Infaq bulanan 50.000,-
7. Al-Islam level 2 Infaq bulanan 50.000,-
8. Public Speaking Training infaq bulana 75.000,-
9. Training for Trainer infaq bulanan 75.000,-
10. Entrepreneur Motination Training infaq bulanan 100.000,-
Segera daftarkan diri Anda untuk 100 orang pendaftar pertama akan mendapatkan Gratisss ! Paket Buku Best Motivation dan Pelatihan dari Ust. Faqih Syarif ( Buku QLA-T plus VCD, Don’t Give Up Plus, Majalah FM, Pelatihan AMT) dengan nilai total 500 ribu. Mulai Program Tahun Ajaran Baru tgl 3 Pebruari 2009
Kontak Person : Bu Nur Aini di 031.8552392

Tuesday, January 20, 2009

Bagaimana Agar Bisa Lebih Produktif?


Bagaimana agar bisa lebih produktif?
Oleh. N. Faqih Syarif H
Sobat, potensi akan keluar sesuai dengan target yang ingin kita raih. Target yang tinggi akan memompa semangat untuk bekerja lebih keras . Sebaliknya target yang rendah akan menghasilkan energy yang rendah pula. Sudahkah kita membuat goal setting 2009 ini? Silahkan baca artikel saya tentang goal setting.
Ada beberapa hal sobat, yang Insya Allah bisa kita lakukan agar lebih produktif.
1. Jangan suka menunda-nunda pekerjaan. Segeralah bertindak untuk merealisasikan rencana yang baru kita buat.
2. Milikilah seorang tokoh panutan atau mentor untuk diteladani. Dalam hal ini, kita sudah memiliki tokoh panutan yang sempurna, yaitu baginda Rasulullah saw beliau adalah teladan dalam segala hal
3. Kelola waktu secara cermat. Waktu adalah modal yang paling utama dan paling berharga. Kalau kita tidak mengelolanya, akan hilang begitu saja. Sadarilah bahwa setiap detik waktu yang diamanahkan akan dipertanggungjawabkan kepada Allah Swt.
4. Selingi aktivitas dengan istirahat yang teratur. Hindari jebakan gila kerja(workaholic) yang akan membuat kita tidak ingat waktu dan tidak memperhatikan kondisi tubuh. Istirahat yang cukup prporsional akan membangkitkan semangat untuk kembali bekerja.
5. Singkirkan hal-hal yang mengganggu dalam bekerja. Tidak jarang gangguan dari televise, kebisingan, dan suara music yang terlalu keras akan mengurangi konsentrasi dalam bekerja.
6. Berusahalah untuk menemukan kebiasaan dan irama kerja. Setiap orang memiliki keunikan dan kebiasaan ketika bekerja. Untuk itu, sesuaikanlah dengan ritme kita sendiri.
7. Selesaikanlah setiap pekerjaan dengan tuntas. Jangan berhenti di tengah jalan. Sekali melangkah pantang mundur ke belakang. Don’t Give Up !!!
Sobat, Ingatlah bukankah Allah Swt memerintahkan kita untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan. Itu artinya kita diperintahkan untuk menjadi yang terbaik dari sesuatu yang bisa kita lakukan. “ Maka berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebaikan.” (TQS al-Baqarah(2) : 148 ). Sebagai seorang wirausahawan muslim hendaklah selalu berambisi untuk berbuat yang terbaik. Kita terus bergairah dalam mencapai cita-cita tanpa melanggar hak-hak orang lain. Mempertahankan semangat agar tetap mantap dalam meraih cita-cita dan harapan. Tanpa semangat tidak akan ada prestasi. Jadilah “Be the best not be asa” dalam bidang keahlian kita, berusahalah untuk menjadi solusi dalam setiap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. “sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi sesama.”
(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com )

Monday, January 19, 2009

Bagaimana Membangun Rasa Percaya Diri?


Bagaimana Membangun rasa Percaya Diri?
Oleh. N.Faqih Syarif H
Sobat, setiap orang tentunya ingin meningkatkan kepercayaan dirinya. Dengan memiliki rasa percaya diri, kita akan menjadi orang yang luwes dan mudah bergaul dengan siapa pun.Dengan kepercayaan diri, kita akan lebih cepat meraih kesuksesan. Tentunya juga dengan tidak berlebihan yang akhirnya justru akan menjatuhkan martabatnya. Berikut ini adalah beberapa tips agar lebih percaya diri :
1. Biasakanlah untuk berpikir sukses, bukan berpikir gagal. Kita sukses atau gagal bergantung pada bagaimana cara kita berpikir. Kalau kita berpikir bisa, Insya Allah pasti bisa. Kalau kita berpikir sukses, maka Insya Allah sukseslah yang akan kita raih.
2. Sadarilah bahwa kita lebih baik dari yang kita duga. Banyak orang yang kaget dengan prestasi yang telah dicapainya. “kok, saya bisa ya?” Ucapan ini sering juga kita lontarkan ketika meraih kesuksesan. Hal ini wajar karena selama ini mungkin kita meremehkan kemampuan diri yang sebenarnya lebih baik dari yang kita duga.
3. Bulatkan keyakinan kepada Allah, jangan setengah-setengah. Keyakinan yang optimal kepada Allah akan menghasilkan dampak yang maksimal. Sebaliknya, keyakinan yang setengah-setengah akan mendatangkan hasil yang kurang sempurna.
4. Masukkan hanya pikiran positif ke dalam ingatan kita. Pikiran ibarat sebuah teko ( ceret dalam bahasa jawa), hanya akan mengeluarkan apa yang ada di dalamnya. Kalau kita memasukkan air teh, yang akan keluar air teh. Kalau kita memasukkan air kopi, yang akan keluar air kopi. Begitu juga kalau kita memaukkan pikiran-pikiran kesuksesan ke dalam otak kita, yang akan keluar juga kesuksesan.
Ingatlah sobat, Hakekat percaya diri adalah kepercayaan kepada pertolongan Allah Swt, bukan kepercayan kepada kemampuan diri semata. Jika kita percaya diri berarti percaya kepada pertolongan Allah swt. Kita yakin kalau Allah Swt menolong, kita pasti bisa meraih apa yang diinginkan. Kalaupun belum terkabul, kita tidak cepat berputus asa. Karena kita sadar Allah-lah yang Maha tahu mana yang terbaik buat kita. Kita hanya berusaha dan berikhtiar; hasilnya kita serahkan kepada Allah. Dengan demikian, kita akan terus percaya diri setiap saat.
Sobat, Umat Islam adalah umat pilihan. Umat ini berhasil mengukir sejarah kegemilangan yang tidak ada bandingan dalam sejarah umat manusia di dunia sebelum ini. Keberhasilan umat islam dulu karena mereka menggunakan acuan hebat yang bernama syariat Islam. Formula Islam yang dibawa baginda rasulullah Muhammad Saw telah mampu melahirkan lebih banyak tokoh-tokoh hebat. Mereka yang membawa obor Islam ke seluruh pelosok dunia hingga hari kiamat. Oleh karena itu jika ingin berhasil saat ini, janganlah lupa memanfaatkan formula-formula agung ini.
( www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com )

Thursday, January 15, 2009

Mengapa Kemenangan dakwah tak kunjung datang?

Mengapa kemenangan dakwah tak kunjung datang, padahal gerakan dakwah ini semakin lama semakin matang? Mengapa nashrullâh tak kunjung turun, padahal perjuangan dakwah ini sudah berjalan puluhan tahun? Mengapa Khilafah tak kunjung tegak berdiri, padahal jamaah dakwah ini, selama ini, konsisten mengikuti manhaj Nabi saw.?
Mungkin beberapa pertanyaan di atas pernah terbersit dalam jiwa setiap syabab pengemban dakwah, tentu yang senantiasa menjadikan dakwah sebagai fokus perhatian dan poros hidupnya. Tidak jarang, pertanyaan-pertanyaan semacam ini memunculkan keraguan dalam jiwanya terhadap kesahihan fikrah (pemikiran) dan tharîqah (metode dakwah) yang selama ini ditempuh gerakan dakwahnya. Tidak jarang pula pertanyaan-pertanyaan di atas membersitkan ketidak-tsiqah-an dirinya terhadap harakah dakwah sekaligus qiyâdah-nya.
Pertanyaan-pertanyaan di atas sebetulnya wajar, bahkan harus selalu menjadi bahan tafakur dan renungan setiap pengemban dakwah. Dengan itu ia akan selalu bersikap kritis terhadap setiap penyimpangan—hatta seujung rambut—yang dilakukan oleh jamaah dakwahnya dari manhaj dakwah Rasulullah saw. Namun, sudah selayaknya pertanyaan-pertanyaan itu juga memunculkan sikap kritis terhadap dirinya sendiri. Sudahkah ia menjadi pengemban dakwah sejati sebagaimana Rasulullah saw. dan para Sahabatnya? Sebab, jangan-jangan tertundanya nashrullâh dan tak kunjung tegaknya Khilafah adalah karena kualitas keimanan maupun ketakwaan kita yang masih sangat jauh dibandingkan dengan generasi salafus-shâlih dulu.

Rasulullah saw. dan para Sahabatnya, juga generasi salafush-shâlih setelah mereka, meraih kemenangan demi kemenangan atas musuh-musuh mereka karena mereka senantiasa berpegang teguh pada agama ini.
Di dalam banyak kitab Sîrah telah diriwayatkan bahwa musuh mana pun tidak sanggup bertahan lama menghadapi para Sahabat Rasulullah saw., bahkan Kerajaan Romawi sekalipun, yang saat itu merupakan sebuah ‘negara adidaya’.
Mengapa pasukan Romawi bisa dikalahkan oleh kaum Muslim? Inilah yang juga menjadi pertanyaan Heraklius, penguasa Romawi saat itu. Saat berada di Antakiah dan pasukan Romawi pulang dalam keadaan kalah menghadapi kaum Muslim, Heraklius berkata kepada pasukannya, “Celaka kalian! Jelaskan kepadaku tentang orang-orang yang berperang melawan kalian? Bukankah mereka juga manusia seperti kalian?!”
“Benar,” jawab pasukan Romawi.
“Siapa yang lebih banyak pasukannya, kalian atau mereka?”
“Kami lebih banyak pasukannya beberapa kali lipat di semua tempat.”
“Lalu mengapa kalian bisa dikalahkan?” Tanya Heraklius lagi.

Salah seorang tokoh Romawi berkata, “Karena mereka biasa melakukan salat malam, berpuasa pada siang hari, menepati janji, melakukan amar makruf nahi mungkar dan berlaku adil kepada sesama mereka. Sebaliknya, kita biasa minum minuman keras, berzina, melakukan keharaman, ingkar janji, merampok, menzalimi orang, memerintahkan hal-hal haram, melarang hal-hal yang diridhai Tuhan serta membuat kerusakan di muka bumi.”
Kepada tokoh itu, Heraklius berkata, “Kamu benar!” (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Marwan al-Malik, dalam kitab Al-Bidâyah (VII/15); juga oleh Ibnu Asakir).
Sebab-sebab pembawa kemenangan juga pernah dijelaskan oleh salah seorang intel Romawi yang dikirim untuk menyelidiki kondisi kaum Muslim. Usai menjalankan tugasnya, intel itu menjelaskan kondisi kaum Muslim, “Mereka adalah ‘para biarawan’ (para ahli ibadah) pada malam hari dan para pendekar ulung pada siang hari. Jika anak penguasa mereka mencuri, mereka memotong tangannya, dan jika ia berzina, mereka merajamnya, untuk menegakkan kebenaran di tengah-tengah mereka.”
Mendengar itu, atasan sang intel itu berkata, “Jika laporanmu ini benar, perut bumi (kematian, pen.) lebih baik bagiku daripada berhadapan dengan mereka di atas permukaan bumi. Aku berharap Tuhan tidak mempertemukan aku dengan mereka.” (Diriwayatkan Al-Baihaqi, dalam As-Sunan al-Kubrâ, VIII/175).

Jelas, kemenangan generasi Muslim terdahulu adalah karena keteguhan mereka dalam berpegang teguh dengan agama ini. Sebaliknya, kekalahan yang mereka alami adalah karena kebalikannya.
Jika kita menelaah Perang Uhud, misalnya, kita akan menemukan bahwa sebab kekalahan kaum Muslim di dalamya ialah karena perilaku sebagian kecil dari mereka yang tidak menaati perintah Rasulullah saw. Sebagian pasukan pemanah, yang jumlah mereka tidak mencapai 4% dari jumlah total pasukan kaum Muslim ketika itu, melakukan tindakan indisipliner. Mereka bermaksiat terhadap perintah Rasulullah saw. Akibatnya, 70 orang Sahabat terbunuh; perut mereka dibelah; hidung dan telinga mereka dimutilasi; Rasulullah saw. sendiri terluka, wajah Beliau tergores, dan gigi antara gigi seri dan gigi taring Beliau rontok.
Jadi, mengapa nashrullâh tak kunjung turun, kemenangan tak kunjung datang dan Khilafah tak kunjung tegak? Boleh jadi, semua itu berpangkal pada kemaksiatan kita, bukan karena ketidaksahihan fikrah dan tharîqah dakwah kita. Mungkin karena selama ini kita pun bermaksiat kepada Allah Swt. dan Rasulul-Nya. Mungkin selama ini kita belum bisa menjaga kejernihan akal-pikiran kita; belum bisa memelihara kebersihan hati kita dari penyakit riya, ujub, sombong, ambisi jabatan, dll; belum mampu melindungi pandangan kita dari hal-hal yang haram; belum sanggup menjaga lisan kita dari ucapan-ucapan yang tidak berguna; dan belum dapat mengendalikan anggota tubuh kita dari perilaku maksiat. Mungkin selama ini kita juga sering melalaikan akad, mengkhianati amanah (terutama amanah dakwah) serta melanggar janji dan sumpah (terutama untuk taat dan patuh pada qiyâdah atas nama Allah).
Jika semua itu yang memang menjadi faktor mengapa nashrullâh, kemenangan dan Khilafah tak kunjung segera terwujud, maka tidak ada cara lain selain kita harus segera bertobat dengan tawbat[an] nashûha; kembali kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan segala kesucian jiwa-raga.
( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Ciri-ciri Visi dan Misi yang baik


Visi yang baik memiliki ciri-ciri tertentu.Adapun ciri-ciri visi yang baik itu sobat, adalah sebagai berikut :
1. Terukur dan spesifik
2. Fleksibel dan tidak kaku
3. Realistis dan sesuai dengan kemampuan serta bakat yang kita miliki.
4. Menarik dan kita tertantang untuk meraihnya.
5. Jelas dan mudah dipahami.
6. sederhana, tidak terlalu panjang dan mudah diingat.
Sedangkan ciri Misi yang baik :
1. Misi harus bersifat luhur dan berasal dari hati nurani yang paling dalam yang merupakan keinginan paling luhur dari diri kita.
2. Misi bersifat fleksibel, tidak kaku, dan mudah diubah. Artinya, misi tidak sekali jadi, tapi terbuka peluang untuk perbaikan dan perubahan.
3. Misi harus menarik sehingga mampu memotivasi kita. karena kita akan terdorong bekerja keras untuk sesuatu yang kita sukai.
4. Misi yang baik bukan bersifat materi dan berdasarkan ukuran-ukuan materi semata.
5. Misi harus jelas, mudah dihayati, dan dipahami. Misi yang jelas akan mudah terwujud dan direalisasikan.
6. Misi sebaiknya singkat, padat, dan terdiri atas satu kalimat sehingga mudah dihafal dan diingat
( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Monday, January 12, 2009

Tips Menulis Artikel yang Menarik


Tips Menulis Artikel yang Menarik
Untuk menulis artikel yang menarik, tidak sulit. Baca panduan ini:
1. Menulis dengan tulus. Jika anda menulis dengan tulus tanpa ada perasaan
terpaksa saya yakin semuanya akan berjalan mulus. Anda tidak akan
mengalami kesulitan dalam mencari kata-kata. Mengalir saja, tulis semua yang
ingin anda tulis. Blog yang bagus itu biasanya punya content asli dan ditulis
sepenuh hati. Jadi, anda bisa menulis apa saja yang anda sukai agar jiwa anda
terasa masuk dalam tulisan. Selain itu, tulisan anda tidak terkesan dipaksakan.
2. Tulis yang bermanfaat. Blog yang sukses mengerti apa yang disukai para
pembacanya. Semua orang yang mengakses blog seperti ini tidak akan pergi
dengan tangan hampa. Mereka punya hal baru yang bermanfaat dan setiap
pengunjung bisa menerapkan manfaat ini untuk kepentingan mereka. Jadi, kita
harus menulis sesuatu yang berguna untuk orang lain. Berikan informasi yang
anda punya untuk semua pengunjung. Agar, pengunjung tidak merasa sia-sia
telah datang ke blog anda.
3. Cari solusi untuk masalah orang lain. Pertama kali sebelum mencoba
memecahkan masalah orang lain, anda mesti tahu betul siapa saja pembaca
anda. Jadi anda bisa menganalisis kesulitan apa saja yang biasa mereka
hadapi. Nah, selanjutnya anda bisa membantu mereka menemukan solusi yang
tepat untuk masalah itu. Tapi jika anda belum punya pembaca (biasanya
dialami blogger baru) anda bisa membaca blog lain yang punya target
pembaca yang sama dengan anda dulu. Sebut saja ini blog reference anda.
Jika anda benar-benar blank tidak punya ide untuk menawarkan solusi pada
pengunjung. Coba saja pelajari masalah-masalah yang biasa diutarakan
pengunjung blog reference anda. Biasanya di bagian komentar pengunjung
suka mencurahkan masalah-masalah mereka. Kemudian anda tulis pemecahan
masalah mereka itu menurut versi anda sendiri.
4. Jangan cuma menulis tentang diri sendiri. Jika anda terlalu banyak
menulis tentang diri anda, nanti malah banyak pengunjung yang tidak suka.
Mereka akan mengira anda bikin blog hanya karena ingin pamer. Gawat bukan
kalau sudah begini? Apa anda pernah menemui blog yang isinya seperti buku
harian? Saya kira banyak juga ya jumlahnya. Dan sepertinya model blog curhat
seperti ini tidak banyak disukai pengunjung. Kecuali kalau isi tulisan mereka
mengandung banyak informasi yang berguna buat pengunjung. Bukan cuma
menulis kegiatan harian seperti menulis di buku diary saja. Nah, jadi apa yang
mesti anda ingat agar blog anda tidak seperti buku harian? Anda sebaiknya
mengingatkan diri anda kalau anda menulis di blog bukan hanya ditujukan
untuk diri anda sendiri. Tapi anda juga menulis untuk banyak pengunjung di
seluruh penjuru dunia. Berbagi apa yang anda alami dan apa yang dipelajari
kepada banyak orang. Jangan melulu membicarakan diri anda sendiri.
5. Sentuhlah pembaca anda. Coba buat interaksi dengan para pembaca
anda. Caranya bagaimana? Tidak cuma membalas komen yang pembaca
berikan. Tapi, anda bisa membuat sejenis kontes yang menarik minat pembaca
anda. Misal bagi pemberi komentar diberi hadiah ebook.
6. Buat headline yang memikat. Headline atau judul tulisan jadi salah satu
faktor penentu banyak tidaknya pengunjung yang tertarik dengan blog anda.
Kenapa? Ya karena siapapun yang ingin join di blog pasti membaca judul
tulisan anda dulu. Betapapun menariknya content anda kalau judulnya tidak
menawan hati pengunjng, ya sia-sia saja. Nah, untuk membuat judul tulisan
yang mematikan, anda bisa belajar dari blog lain. Perhatikan saja judul-judul
yang ada di blog-blog terkenal. Pelajari apa yang membuat judul itu bisa
memikat anda. Lalu silakan meniru model judul yang membuat anda terpikat
ini. Apa mereka banyak memakai kalimat tanya, memakai judul how to,
memakai kalimat imperatif atau malah judulnya singkat seperti headline
koran? Anda boleh meniru model yang anda sukai.
7. Fokus pada hal yang penting saja. Jangan merepotkan diri anda dengan
hal-hal yang tidak memberi manfaat banyak untuk traffic blog anda. Misal,
anda terlalu asyik mencari gambar yang sempurna untuk blog anda. Atau
terlalu lama mendesain layout dan mengutak-atik format halamannya.
Tentukan hal apa sih yang paling esensial untuk blog anda? Dan fokus pada hal
yang penting ini saja. Jangan buang waktu anda dengan aktivitas yang
membuat anda terlena. Kalau bagi saya sendiri menulis content dan
berinteraksi dengan pembaca itu dua hal yang lebih penting dari apapun. Jadi
saya minimalkan saja aktivitas yang tidak berkaitan dengan dua hal ini. Jadi
saya bisa menggunakan waktu saya yang lain untuk hal yang lebih produktif.
Sebagai tambahan, anda perlu perhatikan pula kiat menulis berikut ini:
• Mengungkapkan secara jelas permasalahan yang akan dibahas. Sebaiknya, tulisan
kita memiliki satu persoalan pokok yang akan dibahas. Agar hasilnya tulisan kita
tidak nglantur kemana-mana.
• Hindari memakai bahasa formal. Bahasa blog cenderung lentur dan bersifat bahasa
tutur. Tulis seperti anda bercakap-cakap dengan teman.
(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com)

Sunday, January 11, 2009

Pentingnya Membangun Sikap Mental Positif (SMP)



Bila anda diminta memilih antara mental positif dan mental negatif, manakah yang anda pilih? Maukah anda setiap hari mengumpati nasib diri anda dan membuat dunia terasa begitu gelap dan mengerikan? Bahkan mungkin menyalahkan diri anda sendiri yang telah hadir di dunia?
Saya harap tidak.
Dalam bisnis dan terutama hidup anda, mental positif berperan sangat penting. Mental positif akan melahirkan pikiran positif, hati positif, dan tindakan positif. Semuanya akan membuat hari-hari anda lebih berbahagia. Sampai akhirnya kesuksesan sejati yang anda upayakan tercapai.
Saya tahu, tak selalu keinginan kita bisa tercapai. Kadang mungkin kita merasa dunia begitu kejam. Banyak keinginan kita, tapi tak semuanya bisa kesampaian. Kita ingin ini itu tapi kok rasanya ada saja halangan dan rintangan yang membentang.
Dalam kondisi seperti ini, mental negatif mudah muncul. Segala aneka pikiran negatif mudah bersarang. Yang kemudian melahirkan tindakan-tindakan negatif. Dalam iklim negatif, kita mudah kehilangan fokus. Kita kehilangan arah apa yang semestinya kita perbuat. Kita jadi memandang segala sesuatu dari sisi yang melulu negatif. Ketika mental negatif telah menguasai diri kita, kita akan sulit untuk memperbaiki diri. Kita sulit untuk melihat ke dalam diri sendiri. Kita lebih suka untuk menyalahkan. Dan tindakan yang kita lakukan kerap tak logis dan tak produktif.
Padahal kalau kita mau amati, orang-orang sukses pastilah bermental positif. Sukses yang mereka raih berawal dari mental positif. Mental positif membuat mereka menjadi pribadi yang positif, menjadi penuh percaya diri, gigih dan full ACTION untuk berjuang mencapai cita-citanya.
Orang bermental positif selalu dipenuhi dengan perkataan “ya saya bisa!”. Walau kegagalan mungkin terjadi, mereka tak menganggapnya sebagai ujian yang harus dihindari. Tapi harus dilewati demi mencapai tujuan hidupnya.
Lalu bagaimana membangun mental positif?

1. Miliki Tujuan yang Positif. Tetapkan tujuan positif anda di awal. Saat anda mulai berniat melangkah, anda harus telah memiliki tujuan. Karena tujuan itu yang akan memandu ACTION anda.
2. Tumbuhkan pikiran positif. Bila tujuan positif telah dipancangkan, selanjutnya tumbuhkan pikiran positif. Misalnya contoh sederhana dengan mengatakan kata-kata positif. Seperti “ya saya bisa!”, “ya saya sukses!”, “ya saya bahagia!” dst. Ucapkan itu secara rutin. Niscaya mental positif anda akan makin kokoh. Dan pikiran negatif enggan menempel pada benak anda.
3. Rawat perasaan positif anda. Penuhi perasaan anda dengan hal positif. Meski mungkin yang anda alami sama sekali tak mengenakkan, tapi coba cari hal positif apa yang terkandung dari kejadian itu. Dan rasakanlah… Karena perasaan yang positif melahirkan kebahagiaan. Serta melatih kesabaran seperti yang dikatakan Mas Yanuar.
4. Lakukan ACTION positif anda. Buat segala aktivitas anda bernuansa positif. Yang mengandung kebaikan. Dengan melakukannya secara konsisten, saya yakin tujuan yang telah anda tetapkan di awal bakal tercapai.

Anda bebas memilih mental apa yang ingin anda peluk. Kalaupun anda memilih mental negatif, saya hanya bisa berharap bukan hasil negatif yang didapat.
Sedang kalau anda memilih bermental positif, anda harus berkomitmen membangunnya. Dengan bermental positif, kita diajak belajar menemukan hal positif dalam segala masalah hidup kita. Berupaya mengubah persoalan menjadi peluang atau rintangan menjadi kesempatan.
Never Stop ACTION!
(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.faqihsyarif.com)

Thursday, January 8, 2009

Kabar Gembira !!!

Kabar Gembira!
Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
Anda Bosan Jadi karyawan!
Anda ingin menjadi Wirausahawan Mandiri!
Anda ingin jadi Trainer yang handal!
Anda Ingin menjadi Publik Speaker yang Menggugah dan Mengubah!
Anda ingin menjadi Penulis Hebat!
Segera daftarkan diri Anda dan ikuti Program Mentor Fikrul Mustanir Plus!!!
Kirimkan CV Anda.

Nama :.......
Alamat :.....
Pekerjaan : ......
Telp. : ..........
Email : .........

Ke email kami mumtaz.oke@gmail.com
Dapatkan juga Bonus 20 File berupa Ebook2, materi2 ppt,Artikel2 Motivasi dan Pengembangan diri senilai Total 1 juta secara Gratisss.
Peserta Tiap gelombang hanya 10 Orang.
Pendaftaran paling lambat tanggal 25 Jan 2009
Start Program Mentor Fikrul Mustanir Plus Tanggal 31 Jan 2009.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

Mr. N. Faqih Syarif H
(www.faqihsyarif.com)

Penyebab Kenakalan Anak


Penyebab Kenakalan Anak
Sobat, ada beberapa factor yang menyebabkan anak menjadi nakal dan suka berbuat negative diantaranya :
1. Keretakan hubungan antara bapak dan ibu (disharmoni orang tua). Pertengkaran yang sering terjadi antara bapak dan ibu menyebabkan anak menjadi stress dan tidak betah tinggal di rumah, sehingga cenderung ingin mencari nuansa kesegaran di luar rumah. Jika di luar rumah ternyata ia mendapatkan lingkungan yang negative, maka di situlah awal runtuhnya qurrota a’yun serta awal penyebab kenakalan anak.
2. Mandegnya dinamika anak. Masa anak-anak adalah masa bermain, bersenda-gurau dan aktif bergerak. Orang tua dan pendidik harus memahami betul karakteristik kejiwaan anak, sehingga mereka tidak menerapkan metode pendidikan yang mengekang, membelenggu dan meneror jiwa anak, yang menjadikan anak kehilangan keceriaan, merasa takut dan tertindas. Oleh karena itu, usahakanlah rumah dan sekolah menjadi tempat yang menyenangkan dan menyegarkan bagi anak.
3. Pergaulan negative dengan teman nakal. Rasulullah Saw. Bersabda : “ Seseorang itu akan mengikuti agama temannya, maka hendaklah salah seorang diantara kamu memperhatikan siapa temannya itu.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).
4. Buruknya perlakuan orang tua terhadap anak. Jika anak sering diperlakukan dengan kejam, dididik dengan pukulan sadis, sering dibentak, dicemooh dan dihina, maka anak akan tumbuh besar dalam suasana yang timpang. Anak menjadi minder, tidak memiliki rasa percaya diri, merasa selalu dibenci orang lain dan cenderung berbuat negative.
5. Film-film sadis dan porno. Film-film keras dan cabul sangat berpengaruh pada kejiwaan anak. Hal inilah yang kurang disadari oleh para orang tua, para penentu kebijakan yaitu para penguasa yang membiarkan tayangan-tayangan TV yang tidak ramah pada keluarga dan anak-anak ditambah lagi para orang tua tadi membiarkan anak bebas menonton acara-acara televise tanpa seleksi.
6. Lengahnya orang tua terhadap pendidikan anak. Banyak orang tua yang acuh dan tidak terlalu peduli dengan pendidikan anaknya. Yang penting anak telah sekolah, sudah mendapat pengajaran, sudah ngaji di majelis pengajian anak dan lain sebagainya. Dikiranya hal itu sudah cukup. Padahal, pendidikan itu harus dilaksanakan secara integral ( menyeluruh). Antara rumah, sekolah, masjid dan masyarakat serta Negara harus secara bersama-sama dan serius-terpadu memberikan pendidikan yang baik kepada Anak.
( Disarikan dari Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Syekh Abdullah Nasih ‘Ulwan )
Semoga kita semua amat peduli dengan persoalan ini, merupakan sebuah kebahagiaan agung yang merekahkan hati setiap orang tua, apabila ia dikaruniahi seorang anak yang sholih dan sholihah. Inilah salah satu pilar terpenting bagi terwujudnya keluarga sakinah, sebuah keluarga bahagia yang meneduhkan hati penghuninya. Anak yang shalih dan shalihah yang memiliki kepribadian “luar biasa” ini dalam bahasa al-Qur’an adalah sebagai qurrota a’yun, penyejuk mata dan penyenang hati bagi kedua orang tuanya. Sebagaimana Allah Swt telah berfirman :
“ Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (TQS. Al-Furqan (25) : 74 )
(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.faqihsyarif.com )

Monday, January 5, 2009

Menebar Kasih dengan Memberi


Menebar Kasih dengan Memberi
Wahai Tuhanku Yang Maha Penyayang, rahmat-Mu kepada makhluk membuktikan kepada kami keluasan cinta kasih. Sehingga hati kami menjadi tenang karena Engkau Maha pengasih terhadap seluruh alam. Engkau menyukai rahmat, karena itulah sifat-Mu. Ya Allah Tuhanku, sungguh kami beruntung memperolehnya, karena kesalahan dan kekurangan kami terlalu banyak, maka Ya Allah sebarluaskan rahmat-mu, sehingga hati kami menjadi tenang dengan rahmat-mu itu.”

Sobat, kasih tanpa memberi hanyalah sebuah teori semata. Perwujudan kasih selalu dalam tindakan memberi, apa pun bentuk pemberiannya. Ini penting karena tanpa tindakan memberi, tidak ada perbedaan antara orang yang mengasihi dan tidak mengasihi. Jadi, kasih adalah paradigmanya, sementara memberi adalah perilakunya. Berdasarkan dua factor ini, kita dapat mengelompokkan perilaku manusia ke dalam 4 Tipe :
1. Orang yang mengasihi, tetapi tidak memberi. Orang semacam ini hanya berteori mengenai kasih tetapi tidak melakukan apa-apa. Anda merasa kasihan pada tetangga yang miskin, tetapi anda merasa cukup puas dengan hanya membicarakan rasa kasihan Anda. Para politikus yang banyak berbicara tentang nasib rakyat dan pengentasan kemiskinan hanya dalam retorika dan iklan politik di media massa tetapi faktanya nol belaka.
2. Orang yang mengasihi dan mewujudkan kasih itu dalam bentuk tindakan memberi. Orang yang memberi dengan dasar kasih serta kesadaran akan hubungannya dengan Allah adalah orang yang ikhlas. Orang yang seperti ini akan merasakan indahnya sebuah tindakan memberi. Memberi menghasilkan energy yang mencerahkan, menimbulkan rasa puas dan bahagia.
3. Orang yang memberi, tetapi pemberian tersebut bukanlah didasari oleh kasih. Orang-orang seperti ini menyimpan banyak agenda tersembunyi. Ia member untuk mendapatkan sesuatu yang jauh lebih banyak. Pemberian seperti ini hanyalah bersifat transaksional. Dasar pemberian ini hanyalah sebuah analisis untung-rugi. Sekalipun tindakan ini adalah sebuah keputusan rasional, ini bukanlah sebuah bentuk kebaikan.
4. Orang-orang yang tidak mengasihi dan juga tidak memberi.Orang-orang ini adalah orang yang kikir dan anti social. Mereka tidak sadar bahwa alam semesta ini hanya bisa berjalan karena tindakan memberi. Mereka tidak paham bahwa mereka bisa hidup sampai saat ini karena pemberian Allah dan menikmati berbagai tindakan memberi yang telah dilakukan juga oleh banyak orang kepada mereka.Orang-orang seperti ini sebetulnya telah menyalahi hokum alam itu sendiri. Oleh karena itu, mereka akan tersingkir dari kehidupan ini.
Sobat, sebuah tindakan memberi haruslah didasarkan pada pemahaman yang mendalam mengenai apa yang benar-benar dibutuhkan oleh orang lain, memberi tanpa diminta menunjukkan kepekaan anda yang sangat tinggi pada orang lain, give more expect less inilah definisi ikhlas secara ringkas, memberi dengan sembunyi-sembunyi. Kebahagiaan baru akan dicapai apabila pemberian tersebut menjadi rahasia pribadi kita. Tak perlu ada orang lain yang tahu. Hanya kita dan Sang Pencipta.
Semoga kita bisa menjadi orang-orang yang menebar kasih dengan memberi yang tulus. Jadi walaupun kelihatannya mudah sobat, memberi itu sebenarnya sangat sulit untuk dilakukan. Kita takut memberi karena kita percaya bahwa memberi akan membuat kita kehilangan. Inilah kepercayaan yang dianut oleh banyak orang. Padahal, dengan memberi, kita akan menerima. Ini adalah sebuah hukum alam yang tak perlu diragukan lagi.
“Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak menganiaya diriku, dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Karena itu, ampunilah dosa-dosaku dan berilah rahmat kepadaku. Jadikanlah kami hamba-hamba-Mu senantiasa bersyukur, sabar dan terus istiqomah menebar kebajikan dan kasih dengan banyak member dengan ketulusan hati serta mengharap Ridho-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(www.faqihsyarif.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Sunday, January 4, 2009

Lima Tahapan Menjadi Penulis Handal


Lima Tahapan Menjadi Penulis
Oleh. N. Faqih Syarif H
Sobat, banyak diantara kita merasa kesulitan untuk menulis padahal menulis adalah hidup itu sendiri. Sebab menulis bisa memberi kita tempat untuk menyimpan dan menikmati suatu kenangan, pengetahuan, pemikiran, keinginan, perasaan, tujuan dan harapan-harapan. Dengan demikian menulis membantu menemukan siapa diri kita, kenapa kita ada di muka bumi ini? Apa yang hendak kita perbuat dan tujuan apa yang hendak kita capai, kemana kita akan pergi, dengan menulis dapat memberi kita harapan, membantu kita bermimpi luas dan dalam, serta membuat kita mengetahui bagaimana cara mendapatkannya, dengan begitu kita akan menjadi punya arti dan tujuan dalam hidup ini, karenanya dengan menulis bisa membuat merasa lebih hidup.
Sekarang bagaimana agar menjadi penulis yang handal? Ada lima tahap yang mesti harus dilakukan dengan komitmen yang tinggi. Tanpa komitmen dan serius melakukan 5 tahapan ini mustahil akan menjadi penulis yang handal. Pertama, Latihan, kedua, Latihan, ketiga,Latihan, keempat, Latihan dan kelima, Latihan. Lho kok bisa, Ya Bisalah. Bisa karena biasa! Artinya sobat, setiap saat kita harus selalu melatih diri hingga tulisan yang kita buat sungguh-sungguh sempurna. Menulis itu seperti naik sepeda atau berenang kalau kita tidak pernah berlatih maka juga tidak akan pernah bisa naik sepeda kalau takut jatuh dan enggan berlatih untuk menaikinya. Tidak akan pernah bisa berenang kalau takut dengan air. Oleh karena itu, agar kita menjadi penulis yang handal teruslah berlatih, berlatih dan terus berlatih hingga kita terbiasa dan mahir melakukannya.
Sobat, menulis adalah mengikat gagasan dan gagasan muncul itu ibarat petir yang melesat dengan cepat. Gagasan adalah sebuah interaksi tentang apa yang berhasil ditangkap oleh pikiran. Jika berhasil menangkap gagasan tersebut, kita bisa menuangkan dalam bentuk verbal, baik secara tulisan, maupun lisan. Berikut beberapa kiat atau langkah apa yang dapat kita lakukan untuk mewujudkan gagasan tersebut menjadi bahasa tulis :
1. Mengenali datangnya gagasan. Ide atau gagasan yang tersusun dalam pikiran dapat muncul di mana saja dan dipicu oleh apa saja dan berlangsung secara spontan, sangat cepat atau kadang tak terduga datangnya. Segeralah Anda menulis langsung di depan computer atau langsung menulis di atas secarik kertas atau kemana-mana bahwa buku agenda setiap ada inspirasi muncul segera ditulis.
2. Menggali ide. Dengan melakukan observasi melakukan perjalanan, bertemu dengan beberapa orang, melakukan wawancara, dan mungkin sedikit investigasi. Observasi itu diartikan merekam apa yang anda lihat dan rasakan. Dari perjalanan tersebut, mungkin kita tidak hanya menemukan gagasan saja, tapi sekaligus juga pelajaran hidup yang lebih berharga.
3. Sumber Bacaan. Ibarat bahan bakar, membaca merupakan sarana utama untuk lebih memotivasi diri dalam menulis. Tumbuhkan terus minat baca! Mulailah membaca dari hal yang sederhana atau hal-hal yang anda sukai, tak jarang akhirnya akan muncul gagasan yang brilian. Bahan bacaan tidak selamanya dalam bentuk buku, sebuah Koran di pagi hari atau majalah dan jenis bacaan lainnya juga bisa menjadi sumber inspirasi.
4. Mengembangkan Kebiasaan. Jadikan membaca menjadi ritme kebiasaan anda, setelah itu jadikanlah menulis sebagai kebiasaan pula. Smith (1988) mengemukakan bahwa bahwa kita menulis, setidaknya, karena dua alasan. Pertama, menulis untuk berkomunikasi dengan orang lain. Namun yang lebih penting, Anda menulis untuk dirimu sendiri, untuk memperjelas dan merangsang pikiran, serta mengungkapkan semua gagasan yang ada dalam pikiran.
5. Menulis dari mana saja. Mulailah menulis dari mana saja, sesuai dengan minatmu. Terkadang, tidak salahnya juga anda gunakan prinsip jurnalistik 5W + 1H. Misalnya, saat Anda menulis cerita fiksi tentang semua yang Anda alami, anda lihat, dan anda rasakan dapat anda tumpahkan dalam tulisan.
Semoga beberapa hal di atas bisa menjadi stimulus untuk segera menulis atau menangkap sebuah gagasan. Sobat, perlu kita ingat selalu berlatih dan berlatih serta tidak bosan untuk melakukan perbaikan terus-menerus. Jadikan juga kebiasaan untuk mendokumentasikan data atau bahan-bahan penulisan. Jangan lupa kalau sudah jadi , mempublikasikan tulisan anda agar bisa di baca dan menginspirasi banyak orang, bisa melalui blog anda, newsletter, majalah, tabloid atau surat kabar. Bergabunglah dengan komunitas sesuai minat anda agar semangat Anda terjaga. Baca,baca, baca dan simpanlah apa yang kamu baca itu. Menulis, menulis, dan menulislah apa saja yang menjadi minat anda guna menjadi inspirasi mulia bagi sesama. Bergabunglah dengan masyarakat pecinta buku !
(www.faqihsyarif.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Thursday, January 1, 2009

Tujuh Rahasia Hidup yang Bahagia


Apakah Kebahagiaan itu?
Oleh. N.Faqih Syarif H
Sobat, kebahagiaan adalah sesuatu yang kita cari dalam hidup ini bahkan merupakan tujuan hidup kita. Bukankah sepanjang hidup kita senantiasa mencari sesuatu yang lebih baik lagi? Banyak orang yang mencari kebahagiaan tetapi tak kunjung dapat. Ini sama sekali bukan berarti bahwa kebahagiaan itu sulit ditemukan. Bahkan sebenarnya kebahagiaan itu berada sangat dekat dengan kita. Yang membuat kita sulit menemukan kebahagiaan adalah karena kita sering terkecoh oleh sesuatu yang “menyamar” sebagai kebahagiaan
Sobat, Tahukah Anda siapa yang sering menyamar sebagai kebahagiaan? Inilah yang disebut kesenangan. Banyak orang yang merancukan kebahagiaan dengan kesenangan. Kesenangan bersifat sementara. Kesenangan bisa dicapai dari hal-hal yang bersifat fisik. Ini menghasilkan kepuasan, tetapi kepuasan yang dihasilkan tidak akan bertahan lama. Kebahagiaan yang bergantung pada kesenangan fisik tidak mantap; suatu hari, kebahagiaan itu Anda rasakan, esoknya mungkin tidak. Ketika memilih “kesenangan” dan menganggapnya sebagai “kebahagiaan”, itu artinya kita sudah berjalan ke arah yang berbeda dengan jalan kebahagiaan. Karena itu, semakin jauh menikmati kesenangan, semakin jauh pulalah kita dari jalan kebahagiaan.
Ketika seseorang akan melakukan korupsi, ia pasti didorong oleh keinginannya untuk hidup lebih baik, untuk hidup lebih nyaman, untuk mencapai kebahagiaan. Orang yang korupsi sebenarnya mencari kebahagiaan, tetapi ia tidak menyadari bahwa apa yang ada di depan matanya itu sama sekali bukan kebahagiaan. Ia tidak tahu bahwa saat ini sedang berhadapan dengan “kesenangan” . Ia telah melihat “kesenangan” sebagai “kebahagiaan”. Orang yang berselingkuh sama saja. Orang-orang ini juga adalah mereka yang mendambakan kebahagiaan. Ketika melihat lawan jenis yang menggairahkan, yang terbayang di mata mereka adalah kebahagiaan apabila mereka mendapatkannya. Mereka juga tidak sadar bahwa yang berdiri di hadapan mereka bukanlah kebahagiaan, melainkan kesenangan dan kenikmatan yang menyamar sebagai kebahagiaan.
Sobat, Jalan kebaikan senantiasa berakhir pada kebahagiaan, sementara jalan kesenangan sering berakhir pada kesengsaraan. Kebahagiaan itu adalah apa yang kita lakukan dan tercapainya segala sesuatu sesuai dengan keridhoan Allah SWt dan keridhoan Allah Swt akan tercapai bila kita melakukan segala sesuatu berdasarkan perintah dan larangan-Nya. Itulah yang menjadikan hati kita tenang dan kedamaian pikiran. Makin tinggi tingkat ketenangan pikiran kita, makin besar kedamaian yang kita rasakan, makin besar kemampuan kita menikmati hidup yang bahagia.
Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat mengurai dan menjawab dengan benar dari mana kita berasal? ( Siapa yang menciptakan kita?) , Untuk apa kita hidup?, Dan Mau kemana kita akan kembali setelah hidup di dunia ini? . Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat berdamai dengan dirinya, dengan orang lain, dan dengan Allah SWt. Menurut Arvan Pradiansyah penulis Buku Laris life is beautiful ada 7 makanan bergizi yang jika kita konsumsi dapat ciptakan kebahagiaan pada kita yang dia sebut dengan istilah The 7 Laws of Happiness atau Tujuh Rahasia Hidup yang Bahagia. Adapun ketujuh rahasia tesebut adalah sebagai berikut :
1. Sabar (Patience): Sabar adalah kunci dari segala kunci, sumber dari segala sumberkebahagiaan. Sabar kala susah sangat penting. Sabar kala senang jauh lebih penting. Sabar adalah kemampuan untuk menunda respons. Bagi orang yang sabar … Tak ada kata tak bisa, tak ada kata tak mungkin. Segala sesuatu selalu mungkin untuk dilakukan.
2. Syukur(Gratefulness): Bersyukur berarti menerima apa pun yang kita dapatkan dengan senang hati, Kita bisa bersyukur kalau kita memikirkan hal-hal yang telah kita miliki, niscaya kita akan mendapatkan kenikmatan dan berkah yang tak ternilai harganya.
3. Sederhana (Simplicity): Kita sering menghadapi masalah yang rumit dan kompleks karena kita terlalu masuk ke hal-hal yang teknis dan terperinci. Dan pada akhirnya, kita sering melupakan bahwa hakikat masalah tersebut sebenarnya sederhana saja. Rahasia kesedrhanan akan selalu mengingatkan kita akan esensi sebuah masalah dan tujuan besar yang ingin kita capai.
4. Kasih (love): Rasulullah Muhammad pernah bersabda “Belumlah kita dapat dikatakan beriman sebelum kita mencintai orang lain sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri”
5. Memberi ( Giving ): Orang yang mengasihi dan mewujudkan kasih itu dalam bentuk tindakan memberi. Orang yang memberi dengan dasar kasih adalah orang yang ikhlas. Orang yang seperti ini akan merasakan indahnya sebuah tindakan member. Memberi menghasilkan energy yang mencerahkan, menimbulkan rasa puas dan bahagia.
6. Memaafkan ( Forgiving ) :Memaafkan tak akan menghapuskan masa lalu yang pahit. Menyembuhkan kenangan bukanlah dengan menghapus ingatan. Justru, memaafkan hal-hal yang tak bisa kita lupakan menciptakan cara baru untuk mengenang. Kita mengubah kenangan lama kita menjadi harapan masa depan kita. Ada banyak sekali penyakit yang dapat muncul karena ketidakmauan kita untuk memaafkan orang lain itulah hasil penelitian seorang dokter di California . Dia juga mengatakan ‘ memutuskan untuk tidak memaafkan berarti mengambil keputusan untuk menderita.’
7. Tawakkal kepada Allah : Menjalin hubungan baik dengan pencipta kita, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Dan Tawakkal adalah bentuk tertinggi dan perjuanga puncak dari setiap manusia.
Melaksanakan rahasia 1 sampai 6 saja belum akan menghasilkan kebahagiaan dan kedamaian yang abadi kecuali dengan rahasia ketujuh adalah penutup dari semuanya.
Namun sobat, Tawakkal baru dapat dicapai setelah kita juga melakukan perjuangan yang sangat besar, mulai dari menanamkan kesabaran, rasa syukur, kesederhanaan, kasih, member dan memaafkan. Ini adalah sebuah proses yang penuh dengan perjuangan. Semoga kita bisa meraih kebahagiaan yang hakiki. Amin
(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co