Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, December 2, 2008

Psikologi, pemikiran Ilmiah???


Psikologi, pemikiran ilmiah???
Menurut kebanyakan orang ni ye klo psikologi tuh ilmu yang mempelajari gejala2 kejiwaan yg dilakukan dg pemikiran ilmiah,bener ga sich?? Ternyata klo kita kaji lagi psikologi tuh hanya sekedar ilmu yng didasarkan pola pikir rasional,maksudnye? Pemikiran yang rentan terhadap kerancuan dan kekeliruan, pa lagi psikologi ga bs dikatain klo hasil eksperimen ilmiah hanya pengamatan yg di lakukan berulang ulang thdp anak2 n orang dewasa pada kondisi tertentu truz menghasilkan kesimpulan. Ide yang berlandaskan pola piker rasional ini sifatnya hanya dugaan yang mengandung unsur kesalahan so pasti ga biaskan dijadikan sebagai dasar ato asas dalam menentukan hakikat sesuatu pa lagi manusia..
Menurut kenyataanya psikologi secara umum dibangun berlandaskan pandangan terhadap otak n naluri, pada diri manusia terdiri banyak naluri sehingga para psikolog membangun n mengembangkan teori yang salah.
Pandangan tentang otak manusia yg dibagi dalam beberapa bagian n tiap bagian tu punya bakat yang spesifik n bahkan terkadang ga dipnyai oleh orang lain, pandangan kayak gini jelas keliru donk, iya ga sich??.
Telusur punya telusur teryata dalam diri manusia terdapat potensi yang dinamis dengan dua gejala, yakni:
1. Gejala jasmani : suatu gejala yg sifatnya harus terpenuhi kebutuhan ecara pasti jika ga di penuhi akan mati, ex: makan, minum n buang hajat.
2. Gejala naluri : gejala ini sifatnya ga harus dipenuhi tapi jika ga terpenhi hanya kecenderungan gelisah n ga tenang gi tu ja,,,
Gejala naluri dibagi jadi tiga, yakni :
• Naluri agama
• Naluri mengembankan n melestarikan keturunan
• Naluri mempertahankan diri
Sedangkan yang lainny hanya manifestasi u masing2 naluri tersebut seperti takut, cinta kekusaan adalah manifestasi naluri mempertahankan diri. Kebutuhan seksual, kasih saying orang tua,anak bentuk manifestasidari naluri mengembankan diri n melestarikan ketunan. Orang membutuhkan sesuatu Dzat yang lebih di banding makhluk tu manifestasi dari naluri agama.
Dari segi anatomi, manusia punya otak yang sama hanya saja adanya perbedaan dari segi pemikiran coz adanya perbedaan daya serap indera n informasi y diperoleh serta tingkat kekuatan nalar seseorang, so ga da istilah bakat khusus yang da hanya daya pikir yang dimiliki seseorang.
Ada empat unsur dalam proses berfikir:
1. Otak
2. Informasi yang diperoleh
3. Fakta/ objek yang dapat diindera.
4. Adanya panca indera.
Sekarang jelaskan bahwa pandangan psikologi terhadap otak n naluri manusia salah kan?yang menyebabkan kesalahan semua teorinya n ga bias jadi dasar dalm menentukan hakikat sesuatu pa lagi manusia, iyakan????

By: KHOIR_Best mahasiswa IAIN SUNAN AMPEL Fak Dwh_Psi

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co