Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Thursday, December 18, 2008

Hal-hal penyebab Tidak Terkabulnya Do’a


Hal-hal penyebab Tidak Terkabulnya Do’a
Sobat, ada beberapa orang yang tidak akan didengar dan dikabulkan do’anya oleh Allah, mereka diantaranya adalah :
1. Orang yang menggunakan barang haram. Orang-orang yang menggunakan barang-barang yang haram untuk keperluan hidupnya akan terhalang do’anya. Allah tidak akan mendengar dan mengabulkan do’anya. Apakah itu pakaiannya, makanannya, minumannya, atau benda lain. Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. Berkisar perihal seorang lelaki yang menempuh perjalanan jauh, kusut, dan berdebu rambutnya, Dia menengadahkan tangannya ke langit dan berdo’a, “ Ya Tuhan, ya Tuhan,” sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan perutnya dipenuhi dengan barang-barang haram, maka mana mungkin do’anya akan dikabulkan.
2. Orang yang tergesa-gesa ingin do’anya segera dikabulkan. Allah Maha Mendengar do’a hamba-nya, Dengan kebijaksanaan-Nya, Allah mengetahui yang terbaik buat hamba-Nya, apakah akanmmengabulkan do’anya atau tidak. Jika dikabulkan, akan disegerakan atau ditunda. Rasulullah Saw bersabda : “Akan dikabulkan do’a seseorang diantara kamu, selama ia tidak minta disegerakan dan berkata: “Aku sudah berdo’a namun tak kunjung dipenuhi.” (Hr. Bukhari). Meminta segera dikabulkan do’anya pada Allah merupakan isyarat bahwa ia tidak sabar, sehingga malah akan membuatnya merasa putus asa bila permohonannya tidak segera terpenuhi. Padahal Allah melarang hambanya berputus asa dari Rahmat Allah.
3. Orang yang tidak yakin ketika berdo’a. Seseorang yang berdo’a harus yakin bahwa Allah akan mendengar dan mengabulkan do’anya. Sebab, Allah tidak akan mengabulkan do’a orang yang tidak yakin ketika berdo’a. Rasulullah Saw bersabda, “ Berdoalah kepada Allah dengan keyakinan akan dikabulkan.” (HR. Tirmidzi). Orang yang berdo’a kepada Allah harus berprasangka baik kepada Allah, bahwa Allah akan menetapkan yang terbaik baginya. Apa pun hasil yang ia peroleh dari do’anya, ia akan terus lapang dada.

Seorang Ulama sufi Ibrahim bin Adham bin Manshur menjelaskan sebab-sebab do’a tidak dikabulkan oleh Allah sebagai berikut :
• Kamu mengenal Allah, tetapi kamu tidak menunaikan hak-hak-Nya.
• Kamu mengaku bahwa kamu cinta kepada Rasulullah Saw, tetapi kamu tinggalkan tuntunannya (sunnahnya)
• Kamu membaca Al-qur’an, tetapi kamu tidak beramal menurut Al-Qur’an.
• Kamu makan nikmat-nikmat Allah, tetapi kamu tidak pernah mensyukurinya.
• Kamu berkata bahwa setan itu musuhmu, tetapi kamu tidak menentangnya.
• Kamu berkata bahwa surge itu benar adanya, tetapi kamu tidak beramal untuknya.
• Kamu berkata bahwa neraka itu benar adanya, tetapi kamu tidak lari daripadanya.
• Kamu berkata bahwa mati itu benar adanya, tetapi kamu tidak bersiap sedia untuk menghadapinya.
• Kamu bangun dari tidur lalu kamu ceritakan kebaikan orang, tetapi kamu lupa aib kamu sendiri.
• Kamu kubur mayat-mayat, tetapi kamu tidak mengambil pelajaran dari mereka.

Semoga kita bisa merenungkan dan mengambil pelajaran yang berharga dari nasehat syeh Ibrahim bin Adham.
(www.faqihsyarif.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co