Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Tuesday, December 16, 2008

Agar do’a didengar dan dikabulkan oleh Allah


Agar do’a didengar dan dikabulkan oleh Allah
Sobat, setiap hamba mengharapkan do’anya dikabulkan oleh Allah. Oleh karena itu, hendaklah kita berdo’a sesuai dengan syarat dan adab berdo’a sebagaimana mestinya. Adapun tatacara atau adab dalam berdo’a adalah sebagai berikut sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin :
1. Dilakukan pada waktu yang mulia, seperti pada hari Arafah, hari jum’at, bulan ramadhan, sepertiga malam, dll.
2. Dilakukan dalam keadaan yang khidmat, seperti pada waktu sujud, sebelum dan setelah sholat wajib.
3. Menghadap kiblat
4. Ketika berdo’a, hendaklah dimulai dengan memuji Allah Swt kemudian diiringi dengan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw. Dan diakhiri dengan keduanya.
5. Hendaklah membaca syahadat dan memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang dilakukan baik sengaja maupun tdak.
6. Berdo’a dengan merendahkan diri penuh harap dan menggunakan bahasa yang sederhana serta suara yang lemah lembut sebagaimana disebutkan dalam Qs Al-A’raf ayat 55.
7. Bersabar dalam do’a, tidak bosan, dan putus asa.
8. Jika seseorang berdo’a untuk orang lain, hendaklah dia berdo’a untuk dirinya terlebi dahulu, baru kemudian mendo’akan orang lain.
9. Berdo’a dengan bertawassul menggunakan nama-nama Allah Swt yang mulia dan sifat-Nya Yang Maha Tinggi atau dengan amal sholeh.
10. Hendaklah ketika berdo’a itu dalam keadaan suci, memakai pakaian yang bersih, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang halal. Rasulullah Muhammad Saw bersabda, “Tidak akan masuk surga setiap daging yang tumbuh dari makanan yang haram.”( HR. Ahmad dan Darimi dari Jabir bin Abdullah)
Selain mengetahui dan memperhatikan adab do’a di atas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar do’a diijabah oleh Allah, antara lain :
• Berdo’a dengan penuh keikhlasan : Ingatlah kisah Nabi Yunus yang diabadikan di dalam surat Al-Anbiya’ ayat 87-88. Nabi Yunus dengan penuh keikhlasan memohon dan mengharap pertolongan Allah, sehingga Allah berkenan mengabulkan do’anya dan menyelamatkannya setelah sekian lama berada dalam perut ikan.
• Berdo’a dengan penuh keyakinan : Seseorang harus yakin ketika berdo’a, Hanya do’a yang diiringi dengan penuh keyakinan dan harap yang akan dikabulkan oleh Allah. Yakin bahwa Allah mendengar do’anya, yakin bahwa Allah akan mengabulkan do’anya. Jika do’a-do’anya tidak kunjung terkabulkan setelah serkian lama, ia harus tetap yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik baginya.
• Berdo’a hanya kepada Allah : Do’a adalah wujud dari ketaatan seorang hamba kepada Rabb-Nya. Oleh karena itu, ia hanya patut berdo’a kepada Allah. Hanya kepada-Nya ia meminta hajat hidup, memohon perlindungan dari bahya dan musibah serta mengadu dan berkeluh kesah. Karena Allah Zat Yang Maha Mendengar, Maha Berkuaa, dan Maha berkehendak. Tiada daya dan upaya kecuali atas izin dan perkenan-Nya.
• Husnu Dzan ( berbaik sangka) kepada Allah : Orang yang berdo’a harus berbaik sangka kepada Allah. Karena Allah yang lebih memahami hakekat keinginannya. Bila do’anya tidak juga terkabul, ia harus tetap berprasangka baik kepada Allah.Tidak boleh berburuk sangka dan berpikir negative, apalgi marah –marah dan berkat keji. Ketika berdo’a, seseorang harus sabar. Karena Allah lebih tahu kapan saat yang paling tepat untuk mengabulkan do’a hamba-Nya. Rasulullah Saw . besabda bahwa Allah Swt berfirman, “Aku menurut prasangka hamba-Ku atas diri-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia berdo’a kepada-Ku” ( HR. Muslim)
• Memperbanyak amal sholeh. Penyebab utama terangkat dan diterimanya do’a adalah amal sholeh. Do’a merupakan perkataan yang baik. Perkataan yang baik diangkat ke hadapan Allah. Untuk mengangkatnya diperlukan amal sholeh. Salah satu bentuk amal sholeh adalah shodaqoh. Shodaqoh terbukti secara empiris mampu menangkal bala dan musibah. Orang yang gemar bershodaqoh akan dijauhkan oleh Allah dari bahaya dan musibah. Melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Bahkan suatu kaum akan ditimpakan musibah pemimpin yang dzalim dan do’a orang-orang sholeh tidak dikabulkan oleh Allah SWT kalau di dalamnya tidak ada orang yang melakukan amar ma’ruf nahi munkar.
Semoga kita semuan menjadi hamba-hamba Allah yang senantiasa bersyukur dan sabar untuk selalu berjuang menegakkan Agama Allah di muka bumi ini.
(www.faqihsyarif.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co