Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, September 19, 2018

Syukur Adalah Rahasia Kebahagiaan

Syukur adalah Rahasia kebahagiaan
Sobat. Jika tidak bisa mensyukuri nikmat yang sedikit, kita tidak akan bisa mensyukuri nikmat yang banyak. Sesedikit atau sebanyak apa pun nikmat yang telah kita dapatkan, selayaknyalah untuk menerimanya dengan segala kesyukuran hati agar nikmat tersebut di tambah.

Sobat. Memang hidup tidak akan pernah cukup, tetapi hal itu sangat bergantung bagaimana kita memaknai hidup itu sendiri. Rasa syukurlah yang akan menjadikan hidup kita menjadi cukup. Bukan banyaknya uang dan materi yang menjadikan kita cukup, tetapi pikiran dan perasaan kitalah yang mengendalikan perasaan cukup tersebut.

Sobat. Pekerjaan kita, karenanya adalah kesyukuran kita. Kalau merasa dalam pekerjaan kita banyak kekurangan, tidak lantas menjadikan kita mudah mengeluh, mengumpat, atau marah-marah. Kita harus bersyukur mendapatkan pekerjaan yang lebih layak karena banyak sekali orang di luar sana yang bekerja dengan fasilitas, gaji, dan suasana yang lebih buruk dibanding dengan kita.

Sobat. Kalau memang merasa kurang dengan kondisi tempat kerja kita sekarang, itu bukan alasan untuk tidak bekerja dengan baik. Justru bagaimana bekerja semakin giat sehingga semakin banyak perusahaan tertarik dengan kemampuan dan ketrampilan yang kita miliki. Jika itu yang kita lakukan, di mana pun kita bekerja, kita akan semakin produktif. Hidup ini begitu indah, sayang kalau dilewatkan dengan terus- menerus mengeluh.

Sobat. Rezeki itu bertebaran di muka bumi. Satu hal yang paling prinsip yang mesti kita lakukan adalah mensyukuri nikmat rezeki itu dengan qana’ah, menerima dengan penuh kesyukuran. Bukan berarti pasrah dengan keadaan, tetapi apa pun yang kita dapatkan mesti disyukuri dengan baik. Karena kalau terus menuruti kepuasan dan keinginan tidak akan pernah selesai.

Berapa pun materi yang kita miliki, selalu saja kurang. Tetapi saat kita mensyukurinya, akan menjadi keberkahan dan kedamaian hati. Kalimat bijak dari pepatah arab,” Sesungguhnya orang yang qana’ah itu kaya walaupun kekurangan. Sedangkan orang yang tidak qana’ah itu fakir walaupun berkelebihan.
Kesehatan kita adalah kesyukuran kita. Salah satu nikmat Allah yang sering kita lupakan adalah kesehatan. Banyak orang merasa bahwa nikmat dan rezeki yang diberikan Allah lebih banyak berbentuk materi, tapi lupa bahwa nikmat sehat adalah salah satu nikmat terbesar dalam kehidupan manusia.

Melihat orang-orang yang sakit di sekitar kita, menjadikan kita perlu bersyukur, betapa Allah sangat sayang kepada kita dengan memberi nikmat sehat hingga sekarang. Saatnya mensyukuri nikmat tersebut dengan menjaga kesehatan dan olah raga secara teratur akan memberikan energi dan kesegaran yang terus terjaga. Tidak perlu mengeluh apa pun dengan kekurangan yang ada pada tubuh kita. Di luar sana, banyak orang yang tidak diberi kesempatan menikmati indahnya hidup karena sakit yang dideritanya. Hidup akan menjadi lebih indah dan bermakna saat kita sehat. Mari sama-sama kita jaga karena kesehatan adalah nikmat yang utama.

Sobat. Jika kita masih mengontrak atau menyewa rumah, tetap penuhi diri kita dengan kesyukuran bahwa kita masih bisa diberi kenikmatan untuk tidur dan hidup di tempat yang bersih. Kesyukuran itulah yang akan membawa kita pada upaya untuk terus bekerja keras. Kesyukuran itu yang menumbuhkan harapan bahwa rezeki kita kan ditambah.

Bagi yang sudah punya rumah, sekecil apa pun rumah tersebut, sejelek apa pun kondisinya, tetaplah harus disyukuri. Kesyukuran kitalah yang rasanya akan memberikan gairah hidup dan kebahagiaan yang besar, yang pada akhirnya menyiapkan diri untuk memperoleh nikmat yang lebih banyak.
Semakin dalam kita bersyukur, semakin siap pula kita mendapatkan nikmat yang lebih besar. Karena Allah selalu menguji kita dengan apa yang kita punya sekarang, apakah bertambah kedekatan dan kepasrahan diri kita kepada Allah atau malah justru menjauhkan diri kita dari-Nya

Allah SWT berfirman dalam QS Ibrahim ayat 7 :
“ dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". ( QS. 14 : 7 )

Janji Allah sudah jelas, barangsiapa bersyukur, akan ditambah nikmatnya. Berbagi rezeki dan kepedulian kepada sesama tidak akan membuat harta atau ilmu kita berkurang, justru akan semakin ditambah oleh Allah dengan tambahan berlipat-lipat. Marilah kita mensyukuri nikmat Allah agar nikmat hidup kita selalu ditambahkan. Sekali kita mengkufuri nikmat, akan sulit nikmat itu kembali.

Di antara semua karunia Allah yang dilimpahkan kepada manusia, salah satu yang paling penting adalah IMAN. Dengan Iman, manusia menemukan jalan hidup dan manusia percaya bahwa apa yang ada di dunia ini mempunyai tujuan sehingga hidupnya tidak sia-sia. Dengan Iman, hidup menjadi lebih terarah dan mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Kehati-hatian kita dengan menyandarkan pada keimanan yang kita miliki, akan menjadikan hidup kita berjalan di jalan yang benar menuju kebahagiaan di dunia dan di akherat.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis buku Gizi Spiritual dan The power of Spirituality-Meraih Sukses tanpa batas. www.faqihsyarif.net . Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk. Sekretaris Komnas Pendidikan Jatim )

Thursday, September 13, 2018

Jadilah Diri Anda Sendiri !


Jadilah diri Anda sendiri !
Anda adalah sesuatu yang indah. Anda itu unik. Hidup menjadi lebih mudah karena anda tidak sedang berpura-pura menjadi seseorang yang bukan anda.

Sobat. Kita semua memiliki sisi gelap kita. Tapi, siapa yang menilai sisi gelap? Mungkin saja di sana kita bisa menemukan cahaya hidup kita. Mungkin juga di sana tersimpan kreativitas kita, kesembuhan atau cara kita untuk bertahan hidup.

Dalam perjalanan hidup, Anda juga membawa beban. Cintailah beban Anda itu. Cintailah diri Anda untuk jalan yang berliku-liku. Karena itu adalah diri Anda. Diri Anda seutuhnya. Itu yang membuat diri Anda menjadi seseorang yang luar biasa. Jika Anda sempurna, tentunya Anda sudah lama tidak berada di sini lagi. Tapi jujur saja, siapa yang merasa tertarik dengan seseorang yang sempurna? Manusia yang sempurna menyebabkan kita menjadi merasa rendah diri.

Semakin Anda mengakui sisi gelap Anda, semakin cepat anda menerimanya dan menjadikannya sesuatu yang bisa menerangi hiduo Anda, maka akan semakin cepat dan semakin sempurna jugalah perasaan bahagia yang akan Anda alami.
Jika Anda bisa jujur terhadap diri Anda sendiri, seperti apa adanya Anda, maka Anda telah tiba pada diri Anda sendiri.
Jika kita tidak perlu lagi menipu diri kita sendiri atau merasa harus membuktikan sesuatu, maka semua pertentangan atau konflik batin itu telah berakhir. Kita bisa membiarkan setiap manusia seperti apa adanya. Jadillah diri Anda sendiri. Tidak ada hadiah yang lebih berarti dari diri Anda. Akuilah diri Anda apa adanya.

Helen Keller pernah mengatakan, “ Kebahagiaan sejati terjadi bukan karena kesibukan dengan hal itu sendiri, melainkan lewat pengabdian terhadap tujuan hidup yang wajar.”
Sobat. Siapa seseorang adalah ESENSI mereka. Apanya adalah peran, pencapaian, dan yang mereka miliki. Berfokuslah pada "SIAPA" dan yang "APA" akan mengikuti. Anda pada dasarnya adalah nilai-nilai Anda. Berorientasi pada nilai-nilai Anda, dengan begitu, menawarkan jalan yang sempurna menuju kesatuan, keutuhan, keterpusatan.

Berikut ini cara-cara untuk mengorientasikan diri di seputar nilai-nilai Anda :

1. Nilai-nilai adalah ketertarikan atau kualitas yang menarik Anda. Sebuah nilai adalah sesuatu yang secara alamiah terasa penting bagia Anda – entah itu keindahan, kreativitas, keluarga, kejujuran, persahabatan, atau apa pun hal bernilai lainnya. Anda akan menyadari arti pentingnya melalui kekuatan dan kedalaman perasaan yang dibangkitkannya di dalam diri Anda.
2. Ada perbedaan besar antara kebutuhan, keinginan dan nilai. Nilai adalah sesuatu yang secara alamiah menarik Anda, mendorong dari dalam dan bukan melalui kebutuhan atau keinginan. Jika ada rasa mendesak, itu barangkali sebuah kebutuhan. Jika ada rasa mendamba atau hasrat, itu barangkali sebuah keinginan. Jika itu dorongan alamiah dan tidak rumit, itu barangkali sebuah nilai.
3. Sulit untuk menemukan dan mengorientasikan diri di seputar nilai-nilai Anda jika kebutuhan Anda tidak terpenuhi.
4. Mengorientasikan hidup anda secara penuh di seputar nilai-nilai Anda mungkin dilakukan melalui penjalinan dan pengekspresian.
5. Nilai-nilai membantu Anda menetapkan sasaran yang lebih baik. Setiap kali Anda sedang mempertimbangkan sebuah sasaran tertentu, cocokkan sasaran itu dengan daftar lima nilai inti Anda. Apakah sesuai atau mengungkapkan salah satu di antaranya? Jika ya, ada kemungkinan itu pantas untuk dicoba. Dan cara itu menghindari Anda dari banyak kerumitan.
6. Nilai-nilai itu sangat penting karena, jika dihormati, ia akan menggiring ke arah banyak peluang.
7. Nilai-nilai sangat penting karena dapat membantu Anda menyaring dan menapis secara alamiah.
8. Nilai-nilai memberi Anda sesuatu untuk dihormati. Jika Anda kecewa atau bingung dan tidak bisa sama sekali menghargai diri anda pada saat-saat tertentu, hormati sajalah nilai-nilai anda.
9. Gunakan nilai sebagai katalis dan motivator untuk mendapatkan pemenuhan kebutuhan anda.

Sobat. Sebagai penutup artikel singkat ini, ubahlah pandangan Anda mengenai diri Anda sendiri. Karena suatu hal yang sama pula, maka medan resonansi yang memiliki getaran yang sama akan saling melengkapi. Dan tiba-tiba, Anda akan mendapatkan kekuatan dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain. Semakin banyak kita memberi, maka akan semakin banyak kita menerima.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H, M.Si. Penulis buku Gizi Spiritual dan The Power of Spirituaity- Meraih Sukses Tanpa Batas. Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk Jawa Timur. Sekretaris Komnas Pendidikan Jatim )

Biasakanlah Berbuat Baik !

Biasakanlah berbuat Baik !
Kau harus berjuang dan bersabar mendisiplinkan jiwamu sehingga semakin lama, kau menjadi semakin terbiasa dengan kebaikan. Rasul bersabda,” Al-khoiru ‘Aadatun – Kebaikan adalah hasil kebiasaan.”

Sobat. "Hiduplah Dengan Memberi Sebanyak-banyaknya, Bukan Menerima Sebanyak-banyaknya" karena memberi akan membuat kita menjadi manusia kaya yang sesungguhnya, lalu langkah apa agar kita bisa menjadi manusia bermental kaya?

1. Latih Jiwamu Dengan Memberi, Latih Hatimu dengan Menjadi Ikhlas.
Sobat. Tidak perlu menunggu kaya, atau punya banyak harta benda jika ingin berbagi, memberi sebagian yang kita punya dengan tulus ikhlas tanpa pamrih adalah lebih baik daripada memberi dengan kuantitas banyak namun hanya untuk pamer maupun pencitraan, karena memberi itu dari hati, dimana kita dengan senang hati berbagi kepada orang lain, yang penting kita memang berniat untuk berbagi, bukan untuk pamrih, karena sekecil apapun yang kita beri, jika kita ikhlas, Tuhan akan mengapresiasi, tentunya kitapun bahagia mendengar ucapan terimakasih dari orang lain atas bantuan kita, yang penting ikhlas.

2. Senyum yang Tulus Adalah Materi yang Tak Terhitung untuk Dibagi.
Sobat. Tersenyum dan menyapa siapapun dengan ramah dan tulus tanpa memandang siapa orang tersebut, entah memiliki pangkat yang tinggi atau tidak, entah orang tersebut menyukai kita atau tidak, bahkan tidak ada salahnya menyapa orang yang telah menyakiti kita atau pernah meremehkan kita, karena senyuman itu menular, dan tidak ada orang di dunia ini yang bersedih karena melihat orang lain tersenyum pada mereka, maka terseyumlah dan sapalah siapapun menjadi ramah, adalah pertanda kita memiliki mental yang kaya

3. Menjadi Pendengar yang Baik Juga Merupakan Bentuk Memberi
Sobat. Banyak permasalahan yang terjadi dalam hidup hanya karena kurangnya komunikasi yang baik, komunikasi yang baik tercipta ketika dua orang atau lebih mampu menempatkan dirinya sebagai pendengar ketika mereka harus mendengar, dan menempatkan dirinya sebagai pembicara ketika mereka harus berbicara, kebanyakan dari kita hanya mampu berbicara, tanpa mau mendengar.
Sobat. Tuhan menciptakan 1 mulut dan 2 telinga itu artinya Tuhan meminta kita untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara, tidak apa-apa jika kita berbicara tentang hal-hal yang baik dan bermanfaat, namun terkadang kita seenaknya menggunakan mulut kita untuk memarahi, menggunjing bahkan menfitnah orang lain.

Sobat. Daripada kita banyak bicara yang tidak bermanfaat, maka kita bisa memberi orang lain perhatian dengan lebih banyak mendengar, seperti ketika kita melihat orang berbuat salah, tak lantas kita menjadi halal untuk menilai mereka sebagai orang yang tidak baik, tanpa mendengarkan alasan mereka terlebih dulu, karena tidak seharusnya kita menghakimi orang lain sebelum tahu apa yang sedang mereka perjuangkan.

4. Bicara Hal yang Bermanfaat Dengan Tutur Kata yang Halus adalah Pertanda Kita Kaya .
Ya, berbagi bukan semata soal materi, ketika kita bercerita tentang pengalaman hidup kita, atau hal apapun yang kita tahu dan bermanfaat serta mampu memotivasi orang lain menjadi lebih baik, adalah pertanda kita kaya, menyampaikan sesuatu dengan lembut adalah wujud berbagi, seperti saat kita tidak menyukai sikap sesorang, mengkritik mereka secara halus adalah menandakan kita telah berbagi perhatian dengan mereka

5. Bagilah Ilmu yang Kita Punya.
Sobat. Berbagi Ilmu tidak harus dengan menjadi guru, karena dimanapun bisa menjadi sekolah dan siapapun bisa menjadi seorang guru, berbagi ilmu tidak menjadikan ilmu kita berkurang namun justru bertambah, berbagi ilmu berbeda dengan menggurui, karena orang yang berilmu tidak akan memandang rendah orang yang kita beri ilmu.
Kita bisa memulai dengan mengajari adik kita berhitung dengan cara yang menyenangkan, apresiasi hal kecil yang mereka bisa dari semua hal yang kita ajarkan, puji mereka, atau kita juga bisa berbagi kemampuan memasak kita dengan tetangga, tanpa harus mencela jika masakan mereka masih kurang berhasil, intinya bagilah ilmu yang kamu tahu tanpa menjadikanmu sok pintar, karena pada intinya semakin cerdas seseorang akan menjadikan dia semakin rendah hati dan senang berbagi.

Sobat. Dibutuhkan konsistensi untuk melakukan kebaikan dan ibadah dan melawan syahwat keadaan batin kita semakin bersih dan siap menerima limpahan rahmat Allah. Sebagaimana Allah berfirman dalam QS Yusuf ayat 90 :
                          
90. mereka berkata: "Apakah kamu ini benar-benar Yusuf?". Yusuf menjawab: "Akulah Yusuf dan ini saudaraku. Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami". Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat
baik"
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !
( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H,M.Si. Penulis buku Gizi Spiritual dan The Power of Spirituality. Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk. Sekretaris Komnas pendidikan Jatim )

Wednesday, December 20, 2017

Temukan Misi Hidup Anda !

Temukan Misi hidup Anda !
Sobat. Anda hanya bisa sungguh-sungguh hebat dalam bidang yang benar-benar Anda sukai. Jangan membuat banyak tujuan. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang Anda sukai, dan jalani sebaik-baiknya sehingga orang akan selalu memperhatikan anda.

Sobat, kenali misi hidup anda karena masing-masing kita pasti memiliki misi dari Tuhan. Temukan panggilan jiwa anda. Panggilan jiwa adalah cinta yang dalam terhadap sesuatu atau keinginan yang kuat. Maksud adalah tujuan, arah (dan kadang-kadang, alasan akan keberadaan kita ). Misi adalah maksud kuat yang harus diwujudkan melalui antusiasme. Itulah panggilan bagi kita. Pilihan kita. Itulah yang kita lakukan.
ANTUSIASME + TUJUAN = MISI

Sobat. Misi menghasilkan perubahan positif melalui satu tujuan tunggal yang didorong oleh Antusiasme. Misi anda adalah milik anda dan unik bagi anda. Ia bisa berupa ibu terbaik bagi anak-anaknya, tukang leding terbaik di kota, membuka bisnis yang mengubah kehidupan, memasarkan hasil penemuan yang bisa menjernihkan air, mengubah energi matahari menjadi bahan bakar mobil, atau apa pun. Itu adalah milik anda dan hanya milik anda.

Sobat. Misi hidup anda didorong oleh keyakinan dan antusiasme Anda. Apa pun yang Anda sukai, yang anda pedulikan adalah apa yang anda ubah menjadi misi anda. Ketika membaca kata-kata ini dan merenung tentang kehidupan anda, semuanya akan menjadi jelas ke depannya.

Sobat. Ketika segala yang dilakukan berasal dari satu semangat, tujuan dan misi yang murni, kita ingin segala yang kita lakukan menjadi berlipat ganda dan berkembang biak. Kita ingin membagikan kemampuan yang kita miliki sehingga memiliki dampak yang lebih besar.
Kita ingin membawanya ke tingkat berikutnya. Kita ingin menyebar pesan kita kepada lebih banyak orang. Kita ingin cinta dan semangat kita mengubah orang-orang di sekitar kita. Kita ingin menjadi lebih baik, bekerja lebih baik...bukannya hanya tetap berada tingkat kemajuan yang sama. Kita ingin tumbuh. Begitulah dampak yang ingin kita ciptakan.

Sobat. Tumbuhkan diri, jiwa dan semangat kita. Carilah pengalaman baru untuk mendorong kita. Kita membutuhkan pengalaman-pengalaman barau untuk menarik diri kita agar melangkah maju. Kita mencari berbagai kursus dan kelas pelatihan untuk mendidik diri sendiri. Kita mencari waktu untuk berpikir. Waktu untuk istirahat. Waktu untuk melakukan perenungan dan sembahyang. Waktu untuk berolah raga. Waktu untuk praktek. Waktu untuk rihlah. Waktu untuk mendengarkan.

Sungguh, kita harus memanfaatkan waktu untuk mengasah diri, untuk memperbarui, meremajakan, tumbuh, berkembang, belajar, dan lebih maju lagi. Itulah cara kita melakukan ekspansi secara berkelanjutan. Belajar dengan gigih dan penuh semangat adalah cara kita untuk hidup lebih baik, mendapatkan lebih banyak energi, kesenangan, cinta, dan antusiasme.

Sobat. Tidak ada misi tanpa semangat. Tidak ada miliuner sejati tanpa adanya semangat. Inilah cara kerja jiwa anda, ekspresi spiritualitas anda, dan perwujudan tujuan anda yang sebenarnya. Tujuan anda berada di tempat ke mana semangat anda mengarah.

Sobat. Di akhir artikel ini penulis kembali mengingatkan akan pentingnya sadar rasa dan terus menerus membangun PancaSadar ; Sadar Tuhan, sadar diri, sadar hidup, sadar masalah dan sadar bahagia. Sehingga muncullah rumus sukses berbasis rasa dengan mengupayakan :
• Rasa tenang untuk meraih kemenangan.
• Rasa sehat untuk meraih kekuatan.
• Rasa sabar untuk meraih kecedasan.
• Rasa syukur untuk meraih kemakmuran.
• Rasa bahagia untuk meraih kesejahteraan.

Sobat. Jika anda bisa memenuhi hati dengan rasa bahagia. Anda akan bahagia dan anda tidak memerlukan alasan apa pun. Orang yang cerdas hati mudah mengaplikasikan rasa terima kasih untuk bersyukur dan rasa maaf untuk bertaubat sebagai bentuk kecerdasan spiritual yang tinggi. Tingginya cita rasa juga menjadi ciri karsa dan karya cipta kita. Dan, berjuta aroma rasa juga telah lama membuat lidah kita berdansa. Rasa bahagia adalah bahasa istana hati yang membuat rumah kita laksana surga. Rasa adalah cahaya hati yang membuat hidup kita bagaikan nirwana. Dengannya kita akan memiliki kemampuan mengatasi masalah tanpa banyak berpikir, menebar pengaruh tanpa banyak bicara, menjalankan kekuasaan tanpa banyak mengatur.

Salam Dahsyat dan Luar biasa !

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis buku-buku motivasi dan pengembangan diri. Nara sumber Thank God Tommorow is Friday Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik jatim. www.faqihsyarif.net )

Tuesday, December 12, 2017

Keajaiban Bersyukur !



The Miracle  of  Syukur
Sobat. Syukur  telah  menjadi  magnet  bagi  datangnya  kelimpahan  rezeki  yang  luas  tak  terhingga  dan tak terduga-duga. Siapa pun Anda, sehebat atau  sepintar  apa pun Anda, jika rasa syukur  itu  mulai  menghilang, maka bersiap-siaplah menderita! Sebanyak apa  pun  harta  kekayaan yang anda miliki, bila rasa syukur  sudah  mulai  pudar, maka bersiap-siaplah  menjadi  orang  yang tersiksa. Setinggi apa  pun  pangkat  dan  jabatan Anda,  manakala  syukur  sudah mulai meredup, maka bersiap-siaplah  menjadi orang  yang terhina! Setenar apa pun popularitas anda, bila syukur sudah mulai sirna, maka  hidup anda tidak akan bermakna apa-apa.

Sobat. Kebahagiaan  itu  bukan   terletak  pada  sebesar  apa  yang dimiliki, tapi  sebesar  apa  yang disyukuri. Jelaslah bahwa  bila  anda belum mampu  bersyukur, maka dipastikan  anda tidak akan bisa  menemukan kebahagiaan  yang sesungguhnya. Orang  yang  belum bersyukur  akan  mudah  mengeluh  dan  menyalahkan orang lain. Jadilah  hidup semakin  kacau  dengan keluh kesah dan ratapan  kesedihan. Tentu hal itu  akan  membuat  hidup anda  akan  semakin  terpuruk.
Sobat,  rahasia  keberkahan  hidup  terletak  pada  kemampuan  menjalani  kehidupan  dengan  penuh kesyukuran, karena  di  sanalah  kita akan  memperoleh  kelimpahan  dan keberkahan. Syukur  adalah  kalimat teragung  sepanjang masa.Syukur adalah kunci kebahagiaan  tiada  batas. Syukur adalah  magnet rezeki Ilahi  yang membuat  hidup anda berkelimpahan. Bukankah  Allah SWT  berjanji di dalam Al-Quran :

  
“ dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". ( QS. Ibrahim(14) ayat 7 )
ž  KEBAHAGIAAN   tak  akan  datang  dari MENGELUH
ž  KEBERKAHAN  tidak  muncul dari KETAMAKAN
ž  KELIMPAHAN tidak bisa diharapkan dari sikap  MENGEMIS
ž  KEBERUNTUNGAN tidak  berpihak  dari KEMALASAN
ž  KENIKMATAN tidak  bisa  diraih  dengan KEDENGKIAN
ž  KESUKSESAN  tidak akan menyambangi orang yang berhenti di jalur KEGAGALAN
Jadi sekali lagi sobat, rasa  kebahagiaan  itu  bukanlah terletak  pada  seberapa banyaknya  nilai kuantitasnya, namun  seberapa  besar nikmat yang  dirasakan  dan seberapa banyak rasa syukur yang diucapkan. Di sinilah  letak  keberkahannya. Jalani  hidup  ini  dengan penuh Kesyukuran!  Niscaya anda  akan hidup  dalam  kelimpahan dan keberkahan! Tidak  ada kata  paling Indah  dan paling dahsyat kekuatannya  melainkan kata SYUKUR .
Sobat, pertanyaannya  sekarang adalah  bagaimana dan cara bersyukur itu? Ada  empat pilar SYUKUR :
  1. Menyadari  bahwa  semua nikmat  mutlak berasal dari Allah SWT. Caranya  adalah  menafakuri  satu  demi  satu  nikmat  yang  dilimpahkan  Allah ; nikmat  helaan  nafas, kedipan  mata, detak  jantung, aliran  darah, dll. Semua nikmat itu  semestinya  menumbuhkan  rasa  berutang  dan  bergantung kita hanya pada Sang Maha Pemberi Nikmat yakni  Allah  SWT.
  2. Memuji Sang Pemberi Nikmat. Ada Empat Jenis Pujian : Pujian  Allah  kepada  diri-Nya  sendiri.Pujian Khalik  kepada makhluk-Nya.Pujian Makhluk  kepada Khalik.Pujian Makhluk  kepada Makhluk. Semua   pujian  pada  hakikatnya kembali kepada  Allah  SWT.
  3. Menggunakan nikmat  untuk taat kepada Sang Pemberi Nikmat. Pada  saat  kita  mencurahkan  hati, pikiran, tenaga, harta, waktu, dan  segala fasilitas  yang  kita miliki  untuk taat kepada  Allah, saat  itulah kita  disebut  BERSYUKUR
  4. Mencintai  Sang Pemberi Nikmat. Misalnya, pada  saat  berbuat  baik  kepada kedua orang tua, selain  bersyukur dan  mencintai  keduanya, kita seharusnya juga  bersyukur  dan mencintai Allah. Sebab, semua  pemberian  orang tua  kita pada hakikatnya adalah nikmat Allah yang disampaikan  melalui  beliau  berdua.
Sebelum saya  menutup atikel singkat ini saya minta anda untuk sejenak :
ž  PEJAMKAN  MATA  ANDA !
ž  TARIK  NAFAS  PERLAHAN  DAN  KELUARKAN  PERLAHAN
ž  RASAKAN   SEGALA  KELIMPAHAN NIKMAT-NYA. SYUKURI  KENIKMATAN  ITU MASIH  TETAP  BERSAMA  ANDA!
ž  LALU   UCAPKANLAH   Alhamdulillah ala kulli hal  DENGAN PENUH  PENGHAYATAN
“Ya  Allah, Engkau Mahabaik, terima kasih Ya Allah! Terima kasih ! Jadikanlah hamba-Mu  ini  termasuk golongan  para hamba-Mu yang  mau bersyukur.”
Sobat, jalanilah  sungguh-sungguh  setiap  saat dalam hidup Anda seakan-akan  itu adalah saat terakhir.Jalani kehidupan dengan menjaga cintamu kepada Allah SWT. Jadikan akhlak dan  perilaku Rasulullah SAW sebagai teladan. Jadikan wahyu yang dibawanya menjadi pedoman hidup. Niscaya keberkahan, kemuliaan dan keberlimpahan pasti khan kita dapatkan.
Salam Dahsyat dan Luar biasa !
( Spiritual  Motivator – N.Faqih Syarif H  Penulis buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses tanpa batas. Narasumber Thank God Tommorow is Friday Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik Jawa Timur. www.faqihsyarif.net )



Wednesday, December 6, 2017

Merdekakan Jiwa dan Hati Nuranimu!

Merdekakan Jiwa dan Hati Nuranimu!

Tawakal adalah kepercayaan yang utuh kepada Allah SWT yang terpatri di dalam hati; bersandar kepada Allah, berlapang dada, serta tidak mencemaskan segala yang akan terjadi. Tunjukkan kepercayaanmu yang utuh kepada Allah dan bangun kepercayaan itu di atas hati yang bersih. Yakini bahwa Allah Maha Pengasih, sehingga engkau akan menyadari bahwa anugerah yang engkau terima berasal dari pemberian-Nya, dan musibah yang engkau derita terjadi atas izin-Nya. Fudhail bin Iyadh berkata,” Orang yang bertawakal dan berserah diri kepada Allah takkan pernah menuduh Allah tidak adil. Dia juga tidak risau akan disia-siakan oleh-Nya begitulah sikap mutawakil.

Sobat, hidup bahagia berarti memiliki hati yang terbuka dan merdeka seperti bayi. Maka, kemerdekaan berarti ketentraman hati dan kelapangan jiwa. Sebaliknya , penjajahan berarti hidup yang terjepit oleh pikiran yang sempit, seperti rasa takut tidak kebagian atau tidak mendapatkan yang diinginkan. Rasa takut itu akibat kesalahan berpikir sehingga lupa akan janji dan kebaikan-Nya karena diri kita dikuasai oleh informasi yang benar menurut kata orang lain dan bukan kebenaran yang dirasakan oleh hati kita sendiri.

Tanpa kesadaran , manusia mudah terjajah ketakutan – yang kita lakukan baik terhadap diri sendiri maupun orang lain – dan, sulit mengikuti aturan dan memahami apa yang baik untuk dilakukan.

Sobat, banjir informasi membuat orang mudah merasa lebih tahu, merasa lebih benar, dan merasa berhak memaksakan meskipun tahu bahwa semua sikap itu memiliki sinyal RASA yang buruk (negatiiv feeling) di tubuh. Sebaliknya, sikap terbuka dan hati-hati yang mendorong saling pengertian dan tenggang rasa memiliki sinyal gelombang RASA yang baik (positive feeling) dan menenangkan hati.

Oleh karena itu, kita harus mampu menjaga diri dari hantaman informasi yang merusak kesadaran. Sebab, hanya dengan kesadaran yang utuh kita bisa berpikir jernih dan tenang tentang hidup yang ingin dijalani. Hidup yang gaduh atau teduh. Hidup yang menang sendiri atau menang bersama. Hidup yang bersabung nyawa atau bersambung rasa.

Sobat. Dengan kesadaran RASA, kita bisa menetukan apa yang benar-benar ingin kita rasakan dan mampu menjauhkan diri dari penyimpangan.
• Hidup seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan kesuksesan yang menyebabkan orang lain menderita.
• Kemajuan seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan kemajuan yang menyebabkan bumi kita menderita.
• Kecerdasan seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan kecerdasan yang menyebabkan saudara kita menderita.
• Karakter seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan perilaku yang menyebabkan tetangga kita menderita.

Sobat, dengan kesadaran yang utuh, kita bisa menciptakan kemajuan bagi diri-sendiri dan seluruh kehidupan. Dengan karakter manusia yang lengkap, kita mengembangkan layar kebahagiaan dalam rajutan karsa, rasa, dan cipta.
Abdullah bin Mas’ud berkata, “ Kemuliaan dan kekayaan selalu berusaha keras mencari tawakal. Ketika berhasil mendapatkannya, maka tenanglah keduanya.” Umar bin Khaththab meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Apabila kalian bertawakal kepada Allah dengan benar, Dia pasti memberimu rezeki laksana burung, pergi pagi hari dengan keadaan lapar, dan pulang sore dalam keadaan kenyang. ( HR. Tirmidzi ).

Sobat, tawakal adalah tidak menggantungkan diri kepada sebab-sebab duniawi, menghilangkan rasa tamak dan serakah, serta tidak berharap apa-apa kepada manusia. Mutawakil hanya memusatkan perhatian pada anugerah yang tersedia di hadapannya, lalu bersikap ridho dengan keputusan Allah terhadap dirinya. Mereka sadar bahwa dia tidak dapat menyegerakan sesuatu yang Allah tangguhkan, dan tak dapat menangguhkan sesuatu yang Allah tentukan. Atas dasar inilah, mutawakil tidak pernah merasa kecewa, tergesa-gesa, apalagi berputus asa. Jiwanya merasa tenang berkat pengetahuan yang terpatri di dalam kalbu. Dia tahu bahwa semua yang ditakdirkan Allah pasti terjadi.

Sobat, rasa tenang untuk meraih kemenangan, rasa sehat untuk meraih kekuatan, rasa sabar untuk meraih kecerdasan, rasa syukur untuk meraih kemakmuran, dan rasa bahagia untuk meraih kesejahteraan.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis buku-buku motivasi dan pengembangan diri. Narasumber tetap Thank God Tommorow is Friday Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik Jatim. www.faqihsyarif.net )

Thursday, November 16, 2017

Rahasia Manusia



Rahasia Manusia !
“Untuk kejelasan hidupmu, kamu harus jelas melihat dirimu”

Sobat, sejatinya hidup adalah  serangkaian  pengambilan  keputusan. Terkait dengan hal itu, sesungguhnya  kita  memiliki kekuatan  untuk dapat  memilih dan  merancang  kehidupan  yang  sesuai  dengan  hasil akhir  yang   kita  mau.
Prof. DR Ing. B.J. Habibie Presiden  ketiga  RI pernah mengatakan saat  diwawancarai acara salah satu TV Nasional   bahwa  tujuan  hidup  manusia  adalah  untuk  mencapai  kebahagiaan  dan cinta  yang suci, murni, sejati, mulia dan abadi. Dan untuk  mencapai  tujuan   hidup  itu  manusia  sudah  diberi alat  di  dalam tubuhnya, yaitu  jiwa  dan  hati nurani   yang  merupakan  SuperIntelligent Software.
Sobat, sikap  bertanggung jawab  terhadap  pilihan   yang kita  buat  adalah  yang  membedakan  kita  sebagai  orang  pro aktif atau  reaktif. Untuk itulah  Allah  melengkapi  diri  kita  dengan 4 Anugerah  yang  luar biasa :
1.      Kehendak  bebas.
2.      Hati nurani.
3.      Kesadaran  diri.
4.      Imajinasi
Dengan  menggunakan  ke-empat  anugerah  tersebut  secara  bijak berdasarkan tuntunan Ilahi, kita  akan  mendapati  diri  kita berada  sebuah kualitas  kehidupan  yang  lebih  baik  dan  membahagiakan.
Erbe  sentanu dalam  bukunya  Karakter 360  menjelaskan  bahwa  manusia  diciptakan dengan  rancangan  kebahagiaan  yang sempurna. Dan Program tersebut  di dalam  hati, membawa  petunjuk bagi  jiwa  dengan  tuntunan  nurani  dalam  melangkah  di atas  jalan  kebahagiaan.
·         Hati. Kecerdasan  yang  menyadari  limpahan  cahaya  cinta  dan kasih sayang-Nya  yang  tak  terhingga  pada  manusia, semesta,  dan seisinya. Cahaya  ini  menyinari  manusia  untuk  melangkah  dengan  jujur  dan tulus  di atas  jalan  kebahagiaan. Kekuatan  mengikuti  tuntunan Ilahi  adalah  kesadaran  tertinggi  manusia.
·         Nurani. Kecerdasan  yang  memahami  keberadaan diri  sebagai  makhluk  ciptaan  yang diciptakan  sama  dan  memiliki keinginan  untuk  membahagiakan  yang lain. Sehingga, kita  mampu  memiliki kepedulian  yang  sesuai  dengan fitrah  jiwa kita. Kepedulian  terhadap  sesama  makhluk  Allah  adalah  kesadaran   termulia  manusia.
·         Jiwa. Roh  yang  hidup  membawa  keinginan  untuk  menyebarkan  kebahagiaan  dan  menyadari  kehidupan sebagai  sebuah  integrated system  yang diciptakan  menyatu dan  tak  terpisahkan. Dengan  menyadari  tugas  menjaga  rahmat  kebahagiaan  Ilahi itu manusia   bisa  menjalankan  hidupnya  dengan ikhlas  agar  berguna  bersama  alam,  dan  mengenali tanda-tanda  alam  untuk  menyadari cara Ilahi  menata  kehidupan  lewat  kejadian  dan  peristiwa  dalam alam kehidupan. Keikhlasan  menjaga  kehidupan ciptaan Allah  adalah  kesadaran  terpuji  manusia.

Sobat, melalui pernyataan Prof. Habibi kita  menjadi  paham  bahwa  jiwa dan hati nurani  adalah  teknologi  kebahagiaan  supercerdas   yang  ada di  dalam  diri  kita  yang berfungsi  meluaskan  cinta  dan  kasih sayang-Nya  ke  seluruh  kehidupan.  Inilah saatnya  kita  merancang  konsep pendidikan  berbasis   kecerdasan  jiwa  dan  hati nurani  untuk  membawa  manusia  kembali  ke  rumah  sejatinya.

Sobat,  jiwa  dan  hati  kita  adalah  software  mental  yang  amat canggih dan  memiliki  sifat atau  karakter : Pertama. Fleksibel ; bekerja  dengan sedikit  peranti dan fasilitas. Kedua. Hemat waktu. Bisa  diakses di mana  saja  dan kapan saja, untuk  berkomunikasi  ke mana saja  dengan siapa  saja. Ketiga. Meningkatkan produktivitas ; bekerja multidimensi  membuat  kita  bisa  melakukan  pekerjaan  di  dalam  realitas fisik  dan  non fisik  sekaligus  tanpa  mengenal  batas  ruang dan waktu. Keempat. Memudahkan  kolaborasi ; menjalin  pengertian  dengan  cepat lewat proses  pertukaran  informasi   dengan leluasa  dan tak  terbatas  selama  semua  pihak  terkoneksi.

Sobat,  ternyata Rahasia  Manusia  untuk meraih kebahagiaan sejati itu ada pada dirinya  yaitu  berupa  Jiwa  dan Hati Nurani. Oleh karenanya, mari kita ingat  dan sadari  : Bahwa kita  memiliki  jiwa  yang  memahami  perintah  dan  pengaturan-Nya. Bahwa kita memiliki  hati  untuk  memahami  ketentuan  dan  ketetapan-Nya. Bahwa  kita  memiliki  nurani  untuk mengerti petunjuk  dan tuntunan-Nya.

Salam Dahsyat  dan Luar Biasa !
( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, M.Si  Penulis Buku-buku Motivasi dan Pengembangan diri. Narasumber Tetap Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik  Jawa Timur. www.faqihsyarif.net ) 

Prev

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co