Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah
Bergabunglah dengan Rumah Tahfidz Daar ar-Rahmah

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, December 20, 2017

Temukan Misi Hidup Anda !

Temukan Misi hidup Anda !
Sobat. Anda hanya bisa sungguh-sungguh hebat dalam bidang yang benar-benar Anda sukai. Jangan membuat banyak tujuan. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang Anda sukai, dan jalani sebaik-baiknya sehingga orang akan selalu memperhatikan anda.

Sobat, kenali misi hidup anda karena masing-masing kita pasti memiliki misi dari Tuhan. Temukan panggilan jiwa anda. Panggilan jiwa adalah cinta yang dalam terhadap sesuatu atau keinginan yang kuat. Maksud adalah tujuan, arah (dan kadang-kadang, alasan akan keberadaan kita ). Misi adalah maksud kuat yang harus diwujudkan melalui antusiasme. Itulah panggilan bagi kita. Pilihan kita. Itulah yang kita lakukan.
ANTUSIASME + TUJUAN = MISI

Sobat. Misi menghasilkan perubahan positif melalui satu tujuan tunggal yang didorong oleh Antusiasme. Misi anda adalah milik anda dan unik bagi anda. Ia bisa berupa ibu terbaik bagi anak-anaknya, tukang leding terbaik di kota, membuka bisnis yang mengubah kehidupan, memasarkan hasil penemuan yang bisa menjernihkan air, mengubah energi matahari menjadi bahan bakar mobil, atau apa pun. Itu adalah milik anda dan hanya milik anda.

Sobat. Misi hidup anda didorong oleh keyakinan dan antusiasme Anda. Apa pun yang Anda sukai, yang anda pedulikan adalah apa yang anda ubah menjadi misi anda. Ketika membaca kata-kata ini dan merenung tentang kehidupan anda, semuanya akan menjadi jelas ke depannya.

Sobat. Ketika segala yang dilakukan berasal dari satu semangat, tujuan dan misi yang murni, kita ingin segala yang kita lakukan menjadi berlipat ganda dan berkembang biak. Kita ingin membagikan kemampuan yang kita miliki sehingga memiliki dampak yang lebih besar.
Kita ingin membawanya ke tingkat berikutnya. Kita ingin menyebar pesan kita kepada lebih banyak orang. Kita ingin cinta dan semangat kita mengubah orang-orang di sekitar kita. Kita ingin menjadi lebih baik, bekerja lebih baik...bukannya hanya tetap berada tingkat kemajuan yang sama. Kita ingin tumbuh. Begitulah dampak yang ingin kita ciptakan.

Sobat. Tumbuhkan diri, jiwa dan semangat kita. Carilah pengalaman baru untuk mendorong kita. Kita membutuhkan pengalaman-pengalaman barau untuk menarik diri kita agar melangkah maju. Kita mencari berbagai kursus dan kelas pelatihan untuk mendidik diri sendiri. Kita mencari waktu untuk berpikir. Waktu untuk istirahat. Waktu untuk melakukan perenungan dan sembahyang. Waktu untuk berolah raga. Waktu untuk praktek. Waktu untuk rihlah. Waktu untuk mendengarkan.

Sungguh, kita harus memanfaatkan waktu untuk mengasah diri, untuk memperbarui, meremajakan, tumbuh, berkembang, belajar, dan lebih maju lagi. Itulah cara kita melakukan ekspansi secara berkelanjutan. Belajar dengan gigih dan penuh semangat adalah cara kita untuk hidup lebih baik, mendapatkan lebih banyak energi, kesenangan, cinta, dan antusiasme.

Sobat. Tidak ada misi tanpa semangat. Tidak ada miliuner sejati tanpa adanya semangat. Inilah cara kerja jiwa anda, ekspresi spiritualitas anda, dan perwujudan tujuan anda yang sebenarnya. Tujuan anda berada di tempat ke mana semangat anda mengarah.

Sobat. Di akhir artikel ini penulis kembali mengingatkan akan pentingnya sadar rasa dan terus menerus membangun PancaSadar ; Sadar Tuhan, sadar diri, sadar hidup, sadar masalah dan sadar bahagia. Sehingga muncullah rumus sukses berbasis rasa dengan mengupayakan :
• Rasa tenang untuk meraih kemenangan.
• Rasa sehat untuk meraih kekuatan.
• Rasa sabar untuk meraih kecedasan.
• Rasa syukur untuk meraih kemakmuran.
• Rasa bahagia untuk meraih kesejahteraan.

Sobat. Jika anda bisa memenuhi hati dengan rasa bahagia. Anda akan bahagia dan anda tidak memerlukan alasan apa pun. Orang yang cerdas hati mudah mengaplikasikan rasa terima kasih untuk bersyukur dan rasa maaf untuk bertaubat sebagai bentuk kecerdasan spiritual yang tinggi. Tingginya cita rasa juga menjadi ciri karsa dan karya cipta kita. Dan, berjuta aroma rasa juga telah lama membuat lidah kita berdansa. Rasa bahagia adalah bahasa istana hati yang membuat rumah kita laksana surga. Rasa adalah cahaya hati yang membuat hidup kita bagaikan nirwana. Dengannya kita akan memiliki kemampuan mengatasi masalah tanpa banyak berpikir, menebar pengaruh tanpa banyak bicara, menjalankan kekuasaan tanpa banyak mengatur.

Salam Dahsyat dan Luar biasa !

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis buku-buku motivasi dan pengembangan diri. Nara sumber Thank God Tommorow is Friday Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik jatim. www.faqihsyarif.net )

Tuesday, December 12, 2017

Keajaiban Bersyukur !



The Miracle  of  Syukur
Sobat. Syukur  telah  menjadi  magnet  bagi  datangnya  kelimpahan  rezeki  yang  luas  tak  terhingga  dan tak terduga-duga. Siapa pun Anda, sehebat atau  sepintar  apa pun Anda, jika rasa syukur  itu  mulai  menghilang, maka bersiap-siaplah menderita! Sebanyak apa  pun  harta  kekayaan yang anda miliki, bila rasa syukur  sudah  mulai  pudar, maka bersiap-siaplah  menjadi  orang  yang tersiksa. Setinggi apa  pun  pangkat  dan  jabatan Anda,  manakala  syukur  sudah mulai meredup, maka bersiap-siaplah  menjadi orang  yang terhina! Setenar apa pun popularitas anda, bila syukur sudah mulai sirna, maka  hidup anda tidak akan bermakna apa-apa.

Sobat. Kebahagiaan  itu  bukan   terletak  pada  sebesar  apa  yang dimiliki, tapi  sebesar  apa  yang disyukuri. Jelaslah bahwa  bila  anda belum mampu  bersyukur, maka dipastikan  anda tidak akan bisa  menemukan kebahagiaan  yang sesungguhnya. Orang  yang  belum bersyukur  akan  mudah  mengeluh  dan  menyalahkan orang lain. Jadilah  hidup semakin  kacau  dengan keluh kesah dan ratapan  kesedihan. Tentu hal itu  akan  membuat  hidup anda  akan  semakin  terpuruk.
Sobat,  rahasia  keberkahan  hidup  terletak  pada  kemampuan  menjalani  kehidupan  dengan  penuh kesyukuran, karena  di  sanalah  kita akan  memperoleh  kelimpahan  dan keberkahan. Syukur  adalah  kalimat teragung  sepanjang masa.Syukur adalah kunci kebahagiaan  tiada  batas. Syukur adalah  magnet rezeki Ilahi  yang membuat  hidup anda berkelimpahan. Bukankah  Allah SWT  berjanji di dalam Al-Quran :

  
“ dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". ( QS. Ibrahim(14) ayat 7 )
ž  KEBAHAGIAAN   tak  akan  datang  dari MENGELUH
ž  KEBERKAHAN  tidak  muncul dari KETAMAKAN
ž  KELIMPAHAN tidak bisa diharapkan dari sikap  MENGEMIS
ž  KEBERUNTUNGAN tidak  berpihak  dari KEMALASAN
ž  KENIKMATAN tidak  bisa  diraih  dengan KEDENGKIAN
ž  KESUKSESAN  tidak akan menyambangi orang yang berhenti di jalur KEGAGALAN
Jadi sekali lagi sobat, rasa  kebahagiaan  itu  bukanlah terletak  pada  seberapa banyaknya  nilai kuantitasnya, namun  seberapa  besar nikmat yang  dirasakan  dan seberapa banyak rasa syukur yang diucapkan. Di sinilah  letak  keberkahannya. Jalani  hidup  ini  dengan penuh Kesyukuran!  Niscaya anda  akan hidup  dalam  kelimpahan dan keberkahan! Tidak  ada kata  paling Indah  dan paling dahsyat kekuatannya  melainkan kata SYUKUR .
Sobat, pertanyaannya  sekarang adalah  bagaimana dan cara bersyukur itu? Ada  empat pilar SYUKUR :
  1. Menyadari  bahwa  semua nikmat  mutlak berasal dari Allah SWT. Caranya  adalah  menafakuri  satu  demi  satu  nikmat  yang  dilimpahkan  Allah ; nikmat  helaan  nafas, kedipan  mata, detak  jantung, aliran  darah, dll. Semua nikmat itu  semestinya  menumbuhkan  rasa  berutang  dan  bergantung kita hanya pada Sang Maha Pemberi Nikmat yakni  Allah  SWT.
  2. Memuji Sang Pemberi Nikmat. Ada Empat Jenis Pujian : Pujian  Allah  kepada  diri-Nya  sendiri.Pujian Khalik  kepada makhluk-Nya.Pujian Makhluk  kepada Khalik.Pujian Makhluk  kepada Makhluk. Semua   pujian  pada  hakikatnya kembali kepada  Allah  SWT.
  3. Menggunakan nikmat  untuk taat kepada Sang Pemberi Nikmat. Pada  saat  kita  mencurahkan  hati, pikiran, tenaga, harta, waktu, dan  segala fasilitas  yang  kita miliki  untuk taat kepada  Allah, saat  itulah kita  disebut  BERSYUKUR
  4. Mencintai  Sang Pemberi Nikmat. Misalnya, pada  saat  berbuat  baik  kepada kedua orang tua, selain  bersyukur dan  mencintai  keduanya, kita seharusnya juga  bersyukur  dan mencintai Allah. Sebab, semua  pemberian  orang tua  kita pada hakikatnya adalah nikmat Allah yang disampaikan  melalui  beliau  berdua.
Sebelum saya  menutup atikel singkat ini saya minta anda untuk sejenak :
ž  PEJAMKAN  MATA  ANDA !
ž  TARIK  NAFAS  PERLAHAN  DAN  KELUARKAN  PERLAHAN
ž  RASAKAN   SEGALA  KELIMPAHAN NIKMAT-NYA. SYUKURI  KENIKMATAN  ITU MASIH  TETAP  BERSAMA  ANDA!
ž  LALU   UCAPKANLAH   Alhamdulillah ala kulli hal  DENGAN PENUH  PENGHAYATAN
“Ya  Allah, Engkau Mahabaik, terima kasih Ya Allah! Terima kasih ! Jadikanlah hamba-Mu  ini  termasuk golongan  para hamba-Mu yang  mau bersyukur.”
Sobat, jalanilah  sungguh-sungguh  setiap  saat dalam hidup Anda seakan-akan  itu adalah saat terakhir.Jalani kehidupan dengan menjaga cintamu kepada Allah SWT. Jadikan akhlak dan  perilaku Rasulullah SAW sebagai teladan. Jadikan wahyu yang dibawanya menjadi pedoman hidup. Niscaya keberkahan, kemuliaan dan keberlimpahan pasti khan kita dapatkan.
Salam Dahsyat dan Luar biasa !
( Spiritual  Motivator – N.Faqih Syarif H  Penulis buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses tanpa batas. Narasumber Thank God Tommorow is Friday Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik Jawa Timur. www.faqihsyarif.net )



Wednesday, December 6, 2017

Merdekakan Jiwa dan Hati Nuranimu!

Merdekakan Jiwa dan Hati Nuranimu!

Tawakal adalah kepercayaan yang utuh kepada Allah SWT yang terpatri di dalam hati; bersandar kepada Allah, berlapang dada, serta tidak mencemaskan segala yang akan terjadi. Tunjukkan kepercayaanmu yang utuh kepada Allah dan bangun kepercayaan itu di atas hati yang bersih. Yakini bahwa Allah Maha Pengasih, sehingga engkau akan menyadari bahwa anugerah yang engkau terima berasal dari pemberian-Nya, dan musibah yang engkau derita terjadi atas izin-Nya. Fudhail bin Iyadh berkata,” Orang yang bertawakal dan berserah diri kepada Allah takkan pernah menuduh Allah tidak adil. Dia juga tidak risau akan disia-siakan oleh-Nya begitulah sikap mutawakil.

Sobat, hidup bahagia berarti memiliki hati yang terbuka dan merdeka seperti bayi. Maka, kemerdekaan berarti ketentraman hati dan kelapangan jiwa. Sebaliknya , penjajahan berarti hidup yang terjepit oleh pikiran yang sempit, seperti rasa takut tidak kebagian atau tidak mendapatkan yang diinginkan. Rasa takut itu akibat kesalahan berpikir sehingga lupa akan janji dan kebaikan-Nya karena diri kita dikuasai oleh informasi yang benar menurut kata orang lain dan bukan kebenaran yang dirasakan oleh hati kita sendiri.

Tanpa kesadaran , manusia mudah terjajah ketakutan – yang kita lakukan baik terhadap diri sendiri maupun orang lain – dan, sulit mengikuti aturan dan memahami apa yang baik untuk dilakukan.

Sobat, banjir informasi membuat orang mudah merasa lebih tahu, merasa lebih benar, dan merasa berhak memaksakan meskipun tahu bahwa semua sikap itu memiliki sinyal RASA yang buruk (negatiiv feeling) di tubuh. Sebaliknya, sikap terbuka dan hati-hati yang mendorong saling pengertian dan tenggang rasa memiliki sinyal gelombang RASA yang baik (positive feeling) dan menenangkan hati.

Oleh karena itu, kita harus mampu menjaga diri dari hantaman informasi yang merusak kesadaran. Sebab, hanya dengan kesadaran yang utuh kita bisa berpikir jernih dan tenang tentang hidup yang ingin dijalani. Hidup yang gaduh atau teduh. Hidup yang menang sendiri atau menang bersama. Hidup yang bersabung nyawa atau bersambung rasa.

Sobat. Dengan kesadaran RASA, kita bisa menetukan apa yang benar-benar ingin kita rasakan dan mampu menjauhkan diri dari penyimpangan.
• Hidup seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan kesuksesan yang menyebabkan orang lain menderita.
• Kemajuan seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan kemajuan yang menyebabkan bumi kita menderita.
• Kecerdasan seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan kecerdasan yang menyebabkan saudara kita menderita.
• Karakter seperti apa yang ingin kita ciptakan? Bahagiakah kita dengan perilaku yang menyebabkan tetangga kita menderita.

Sobat, dengan kesadaran yang utuh, kita bisa menciptakan kemajuan bagi diri-sendiri dan seluruh kehidupan. Dengan karakter manusia yang lengkap, kita mengembangkan layar kebahagiaan dalam rajutan karsa, rasa, dan cipta.
Abdullah bin Mas’ud berkata, “ Kemuliaan dan kekayaan selalu berusaha keras mencari tawakal. Ketika berhasil mendapatkannya, maka tenanglah keduanya.” Umar bin Khaththab meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Apabila kalian bertawakal kepada Allah dengan benar, Dia pasti memberimu rezeki laksana burung, pergi pagi hari dengan keadaan lapar, dan pulang sore dalam keadaan kenyang. ( HR. Tirmidzi ).

Sobat, tawakal adalah tidak menggantungkan diri kepada sebab-sebab duniawi, menghilangkan rasa tamak dan serakah, serta tidak berharap apa-apa kepada manusia. Mutawakil hanya memusatkan perhatian pada anugerah yang tersedia di hadapannya, lalu bersikap ridho dengan keputusan Allah terhadap dirinya. Mereka sadar bahwa dia tidak dapat menyegerakan sesuatu yang Allah tangguhkan, dan tak dapat menangguhkan sesuatu yang Allah tentukan. Atas dasar inilah, mutawakil tidak pernah merasa kecewa, tergesa-gesa, apalagi berputus asa. Jiwanya merasa tenang berkat pengetahuan yang terpatri di dalam kalbu. Dia tahu bahwa semua yang ditakdirkan Allah pasti terjadi.

Sobat, rasa tenang untuk meraih kemenangan, rasa sehat untuk meraih kekuatan, rasa sabar untuk meraih kecerdasan, rasa syukur untuk meraih kemakmuran, dan rasa bahagia untuk meraih kesejahteraan.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, Penulis buku-buku motivasi dan pengembangan diri. Narasumber tetap Thank God Tommorow is Friday Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik Jatim. www.faqihsyarif.net )

Thursday, November 16, 2017

Rahasia Manusia



Rahasia Manusia !
“Untuk kejelasan hidupmu, kamu harus jelas melihat dirimu”

Sobat, sejatinya hidup adalah  serangkaian  pengambilan  keputusan. Terkait dengan hal itu, sesungguhnya  kita  memiliki kekuatan  untuk dapat  memilih dan  merancang  kehidupan  yang  sesuai  dengan  hasil akhir  yang   kita  mau.
Prof. DR Ing. B.J. Habibie Presiden  ketiga  RI pernah mengatakan saat  diwawancarai acara salah satu TV Nasional   bahwa  tujuan  hidup  manusia  adalah  untuk  mencapai  kebahagiaan  dan cinta  yang suci, murni, sejati, mulia dan abadi. Dan untuk  mencapai  tujuan   hidup  itu  manusia  sudah  diberi alat  di  dalam tubuhnya, yaitu  jiwa  dan  hati nurani   yang  merupakan  SuperIntelligent Software.
Sobat, sikap  bertanggung jawab  terhadap  pilihan   yang kita  buat  adalah  yang  membedakan  kita  sebagai  orang  pro aktif atau  reaktif. Untuk itulah  Allah  melengkapi  diri  kita  dengan 4 Anugerah  yang  luar biasa :
1.      Kehendak  bebas.
2.      Hati nurani.
3.      Kesadaran  diri.
4.      Imajinasi
Dengan  menggunakan  ke-empat  anugerah  tersebut  secara  bijak berdasarkan tuntunan Ilahi, kita  akan  mendapati  diri  kita berada  sebuah kualitas  kehidupan  yang  lebih  baik  dan  membahagiakan.
Erbe  sentanu dalam  bukunya  Karakter 360  menjelaskan  bahwa  manusia  diciptakan dengan  rancangan  kebahagiaan  yang sempurna. Dan Program tersebut  di dalam  hati, membawa  petunjuk bagi  jiwa  dengan  tuntunan  nurani  dalam  melangkah  di atas  jalan  kebahagiaan.
·         Hati. Kecerdasan  yang  menyadari  limpahan  cahaya  cinta  dan kasih sayang-Nya  yang  tak  terhingga  pada  manusia, semesta,  dan seisinya. Cahaya  ini  menyinari  manusia  untuk  melangkah  dengan  jujur  dan tulus  di atas  jalan  kebahagiaan. Kekuatan  mengikuti  tuntunan Ilahi  adalah  kesadaran  tertinggi  manusia.
·         Nurani. Kecerdasan  yang  memahami  keberadaan diri  sebagai  makhluk  ciptaan  yang diciptakan  sama  dan  memiliki keinginan  untuk  membahagiakan  yang lain. Sehingga, kita  mampu  memiliki kepedulian  yang  sesuai  dengan fitrah  jiwa kita. Kepedulian  terhadap  sesama  makhluk  Allah  adalah  kesadaran   termulia  manusia.
·         Jiwa. Roh  yang  hidup  membawa  keinginan  untuk  menyebarkan  kebahagiaan  dan  menyadari  kehidupan sebagai  sebuah  integrated system  yang diciptakan  menyatu dan  tak  terpisahkan. Dengan  menyadari  tugas  menjaga  rahmat  kebahagiaan  Ilahi itu manusia   bisa  menjalankan  hidupnya  dengan ikhlas  agar  berguna  bersama  alam,  dan  mengenali tanda-tanda  alam  untuk  menyadari cara Ilahi  menata  kehidupan  lewat  kejadian  dan  peristiwa  dalam alam kehidupan. Keikhlasan  menjaga  kehidupan ciptaan Allah  adalah  kesadaran  terpuji  manusia.

Sobat, melalui pernyataan Prof. Habibi kita  menjadi  paham  bahwa  jiwa dan hati nurani  adalah  teknologi  kebahagiaan  supercerdas   yang  ada di  dalam  diri  kita  yang berfungsi  meluaskan  cinta  dan  kasih sayang-Nya  ke  seluruh  kehidupan.  Inilah saatnya  kita  merancang  konsep pendidikan  berbasis   kecerdasan  jiwa  dan  hati nurani  untuk  membawa  manusia  kembali  ke  rumah  sejatinya.

Sobat,  jiwa  dan  hati  kita  adalah  software  mental  yang  amat canggih dan  memiliki  sifat atau  karakter : Pertama. Fleksibel ; bekerja  dengan sedikit  peranti dan fasilitas. Kedua. Hemat waktu. Bisa  diakses di mana  saja  dan kapan saja, untuk  berkomunikasi  ke mana saja  dengan siapa  saja. Ketiga. Meningkatkan produktivitas ; bekerja multidimensi  membuat  kita  bisa  melakukan  pekerjaan  di  dalam  realitas fisik  dan  non fisik  sekaligus  tanpa  mengenal  batas  ruang dan waktu. Keempat. Memudahkan  kolaborasi ; menjalin  pengertian  dengan  cepat lewat proses  pertukaran  informasi   dengan leluasa  dan tak  terbatas  selama  semua  pihak  terkoneksi.

Sobat,  ternyata Rahasia  Manusia  untuk meraih kebahagiaan sejati itu ada pada dirinya  yaitu  berupa  Jiwa  dan Hati Nurani. Oleh karenanya, mari kita ingat  dan sadari  : Bahwa kita  memiliki  jiwa  yang  memahami  perintah  dan  pengaturan-Nya. Bahwa kita memiliki  hati  untuk  memahami  ketentuan  dan  ketetapan-Nya. Bahwa  kita  memiliki  nurani  untuk mengerti petunjuk  dan tuntunan-Nya.

Salam Dahsyat  dan Luar Biasa !
( Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, M.Si  Penulis Buku-buku Motivasi dan Pengembangan diri. Narasumber Tetap Radio SMART 88.9 FM Surabaya. Pengurus Komnasdik  Jawa Timur. www.faqihsyarif.net ) 

Prev

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co